Malang Jangan Sampai Kecolongan! Komisi D Minta Pemkot Pantau Menyeluruh Lokasi Daycare

MALANGVOICE- Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi meminta Pemkot Malang serius memantau dan meninjau lokasi daycare atau penitipan anak. Hal itu menyusul terungkapnya perlakuan penyiksaan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.

Dalam kasus itu belasan pengasuh termasuk pimpinan di Daycare Little Aresha sudah ditetapkan tersangka oleh Polresta Yogyakarta.

Suryadi menyatakan sangat prihatin sekaligus menegaskan pentingnya langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terjadi di Kota Malang.

Suryadi mengaku sangat terpukul saat melihat video yang beredar di media sosial, di mana seorang anak diperlakukan tidak manusiawi.

“Saya sangat sedih dan marah melihat itu. Anak yang seharusnya dilindungi justru diperlakukan seperti hewan. Itu sangat keji dan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Ia menekankan Kota Malang tidak boleh kecolongan terhadap kasus serupa. Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Malang untuk segera melakukan peninjauan menyeluruh terhadap seluruh daycare yang beroperasi, baik dari sisi perizinan maupun standar operasionalnya.

“Kita harus pastikan semua daycare yang ada benar-benar sudah berizin dan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ada yang luput dari pengawasan,” ujarnya.

Selain itu, Suryadi juga mendorong adanya penguatan sistem pengawasan, termasuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan anak terpenuhi secara maksimal. Ia mengusulkan agar setiap daycare diwajibkan memiliki fasilitas CCTV yang dapat diakses oleh orang tua.

“Ke depan, saya mendorong agar setiap daycare memiliki CCTV yang terhubung dengan orang tua. Ini penting agar orang tua bisa memantau langsung aktivitas anaknya, sekaligus memberikan rasa aman dan transparansi dalam pengasuhan,” jelasnya.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga harus melibatkan orang tua sebagai bagian dari kontrol sosial.

Suryadi menegaskan perlindungan anak adalah hal yang tidak bisa ditawar. Ia berharap semua pihak, baik pemerintah, pengelola daycare, maupun masyarakat, memiliki komitmen yang sama untuk memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.

“Kota Malang tidak boleh ada kejadian seperti itu. Kita harus pastikan anak-anak kita terlindungi dengan baik, karena mereka adalah masa depan kita,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait