Mahasiswa UB Buat Alat Terapi Mastitis Sapi Perah

Mahasiswa UB berfoto bersama alat buatannya. (instimewa)

MALANGVOICE – Berawal dari keresahan peternak terhadap tingginya prevalensi penyakit mastitis, lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berinisiatif membuat sebuah alat terapi mastitis (radang kelenjar ambing).

Alat ini untuk terapi pada sapi perah yang disebabkan oleh bakteri patogen Staphylococcus aureusdan Streptococcus agalactiae, yang dinamakan Mastitis Elecrical Biomedis (Mastimedis).

Mereka terdiri Rifai, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) 2013, Ahmad Azmi Khoirul (Fapet 2011), Bekti Sri Utami (FKH 2013), Handriawan Junianto (FT 2012), dan Mohammad Abdul Aziz (Fapet 2014.)

Dikatakan Rifai, mastitis yang terjadi pada sapi perah dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar. Seperti penurunan produksi susu, penurunan kualitas susu, penyingkiran susu, biaya perawatan dan pengobatan yang cukup tinggi, serta pengafkiran ternak lebih awal.

“Jika penyakit mastitis ini dibiarkan pada kelenjar susu sapi, maka susu yang diproduksi akan ikut tercemar oleh bakteri,” kata Rifai.

Pengobatan yang selama ini dilakukan adalah dengan menggunakan pengobatan antibiotik, seperti antibiotik dan antiinflam (mastitis klinis). Sayangnya, kedua bakteri tersebut mudah sekali resisten terhadap beberapa pengobatan antibiotik.

“Dengan menggunakan Mastitis Elecrical Biomedis (Mastimedis) dapat membunuh bakteri patogen penyebab mastitis dengan prinsip elekroporasi, yaitu bakteri akan mati pada frekuensi dan tegangan tertentu. Kami menginovasikan alat itu dengan prinsip elektroporasi, sehingga menghindari penggunaan antibiotik karena antibiotik dapat mengakibatkan residu pada susu yang tidak baik apabila terkonsumsi,” jelas Rifai.

Mastimedis sebelumnya dilakukan pengujian secara elektronika, uji invitro dan uji invivo. Di bawah bimbingan Dr. Ir. Puguh Surjowardojo, MP, alat ini akan terus diteliti dan dikembangkan untuk benar-benar dapat digunakan di seluruh peternak sapi perah di Indonesia. Sehingga dapat meningkatkan produksi susu dalam negeri.-

Ub2

Indonesia Terbanyak Pengguna Instagram

Aplikasi media sosial Instagram. (Techcrunch)

MALANGVOICE – Hari ini aplikasi sosial media Instagram mencapai 400 juta pengguna aktif di seluruh dunia, capaian itu diraih tidak lebih dari lima tahun sejak pertama kali diluncurkan.

Bulan Desember 2014 lalu pengguna Instagram naik 300 juta seiring meningkatnya popularitas di kalangan pecinta fotografi.

Di laman resmi Instagrammenyebutkan, 75 persen pengguna berasal dari luar Amerika Serikat. 100 juta pengguna baru datang dari Eropa dan Asia dan yang terbanyak memakai Instagram atau Instagramers adalah Brazil, Jepang, dan Indonesia.

Pencapaian itu belum bisa mengalahkan dominasi pengguna Facebook. Lebih dari 1 miliar orang menggunakan media sosial ciptaan Mark Zuckerberg itu, seperti Facebook Messenger yang digunakan 700 miliar pengguna tiap bulan dan WhatsApp yang baru saja merilis 900 milair pengguna.

Namun, catatan itu lebih baik dari Twitter yang dilaporkan terakhir mencapai 316 juta pengguna. –

Perokok Pasif Berisiko 22 Persen Terkena Diabetes

Seorang perokok (The Guardian)

MALANGVOICE – Studi baru menyimpulkan bagi perokok pasif berisiko 22 persen lebih tinggi terjangkit diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah yang sangat tinggi. Di Indonesia, 80 persen orang mengidap diabetes tipe itu.

Para peneliti gabungan dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, Huazhong University of Science & Technology di Tiongkok dan National University di Singapura telah menerbitkan hasil penelitian itu dalam The Lancet Diabetes & Endocrinology yang melibatkan lebih dari 6 juta partisipan dari 88 studi sebelumnya, dilansir The Guardian.

Mereka menemukan perokok pasif yang menghirup asap dari segala jenis rokok lebih beresiko 22 persen dari orang normal. Sedangkan perokok aktif lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 sebesar 37 persen dan mantan perokok memiliki resiko 14 persen.

Dalam studi itu peneliti juga menyatakan bahwa merokok selain meningkatkan resiko diabetes juga bisa meningkatkan resiko penyakit stroke, penyakit jantung dan kebutaan.

Menanggapi studi itu, Ketua aliansi anti rokok Action on Smoking and Health (ASH) di Inggris, Deborah Arnott, menyarankan bagi perokok untuk mengurangi dan berhenti merokok dengan menggunakan rokok listrik karena bisa membantu kecanduan si perokok berat.

Hilangkan Ketombe dengan Lemon

Buah lemon

MALANGVOICE – Lemon ternyata sangat berkhasiat menghilangkan ketombe dan lebih ampuh daripada produk sampo dipasaran. Begitulah yang ditulis boldsky, khasiat lemon dapat dirasakan semua jenis rambut.

Lemon pernah diteliti dan banyak kandungan herbal untuk merawat rambut. Untuk membuat ramuan ajaib, lemon bisa dikombinasikan dengan berbagai bahan alami yang aman.

Cara pertama paling mudah adalah melapisi rambut dengan potongan jeruk lemon dan diamkan beberapa menit. Setelah dirasa cukup, bilas rambut dengan perasan air jeruk lemon secukupnya, jika terlalu banyak, maka kandungan zat asam membuat rambut cepat putih.

Selanjutnya cara kedua adalah mencampur lemon dengan sedikit minyak kelapa. Caranya, tuang satu sendok dan dua sendok teh minyak kelapa di satu wadah, campurkan keduanya dan lumuri rambut dengan ramuan itu selama satu jam, setelah itu bilas seperti biasa. Menggunakan terapi itu sebulan, rambut akan sehat dan bebas ketombe.

Tidak hanya menghilangkan ketombe, lemon jika dicampur putih telur bisa memberikan banyak vitamin untuk menjaga kesehatan rambut. Caranya hanya mencampur putih satu putih telur, minyak kelapa dan perasan jeruk lemon, pakai ramuan itu seperti lulur, diamkan beberapa menit dan bilas.

Metode itu bisa digunakan setiap hari, namun tidak bisa menimbulkan efek wangi seperti sampo. jadi disarankan menggunakan sampo setelah menggukan ramuan itu.

Uniknya Kompetisi Lempar Ponsel di Finlandia

Salah satu peserta Phone Throwing World Championship. (mobilephonethrowing)

MALANGVOICE – Sebagian orang pemilik ponsel pasti menjaga sedemikian rupa agar tidak rusak, bahkan ada yang biberi pelindung casing hingga layar.

Namun hal itu tidak berlaku di Finlandia, masyarakat di sana senang melempar ponselnya sejauh mungkin. Ya, mereka mengikuti Phone Throwing World Championship atau kompetisi melempar ponsel se-dunia yang dilakukan sejak 2000 lalu.

Adalah Kota Savonlinna yang menjadi tuan rumah kompetisi aneh itu, sebelum disusul beberapa negara lain di Eropa.

Selain untuk menghancurkan ponsel, dalam kejuaraan itu pemiliknya bisa melampiaskan kekesalan yang selama ini terpendam, entah karena ponsel rusak atau tua hingga kinerjanya tidak maksimal. Permainannya mudah, peserta hanya melempar sejauh mungkin ponselnya, yang paling jauh ialah pemenang, sederhana.

Selain itu, pihak panita bekerja sama dengan perusahaan daur ulang yang nanti memproduksi limbah ponsel rusak setelah kompetisi menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Bagi peserta yang masih sayang dengan ponselnya, di kompetisi itu bisa membeli ponsel untuk dilombakan. Hadiah yang ditawarkan juga bisa ditebak, yakni ponsel keluaran terbaru, meski ada kemungkinan hadiah ponsel juga akan dilempar tahun depan.

Dilansir Phonearena, tidak semua ponsel boleh diikutkan kompetisi, ada beberapa syarat dan peraturan seperti kompetisi pada umumnya. Peserta tidak boleh keluar dari batas melempar, jika melanggar, maka juri secara tegas meyatakan diskualifikasi mutlak dan lemparan ponsel harus di area yang ditentukan. Itu menghindari peserta melempar ke segala arah dan membahayakan sekitar.

Kompetisi itu sangat profesional, semua peserta sebelum bertanding harus menjalani tes doping, sang juri bahkan boleh memeriksa kesehatan peserta, apakah sakit atau terganggu kesehatan jiwa.

Melempar ponsel sempat menjadi tren dan tenar. Pada Agustus 2013, pemenang kompetisi kategori pria semuanya dari Finlandia, dengan lemparan terjauh 97,73 meter diraih Riku Heverinen. Juara kedua diraih Ilkka Aaltonen dengan jarak sejauh 87,88 meter dan terakhir Otto Sammalisto dengan 86,09 meter. –

Tanaman Langka dari Himalaya Bisa Obati Kanker

Tanaman langka dari Himalaya, mayapple (medicaldaily)

MALANGVOICE – Sebuah tanaman langka di pegunungan Himalaya ditemukan dan sedang diteliti karena disinyalir bisa mengobati pasien kanker dan kemotrapi.

Tanaman itu disebut mayapple, dapat menghasilkan prekursor atau bahan kemoterapi yang banyak digunakan oleh pasien kanker paru-paru, kanker otak, lymfoma, leukemia dan berbagai jenis kanker lainnya.

Para peneliti biasanya melakukan rekayasa genetika dari tanaman Nicotiana benthamiana, sejenis tembakau yang bisa menghasilkan bahan kimia untuk kemoterapi di laboratorium untuk mendapatkan obat sejenis.

“Banyak tanaman berkhasiat tidak ditemukan dalam jumlah banyak di alam dan sulit ditanam di laboratorium,” kata profesor dari Universitas Standford, Elizabeth Sattely, dikutip Japantimes.

Peneliti itu menemukan enam gen dari mayapple untuk dikombinasikan dengan empat yang ditemukan sebelumnya sebelum dibuat jadi obat kemoterapi.

Dengan hasil itu, peneliti yakin bisa memproduksi obat untuk penderita kanker dalam jumlah besar di masa mendatang.-

Sumur Resapan, Cadangan Terbaik Menambah Air Tanah

Ilustrasi sumur resapan (istimewa)

MALANGVOICE – Sumur resapan adalah teknologi sederhana yang paling efektif untuk menambah debit air tanah. Prosesnya bisa memasukkan air hujan ke bumi dalam rangka memberikan cadangan air di dalamnya.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Batu, Hari Santoso menjelaskan, teknologi ini bisa dilakukan di pekarangan rumah, halaman sekolah, atau pun tempat terbuka. Prinsipnya, semakin banyak sumur resapan akan semakin baik.

“Kita bakal mewajibkan seluruh bangunan yang menutupi kawasan terbuka seluas minimal 50 meter persegi, wajib adanya satu sumur resapan,” ungkap Hari kepada MVoice, Rabu (16/9).

Sebenarnya dalam Standar Nasional Indonesia (SNI), bangunan dengan luas minimal 30 meter persegi sudah diwajibkan menyiapkan sumur resapan. Namun di Kota Batu memberikan kelonggaran hingga 20 meter persegi. “Kalau di bawah 50, nanti kita minta buat biophori,” sambungnya.

Bagaimana cara membuat sumur resapan ini? Hari memberikan gambaran, cukup dengan membuat lubang 2mx2m kedalaman 3m untuk menampung minimal 8 meter kubik air. Air hujan yang masuk ke dalamnya akan terserap ke bumi dan menjadi cadangan air tanah.

“Kita sudah banyak memfasilitasi sekolah maupun sumur resapan masyarakat, kurang lebih saat ini ada 300-an. Kita gencarkan lagi di tahun 2016,” tuturnya.-

Demi iPhone 6s Rela Jual Ginjal

Kecanggihan iPhone 6s yang banyak dicari (cultofmac)

MALANGVOICE – Saking ingin mempunyai iPhone 6s, dua pria dari Provinsi Jiangsu, Cina, sampai menjual ginjal demi mendapatkan produk terbaru dari Apple itu.

Dilansir The Hindu, kedua pria itu bernama Wu dan Huang memiliki dua kesalahan, pertama menjual ginjalnya kemudian menjual pada agen ilegal yang ditemukan dari internet.

Sang agen menyarankan kedua sahabat itu ke rumah sakit di Nanjing untuk melakukan pemeriksaan meski akhirnya Wu kembali berpikir jernih tentang usaha yang bodoh itu.
Seketika itu, Wu menghubungi Huang terkait pembatalan rencana menjual ginjal, Huang menolak dan akhirnya Wu menelpon polisi untuk meminta bantuan.

Hingga saat ini, Huang dilaporkan hilang dan sedang dicari pihak kepolisian setempat. Kejadian itu bukan pertama kali di terjadi dan menjadi perhatian lantaran orang membahayakan nyawa mereka untuk sebuah gadget seharga Rp 13 juta demi tren.-

Rumput Gandum Perkuat Kekebalan Tubuh

Jus rumput gandum yang banyak manfaat/ (Friutsandroot)

MALANGVOICE – Rumput gandum atau wheatgrass merupakan salah satu tanaman berkhasiat tinggi untuk kesehatan. Tanaman ini juga memiliki mineral esensial dan asam amino untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Rumput gandum selain memiliki sumber kaya vitamin K, C, B, dan E juga mengandung mineral tinggi kalsium, magnesium, fosfor, natrium, belerang, seng, kalium dan 17 jenis asam amino.

Meskipun sedikit aneh untuk dikonsumsi, namun meminum jus rumput gandum setiap hari bisa mengeluarkan racun di dalam tubuh, meningkatkan produksi hemoglobin dalam darah, mengembalikan keseimbangan pH, dan mengontrol tekanan darah.

Selain itu, dilansir Boldsky, jus rumput gandum bisa mengatasi berbagai masalah perut, seperti sembelit, diare dan membantu usus mencerna makanan. Bagi yang ingin diet, juga cocok minum ramuan itu.

Melawan kanker rupanya juga keahlian dari wheatgrass, dengan menguatkan sistem imun bisa membunuh sel kanker berbahaya di dalam tubuh. Untuk kesehatan mata, tanaman yang kaya vitamin itu bisa menghindarkan katarak dan dan rabun ayam.

Fungsi lain, jus rumput gandum berkhasiat mengontrol gula darah penyebab diabetes dan merawat gigi. Selain diminum, jus itu bisa untuk menghilangkan ketombe, hanya dengan melumuri rambut seperti keramas, diamkan 20 menit dan bilas dengan bersih.-

Apel dan Tomat Hijau Cegah Penuaan Dini

Apel dan tomat hijau dapat mengatasi penuaan dini. (Apextribune)

MALANGVOICE – Pada orang tua atau lanjut usia, keriput dan melemahnya otot-otot menjadi hal yang sangat ditakuti, baru-baru ini sebuah penelitian mampu memberikan solusi pencegahan permasalahan itu.

Dilansir Apextribune, penelitian Universitas Lowa menyebut apel dan tomat hijau bisa melawan berbagai masalah penuaan seperti disebutkan di atas karena kandungan baik di dalamnya.

Menurut penelitian itu mereka menemukan sebuah protein jahat bernama ATF4, yang dapat mengakibatkan otot melemah selama proses penuaan. Hal itu bisa dilawan dengan zat asam ursolat dari kulit apel dan tomadine dari tomat hijau.

Peneliti senior Dr. Christopher Adams, berharap penelitian mereka akan membantu para ahli mengembangkan pengobatan baru yang lebih efisien. “Asam ursolat dan tomatidine tampaknya memiliki banyak potensi untuk menangani kelemahan otot dan atrofi selama proses penuaan,” kata Dr. Adams.

penelitian itu dipublish, Journal of Biological Chemistry dan menyebut senyawa asam ursolat serta tomatidine bisa meningkatkan massa otot sekitar 10 persen. Selain itu, kekuatan otot juga meningkat 30 persen.-

Komunitas