Polemik Ojek dan Taksi Online

Subsidi Dicabut, Sopir Taksi Sampaikan Tuntutan ke Perusahaan

Taksi mogok operasional untuk menyampaikan aspirasi. (Muhammad Choirul)
Taksi mogok operasional untuk menyampaikan aspirasi. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Aksi mogok operasional kembali digelar sopir taksi di Kota Malang. Namun, kali ini aksi tersebut tidak berkaitan dengan polemik transportasi online, melainkan karena pencabutan subsidi oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Mereka yang beraksi pada Rabu (5/7) di halaman PT Ijen Perwira, Jalan Panji Suroso, ialah sopir taksi Argo dan Perdana. Ketua Paguyuban Agro Perdana Grup B Sugeng Agus Suseno mengungkapkan bahwa tuntutan mereka yakni agar perusahaan tidak menyetop subsidi Rp 30 ribu yang selama tiga bulan terakhir diberikan pada para sopir.

“Ini bukan aksi pertama, sebelumnya sudah pernah kami lakukan dan akan kami lakukan sampai dikabulkan karena kondisi pasar semakin sepi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pemberian subsidi ini dilakukan dengan mengurangi target setoran tiap sopir. Kebijakan tersebut diterapkan sejak polemik maraknya transportasi umum berbasis online mencuat.

Kondisi itu membuat pendapatan sopir taksi berkurang, sehingga perusahaan memberikan subsidi. Dia mengaku sudah bertemu perwakilan perusahaan dan dijanjikan akan ada mediasi dengan para pihak terkait.

Harapannya, mediasi yang dijadwalkan berlangsung besok itu mampu mewujudkan aspirasi mereka. “Kalau setoran dikembalikan ke awal lagi kami benar benar kesulitan,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria