Arema FC Manfaatkan Beban Persija Jakarta

Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC akan bertemu Persija Jakarta di pekan ke-sembilan Liga 1, Jumat (2/6) malam nanti. Pada laga itu, Singo Edan berhasrat meraih poin penuh.

Datang ke Stadion Patriot, Bekasi, markas Macan Kemayoran, Arema berbekal mental bagus setelah sebelumnya meraih hasil positif saat melawan Mitra Kukar.

“Kami datang dengan keyakinan tinggi dan modal bagus melawan Persija,” kata pelatih Arema FC, Aji Santoso.

Meski mendapat poin penuh dirasa Aji tak mudah, namun pelatih 47 tahun ini akan memanfaatkan beban mental dari tim tuan rumah. Betapa tidak, di lima pertandingan terakhir, skuat arahan Stefano Cugurra Teco ini belum mendapatkan kemenangan. Persija hanya mampu dua kali bermain imbang dan sisanya kekalahan.

“Beban ada di Persija, itu akan kami manfaatkan. Tapi pasti akan sulit karena mereka bisa bangkit,” tambahnya.

Kendati begitu, Aji berharap pemain Singo Edan bekerja keras dan bermain terbuka agar bisa mengulang hasil positif seperti laga sebelumnya.

“Peluang menang selalu ada asalkan pemain saya bisa mau bekerja keras. Pertandingan nanti pasti akan seru,” tandasnya.

Arema kini menghuni peringkat 5 sementara Liga 1 dengan raihan 14 poin.

BNN Kota Malang

Arema FC Ultimatum Juan Pablo Pino

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC mengambil langkah tegas terhadap Juan Pablo Pino. Pasalnya, pemain berlabel marquee player itu dianggap belum bisa menunjukkan kualitas dan tingkah bagus di dalam lapangan.

Di pertandingan terakhir melawan Mitra Kukar, Pino diistirahatkan tim pelatih. Bahkan tak dimasukkan dalam line up. Hal itu menjadi sinyal Arema sedang memberi pelajaran bagi mantan pemain AS Monaco tersebut.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso, akan mengultimatum pemain asal Kolombia itu dalam waktu dekat. Ia menginginkan pemain yang mampu fight di lapangan.

“Kalau masuk line up harus kerja keras. Lawan Persija nanti, dia tidak tetap masuk line up,” ujarnya.

Sebenarnya pelatih 47 tahun ini mengaku masih percaya dengan kemampuan Pino. Namun Aji menyayangkan sang pemain karena kunjung beradaptasi.

“Dia kan pernah bermain di Eropa, sebenarnya tak masalah dengan bahasa, harusnya bisa cepat. Tergantung masalah hati dan kemauan,” lanjutnya.

Secepatnya, setelah melawan Persija di pekan ke-sembilan Liga 1, tim pelatih dan manajemen akan mengevaluasi Pino. Apabila Pino masih belum menunjukkan kepasitasnya, besar kemungkinan Pino akan dilepas.

“Setelah dari Jakarta nanti ada waktu melihat dia ada kemauan atau tidak,” tegasnya.

BNN Kota Malang

Aji Apresiasi Dua Bek Dadakan

Aji Santoso dan Hanif Sjahbandi. (deny)

MALANGVOICE – Eksperimen Aji Santoso mengatasi krisis bek terjawab sudah. Duet baru antara Hanif Sjahbandi dan Syaiful Indra mampu meredam serangan Mitra Kukar, Minggu (28/5).

Alhasil, tidak ada gol dari tim tamu dan berakhir dengan kemenangan Singo Edan, 2-0.

“Saya mengapresiasi kerja keras pemain untuk mengakhiri episode buruk di beberapa pertandingan sebelumnya,” kata Pelatih Arema FC.

Kinerja Hanif dan Syaiful menggantikan Arthur Cunha dan Bagas Adi Nugraha dinilai sama baiknya. Keduanya bahkan sering membantu serangan dan kembali rapi menjaga pertahanan saat diserang.

Akan tetapi, Aji menegaskan tidak akan menggunakan jasa keduanya selamanya. Ia akan mengembalikan Hanif dan Syaiful ke posisi semula.

“Kalau Arthur dan Bagas pulih ya keduanya kembali ke awal. Intinya komposisi pemain akan sama seperti turnamen pra musim kemarin. Karena sekarang krisis bek jadi saya pakai dua pemain itu,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Pino Diistirahatkan, Ini Alasan Aji!

