01 February 2023
01 February 2023
22.8 C
Malang
ad space

Kerumunan di Jalan Trunojoyo Berkurang, Pengalihan Arus Pindah ke Kayutangan Heritage

MALANGVOICE – Pengalihan arus Lalu Lintas (Lalin) di Jalan Trunojoyo, Kota Malang kini telah ditiadakan dan beralih pada Jalan Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage.

Dengan adanya pemindahan tersebut sejak senin (31/1) kemarin, pengalihan arus lalin dilakukan di dua lokasi, yakni Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Basuki Rahmat.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol, Supiyan mengatakan, pemindahan lokasi pengalihan arus itu dilakukan karena dari hasil evaluasi kerumunan di Jalan Trunojoyo sudah berkurang.

“Karena di Jalan Trunojoyo sudah sepi kemudian warga masyarakat sekitar juga sudah kita sampaikan terkait aktivitas berjualan itu juga sudah ditepati. Jadi pengalihan arus lalin kita pindah ke Jalan Basuki Rahmat,” ujarnya, Selasa (1/2).

Penutupan akses kendaraan di Jalan Basuki Rahmat tersebut terjadi mulai dari perempatan Rajabali hingga perempatan Sarinah (alun-alun Malang).

Ia pun menyampaikan, dipilihnya Jalan Basuki Rahmat untuk penerapan pengalihan arus lalin itu sudah berdasarkan hasil evaluasi selama kurang lebih tujuh hari.

Hasilnya, memang kerumunan di Jalan Basuki Rahmat tersebut cukup tinggi, sehingga perlu pembatasan mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Saat ini kasus Covid-19 di Kota Malang telah mengalami lonjakan hingga menjadi yang tertinggi di Jawa Timur mengalahkan Surabaya. Dari situ, Kita lakukan pengalihan arus ini kan untuk mengerem agar tidak ada resiko penularan di lokasi kerumunan,” terang Supiyan.

Sementara itu, Supiyan juga tidak menampik jika selama penerapan pengalihan arus lalin ini berjalan telah menuai pro dan kontra dari masyarakat.

“Yang pro itu karena memang cukup ramai dan yang kontra itu tentu mengkhawatirkan terkait perkembangan Covid-19 yang saat ini sangat pasif,” ucap dia.

Dalam penerapan pengalihan arus lalin yang berlangsung sejak pukul 19.00 hingga 23.00 itu untuk beberapa kendaraan diperbolehkan melintas. Seperti, ambulans, Ojek Online (Ojol) hingga masyarakat yang berdomisili di Jalan Basuki Rahmat atau Jalan Soekarno-Hatta.

“Kita selektif prioritas. Yang kita berikan prioritas warga setempat yang berdomisili di Kayutangan ini, terus Ojol, Ambulance yang lewat dan masyarakat yang perlu akses cepat, seperti mau berobat atau ke rumah sakit,” kata dia.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait