Bukan Mobil Biasa, Ini ‘Buick 1910 Tonneau’ di Museum Angkut

Buick 1910 Tonneau di Museum Angkut (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Museum Angkut di Kota Batu memang jadi destinasi menarik. Kini museum makin keren dengan adanya mobil merk ‘Buick 1910 Tonneau’. Mobil itu merupakan mobil keluaran General Motors – Amerika tahun 1900 an.

Operasional Manager Museum Angkut, Endang A Shobirin mengatakan jika mobil ini awal masuk ke Museum Angkut sekitar tahun 2013 dan berhasil dihidupkan di tahun 2016.

“Mobil ini menjadi koleksi tertua disini. Mobil ini diproduksi pertama pada 1904 dengan mesin katup overhead. Dan masuk ke Museum Angkut pada tahun 2013,” ujarnya saat ditemui MVoice.

Diketahui mobil ini dulunya digunakan masyarakat Eropa dan Amerika golongan bangsawan. Karena tergolong mahal dengan kategori mobil touring.

Meski terkesan mobil kuno,q mobil ini ternyata sudah menjadi mobil canggih di zamannya. Menggunakan mesin empat silinder dengan katup overhead push-rod dan didukung 2.400 CC. Tak hanya itu saja, mobil berbahan bakar premium ini mampu menghasilkan 24 – 40 tenaga kuda dengan kecepatan mencapai 60 km per jam.

Hal unik lagi dari mobil ini ternyata lampu depan di sisi kiri dan kanannya menggunakan lampu minyak layaknya lampu delman zaman dahulu. Selain itu ada 2 lampu yang menggunakan bahan karbit.

“Jadi kita menyalakan lampunya cukup dengan menggunakan korek api gas pada katup dalam lampunya hingga menyala,” pungkasnya.

Launching mobil kuno ini sengaja dilakukan di perayaan ulang tahun Museum Angkut yang ke – 5. Dan juga sekaligus menandai transformasi besar-besaran Museum Angkut sebagai wahana wisata sekaligus edukasi kepada pengunjung.(Der/Aka)

UD Artha, Kios Ribuan Bonsai dengan Nilai Jutaan

Koleksi Bonsai

MALANGVOICE – Jalan-jalan ke kota Batu, sempatkan mampir ke kios bonsai UD Artha di Jalan Bukit Berbunga no 01 Sidomulyo, Kec. Batu, Kota Batu.

UD Artha merupakan kios bonsai terlengkap dan memiliki koleksi terbanyak di Kota Batu.

Didirikan oleh Arpai, spesialis bonsai asli dari Batu kelahiran 1941. Bisnis bonsai ini sudah ia rintis sejak 1980.

Koleksi Bonsai
Koleksi Bonsai

Bonsai yang dijual terdiri dari bonsai jenis komersil dan jenis prospek.

“Di sini ada juga 8 jenis bonsai cemara,” kata Arpai.

Ia membangun kerja sama dengan macam-macam biro transportasi, perhotelan yang banyak membawa turis ke kiosnya.

“Suatu ketika ada turis belanda yang berkunjung ke sini. Kebetulan profesinya sama. Ia spesialis bonsai juga, ” tuturnya.

Koleksi Kaktus
Koleksi Kaktus

Dari situlah bonsai di UD Artha mulai banyak peminat. Kini bonsainya telah dikirim ke berbagai daerah seperti Sulawesi, Ambon, NTT, Kalimantan, Irian Medan dsb. Beberapa kali, bonsai UD Artha juga memenangkan kompetisi.

Saat ini UD Artha telah memiliki tanah dan perlengkapan perawatan sendiri. Selain itu, untuk setiap pot bonsainya dibanderol dengan harga fantastis,

“Bonsai merupakan tanaman dengan kualitas seni tinggi dan perawatan ekstra. Adapun bonsai cemara duri usia 10 tahun itu harganya 1 juta. Ada juga bonsai yang usianya sangat tua yang ditanam sejak tahun 1990, harganya sekitar 60 juta,” jelasnya.

Selain bonsai, UD Artha juga menyediakan aneka jenis kaktus, dan tanaman hias lainnya.

Tambah Koleksi Foto di Spot Terbaik Kota Paris van Java

Orchid Forest Cikole. (22arahmadini.wordpress.com)

MALANGVOICE – Bandung dikenal dengan kota dengan banyak destinasi wisata, kuliner dan belanja. Tak ayal kota ini selalu banyak dikunjungi wisatawan.

Di Bandung Anda akan menjumpai destinasi yang menggabungkan keindahan alam pegunungan dan wahana atau fasilitas menarik.

Segera pesan tiket pesawat ke Bandung untuk menambah koleksi foto keren Anda dengan mengunjungi 5 tempat berikut.

Bird & Bromelia Pavilion

Mengenalkan burung pada si kecil di Bird & Bromelia Pavilion bisa jadi alternatif seru untuk aktivitas liburan keluarga. Bertempat di Pramestha Resort Town, taman burung ini merupakan salah satu wahana hiburan yang tersedia di sini. Terdapat lima zona yang mengelompokkan burung sesuai spesiesnya dengan jumlah 600 ekor jenis burung.

Dago Dream Park

Atmosfir khas Bali menyambut Anda setibanya di Dago Dream Park. Berada di perbukitan Lembang, Dago Dream Park punya berbagai wahana seru yang bisa Anda manfaatkan untuk berfoto. Misalnya, naik permadani terbang bak Aladdin dan Jasmine dengan latar hutan pinus lebat. Ada pula sky bike yang bisa Anda kayuh ke bagian tengah sling, sehingga saat difoto seolah tampak melayang.

Kampoeng Tulip

Tulip memang identik dengan Belanda. Di Kampoeng Tulip kamu bisa merasakan nuansa ala Negeri Kincir Angin itu tanpa perlu jauh-jauh terbang ke sana. Ragam spot foto seru tersedia di sini. Mulai dari kincir angin ikonik, rumah-rumah kecil dengan gaya pedesaan Eropa, atau mengayuh perahu bersama si kecil.

Rumah Guguk

Kalau kamu menyukai hewan kaki empat berbulu ini, Bandung punya Rumah Guguk sebagai destinasi wajib. Sebetulnya, Rumah Guguk adalah toko hewan peliharaan. Namun, selain membeli aksesori untuk anjing kesayangan, Anda juga dapat mampir ke bagian belakang rumah.

Ada kolam renang dan dekorasi penuh warna nan menggemaskan. Silakan berfoto dengan para anjing imut atau bercengkerama dengan anjing yang berukuran lebih besar dengan latar yang pastinya instagramable.

Orchid Forest Cikole

Orchid Forest Cikole, rumah bagi 157 spesies anggrek yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Bunga-bunga cantik tersebut mampu tumbuh dengan baik karena iklim Lembang yang sejuk. Selain menjadi tempat budidaya anggrek, Anda akan mendapati fasilitas outbound dan eko-edukasi.

Seru kan berfoto di 5 tempat wisata instagramable di Bandung? Langkah selanjutnya, Anda tinggal membuka aplikasi Airy untuk cari tahu harga tiket pesawat menuju Bandung. Tak perlu khawatir jika di tengah jalan ada perubahan rencana, fitur refund dan reschedule akan menyelamatkan liburan Anda. Temukan pula kemudahan merancang perjalanan bisnis dengan aplikasi yang sama. Satu hal yang pasti, semua transaksi pembelian Airy terjamin keamanannya dan bebas penipuan.(Der/Aka)

Candi Songgoriti, Tempat Asyik Buat Ngabuburit

Candi Songgoriti yang bisa menjadi jujugan asyik bersantai (fathul)

MALANGVOICE – Banyak tempat untuk ngabuburit alias menunggu buka puasa di Bulan Ramadan kali ini. Selain mall- mall yang selalu penuh orang, kita juga bisa ngabuburit di tempat yang adem dan penuh sejarah Kota Batu.

Yaitu Candi Songgoriti, yang dipercaya menjadi tempat untuk menjamas (mencuci) keris pusaka. Bahkan menurut legenda, air panas Songgoriti berasal dari efek pencucian keris yang penuh keampuhan.

Beberapa siswa SMKN 3 Batu yang ditemui MVoice di lokasi juga sedang jalan-jalan sembari mengerjakan tugas sekolah. Mereka memang tidak terlalu sering ke Candi kebanggaan warga Batu itu, namun untuk ngabuburit, mereka merasa cocok.

“Enak di sini, dingin kalau sore. Jadi puasanya agak berkurang dehidrasinya,” ungkap Melati Tiara Kintari, siswa kelas XII itu kepada MVoice saat ditemui di Candi Songgoriti, beberapa menit lalu.

Bersama ketiga temannya, Muhammad Fais, Amirul Ananta, dan Dwi Amalia, Tiara banyak mengagumi keindahan Candi Songgoriti. Menurutnya, peninggalan zaman dulu sangat bernilai karena meninggalkan jejak sejarah yang patut dilestarikan.

“Ke sini juga untuk ngerjakan tugas sih sebenarnya, mau buat film dokumenter tentang candi. Karena Ramadan ya sekalian ngabuburit,” tambahnya.

Hari Ini, Brawijaya Edupark Diprediksi Diserbu 2.000 Pengunjung

Brawijaya Edupark
Brawijaya Edupark

Brawijaya EduparkMALANGVOICE-Puncak kepadatan pengunjung di Brawijaya Edupark (BE) diprediksi jatuh pada hari ini, karena, hari ini hari terakhir musim liburan panjang.

Marketing and Operational manager BE, Nanda Guthama menjelaskan, diperkirakan jumlah pengunjung di tempat wisata rakyat ini mencapai 2.000 pengunjung. “Setiap musim liburan panjang trendnya memang pengunjung kami mencapai antara 1.500 hingga 2.000,” jelas Nanda.

Nanda menambahkan, sepanjang musim liburan panjang mulai Kamis (5/5) hingga hari ini, jumlah pengungjung diprediksi mencapai 10 ribu orang.

Brawijaya EduparkNamun dia mengaku masih belum bisa mengkalkulasi total pengunjung hingga hari ini. “Karena jam operasional kami dimulai pukul 08.00 jadi sekarang masih belum bisa menghitung. Namun saya yakin tembus 10 ribu,” tandas dia.

The Singhasari Resort & Convention Perkenalkan Ikon Baru

Ikon baru The Singhasari Resort & Convention. (deny/malangvoice)

MALANGVOICE – The Singhasari Resort & Convention memperkenalkan ikon baru bernama Singa dan Sari, di Dimension Roof Top Bar & Lounge, Sabtu (12/9).

Ikon menyerupai singa jantan dan betina itu melambangkan nama dari Singhasari, yang sekaligus nama kerajaan dan Singa artinya raja, sedangkan ikon Sari bermakna pasangan dari raja di Kerajaan Singhasari.

Menurut Eksekutif Asisten Manager (EAM), M Harun Arasyid, ikon baru ini diharapkan bisa menarik banyak pengunjung di resort bintang lima yang terletak di Jalan Ir Soekarno 120, Kota Batu, itu.

“Ikon kami selalu menemani para tamu yang berkunjung, dan ini jadi khas kami,” katanya kepada MVoice, Sabtu (12/9).

Pada saat yang sama, The Singhasari Resort juga mengenalkan salah satu fasilitas bar Dimension Roof Top Bar & Lounge di lantai 3. Pengunjung selain menyantap panganan dan minuman enak, akan disodorkan pemandangan apik Kota Batu di malam hari dengan diiringi live akustik.

Hwik… Warung Bu Marni Open 24 Jam!

Warung Bu Marni jam 4 pagi (anja)

MALANGVOICE – Konsep warung lalapan open 24 jam memang jarang sekali ditemui. Tapi tidak dengan Warung Bu Marni.

Kedai makan yang berlokasi di JalanMT Haryono (depan Roti Citra Ken Dedes) ini buka setiap hari selama 24 jam.

Aneka menu Warung Bu Marni (anja)
Aneka menu Warung Bu Marni (anja)

Jangan salah, meski begitu, Warung Bu Marni tak pernah sepi pelanggan. Pukul 03.00 WIB dini hari sekalipun, masih ada saja yang datang membeli sepiring nasi, lengkap dengan sayur dan lauk pauknya.

Menu yang ditawarkan bermacam-macam. Mulai dari sayur berkuah, ikan bumbu, ikan goreng, olahan telur, jagung dan tahu tempe, daging empal, sate, balian, jamur, kul keong sawah, dan sebagainya.

Ada juga menu lain seperti rawon, lodeh, kare, sayur bening, soto dan ceker pedas andalan.

Semua menu itu ditawarkan dengan harga murah meriah, cocok untuk mahasiswa kos yang irit keuangan. Bayangkan saja, dua porsi nasi lengkap dengan jamur, telur puyuh, ikan tongkol bumbu, keong sawah, dan sayur, hanya dibanderol Rp 26 ribu.

“Kadang saya belajar kelompok di rumah temen kos, sampe dini hari, bahkan subuh ya mbak, jadi kalau lapar kita makan rame-rame di sini. Ya yang lain sudah banyak tutup kan?” kata Adi Hermansyah, mahasiswa Universitas Brawijaya sekaligus pelanggan Warung Bu Marni, kepada MVoice.

Smile Addict, Learning Cafe Baru dan Satu-satunya di Malang

Smile Addict Cafe Baru di Malang. (Instagram Smile Addict)

MALANGVOICE – Kelompok atau komunitas yang bingung mencari tempat nongkrong, kini tak perlu repot lagi. Smile Addict Learning Cafe hadir sebagai solusi.

Smile Addict Cafe adalah sebuah tempat makan, nongkrong dan ngopi dengan konsep learning cafe satu-satunya di Malang. Berlokasi di Jalan Sumbersari no 91, Kav 3, Malang, cafe ini baru saja resmi dibuka 28 September 2017.

Pemilik cafe, Sari Kurniawati, mengatakan cafenya menjawab kegelisahan anak-anak muda, anggota komunitas, yang selama ini kebingungan mencari tempat gathering.

“Sekalipun menemukan tempat yang enak, tapi biasanya berisik, lalu ada yang makanannya nggak enak, banyak asap rokok lagi. Kalau di cafe kami, kami menyediakan tempat yang nyaman, full wifi, makanan enak murah meriah, dan bebas asap rokok,” katanya saat ditemui MVoice.

Smile Addict memang mengangkat konsep healthy environment, sehingga pengunjung tidak diperbolehkan merokok. Menu yang disajikan kebanyakan snack ringan seperti toast, french fries dan lainnya yang tentunya ramah di kantong.

Selain itu, Smile Addict memang mengutamakan segmentasi pasar dari komunitas yang ada di Malang Raya karena Smile Addict ingin menjadi fasilitator dan bagian dari kegiatan positif dan sosial.

“Nama Smile Addict dipilih karena tersenyum merupakan awal memulai mod yang positif dan baik,” tukas Sari.

Dalam peluncurannya, Smile Addict mengeluarkan kartu member bagi komunitas seperti Lukis Bareng Ngalam, Cat Lovers Malang, Gerakan 1000 Guru, Gerakan Dongeng Indonesia, Backpacker Dunia, Akar Tuli dan sebagainya. Member akan mendapatkan diskon 10 persen tiap pemesanan. Setelah 5 kali kunjungan, komunitas akan mendapatkan diskon 20 persen. Fasilitas yang didapatkan yaitu tentunya ruang kumpul lengkap dengan LCD, snack, minuman. Karena terbatas, komunitas di Malang Raya yang ingin menjadi member segeralah mendaftar langsung ke cafe.

“Kami batasi karena kami ingin memastikan pengunjung yang menjadi member kami dapat menikmati suasana learning senyaman mungkin,” tutupnya.(Der/Yei)

Wenak! Queen Apple Luncurkan Bolu Kering Aneka Rasa

Farah Quinn menunjukkan prpduk terbarunya. (Anja a)
Farah Quinn menunjukkan prpduk terbarunya. (Anja a)

MALANGVOICE – Queen Apple menghadirkan cita rasa baru. Kali ini, toko pastry yang digawangi chef seksi, Farah Quinn meluncurkan kue bolu kering aneka rasa.

Farah Quinn mengatakan, bolu kering ini bisa jadi alternatif mereka yang suka camilan dengan cita rasa khas Queen Apple.

“Kan bisa dimakan sambil santai di mobil, ya,” kata Farah Quinn saat ditemui di Toko Quinn Apple, Jalan Kawi Atas, Klojen Malang, Jumat (27/4).

Bolu kering ini disajikan dalam beberapa rasa seperti keju, kacang mede, kacang almond, gula semut, telur asin, dan kayu manis.

“Semuanya menggunakan bahan butter. Adonanya khas dari Queen Apple. Jadi kita nggak pakai bahan yang murah, namun kita jual harganya terjangkau loh ya,” tutupnya.(Der/Aka)

Numani Senang, Lezatnya Nugget Berbahan Utama Rumput Laut Cocok untuk Diet

Nugget Rumput Laut yang sudah matang dan siap disantap (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) baru saja menciptakan makanan olahan nugget Numani Senang berbahan utama rumput laut. Mereka adalah Tristanti Rakhmaningrum, Anggia Kususma, Respati Satriyanis, Umdatul Muftin, dan Vany Zuhriya Zain oleh bimbingan Dr Murni Sapta Sari MSi.

Tristanti mengatakan, bahan rumput laut yang mereka ambil berasal dari Kabupaten Pacitan, tepatnya di Kecamatan Ngadirojo yang memiliki potensi sumber daya alam prospektif khususnya bidang perikanan di kawasan pantai. Bukan hanya ikan, ternyata daerah tersebut punya komoditas rumput laut yang besar.

Kemasan Nugget Rumput laut (Anja Arowana)

“Produksi rumput laut bisa sampai 13 ribu kilogram lebih tahun 2010 lalu. Jenis rumput laut yang banyak di daerah Ngadirojo adalah Eucheuma cottonii. Sayangnya rumput laut disana dijual dalam bentuk bahan mentah. Jadi untuk peningkatkan nilai produk harus ada inovasi baru,” kata dia kepada Mvoice.

Kemudian, Tristanti dan timnya membuat nugget rumput laut dengan cara mengganti bahan utama daging sebagai nugget dengan rumput laut yang dihaluskan. Metode pengolahannya pun hampir sama dengan metode membuat nugget pada umumnya.

Rumput laut jenis ini, lanjutnya, selain mengandung karagenan yang tinggi, apabila dalam bentuk tepung dapat mengandung serat pangan total mencapai 91,3% berat kering dan iodium sebesar 19,4 µg/g berat kering

“Cocok buat diet lho, karena lemaknya rendah, ” tukasnya.

Hasil inovasi mereka pun berhasil didanai penuh oleh DIKTI dalam program PKM Nasional 2017. Mereka berharap mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas produk hasil olahan rumput laut yang dapat menjadi produk unggulan khas daerah Pacitan, membantu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kecamatan Ngadirojo.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Komunitas