M Rafli Punya Motivasi Khusus Lawan PS TNI

M Rafli saat berlatih bersama skuat Singo Edan. (deny)

MALANGVOICE – Laga lanjutan Liga 1 antara Arema FC kontra PS TNI, Senin (3/7) nanti malam dijadikan motivasi khusus bagi M Rafli. Apalagi sejak adanya perubahan penangguhan peraturan pemain U-23.

Menurut gelandang serang Arema FC itu, tanpa adanya regulasi bisa jadi pembuktian siapa yang layak tampil di lapangan sesuai kualitas dan skema pelatih.

“Kalau buat saya pribadi jadi lebih semangat, dan membuktikan kepada pelatih bahwa pemain di bawah U-23 itu pantas main bukan karena regulasi,” ujarnya.

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, markas PS TNI, pelatih Arema FC, Aji Santoso membawa 18 pemain terbaiknya. Senada dengan Rafli, Aji tak akan terpengaruh dengan peraturan U-23, ia tetap profesional memasang pemain sesuai kesiapan.

Hal itu dilakukan dengan harapan bisa menuai poin dan kembali bersaing di papan atas klasemen Liga 1.

“Tentunya dipertandingan besok saya akan memasang pemain yang siap, apakah itu pemain dibawah U-23 maupun pemain senior,” pungkas Aji.

BNN Kota Malang

Bermodal Kemenangan Terakhir, Arema FC Optimis Raih Poin di Pakansari

Skuat Arema FC saat berlatih. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC bertekad mencari poin penuh saat bertandang ke Stadion Pakansari, Bogor, markas PS TNI di lanjutan Liga 1, Senin (3/7). Berbekal modal apik di pekan sebelumnya saat menghempas Bali United, pelatih Arema FC, Aji Santoso, berharap hasil positif itu bisa dilanjutkan di pekan ke-12 ini.

“Arema dan PS TNI sama-sama punya modal bagus di pertandingan sebelumnya. Artinya laga besok malam pasti berjalan seru dan cukup ketat,” ujarnya, Minggu (2/7).

Meski berangkat tanpa diperkuat marquee player, Juan Pablo Pino, karena cedera dan kapten Johan Ahmat Farizi yang menerima larangan bermain akibat kartu merah, Aji Santoso tetap optimis. Sebab dia sudah mengantongi kekuatan lawan.

“Kami sudah antisipasi kekuatan PS TNI dan mengembangkan posisi positif di Arema. Paling tidak kami harus mendapatkan poin,” tutup pelatih 47 tahun.

BNN Kota Malang

IB Jelaskan Alasan PSSI Tangguhkan Pemain U-23 di Liga 1

Iwan Budianto. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Kepala Staf Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, menyebut regulasi penangguhan U-23 di Liga 1 banyak menuai pro-kontra dari beberapa klub. “Banyak memang yang bilang seperti itu, katanya menguntungkan Persib dan Arema,” ujarnya, Sabtu (1/7).

Menurut IB, sapaan Iwan Budianto, peraturan adanya pemain U-23 di tiap klub Liga 1 untuk menjaring pemain muda yang diproyeksi ke Sea Games dan Asian Games mendatang. Sejauh ini, hingga pekan ke-11 PSSI sudah mendapat pemain muda berkualitas untuk mengangkat nama Indonesia di kancah internasional.

“Penerapan itu hasilnya bagus sekali. Banyak pemain muda berbakat bermunculan yang selama ini tidak terpantau,” katanya.

Alasan PSSI menangguhkan peraturan adanya pemain U-23 di tiap klub Liga 1 karena para pemain muda sudah dipilih dan namanya didaftarkan ke AFC. Sehingga PSSI tidak lagi mencari pemain muda.

“Jadi tidak ada kesempatan pemain lain yang dimasukkan sehingga aturan U-23 tidak difungsikan sampai Sea Games 2017 ini usai,” lanjut IB.

Sebenarnya, dengan pemanggilan pemain muda dari tiap tim itu, kompetisi Liga 1 harus diberhentikan. Namun, masih kata IB, operator menilai pemberhentian KOMPETISI membuat tim juara tidak bisa didaftarkan untuk berkancah di level Asia, sehingga kompetisi tetap dilanjutkan dengan peraturan yang diubah.

“Operator kan mengejar waktu supaya juara Liga 1 bisa ikut AFC Cup. Saya kira pro-kontra itu biasa tapi karena regulasi sudah dibuat jadi ya dijalankan,” tutupnya.

BNN Kota Malang

Songsong Lanjutan Liga 1, Arema FC Bertekad Perbaiki Rekor Tandang

Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Melawan PS TNI pada lanjutan pekan ke-12 Liga 1, Arema FC berhasrat memperbaiki rekor buruk di laga away. Selama putaran pertama, tim berjuluk Singo Edan ini belum menunjukkan hasil maksimal.

Terbukti, Cristian Gonzales dkk hanya sekali menang melawan Persiba Balikpapan di laga tandang. Kemenangan itu pun didapat saat pertandingan dihelat di Stadion Gajayana, Kota Malang.

“Kami belum pernah dapat poin penuh di laga tandang. Sekarang yang penting dapat poin entah tiga atau satu,” ujar pelatih Arema FC, Aji Santoso.

Melawan tim berjuluk The Army, Singo Edan bukan tanpa hambatan. Dua pemain andalan, Bagas dan Hanif terpaksa absen karena mengikuti agenda timnas. Selain itu, PS TNI, kata Aji, saat ini punya permainan bagus dengan pelatih Ivan Kolev.

Karenanya, pelatih 47 tahun ini berharap kondisi pemain bisa kembali sempurna setelah liburan dan bisa bermain maksimal.

“Sekarang kami fokus ke PS TNI dulu. Apalagi persaingan di klasemen juga ketat karena jaraknya sedikit,” pungkasnya.

BNN Kota Malang

Kembali Berlatih, Skuat Singo Edan Diharap Segera Komplit

Skuat Arema FC. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC kembali menjalani latihan setelah mendapat jatah libur lebaran. Johan Ahmat Farizi dkk kembali berkumpul di bawah arahan Aji Santoso, di Stadion Kanjuruhan, Rabu (28/6).

Meski tidak seluruh pemain hadir dalam sesi latihan perdana, namun semuanya tampak serius mengikuti instruksi pelatih. Menurut Aji Santoso, latihan itu merupakan rekondisi tubuh setelah liburan.

“Ya ini tadi hanya mengembalikan kondisi pemain supaya tidak drop,” kata mantan Pelatih Persebaya Surabaya ini.

Melawan PS TNI pada pekan ke-12, pelatih Singo Edan ini berharap kondisi pemain bisa kembali normal dan bisa bermain bagus.

“Lusa nanti baru pemusatan lawan PS TNI. Saya harap semua bisa datang, kecuali pemain yang dipanggil timnas tidak bisa diganggu gugat,” tandasnya.

Arema FC akan meladeni tantangan PS TNI pada pekan ke-12, pada 3 Juli mendatang di Stadion Pakansari. Singo Edan kini berada di posisi 6 dengan raihan 18 poin.

BNN Kota Malang

Lebaran Tanpa Orang Tua, Kampung Halaman Aji Santoso Terasa Kurang Lengkap

Suasana berkumpul keluarga besar Aji Santoso. (istimewa)

MALANGVOICE – Momen Lebaran bagi umat muslim selalu dirayakan dengan suka cita. Betapa tidak, Idul Fitri ini jadi ajang semua keluarga berkumpul, bersilaturahmi dan saling bermaafan.

Suasana itu juga dirasakan pelatih Arema FC, Aji Santoso. Pria 47 tahun ini merayakan lebaran di kampung halaman, Kepanjen, Kabupaten Malang bersama sanak-saudara.

Bagi Aji, Lebaran selalu ditunggu setiap tahun karena jadi momen penting kebersamaan dengan keluarga.

“Saya selalu kumpul sama keluarga di Kepanjen. Senang sekali bisa bersama-sama keluarga,” katanya, Minggu (25/6).

Maklum, kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk sedikit meninggalkan kesibukan dan tekanan melatih Singo Edan yang berkancah di kompetisi Liga 1.

Kendati begitu, mantan pelatih Timnas U-23 ini merasa sedikit ada yang kurang pada Lebaran tahun ini, yakni kehadiran kedua orangtua yang sudah berpulang atau meninggal dunia.

“Sekarang kumpul keluarganya lebih lengkap semua adik kakak dan keponakan tapi minus kedua orangtua,” tutupnya sambil berharap tahun berikutnya dirinya lebih baik lagi.

Selanjutnya, Aji akan kembali ke Kota Malang setelah berlibur dua hari kedepan dan kembali memikirkan Arema FC. Aji harus kerja keras lagi setelah banyak tekanan dari suporter karena penampilan Kurnia Meiga dkk menurun.

Untungnya, Aji berhasil menjawab kritikan Aremania dan masih membuktikan dirinya layak duduk di kursi panas pelatih Arema FC setelah mengemas tiga poin di laga terakhir melawan Bali United.

BNN Kota Malang

Jadwal Padat, Punggawa Arema Dibekali PR Selama Berlebaran

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Selama menjalani libur Hari Raya Idul Fitri, pemain Arema FC diminta menjaga kondisi tubuhnya sendiri agar kembali fit saat bertanding.

Tim Singo Edan dijadwalkan libur pada 23 – 28 Juni 2017. Selanjutnya, mereka harus segera menggelar persiapan melawan PS TNI pada lanjutan Liga 1, 3 Juli 2017 mendatang.

Dengan begitu, pelatih Arema FC, Aji Santoso, memberi pekerjaan rumah (PR) pada Kurnia Meiga dkk untuk menjaga kondisi tubuh selama libur.

“Ya minimal hari ke-3 setelah Lebaran harus memikirkan kondisi agar tidak turun. Pemain harus bisa mengukur dan mengatur kondisinya sendiri,” kata Aji, Rabu (21/6).

Saat kembali menjalani sesi latihan, tim kebanggaan Aremania ini diharapkan tidak banyak bermasalah dengan penurunan kondisi pemain. “Paling tidak ya 20 persen itu wajar,” lanjutnya.

Melawan PS TNI, Singo Edan tak ingin kembali kehilangan poin setelah sebelumnya bermain buruk di beberapa pertandingan. “Kalau poin ya pasti harus dapat positif. Minimal bisa ambil poin lah,” tandas Aji.

BNN Kota Malang

Kalah Lagi, Pemain Tak Komplit Jadi Alasan Arema

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Kekalahan kembali dialami Arema FC saat bertandang ke Stadion Patriot, Bekasi, markas Persija Jakarta, Jumat (2/6). Singo Edan kebobolan dua gol tanpa bala pada laga pekan ke-sembilan Liga 1.

Dari kekalahan itu, pelatih Arema FC, Aji Santoso, berdalih bahwa komposisi pemain tidak komplit sehingga permainan tidak berjalan sesuai skema. Selain Arthur Cunha, playmaker Singo Edan, Esteban Vizcarra juga absen lantaran cedera.

“Kami tidak dalam komposisi terbaik saat melawan Persija,” ujarnya.

Selain itu, gol yang diciptakan Macan Kemayoran dikatakan Aji, bukan hasil skema permainan lawan yang baik melainkan kendornya lini pertahanan para pemain Arema.

Selanjutnya, Arema akan melawan Perseru Serui di pekan ke-10. Pada laga itu, pelatih 47 tahun ingin hasil maksimal.

“Saya akan maksimalkan dua pertandingan kedepan lawan Perseru Serui dan Bali United semoga saya dapat komposisi terbaik di laga itu,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Singo Edan Takluk di Kandang Persija

Esteban Vizcarra saat mengolah si kulit bundar. (deny)

MALANGVOICE – Arema FC gagal meraih tiga poin saat melawan Persija Jakarta, Jumat (2/6) malam di Stadion Patriot, Bekasi.

Arema kebobolan dua gol tanpa balas pada laga pekan ke-sembilan Liga 1 ini. Dua gol tercipta pada menit 22 lewat kaki Bruno Da Silva dan Rohit Chan pada lima menit setelahnya.

Arema tak mampu berbuat banyak pada laga malam ini. Bahkan Singo Edan hanya hampir tak memiliki kesempatan emas. Selama dua babak, Persija mempunyai total tujuh tembakan gawang Arema, sedangkan tim tamu nihil.

Macan Kemayoran hampir menambah gol seandainya tendangan penalti Bambang Pamungkas di menit 53 tidak digagalkan Kurnia Meiga akibat pelanggaran di dalam kotak 12 pas.

Dengan hasil itu, Arema FC tertahan di peringkat 6 sementara dengan raihan 14 poin. Sementara Persija patut berbangga karena kemenangan itu merupakan pertama kali sejak 2012 atas Arema.

Namun, Macan Kemayoran masih berada di dasar klasemen dengan perolehan sembilan poin.

BNN Kota Malang

Babak Pertama, Persija 2-0 Arema FC

El Loco Gonzales. (deny)

MALANGVOICE – Misi Arema FC meraih tiga poin rupanya mendapat halangan dari Persija Jakarta, di lanjutan pekan kw-sembilan Liga 1, Jumat (2/6) malam.

Skuat Singo Edan mendapat perlawan ketat di babak pertama bahkan harus kebobolan dua gol tanpa balas.

Cristian Gonzales dkk tak mampu berbuat banyak selama 45 menit pertama pada laga yang digelar di Stadion Patriot, Bekasi.

Sepanjang babak, Arema bahkan harus tertekan sejak awal. Baru pada menit 22, sontekan jarak jauh Bruno Da Silva Lopes merobek jala Kurnia Meiga. Kiper Arema itu bahkan tak bisa berbuat banyak saat bola meluncur deras ke gawangnya.

Kebobolan satu gol, Persija Jakarta semakin beringas menyerang Singo Edan. Macan Kemayoran yang ingin bangkit dari bawah klasemen benar-benar memanfaatkan peluang yang ada.

Buktinya, di menit 27, giliran Rohit Chan mencatatkan nama ke papan skor. Ia menciptakan gol lewat tendangan jarak jauh. Hampir persis dengan gol pertama saat bek Arema gagal menghalau bola.

Tertinggal dua gol, Arema ingin bangkit namun tanpa adanya Esteban Vizcarra di lini tengah seakan kehabisan kreasi serangan.

Skor 2-0 untuk Persija akhirnya bertahan hingga babak pertama usai.

BNN Kota Malang