3 Negara dan 10 Provinsi Pamer Seni Tradisi di Batu

Salah satu seni ritual yang dipentaskan usai penampilan Tari Srimpi (fathul)

MALANGVOICE – Svaraseni Nusantara menggelar Nuswantara Artnival di Lapangan Kusuma Agro, Kota Batu. Festival bertema Suara Nusantara ini memamerkan dan mementaskan seni ritual nusantara yang ada di 10 provinsi se Indonesia.

Bahkan peminatnya bukan hanya dari Indonesia, 3 negara lainnya juga turut berkontribusi memamerkan kesenian ritualnya di Batu. Yakni Malaysia, Taiwan, dan Jepang. Mereka punya kesenian menarik sehingga dilibatkan.

Show Director, Punta Dewa, mengatakan, masing-masing provinsi di Indonesia punya seni tradisi yang bisa dikatakan hampir punah. Karena itu, pihaknya ingin mengangkat kembali kesenian itu.

“Ada berbagai macam kesenian yang ditampilkan di sini, seperti jaranan, tari-tarian, bantengan, upacara ruwatan, dan lain sebagainya. Ada banyak seni tradisi yang tampil, seperti NTT yang kami tidak ada seni tradisi, ternyata kaya juga,” papar Punta kepada MVoice.

Bahkan dari Malaysia, sepupu Sultan Kelantan sendiri yang bakal membawakan seni tradisinya. Sedang seni tradisi yang dipentaskan, ada berbagai macam jenisnya. Baik seni gerak seperti tari-tarian, seni suara seperti menembangkan kidung atau macapat, dan ada juga yang memainkan alat musik.

“Sayangnya di pementasan ini tidak ada dari Negara Eropa. Kalau di Indonesia kan memang, kita boleh dibilang sumbernya seni ritual. Bahkan 1 provinsi bisa punya belasan seni, itu kekayaan dan kearifan yang harus dijaga,” tegasnya.

Segar, Nikmati Es Campur Tempo Doeloe Saat Buka Puasa

Es Campur Tempo Doeloe. (Lisdya)

MALANGVOICE – Untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa, berbuka dengan yang manis sangat dianjurkan. Apalagi minum es doger.

Hm pasti Anda sudah membayangkan bukan? Ya, puasa saat musim kemarau ini membuat kita merasa haus. Nah, kali ini MVoice merekomendasikan es doger legendaris dari Kota Batu.

Terletak di Jalan Gajah Mada Kota Batu, sejak berpuluh-puluh tahun es ini buka. Meski begitu, cita rasa es ini tetap bertahan loh.

“Saya berjualan sejak tahun 1954,” ujar Pemilik kedai es doger, Mohammad Said.

Dikenal dengan Es Campur Tempo Doeloe atau Es Campur Pak Said ini setiap harinya tak pernah sepi pengunjung.

“Mulai dari pertama jual ya nggak ada yang berubah. Pengunjung banyak, apalagi saat puasa seperti ini,” kata pria 81 tahun ini.

Uniknya, meski telah berjualan berpuluh tahun, Said tetap menggunakan gerobak kesayangannya. “Nggak usah pakai warung, orang-orang sudah hafal,” katanya sembari tersenyum.

Semangkuk Es Campur ini disajikan dengan berbagai potongan roti, agar-agar, mutiara, tape ketan, kolang kaling, sirup merah dan susu yang sangat memikat pembeli. Dalam satu hari, ia dapat menjual hingga 300 porsi seharga Rp 5 ribu.

“Segitu sudah murah, kalau mahal nanti nggak ada yang beli. Kalau anak sekolah yang beli, seikhlasnya mereka kasih berapa, kebanyakan dua ribu,” paparnya.

Es Campur Pak Said buka mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB. (Hmz/Ulm)

Mini Barista, Konsep Bekupon Coffee on The Road

Rio (anja)

MALANGVOICE – Mini barista yang ditampilkan di dalam mobil Jeep ini cukup unik, karena selain menyuguhkan segala macam jenis kopi dari Sabang sampai Merauke, pembeli bisa melihat proses pembutan kopi mulai dari biji hingga menjadi secangkir kopi.

Adalah Rio Pradana, seorang Barista penikmat kopi yang mengusung konsep Coffee Truck On the road.

“Tujuannya untuk mengenalkan kopi – kopi nusantara. Di indonesia ini banyak kopi enak dan berkualitas. Tapi belum banyak dikenal. Dengan konsep jualan di jalan, warga sekitar bisa menikmati aneka macam kopi tanpa harus ke kafe yang mahal,” papar pria yang akrab dipanggil Rio ini.

Menurut Rio, kopi nusantara memiliki cita rasa sendiri dibanding kopi-kopi dari negara lain. Ingin membuat kopi dengan dominan rasa asam, kopi rasa eksotis, after taste, aroma enak, atau gurih aduhai, tidak perlu impor kopi luar negeri.

“Karena semua rasa itu dimiliki kopi nusantara. Tinggal dikombinasikan saja, pasti memiliki cita rasa sediri,” kata dia.

Kopi yang disajikan Rio adalah kopi Aceh Gayuh, Medan Mandailing, Medan Lintong, Medan Sidikalang, Java Ijen, Lanang kopi, aneka espresso, Flores Bajawa, dan beberapa kopi nusantara lain.

kopiBagi penikmat kopi pemula, Rio merekomendasikan Bekupin Ice drip, kopi yang disajikan dengan es didalamnya dan dicampur krimer.

“Karena ini sensasinya berbeda,” kata dia.

Untuk cara penyajiannya, ada beberapa cara. Alat – alatnya juga tidak kalah lengkap.

“Pertama, manual seduh, espresso maker, ada juga Vietnam drip dan syphone coffee maker. Selain itu, ada coffee pot dan Turkish coffee pake ibrik, alat tradisional untuk menyeduh kopi,” katanya.

Saat ini Bekupon Coffee memiliki dua cabang, di depan ruko-ruko Sawojajar, dan cabang satunya di Ijen atau di Sukarno Hatta. Untuk harganya relatif murah, mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu.

“Bukanya hanya malam hari jam 7 sampai 12 malam mbak, jadi buat arek – arek ngalam ngipok sek, cek gak edan,” tutupnya tersenyum.

Ramen Corner, Spesialis Mie Ramen…

Ramen Corner (anja)

MALANGVOICE – Hujan masih mewarnai suasana Kota Malang. Banyak kendaraan masih berseliweran, meski udara terasa dingin menusuk. Hujan yang terus mengguyur tentu membuat sebagaian orang menunda acara mereka dan memilih diam di rumah, termasuk menunda makan. Alhasil perut pun keroncongan.

Pada cuaca yang dingin, menu berkuah dan hangat pasti menggugah selera. Sebagai pilihan, menu mie ramen sepertinya cocok.

Ramen Corner merupakan warung spesialis mie, yang menyediakan aneka mie ramen dengan harga murah meriah.

Dibanderol dengan harga Rp 15 ribu per mangkok, tersedia dalam beberapa pilihan. Ada mie ramen original, mie ramen udang, mie ramen ayam panggang, dan mie ramen daging panggang. Untuk level pedasnya bisa dipilih dari level 1 sampai 3.

Menu Mie Ramen Ayam Panggang (anja)
Menu Mie Ramen Ayam Panggang (anja)

Warung buka mulai jam 16.30 -23.30 WIB. Biasanya ramai dikunjungi pembeli hingga antre pada jam-jam malam setelah Maghrib dan malam Minggu. Tapi karena hujan, warung terlihat lengang, hanya beberapa pengunjung terlihat makan di lokasi.

Dewi misalnya, meski hujan, ia menyempatkan mampir ke Ramen Corner yang berlokasi di Jalan Kalpataru no 112 F Malang, bersama teman kosnya.

“Saya laper mbak, seharian hujan dingin. Mie ramen di sini enak, saya langganan. Makanya saya sempatkan kesini. Pingin yang hangat-hangat.”- ujarnya.

Wenaknya Sate Cumi ala Thailand di SaThai Foodtruck

Sate cumi Thailand (anja)
Sate cumi Thailand (anja)

MALANGVOICE – Jalan-jalan di sekitar Jalan Jakarta jangan lupa mampir mencoba kuliner ala Thailand di food truck SaThai. SaThai buka setiap hari mulai pukul 18.00-00.00 WIB di Jalan Jakarta 14 A.

SaThai menyajikan menu aneka sate seperti cumi, tempura dan ayam. Bedanya, aneka sate itu dibalut dalam tepung crispy dan bumbu rempah-rempah kemudian dibakar. Selanjutnya disiram aneka saus.

Ada tiga pilihan saus, yaitu saus Thailand, saus mayonaise, dan barbeque. Bisa juga disajikan dengan kentang goreng atau nasi.

Soal harga jangan khawatir. Harganya ramah dikantong lho. Satu tusuk sate cumi saus barbeque dan nasi di banderol Rp 15 ribuan saja.

Ayunan Maut, Spot Foto Uji Andrenalin di Parang Tejo

Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)

MALANGVOICE – Malang punya wisata alam luar biasa. Salah satunya adalah air terjun Parang Tejo. Air terjun ini terletak di Dusun Princi, Desa Gading Kulon, Dau, Kabupaten Malang.

Baru-baru ini pihak pengelola menambahkan berbagai macam tambahan spot foto menarik. Pengunjung bisa bebas mengambil foto selfie dengan suguhan pemandangan alam luar biasa.

Mau tau apa saja spot foto di sana? Yuk simak rangkuman Malangvoice berikut ini.

1. Ayunan Maut

Spot foto ini hits di berbagai sosial media lantaran mereka berfoto duduk/berdiri di atas ayunan yang menggantung dari ketinggian. Latar belakangnya adalah perbukitan dan hamparan pohon pinus. Kalau ingin naik ayunan ini, pastikan kamu tidak fobia ketinggian ya. Benar-benar menguji andrenalin kamu.

Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)
Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)

2. Jembatan Panjang Kayu

Ada lagi spot menarik di Coban Parang Tejo, yaitu sebuah geladak kayu yang dibangun memanjang. Banyak yang menyebutnya jembatan panjang meskipun geladak kayu ini tak berfungsi sebagai penghubung. Dan uniknya, jembatan panjang ini malah sering jadi spot selfie dengan latar belakang pohon-pohon pinus di sekitarnya. Wow!

Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)
Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)

3. Bukit Terbang

Bukit Terbang, sebuah kawasan terbuka di sekitar puncak perbukitan. Taman ini lengkap dengan berbagai spot selfienya, mulai dari spot selfie sayap, bunga raksasa, hutan pinus, rumah akar, gerbang kupu terbang, dan sebagainya.

(Der/Ery)

Luar Biasa, 40 Ribu Pengunjung Padati Jatim Park Grup Dalam Sehari

Suasana pengunjung Eco Green Park
Suasana pengunjung Eco Green Park

Suasana pengunjung Eco Green ParkMALANGVOICE-Musim liburan panjang membuat tempat wisata kebanjiran pengunjung. Jatim Park Group misalnya, dalam sehari bisa didatangi antara 4 ribu hingga 5 ribu pengunjung.

Padahal Jatim Park Grup memiliki delapan lokasi wisata, yakni Jatim Park 1, Museum Tubuh, Museum Angkut, Eco Green Park, Batu Secret Zoo, Museum Satwa, Batu Night Spectacular dan Predator Park.

Titik Arianto, Marketing and Public Relation Jatim Park Group, menjelaskan, pihaknya memang menyiapkan paket wisata khusus untuk long weekend ini. “Kami sedang ada paket kaget dan paket sakti. Menawarkan tur 2 hingga 3 hari,” jelasnya.

Titik menambahkan, paket tur dua hingga tiga hari dibanderol Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu. “Harga itu termasuk bisa menikmati delapan tempat wisata,” tandasnya.

Lezatnya Nasi Kari dan Pasta di My Kitchen

MALANGVOICE – Sempatkan sore ini untuk menikmati aneka nasi kari dan ayam bakar di My Kitchen, Grill and Curry House di Jalan Rambutan 12 Malang.

KKitchen1

Kitchen2

Menu yang disajikan cukup variatif, mulai dari aneka kari seperti Curry Fried Chicken, Hamburger Curry, Curry Chicken Fillet dan Curry Katsu.

Untuk makanan lain, Anda bisa juga mencicipi aneka ayam bakar dengan pilihan bumbu lezat seperti barbeque, Korean honey, dan bumbu kampung.

Selain makanan khas Indonesia, ada pula menu pasta seperti spagetti, pizza, tuna sandwich, dan lasagna.

Menu di atas tak lengkap tanpa makanan penutup. Untuk itu, My Kitchen menyediakan aneka pancake dan toast serta aneka milkshake, bubble tea, dan varian kopi.

Untuk masalah harga, jangan kuatir. Setiap menu berkisar antara Rp 12.000-Rp 30.000.

kitchen 5

Uniknya, dekorasi rumah makan ini juga dipenuhi gambar karakter kartun Snoopy.

Menikmati Akhir Pekan dengan Main Mobil Offroad

Ilustrasi mobil offroad milik Wisata Jeep Batu Agro Rakyat (AR) Adventure saat melakukan offroad di Coban Talun (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Bagi Anda penggemar mobil offroad, akhir pekan mungkin menjadi waktu paling ditunggu-tunggu. Dengan menghabiskan waktu di lintasan dan membejek gas mobil 4×4 seperti menjadi vitamin setelah sepekan bekerja.

Tapi sebelum Anda bermain tanah dan lumpur, ada berbagai persiapan yang harus diperhatikan demi faktor keselamatan dan kepuasan dalam melakukan petualangan offroad.

Pada dasarnya untuk melalui lintasan offroad semua mobil standar berpenggerak 4×4 sudah cukup bagi Anda yang ingin uji adrenalin. Namun selain persiapan kendaraan, ada hal lain yang harus diingat dan diperhatikan sebelum menaklukkan rute yang ingin dilewati.

Melansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut, tips aman bermain offroad:

1. Skill Mengemudi di Lintasan Offroad

Selain mobil yang akan digunakan untuk offroad, pengalaman dan kemampuan mengemudi di lintasan offroad merupakan hal mutlak agar mampu melintasi trek offroad. Karena lintasan tersebut menuntut pengemudi untuk bisa menguasai emosinya.

Diakrenakan jika tidak bisa mengendalikan emosi, selain bisa memperlama waktu tempuh, kemungkinan munculnya kerusakan atau tidak lolos melintasi suatu rintangan akan menjadi lebih besar.

2. Mempersiapkan Bahan Bakar Cadangan

Persiapan bahan bakar cadangan menjadi hal yang penting sebelum melakukan petualangan yang menantang menelusuri alam bebas menggunakan mobil offroad. Karena di alam bebas, seperti di tengah hutan, pastu akan jauh dari peradaban dan tidak ada penjual bahan bakar. Oleh sebab itu, ketersediaan bensin cadangan sangat penting saat melakukan perjalanan tersebut.

3. Gabung dengan Klub Offroad, jika Belum Berpengalaman

Kalau memang Anda belum punya pengalaman dan baru pertama kali mencoba, sangat disarankan untuk bergabung dengan klub offroad. Atau menumpang dulu dengan kendaraan offroad lain yang sudah berpengalaman. Jangan melakuannya sendiri ke alam bebas, karena sangat berbahaya. Karena Standar safety untuk offroad yang berlaku umum adalah minimal berdua atau akan lebih baik lagi jika bertiga.

Bergabung dengan klub akan menjadi pilihan terbaik karena bisa menambah ilmu sekaligus berbagi pengalaman. Terakhir yang tidak kalah penting, adalah jangan arogan dan selalu menjaga kelestarian lingkungan.(Der/Aka)

Sarapan Soto Madura Pak Misrain di Pasar Kebalen, Kane Looopppp…!

Soto daging Madura di Pasar Kebalen (tika)
Soto daging Madura di Pasar Kebalen (tika)

MALANGVOICE- Soto memang cocok untuk menu sarapan, apalagi jika dinikmati saat udara Malang dingin seperti saat ini.

Kuahnya yang sedap dan hangat, taburan koya kelapa dan bawang merah serta perasan jeruk nipis. Kane lop, Ker!

Soto daging khas Madura Pak Misrain misalnya, bisa jadi salah satu referensi kuliner di pagi hari.

Soto ini dapat dengan mudah ditemukan di kawasan Pasar Kebalen, Kota Malang, dijajakan keliling oleh Misrain, menggunakan rombong warna coklat, lengkap dengan hiasan ukirannya.

Istimewanya, soto ini bukan hanya sedap, tapi juga legendaris, sudah eksis sejak 1985-an, artinya sudah ada sejak 31 tahun lalu.

“Wah saya jualan sejak harga soto per porsinya Rp 400, ya sekitar 1985,” tuturnya kepada MVoice, dengan logat Madura yang sangat kental.

Bedanya dengan soto daging Madura pada umumnya, kuah SOto Pak Misrain kuahnya bening layaknya soto ayam, bukan keruh.

Soto berkuah bening ini karena saat menghaluskan bumbu tidak diblender, tapi digerus (dihaluskan menggunakan cobek).

“Ya banyak bumbu yang harus digerus, lupa saya berapa beratnya. Pokok untuk kebutuhan jualan dari pagi hingga sore,” jelas laki-laki yang jualan hingga kawasan Pasar Besar.

Tekstur daging, babat dan jerohan lainnya juga empuk, tidak liat. Sehingga tidak menyiksa penikmat kuliner.

“Rebusnya mulai dini hari, jam 02.00 sampai pagi sekitar jam 06.00, pakai kompor gas. Baru pakai arang untuk direbus bersama kuah soto,” imbuh dia.

Harga yang dibanderol untuk satu mangkok soto dengan kuah sedap dan daging empuk tidak membuat kantong jebol, hanya Rp 10 ribu!!!