Libatkan Beragam Elemen, BNN Kota Malang Sisir Tempat Kos

BNN Kota Malang menggelar operasi simpatik di beberapa kos-kosan Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), BNN Kota Malang menggelar operasi simpatik, semalam (6/7). Melibatkan berbagai elemen, kali ini BNN menyisir sejumlah kos-kosan.

Kepala BNN Kota Malang, AKBP Ir Bambang Sugiharto MSi, menjelaskan, operasi kali ini berjalan lancar dan tertib. “Alhamdulillah lancar dan tertib,” katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (7/7).

BNN sengaja tidak menggelar operasi sendirian, melainkan bekerjasama dengan beberapa elemen lainnya. Keterlibatan sejumlah instansi dinilai penting demi meneguhkan komitmen memberantas narkoba.

“Saya haturkan banyak terima kasih kepada pak Kapolres, Pak Dandim, Dishub Kota Malang, dan Satpol PP atas sinergitasnya dalan memerangi peredaran narkoba khususnya di Kota Malang ini,” ungkapnya.

Operasi semacam ini, lanjut Bambang, tidak hanya dilaksanakan saat memperingati HANI. Lebih dari itu, kegiatan serupa akan terus digencarkan guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman teror narkoba.

“Sinergitas kebersamaan dalam langkah preventif real guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman teror senyap berupa racun narkoba terutama yang berdomisili di Malang, kota yang kita cintai bersama agar lebih bermartabat, aman dan nyaman bagi warga masyarakat kseluruhan,” imbuhnya.

Dia berharap, dengan seringnya digelar operasi simpatik seperti ini mampu membuat warga Malang mengurungkan niatnya mencoba mengkonsumsi narkoba.

“Semoga sikap gerak niat tulus ibadah Tim Saber Teroris dan Anti Narkoba ini, peran aktif serta dayaguna seluruh komponen dan potensi bangsa dalam menghadapi dan perangi keadaan darurat narkoba mampu menuju Indonesia yang sehat, juga mendapatkan balasan pahala yang setimpal,” tutup Bambang.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Rencana Anton Tempuh Jalur Independen Ubah Peta Politik Kota Malang

Dari kiri ke kanan: Ketua DPC PDIP Arief Wicaksono, Sekretaris DPC PKB M Zamroni Sofyan, Ketua DPC Partai Hanura, Ya'qud Ananda Gudban, Ketua DPC Partai Demokrat Arif Dharmawan. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Rencana Wali Kota yang juga Ketua DPC PKB Kota Malang, HM Anton, menempuh jalur independen dalam Pilwali 2018 mendatang cukup mengejutkan. Tak ayal, sejumlah tokoh politik di bhumi Arema angkat bicara.

Meski rencana itu belum direalisasikan Anton, namun wacana yang terlanjur dilempar dinilai mampu merubah peta politik Kota Malang jelang pesta demokrasi tingkat daerah ini. Perubahan itu juga diakui Ketua DPC Partai Demokrat, Arif Dharmawan.

Sejauh ini, partai yang digawangi Susilo Bambang Yudhoyono itu sudah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai lain. Namun, kesepakatan resmi menjalin koalisi belum dideklarasikan.

“Saya rasa hampir semua partai melakukan hal yang sama terkait komunikasi politik. Tapi itu semua bisa berubah melihat situasi terkini,” ungkapnya kepada MVoice.

Sosok Anton sebagai calon petahana menjadi perhitungan penting bagi Partai Demokrat. Karena itu, jika Anton benar-benar mengambil jalur independen, skema baru masih mungkin akan tercipta.

“Bisa jadi pada akhirnya semua partai berkumpul lagi untuk menentukan langkah. Jika Pak Wali (HM Anton) memilih tanpa partai, tidak menutup kemungkinan semua partai akan bersama-sama untuk melawannya,” lanjut dia.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB, M Zamroni Sofyan, mengaku, sejauh ini pihaknya tetap akan mendukung Anton, meski jalur independen yang ditempuh. Kendati begitu, ia masih menunggu keputusan DPW dan DPP terkait rencana koalisi dan langkah selanjutnya yang akan diambil.

Di tingkat Pilkada provinsi, PKB sendiri sudah memantapkan dukungannya kepada Saifullah Yusuf serta menjalin koalisi dengan PDIP. Hal itu juga menjadi perhatian Zamroni, namun ditegaskannya, skema pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) tidak harus diturunkan ke tingkat kota/kabupaten.

“Yang jelas saat ini kami dekat dengan semua partai. Kalau Abah Anton maju lewat independen ya itu hak beliau,” tandasnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP, Arief Wicaksono, justru mempertanyakan rencana Anton. Pasalnya, selain berstatus sebagai petahana, Anton adalah ketua partai. “Seharusnya beliau mencari cara mendekatkan diri dengan partai lain sebagai koalisi,” urai Ketua DPRD itu.

Tak ketinggalan, Ketua DPC Partai Hanura, Ya’qud Ananda Gudban, juga menyampaikan tanggapannya. Dalam hal ini, dia ragukan rencana Anton dapat direalisasi.

“Saya kok nggak yakin ya beliau memilih jalur itu. Beliau itu ketua Parpol lho. Sebagai ketua Parpol tentu beliau juga punya kewajiban moral memberi pembelajaran politik pada masyarakat agar punya kepercayaan pada Parpol,” sahut Nanda, sapaan akrabnya.

Terkait belum adanya partai yang menjalin koalisi dengan PKB, Nanda menilai saat ini beragam proses masih berlangsung. Komunikasi politik itu juga dilakukan bersama Hanura.

Meski begitu, pembahasan yang terjalin belum mengarah pada koalisi. “Dengan Hanura baik, prosesnya berjalan baik,” paparnya. Lalu, apakah proses tersebut sudah mengerucut pada deal-deal politik? “Belum membahas kesepakatan, yang penting baik semua,” lanjutnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Ilham Habibie Prediksi 15 Tahun Lagi 300 Juta Warga Indonesia Naik Pesawat Terbang

Ilham Habibie saat mengisi seminar di Universitas Ma Chung (anja arowana)

MALANGVOICE – Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta. Hampir 75 persen wilayah Indonesia adalah laut.

Tentu saja, ketersediaan alat transportasi terutama pesawat terbang kian dilirik dalam satu dekade terakhir.

Pakar penerbangan, Ilham Habibie memaparkan kondisi kebutuhan transportasi udara di Indonesia. Menurut putera sulung mantan Presiden RI, BJ Habibie ini, kebutuhan pesawat dapat dibandingkan dengan jumlah orang yang memerlukan jasa penerbangan di Tanah Air.

“Kalau kita lihat sekarang, tergantung dengan tahunnya kurang lebih di antara 70 dan 80 juta (orang) per tahun. Itu dalam 15 tahun yang lampau kita alami pertumbuhan minimal 15 persen per tahun, kadang hampir 20 persen,” katanya saat menjadi pembicara seminar di Universitas Ma Chung (7/7).

Menurut Doktor Ingenieur lulusan Technical University of Munich, Jerman tersebut, kebutuhan domestik terhadap pesawat dapat dibandingkan dengan negara yang mempunyai kemiripan dengan Indonesia. Terutama, melihat bagaimana negara itu menggunakan transportasi udara sebagai tulang punggung infrastruktur ataupun logistik mereka. Ilham mencontohkan Amerika Serikat.

“Contohnya Amerika Serikat. Ada kemiripan, dari besarnya. Amerika dari barat ke timur itu lebih kecil daripada Indonesia dari barat ke timur,” tambah Presiden Direktur PT ILTHABI Rekatama itu.

Apalagi, imbuh Ilham, secara diagonal Indonesia seperti Amerika Serikat. Jumlah penduduk mereka itu 320 juta, kita 250 juta.

“Ekonomi kita masih jauh di bawah mereka. Orang Amerika yang terbang kurang lebih tiga kali lipat dari jumlah penduduk hampir satu miliar. Kita 80 juta yang terbang, kita penduduknya 250 juta, jadi sepertiganya yang terbang,” paparnya

Ilham memprediksi, pada tahun 2030 nanti minimal ada 300 juta orang di Indonesia yang terbang dengan pesawat.

“Jadi ketergantungan kita akan pesawat daripada di AS lebih besar, karena geo struktur kita adalah kepulauan,” Ilham Habibie menandaskan.


Reporter: Anja Aronawa
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Khawatir Tak Dapat Mitra Koalisi, Jalur Independen Jadi Alternatif Anton

Wali Kota Malang, HM Anton, berencana maju dalam Pilwali 2018 mendatang melalui jalur independen. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Wali Kota yang juga Ketua DPC PKB Kota Malang, HM Anton, melempar wacana bakal maju melalui jalur independen pada perhelatan Pilkada 2018 mendatang. Langkah itu diambil karena hingga saat ini partai yang diketuainya itu belum mendapat mitra koalisi.

Sejauh ini, penjajakan dengan partai lain tampaknya belum menemui kesepakatan. Padahal, PKB sudah memastikan diri bakal mengusung Anton yang berstatus sebagai petahana itu untuk kembali bertarung mempertahankan kursi N1.

Di sisi lain, PKB tidak bisa mengusung calon tanpa menjalin koalisi dengan partai lain, sebab perolehan kursi PKB di legislatif belum mencukupi. Hal ini membuat Anton resah.

“PKB kan tidak bisa maju sendiri, kurang tiga kursi. Apalagi saat ini partai lain sudah mulai berjalan bersama. Kan bisa ketinggalan nanti kalau tidak segera ambil langkah,” ungkapnya kepada awak media saat dikonfirmasi terkait hal ini.

Karena itulah dia berencana maju melalui jalur independen. Sebab, Anton menilai, langkah tersebut merupakan satu-satunya yang bisa diambil jika PKB tidak mendapatkan mitra koalisi.

Selain itu, pertimbangan lain juga melatarbelakangi pilihan Anton. “Jika maju dengan dukungan masyarakat (independen), cost-nya juga bisa lebih murah,” sebut suami Hj Dewi Farida Suryani itu.

Praktis, jika serius memanfaatkan jalur ini, Anton harus segera mengumpulkan KTP warga sebagai bentuk dukungan sebagaimana syarat mendaftar di KPU. Meski begitu, langkah tersebut belum diambil Anton.

“Saat ini tahapan saya adalah menanyakan pada KPU, tentang apa saja yang mesti dilengkapi bila melalui jalur itu,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Peringati HUT Bhayangkara, Polres Malang Kota Gelar Donor Darah

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan saat donor darah di peringatan HUT Bhayangkara. (istimewa)
Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan saat donor darah di peringatan HUT Bhayangkara. (istimewa)

MALANGVOICE – Peringati HUT ke-71 Bhayangkara, Polres Malang Kota menggelar beberapa kegiatan sosial. Setelah sebelumnya melakukan ziarah ke makam pahlawan dan kerja bakti, hari ini Jumat (7/7) menggelar donor darah.

Bertempat di aula Mapolres Malang Kota, seluruh anggota yang bertugas ikut mendonorkan darahnya dengan bantuan PMI Kota Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan saat donor darah di peringatan HUT Bhayangkara. (istimewa)

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan, bersama beberapa jajarannya ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu. Dengan target 150 kantong darah, Hasibuan berharap bisa memberi manfaat bagi yang membutuhkan.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap sesama di HUT Bhayangkara. Semoga bisa terus dilakukan hal baik dan bermanfaat,” ujarnya.

Selain itu pada Juli ini, Polres Malang Kota masih banyak menggelar kegiatan. Antara lain lomba karya ilmiah, lomba foto dan kejuaraan golf Kapolresta Cup.

“Selama Juli ini banyak kegiatan yang menarik dan bisa diikuti seluruh golongan masyarakat,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Kabar Gembira, PT KAI Batalkan Kenaikan Tarif Mulai Hari Ini!

PT KAI membatalkan rencana kenaikan tarif KA ekonomi jarak jauh dan sedang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan rencana kenaikan tarif pada KA ekonomi bersubsidi. Sedianya, kenaikan tarif diberlakukan pada keberangkatan KA sejak Jumat (7/7) hari ini.

Dengan begitu, tarif KA bersubsidi kembali ke angka lama sesuai PM 35 Tahun 2016 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO). Sebelumnya, terdapat 10 KA di wilayah Daop 8 Surabaya yang mengalami kenaikan tarif, dua di antaranya yakni Matarmaja rute Malang – Pasar Senen Jakarta dan Tawang Alun rute Malang – Banyuwangi.

Terkait ketetapan itu, tarif baru sebenarnya sudah berlaku sejak pembelian tiket per 24 Juni 2017 untuk keberangkatan mulai 7 Juli 2017. KA Matarmaja, misalnya, pembelian tiket menjadi seharga Rp 125 ribu, dari Rp 109 ribu. Sedangkan Tawang Alun naik dari Rp 62 ribu menjadi Rp 65 ribu.

Dengan pembatalan kenaikan tarif, maka setiap pembelian tetap menggunakan tarif semula. Manager Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, mengatakan, masyarakat yang terlanjur membeli tiket sejak 24 Juni 2017 di berbagai kanal resmi penjualan tiket KA, dapat mengambil kembali selisih biaya.

“Pengambilan bisa dilakukan di stasiun-stasiun tujuan dengan menunjukkan boarding pass di loket stasiun,” paparnya, sembari memastikan loket tiap stasiun tujuan tetap akan buka untuk pengambilan biaya tersebut.

Sementara bagi calon penumpang yang telah melakukan transaksi pembatalan tiket yang telah dibeli mulai 24 Juni 2017, dapat mengambil selisih bea antara tarif lama dan baru. Ini bisa diproses di stasiun pengembalian bea (refund), seperti Gambir, Pasar Senen, Kiaracondong, Lempuyangan, dan stasiun-stasiun di berbagai daerah lainnya dengan menunjukkan bukti pembatalan.

“Kenaikan tarif dibatalkan sampai ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah, karena kewenangan membatalkan ada di pemerintah. PT KAI hanya menjalankan penugasan melaksanakan kewajiban pelayanan publik,” pungkas Gatut.

Berikut daftar KA bersubsidi dan tarif di Daop 8 Surabaya yang berlaku untuk pembelian per 6 Juli 2017:


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Masih Proses Lelang, Pedagang Pasar Comboran Segera Direlokasi

Kabid Pengelolaan Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Malang, Eko Sya. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Proyek revitalisasi Pasar Comboran masih memasuki tahap lelang. Rencananya, pengerjaan fisik bakal dimulai dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Kabid Pengelolaan Pasar Rakyat Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang, Eko Sya, menyebut, proyek ini ditargetkan rampung Desember 2017 mendatang. “Karena itu, begitu lelang selesai, langsung akan dikerjakan,” urainya.

Eko menjelaskan, revitalisasi Pasar Comboran meliputi dua lantai. Anggaran sekitar Rp 9,5 miliar disiapkan. Sebagaimana yang telah dikonsep, kawasan itu bakal dijadikan percontohan pusat jual-beli besi tua.

Sembari menunggu penyelesaian lelang proyek, Disdag juga segera merelokasi pedagang. Dalam waktu dekat, ratusan pedagang akan ditempatkan sementara di sepanjang Jalan M Yamin, tepatnya di depan pasar semula.

“Seperti proses revitalisasi Pasar Oro-oro Dowo dan Bareng dulu, relokasi pedagang tidak terlalu jauh dengan pasar awalnya,” tandasnya.

Berdasarkan data Disdag, terdapat 236 pedagang yang saat ini menempati Pasar Comboran. Jumlah tersebut menjadi prioritas untuk kembali berdagang di tempatnya masing-masing. Selebihnya, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) juga diwadahi yang kelak akan ditempatkan di lantai 1.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

UMKM Kota Malang Berpotensi Lebarkan Sayap ke Platform Digital

Kemenkominfo mengajak UMKM Kota Malang Go Online melalui Tokopedia. (Istimewa)

MALANGVOICE – Potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Malang memiliki daya tarik tersendiri bagi penyedia platform online. Kesimpulan itu terungkap saat edukasi program ‘UMKM Go Online to One Million’ di
Ruang Rapat Wali Kota Malang, Kamis (6/7).

Dengan begitu, produk garapan UMKM berpeluang tinggi melebarkan sayap ke platform digital. Pada acara itu hadir tim dari Kementerian Kominfo, antara lain Bambang Tri Santoso, Rizki Amelia, M.SI, dan Zainal A. Selain itu hadir pula pengusaha bisnis online Tokopedia yakni Deo Nathaniel bersama Gatot Wahyu dari Komunitas Pahlawan Digital.

“Kota Malang adalah penyuplai produk terbanyak di Tokopedia, namun UMKM yang sudah go online hanya 3 persen”, ujar Deo Nathaniel.

Merespon hal itu, Pemkot Malang terus berupaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi riil dengan meningkatkan pertumbuhan UMKM. Potensi meng-online-kan UMKM Kota Malang juga ditangkap, demi membangun ekonomi digital di Kota Malang.

Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Malang,Supranoto, menilai program ini perlu ditindaklanjuti. Menurutnya, jika tidak dibantu pemerintah, peningkatan UMKM akan tetap kembang kempis.

“Karena dari jumlah 70.000 pengusaha di Kota Malang, 90 persen di antaranya adalah pengusaha mikro,” imbuhnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Kunjungi Ponpes Ngalah, Danrem 083/Bdj Ingatkan Bahaya Radikalisme

Kunjungan Danrem 083/Bdj bersama rombongan ke Ponpes Ngalah, Pasuruan. (istimewa)
Kunjungan Danrem 083/Bdj bersama rombongan ke Ponpes Ngalah, Pasuruan. (istimewa)

MALANGVOICE – Pererat tali silaturahmi, Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono, mengunjungi Ponpes Ngalah, Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (6/7).

Ditemani Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Sugiatmono, dan kepala Seksi Intelijen Korem 083/Bdj Mayor Inf Teguh, rombongan disambut KH Muhammad Sholeh Bahruddin, selaku pimpinan pondok pesantren beserta para pengurusnya.

“Semoga hubungan silaturahmi ini akan membawa berkah bagi satuan Korem 083/Bdj dan Ponpes Ngalah,” kata KH Sholeh Bahruddin, sesuai rilis yang diterima MVoice.

Kedatangan jajaran Korem 083/Bdj itu dijelaskan Budi Eko Mulyono, mempunyai misi khusus. Selain mempererat tali silaturahmi, Danrem juga menyampaikan pesan tentang aliran radikal yang berbahaya.

“Jangan sampai aliran itu masuk ke pondok pesantren dan kejadian G-30-S/PKI jangan terulang lagi karena komunis berupaya membalikkan fakta dengan menculik tokoh ulama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem 083/Bdj juga berpesan agar setiap kegiatan yang sifatnya bertentangan dengan Pancasila dan memecah belah NKRI harus segera dilaporkan ke pihak berwajib.

Acara kemudian dilanjutkan dengan obrolan hangat antar pimpinan dan ditutup pemberian bantuan kepada Pondok Pesantren Ngalah.

“Semoga dapat bermanfaat dalam menimba ilmu agama sebagai bekal moral calon generasi bangsa,” tutup Danrem.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Temui Pasukan Kuning, Anton Ajak Tingkatkan Prestasi Bidang Kebersihan

Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, mengajak ratusan pasukan kuning se-Kota Malang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seruan itu disampaikan di hadapan ratusan petugas kebersihan dalam halal bi halal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di GOR Ken Arok, Kamis (6/7).

“Selain itu komunikasi antara DLH dan petugas kebersihan harus intensif mengingat hal itu penting agar tujuan, visi dan misi kita bersama membuat Kota Malang bersih, bisa terealisasi,” tukasnya.

Anton berharap prestasi bidang kebersihan lingkungan di Kota Malang terus ditingkatkan. Pasalnya, lingkungan bersih dan sehat akan berdampak sangat positif dalam rangka menyuguhkan kenyamanan dan keindahan kepada warga Kota Malang maupun para wisatawan.

“Prestasi kita di bidang kebersihan lingkungan ini harus terus kita dorong dan kita tingkatkan, karena Kota Malang yang terkenal bersih dan nyaman kini menjadi percontohan kota lainnya,” ujarnya.

Suami Hj Dewi Farida Suryani itu juga menekankan peran penting petugas kebersihan yang selalu tanggap. Prestasi bidang lingkungan hidup, baik Piala Adipura maupun Adiwiyata, lanjutnya, tidak akan bisa diukir, jika petugas kebersihan tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)

“Prestasi itu adalah hasil kerja nyata dari semua kalangan khususnya para petugas kebersihan. Saat ini kota dan kabupaten di Indonesia sedang berlomba agar kota mereka menjadi bersih dan nyaman. Kota Malang tentunya harus terus menjaga dan meningkatkan prestasi yang sudah diraih,” tandasnya.

Tak lupa pula, dalam kesempatan halal bi halal tersebut, dia mengucapkan selamat Idul Fitri, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat, khususnya petugas kebersihan, jika selama menjalankan roda pemerintah kota ada hal yang kurang berkenan. “Saya atas nama Pemkot Malang dan atas nama pribadi mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin,” imbuhnya.

Anton juga memberikan secara simbolis contoh seragam kerja para petugas kebersihan. Sementara itu, Kepala DLH, Agoes Eddy Poetranto, mengatakan halal bi halal diharapkan mempererat tali persaudaraan serta membangun kebersamaan dalam rangka mewujudkan Kota Malang yang bersih.

“Kami sangat bersyukur karena keluarga besar DLH bisa bertemu dan halal bi halal dengan bapak wali kota dan jajarannya,” ungkapnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria