PNS dan Dewan Batu Tertunda Berangkat ke Korsel

Abdillah Alkaf. (fathul/malangvoice)

MALANGVOICE – Rencana kunjungan empat PNS Pemkot Batu dan tiga anggota DPRD Kota Batu berkunjung ke Korea Selatan (Korsel), tertunda keberangkatannya.

Penundaan dikarenakan masih menunggu turunnya surat izin dari Kementerian Dalam Negeri. Sementara yang sudah berangkat baru seniman.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu, Abdillah Alkaf, salah satu peserta yang akan berangkat menjelaskan jika abdi negara harus punya surat ijin sebelum berangkat ke luar negeri.

“Kami yang PNS dan anggota dewan belum berangkat. Kalau tiga seniman Batu sudah berangkat sejak kemarin,” ungkap Abdillah kepada MVoice melalui selulernya, Kamis (20/8).

Tiga seniman yang sudah berangkat adalah seniman dari Desa Junggo, Sisir, dan Junrejo. Empat PNS lainnya semua dari Disparbud.

“Kita mendapat undangan ke Korea Selatan yang pesertanya dari seluruh dunia di bawah koordinasi UNESCO. Makanya dari Disparbud yang berangkat,” jelasnya.

Adapun pihaknya berangkat ke Korsel guna membawa nama Kota Wisata Batu dan Indonesia untuk mengenalkannya pada peserta seluruh dunia.

“Kita pakai dana APBD sebesar Rp 140 juta untuk tujuh orang, kalau anggota dewan saya tidak faham,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo, mengatakan bahwa dia belum mendapatkan laporan terkait anggotanya yang akan ke luar negeri. ”Langsung ke yang bersangkutan saja mas, saya belum dapat laporannya,” tegas Cahyo melalui sms, Kamis (20/8) malam.-

Pelaku Lain Masih Diburu

MALANGVOICE – Pelaku perusakan mobil sport utility vehicle (SUV) Range Rover Evoque warna putih plat nomor N 136 B milik R Billy Putranda Suryanto, 11 Agustus lalu, akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polres Malang Kota.

Tersangka bernama Mashuri (21), warga Jalan Simpang Raya Langsep 6 RT 006/002 Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Polisi menangkap tersangka pada Rabu (19/8), dengan membawa barang bukti sebuah batu, kaos dan celana yang dipakai saat kejadian, termasuk sepeda motor beat warna merah dan 1 buah HP Blackberry warna pink.

Kini polisi masih menelusuri kasus yang menimpa putra pembina Arema yang sekaligus Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim, Ir R Agoes Sooerjanto, itu hingga tuntas.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Adam Purbantoro, mengatakan, kemungkinan masih ada orang lain terlibat dalam kasus ini.

“Sedang kami cari,” singkatnya, saat dihubungi MVoice, Kamis (20/8).

Candi Jago, Tempat Paslon Deklarasikan Pemilu Damai

Rapat koordinasi persiapan kampanye di Kantor KPU.(Abdul Kholiq for Malangvoice)

MALANGVOICE – Deklarasi siap menang siap kalah yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, akan dilangsungkan di Candi Jago, Kecamatan Tumpang, Kamis 1 Oktober 2015.

Deklarasi yang nantinya dihadiri pasangan calon, Panwaslu, dan Forkompinda, serta tamu undangan sengaja dilangsungkan di salah satu tempat bersejarah di Kabupaten Malang.

“Pemilihan Candi Jago karena faktor sejarah, sekaligus berharap agar Pilbup Malang berjalan dengan cara yang beretika, damai dan saling menghormati,” ungkap Komisioner KPU, Abdul Kholiq kepada MVoice.

Pemilihan tanggal 1 Oktober, lanjut Alumni Unisma itu, bersamaan dengan hari Kesaktian Pancasila. Dengan ini, diharapkan memacu spirit kebangsaan pada semua komponen yang terlibat dalam Pilbup.

“Termasuk jadwal debat paslon kami taruh di hari-hari besar, seperti hari pahlawan dan sumpah pemuda,” jelasnya.-

Masa Kampanye Paslon 90 Hari

Rapat koordinasi persiapan kampanye di Kantor KPU.(Abdul Kholiq for Malangvoice)

MALANGVOICE – Jelang penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang merampungkan persiapan jadwal kampanye.
Seperti halnya saat rapat koordinasi dengan Panwaslu dan tim kampanye paslon di Kantor KPU, Kamis (20/8) sore.

Komisioner KPU, Abdul Kholiq menyatakan, koordinasi penting mengingat waktu penetapan semakin dekat. Sesuai jadwal, kampanye dimulai tanggal 27 Agustus-5 Desember 2015.

Sedangkan penetapan paslon dilaksanakan tanggal 24 Agustus, dan 26 Agustus pengambilan nomor urut. “Pengundian nomor urut dilaksanakan di Kantor DPRD,” katanya kepada MVoice.

Sementara debat paslon pertama tanggal 28 Oktober (bersamaan dengan hari Sumpah Pemuda). Debat kedua tanggal 10 Nopember (hari Pahlawan).

Selain itu, juga membahas persiapan deklarasi siap menang siap kalah antar pasangan calon disaksikan Forkompinda Kabupaten Malang.

“Kampanye terbuka dimulai pukul 08.00 WIB-17.00 WIB, untuk kampanye terbatas dimulai pukul 08.00 WIB-22.00 WIB,” paparnya.-

Dewan Panggil Pihak Yang Terlibat

Suasana pertemuan antara Komisi D, komite sekolah, Dinas Pendidikan, wali murid di ruang rapat DPRD Kota Malang (Deny/malangvoice)

MALANGVOICE – Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di SDN Bandungrejosari 1, Malang akhirnya sampai ke DPRD Kota Malang.

Sejumlah wali murid, komite sekolah, pihak sekolah dan anggota dewan Komisi D beserta wakil dari Dinas Pendidikan Kota Malang, hadir dalam pertemuan tertutup di ruang rapat DPRD Kota Malang, Kamis (20/8).

Dalam pertemuan yang memakan waktu 3 jam tersebut, menyimpulkan jika komunikasi antara pihak sekolah dan paguyuban wali murid kurang baik.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi D, Imam Fauzi. “Intinya kami panggil untuk klarifikasi apa saja masalahnya,” katanya.

Pihak dewan hanya meluruskan saja dan belum bersikap, meskipun sudah jelas jika wali murid ditarik sejumlah uang untuk pengadaan komputer di sekolahnya.

“Katanya itu ide dari wali murid, karena tututan anak-anak perlu adanya komputer,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah enggan memberikan banyak komentar terkait masalah ini. “Yang jelas apapun bentuknya pungli itu dilarang,” singkatnya.

Sebelumnya, wali murid dimintai sejumlah uang sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 450 ribu per siswa sampai paguyuban wali murid mempertanyakan tarikan tersebut.-

Korban Kritis Laka Pujon Meninggal

Ruang depan UGD RS Paru di mana Eni Sukesty Ningsih dirawat dan meninggal (Fathul/MalangVoice).

MALANGVOICE – Korban kritis tabrakan antara sepeda motor dan bus Puspa Indah di Pujon, Eni Sukesty Ningsih akhirnya meninggal dunia.

Korban meninggal Rabu (18/8) kemarin, setelah sehari semalam dirawat di Rumah Sakit Paru, Batu. Berbeda dengan kejadian awal, informasi meninggalnya Eni tidak menyebar ke media sosial.

Kasatlantas Polresta Batu, AKP Miftahul Amin saat dikonfirmasi MVoice, Kamis (19/8) siang membenarkan. “Korban meninggal jam 4 sore kemarin dan langsung dibawa pulang keluarganya,” kata Kasatlantas dalam smsnya.

Tabrakan di Kedungrejo, Pujon, Selasa (18/8) lalu antara sepeda motor Honda Vario S 2689 ZV dan bus Puspa Indah N 7221 UA.
Akibat tabrakan tersebut, Indah Lukyta Sari meninggal dunia pada hari itu juga, dan Eni Sukesti Ningsih yang sebelumnya kritis, menyusul meninggal dunia.-

Anton Butuh CSR Bangun Underpass Stasiun KA – Taman Trunojoyo

Walikota Malang H. M. Anton

MALANGVOICE – Wali Kota Malang HM Anton bersikukuh merealisasi pembangunan underpass di Stasiun Kota Baru – Taman Trunojoyo.

Ditemui usai menerima tim dari Kementerian Kesehatan, Anton mengatakan, saat ini detil engineering design (DED) proyek itu sudah dalam proses. “Kita sudah anggarkan DED di PAK tahun ini, sekarang masih dalam proses,” kata Anton, Kamis (20/8).

Begitu DED selesai, Anton akan mempresentasikan desain itu kepada perusahaan agar dana corporate social responsibility (CSR) bisa merealisasi hal itu.

“Kita juga nanti akan ajukan anggaran kepada pusat, karena sesuai program nawacita presiden, proyek yang sifatnya besar bisa menggunakan anggaran dari pusat,” bebernya.

Hanya saja, lanjut Anton, jika memang nanti menggunakan dana dari pusat maka Pemkot akan terbentur dengan jangka waktu satu tahun atau sistem single years.

“Kalau menggunakan APBD tidak cukup waktunya karena harus multiyears. Opsi-opsi itu nanti akan kita kaji,” tandasnya.

Seperti diketahui Anton berencana membuat underpass dari Stasiun Kota Baru tembus Taman Trunojoyo.

Alasan pembangunan itu, agar kemacetan yang ditimbulkan pada kawasan itu akibat banyaknya penumpang kereta api bisa dilewatkan ruang bawah tanah itu.

Selain mengurai kemacetan, Anton berharap di sepanjang underpass nantinya mampu digunakan untuk penumbuhan usaha kecil menengah.-

Selama di Penjara, Abdullah Lebih Banyak Tidur

Abdullah Lutfianto.

MALANGVOICE-Selama di dalam tahanan Mapolres Malang, tersangka pembunuh anak dan istrinya sendiri, Abdullah Lutfianto (54) lebih memilih tidur.

Pantauan MVoice, pria dua anak itu terlihat tidur dengan alas tikar. Disampingnya terdapat sisa makanan dan minum yang disediakan petugas.

Pakaian yang digunakan pun juga tidak berbeda jauh saat dirinya dibawa ke Polres Malang, Selasa (18/8) kemarin.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, mengakui, dua hari di penjara, tersangka lebih banyak tidur. Bahkan, untuk ke kamar mandi harus diantar oleh petugas.

“Kelihatan lemas terus, tidak jauh berbeda dengan saat dia di rumah sakit,” jelasnya, Kamis (20/8).

Dikatakan, selama ditempatkan dalam tahanan khusus, tersangka belum menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selama di rumah sakit, tersangka baru dua kali menjalani pemeriksaan.

“Nunggu proses rekonstruksi, setelah berkasnya lengkap, langsung kami serahkan ke kejaksaan,” tuturnya.

Agoes Soer: Suharno Pejuang Olahraga

Ketua GM FKPPI Jawa Timur, Agoes Soerjanto (berkacamata hitam), turut menemani pemakaman Suharno. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Ketua GM FKPPI Jawa Timur, Ir Agoes Soerjanto turut berduka cita atas meninggalnya pelatih Arema, Suharno. Bela sungkawa yang ia rasakan cukup mendalam.

Dia turut mendampingi jenazah Suharno sejak di Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang, Rabu (19/8) malam, hingga menuju peristirahatan terakhir di Kabupaten Blitar, Kamis (20/8) siang.

Bagi Agoes Soer, Suharno merupakan sosok luar biasa. “Beliau olahragawan sejati, boleh saya katakan pejuang olahraga. Di Arema, Pak Harno selalu mendampingi tim dalam kondisi apapun,” ungkapnya kepada MVoice, Kamis (20/8) siang, di area pemakaman.

Selain bertindak profesional, Suharno dinilai sebagai sosok ayah yang sangat menyayangi anak-anaknya di skuad Singo Edan.

“Bagi saya yang ikut bersama-sama beliau ngurusin Arema, beliau ini patut dicontoh. Bahkan di akhir hayatnya pun, beliau tidak jauh dari pemain. Beliau meninggal setelah memimpin latihan Arema,” tuturnya.-

Pegawai Toko Emas Gagalkan Rencana Penipuan

ilustrasi (istimewa)

MALANGVOICE – Pegawai toko emas Bulan Purnama Batu berhasil menggagalkan percobaan penipuan. Meski pelaku berhasil kabur, tetapi kasus ini mendapat atensi dari polisi.

Kabar yang diterima MVoice, Kamis (20/8) pagi, ada seorang warga mencoba menjual barang yang bukan emas namun menggunakan surat emas. Oleh karena merasa hendak ditipu, korban pun melapor ke Polsek.

“Memang tadi kita mendapatkan laporan itu, tapi hanya lisan saja, belum ada laporan resminya,” jelas Kapolsek Batu, AKP S. Riadi kepada MVoice saat ditemui di Mapolresta Batu, Kamis (19/8). “Kita masih selidiki kok,” sambungya.

Menurut Kapolsek, belum terjadi akad jual beli antara pihak yang merasa korban dan pelaku. Saat pelaku menyerahkan benda bukan emas, uang belum diberikan kepada pelaku.

“Ini kan kasusnya percobaan penipuan, bukan penipuan. Karena uangnya belum dikasihkan. Jadi pelakunya langsung di bawa ke Mapolsek, namun tidak melapor resmi. Makanya kita masih dalami,” tandas Kapolsek Batu.-

Komunitas