Polemik Ojek dan Taksi Online di Kota Malang

Polisi Tegaskan Larang Sweeping Taksi Online

Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono. (deny)
Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono. (deny)

MALANGVOICE – Menanggapi adanya permasalahan antara taksi online dan sopir angkutan umum konvesional, Polres Malang Kota sudah melakukan antisipasi.

Para sopir angkutan umum merasa tersaingi dengan adanya taksi online yang lebih modern menggunakan sistem aplikasi untuk memesan.

Dikatakan Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono, percikan antara dua kelompok itu diharap segera diselesaikan secara damai. Apabila ada yang dirugikan, bisa dicari titik temu bersama.

“Dilihat dulu dimana kerugiannya,” katanya, Kamis (16/2).

Decky menambahkan, apabila sopir angkutan umum konvesional ingin melakukan demo, pasti akan difasilitasi dan dikawal ketat.

Akan tetapi, pria asal Kota Batu itu tak ingin ada sweeping sendiri yang dilakukan sejumlah pihak tak bertanggung jawab.

“Jangan sampai sweeping apalagi sampai menuju tindakan anarkis. Nanti malah timbul masalah baru,” tegasnya.