Juan Pablo Pino. (deny)
Juan Pablo Pino. (deny)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Aji Santoso, memberi alasan kenapa ia mengistirahatkan marquee player, Juan Pablo Pino di laga pekan ke-delapan Liga 1 saat melawan Mitra Kukar, Minggu (28/5).

Nama Pino bahkan tidak masuk dalam line up pemain pada pertandingan yang digelar di Stadion Gajayana.

“Saya sengaja tak masukkan dia ke line up agar Pino instropeksi,” katanya.

Menurut Aji, ia akan memainkan pemain yang punya fighting spirit tinggi di lapangan. Pino saat bergabung dengan Singo Edan dirasa belum menunjukkan permainan apik atau kontribusi maksimal bersama tim.

“Kalau dari kemampuan skill saya tidak ragu, tapi saya kecewa di fighting spiritnya. Lawan selanjutnya pun belum tentu dia saya bawa,” lanjutnya.

Beruntung, pada laga itu Arema meraih tiga poin karena menang 2-0. Gol diciptakan Ferry Aman Saragih dan Hendro Siswanto. Hal itu sekaligus membayar kekalahan memalukan di pekan sebelumnya di kandang Persela Lamongan.

“Terbukti permainan anak-anak liar biasa tanpa Pino. Umpan bola pendek berjalan. Saya harap ini bisa terus berlanjut,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Libas Mitra Kukar, Arema Kembali di Puncak Klasemen

Arema FC vs Mitra Kukar. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC berhasil meraih tiga poin saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Minggu (28/5) malam. Singo Edan menang 2-0 atas tim tamu.

Kemenangan Arema ini sekaligus mematahkan rekor 6 kali belum terkalahkan di Liga 1. Dua gol Arema dilesakkan Ferry Aman Saragih di menit 50 dan digandakan pemain pengganti, Hendro Siswanto pada menit 80.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Kedua tim langsung menancapkan gas di paruh kedua.

Ferry memecah kebuntuan usai mendapat peluang di dalam kotak penalti. Pemain bernomor punggung 94 itu melesakkan sepakan maut menyusur tanah yang tak bisa dijangkau Joko Ribowo. Gol itu mengubah papan skor, 1-0 untuk Arema.

Unggul satu gol tak meredam serangan Singo Edan. Menit 62, giliran Cristian Gonzales yang mengancam gawan Naga Mekes. Ia mendapat peluang manis namun sayang belum bisa dikonversi menjadi gol.

Menit 77, Dendy Santoso yang baru masuk mendapat peluang emas untuk menambah gol Arema, sayang bola hanya membentur mistar.

Di menit 80, Singo Edan kembali berpesta. Hendro Siswanto yang mendapat bola di luar kotak penalti tanpa ampun menendang bola keras yang menjebol gawang Mitra Kukar. Skor berubah 2-0 untuk tim tuan rumah.

Hasil 2-0 itu menambah tiga poin Arema dan membuktikan kebangkitan Singo Edan setelah terpuruk di beberapa laga sebelumnya. Ini juga menjadi pembuktian komposisi anyar yang digunakan Aji Santoso.

Arema kini langsung mencelat ke peringkat tiga dengan raihan 14 poin.

BNN Kota Malang

Babak Pertama Arema FC 0-0 Mitra Kukar

Arema FC vs Mitra Kukar. (deny)

MALANGVOICE – Bertindak sebagai tuan rumah, Arema FC hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Mitra Kukar, Minggu (28/5) malam.

Laga perdana di bulan Ramadan ini Arema berharap bisa mendulang poin penuh untuk mendongkrak tim kembali ke papan atas klasemen Liga 1.

Di hadapan pendukung setia, Aremania, tim Singo Edan langsung melancarkan serangan sejak menit pertama. Namun justru skuat arahan Aji Santoso ini malah mendapat kejutan dari tim tamu.

Di menit 4, Kurnia Meiga berhasil menyelamatkan bola sepakan Chaves Santos usai memblok bola dari tendangan keras M Sissoko.

Serangan itu membuat Singo Edan terhenyak dan kembali melancarkan serangan. Kerjasama apik Esteban Vizcarra dan Cristian Gonzales di lini depan kerap kali membuat jantung pertahanan Mitra Kukar kerepotan. Sayang, peluang demi peluang gagal dimanfaatkan Arema untuk menjadi gol.

Pertengahan babak pertama, Arema terus membombardir tim tamu. Bahkan, tim berjuluk Naga Mekes sering terkurung di wilayahnya sendiri. Pemain muda, Andrianto bahkan harus berjibaku di sisi sayap Mitra Kukar dan dibantu Beny Wahyudi.

Aksi Kurnia Meiga dalam pertandingan kali ini juga patut diacungi jempol karena berhasil menggagalkan serangan lawan yang berbahaya.

Skor 0-0 mewarnai babak pertama hingga wasit Faulur Rosy meniup peluit akhir pertandingan.

BNN Kota Malang

Pembuktikan Arema FC Saat Melawan Mitra Kukar

Arema FC melawan Mitra Kukar. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC malam ini bertekad meraih tiga poin saat menjamu Mitra Kukar di pekan ke-delapan Liga 1, Minggu (28/5).

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gajayana, Singo Edan berusaha memperbaiki rekor buruk di beberapa laga selanjutnya.

Apalagi, manajemen Arema menginginkan evaluasi dari tim pelatih setelah kekalahan memalukan di kandang Persela Lamongan.

Menanggapi hal itu, Pelatih Arema FC, Aji Santoso, akan merombak total pemain dan strategi. Malam ini, Singo Edan memainkan komposisi seperti turnamen pra musim dan percobaan dua bek, Hanif Sjahbandi dan Syaiful Indra Cahya.

Di lini tengah, Ferry Aman Saragih diberi kesempatan bermain setelah lama absen mendampingi Adam Alis dan Esteban Vizcarra.

Sedangkan di lini depan, pemain muda, Nasir dan Andrianto akan menyokong bola kepada Cristian Gonzales yang menjadi ujung tombak.

Sementara di kubu lawan, skuat arahan Jafri Sastra juga tak ingin kehilangan poin. Tim berjuluk Naga Mekes memainkan semua pemain inti dalam laga yang dipastikan panas itu.

Nama-nama seperti Bayu Pradana, M Sissoko, Chaves Santos dan Yogi Rahardian siap membombardir pertahanan Singo Edan.

BNN Kota Malang

Arema FC Berharap Berkah Ramadan

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Laga pekan ke-8 Liga 1, tim Arema FC akan menjamu Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Minggu (28/5) besok. Laga itu dianggap spesial karena dihelat saat bulan Ramadan.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso, mengaku tak terbebani dengan kondisi itu. Malah ia berharap ada berkah di bulan suci umat Islam ini.

“Mudah-mudahan ada berkahnya di Ramadan ini. Saya targetkan tiga poin,” katanya.

Selama Ramadan, Arema FC juga memajukan sesi latihan. Sebelumnya digelar pada pukul 16.00 WIB, kini berlangsung pada 15.30 WIB.

“Kami juga berencana adakan latihan malam hari. Semoga pemain bisa beradaptasi,” lanjut pelatih 47 tahun itu.

Melawan Mitra Kukar, Aji mengingatkan Johan Ahmat Farizi agar terus fighting dan mengakhiri hasil kurang memuaskan di tiga laga sebelumnya. Pasalnya, tim Naga Mekes punya pemain kuat berkualitas yang membahayakan.

“Mitra Kukar punya kualitas. Tapi saya minta anak-anak main fight dan kerja keras agar dapat poin maksimal,” tandasnya.

Singo Edan kini menghuni peringkat 8 klasemen sementara Liga 1, berbeda dua peringkat dengan Mitra Kukar di posisi 6.

BNN Kota Malang

Arthur Masih Absen, Aji Siapkan Pengganti

Arthur Cunha. (deny)

MALANGVOICE – Melawan Mitra Kukar di lanjutan Liga 1, tim Arema FC masih tanpa diperkuat dua bek andalan, Arthur Cunha dan Bagas Adi Nugraha.

Keduanya masih menjalani proses pemulihan akibat cedera. Meski dikabarkan Arthur sudah mulai sembuh namun pelatih Arema FC, Aji Santoso tak ingin memaksa sang pemain.

“Arthur dan Bagas masih tidak bisa main. Kalau dipaksakan jadi semakin bahaya,” katanya.

Dengan kondisi itu, Pelatih Arema FC, Aji Santoso harus memutar otak agar pertahanan Singo Edan tetap rapat dan tidak kecolongan seperti saat melawan Persela Lamongan di pekan lalu. Ditambah dengan Jad Noureddine yang tak bisa main karena mendapat kartu merah.

“Yang jelas komposisi tim banyak perubahan. Ada Hanif dan Syaiful Indra akan jadi bek, memang situasinya memaksa untuk pakai dua pemain itu,” ujarnya lagi.

Sedangkan Arthur sendiri mengaku sangat ingin bermain pada pertandingan yang digelar Minggu (28/5) di Stadion Gajayana itu. Apalagi melawan Mitra Kukar, tim yang pernah dibelanya sebelum berkostum Singo Edan.

“Saya ingin sekali main. Saya tidak ingin banyak lagi kebobolan di Arema dan ingin menaikkan posisi Arema di klasemen,” celetuknya.

Di sesi latihan terakhir, Arthur menjalani latihan terpisah dan harus mengakhiri lebih cepat karena cederanya. Ia mengatakan masih sedikit sakit di bagian pangkal pahanya.

“Semua tergantung pelatih. Kalau saya main pasti siap,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Digunduli Persela, Aremania Minta Aji Dievaluasi

Aji Santoso dan Bagas Adi Nugraha. (deny)
Aji Santoso dan Bagas Adi Nugraha. (deny)

MALANGVOICE – Kekalahan telak dan memalukan Arema FC saat bertamu ke kandang Persela Lamongan, Minggu (21/5) kemarin, sangat mengecewakan Aremania.

Betapa tidak, pada laga yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, tim Singo Edan kemasukan 4 gol tanpa balas. Hasil itu menjadi kekalahan terbesar Arema di Liga 1. Padahal, secara kualitas, tim dan pengalaman Asuhan Aji itu lebih diunggulkan.

Menyikapi itu, Aremania asal Klayatan, Ahmad Ghazali, meminta manajemen Singo Edan melakukan evaluasi terhadap kinerja Aji Santoso. Pelatih asal Kepanjen itu dianggap paling bertanggungjawab atas kekalahan memalukan dari Persela.

“Kami atas nama Aremania meminta keberadaan Aji dievaluasi. Penampilan Arema merosot sejak beberapa pertandingan terakhir semenjak dari Makassar,” katanya.

Bagi Ahmad Klayatan, sapaan akrabnya, sosok Aji belum bisa memberi motivasi pada pemain saat tertekan. Dibanding dengan kepelatihan Milomir Seslija di turnamen 2016, Milo selalu memberi arahan di pinggir lapangan.

“Aji tidak bisa menyikapi hal itu. Ini sangat memalukan Arema kalah besar di kandang Persela,” ungkapnya lagi.

Selain itu, mengenai masalah strategi. Aji dianggap Aremania terlalu optimis dengan komposisi yang ada. Tidak banyak perubahan atau rotasi yang dilakukan sehingga serangan mudah dibaca lawan. Padahal, kata Ahmad, masih banyak pemain senior yang punya jam terbang tinggi yang bisa mengatur permainan.

“Ada Ferry, Arif Suyono, Beny, semua pengalaman. Kalau terlalu optimis jadinya seperti itu,” lanjutnya.

Disinggung juga masalah marquee player Arema, Juan Pablo Pino, yang masih jauh dari harapan dibanding pemain di klub lain yang sudah memberi dampak positif. “Marquee player tidak seperti itu. Dia masih kalah sama pemain lokal. Harusnya Pino bisa dibanggakan,” katanya.

Karena itu, di pertandingan selanjutnya Ahmad berharap Aji Santoso bisa mengatasi masalah yang ada pada tim. Aji harus mengambil pemain berposisi bek dan striker untuk antisipasi cedera pemain seperti melawan Persela.

“Jangan ambil pemain tengah saja. Arema perlu bek yang disegani semenjak kehilangan Hamka Hamzah. Di pertandingan selanjutnya, Arema harus berbenah karena juga tidak pernah menang dengan banyak gol,” tegasnya.

Selanjutnya Arema akan menjamu lawan berat Mitra Kukar pada Minggu (28/5) mendatang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Saat ini Arema merosot ke posisi 7 dengan raihan 11 poin.

BNN Kota Malang