09 February 2023
09 February 2023
21.7 C
Malang
ad space

Median Jalan Dewi Sartika Kota Batu Diusulkan Dirombak

MALANGVOICE – Median jalan di sepanjang Jalan Dewi Sartika bakal dirombak lebih kecil. Hal ini agar lalu lalang kendaraan lebih leluasa.

Nantinya arus lalu lintas di area itu dipastikan bakal meningkat tatkala Pasar Besar Kota Batu kembali dioperasikan.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menuturkan median jalan tersebut terdata sebagai aset Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Ia meminta agar perombakan median jalan bisa selesai sebelum Pasar Besar Batu dioperasikan. Saat ini pasar tersebut dalam tahap revitalisasi, diperkirakan rampung pada April 2023 nanti.

“Paling tidak, tahun ini sudah mulai dilakukan kajian perencanaan. Sehingga bisa segera dikerjakan perombakan sebelum pasar rampung,” kata Punjul.

Baca juga : Abdul Haris Minta Periksa Gas Air Mata: Ini Beda dengan Peristiwa 2018

Baca juga : Pernyataan Abdul Haris Setelah Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Usulan perombakan median Jalan Dewi Sartika berdasarkan rekomendasi Kepala Laboratorium Transportasi dan Pengindraan Jauh Universitas Brawijaya (UB) Hendi Bowo Putro. Hal itu disampaikannya saat Rakor Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diselenggarakan Dishub Kota Batu.

Baca juga : Listyo Sigit Rumuskan Perkap Pengamanan Laga Pasca-tragedi Kanjuruhan

Baca juga : Kapolri Sebut Tragedi Kanjuruhan Kelalaian Penyelenggara, 20 Polisi Jalani Pemeriksaan Internal Kode Etik

Hendi menuturkan, median jalan di area tersebut dinilai terlalu tinggi, membuat jarak pandangan pengendara terbatas. Sehingga dinilai membahayakan, apalagi di situ kendaraan keluar masuk dari terminal maupun pasar.

Baca juga : Kapolri Ungkap Fakta Penyelidikan Tragedi Kanjuruhan

Baca juga : Kapolri Bongkar Peran Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Jumlah Bisa Bertambah

“Lebih baik direndahkan maupun diperkecil. Sebetulnya, tanpa pembatas jalan pun tidak masalah, karena lalu lintas di situ satu arah,” ujar Hendi.

Selain itu, Hendi merekomendasikan untuk pemasangan pelican crossing. Guna memudahkan pejalan kaki saat hendak menyebrang. “Karena kan kalau kendaraan naik ke atas kencang-kencang biasanya. Kalau ada pelican crossing ini bisa sedikit memelankan laju kendaraan,” imbuh Hendi.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait