Libatkan Beragam Elemen, BNN Kota Malang Sisir Tempat Kos

BNN Kota Malang menggelar operasi simpatik di beberapa kos-kosan Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), BNN Kota Malang menggelar operasi simpatik, semalam (6/7). Melibatkan berbagai elemen, kali ini BNN menyisir sejumlah kos-kosan.

Kepala BNN Kota Malang, AKBP Ir Bambang Sugiharto MSi, menjelaskan, operasi kali ini berjalan lancar dan tertib. “Alhamdulillah lancar dan tertib,” katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (7/7).

BNN sengaja tidak menggelar operasi sendirian, melainkan bekerjasama dengan beberapa elemen lainnya. Keterlibatan sejumlah instansi dinilai penting demi meneguhkan komitmen memberantas narkoba.

“Saya haturkan banyak terima kasih kepada pak Kapolres, Pak Dandim, Dishub Kota Malang, dan Satpol PP atas sinergitasnya dalan memerangi peredaran narkoba khususnya di Kota Malang ini,” ungkapnya.

Operasi semacam ini, lanjut Bambang, tidak hanya dilaksanakan saat memperingati HANI. Lebih dari itu, kegiatan serupa akan terus digencarkan guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman teror narkoba.

“Sinergitas kebersamaan dalam langkah preventif real guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman teror senyap berupa racun narkoba terutama yang berdomisili di Malang, kota yang kita cintai bersama agar lebih bermartabat, aman dan nyaman bagi warga masyarakat kseluruhan,” imbuhnya.

Dia berharap, dengan seringnya digelar operasi simpatik seperti ini mampu membuat warga Malang mengurungkan niatnya mencoba mengkonsumsi narkoba.

“Semoga sikap gerak niat tulus ibadah Tim Saber Teroris dan Anti Narkoba ini, peran aktif serta dayaguna seluruh komponen dan potensi bangsa dalam menghadapi dan perangi keadaan darurat narkoba mampu menuju Indonesia yang sehat, juga mendapatkan balasan pahala yang setimpal,” tutup Bambang.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Tagar #GWSnovi Ramaikan Medsos

Novi sedang menjalani perawatan. (ist)
Novi sedang menjalani perawatan. (ist)

MALANGVOICE – Tagar #GWSnovi ramai di jagat media sosial (medsos). Hal ini berawal dari postingan video salah satu netizen bernama Panji Laras di grup Facebook Relawan Malang.

Posting tentang seorang anak perempuan yang tampak sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit, ternyata membuat heboh. Video berdurasi 1 menit 22 detik itu memperlihatkan si perempuan sedang berbincang dengan seorang pria tentang penyakitnya.

Diketahui, anak perempuan yang bernama Noviani Indahwati itu ternyata sedang menderita komplikasi beberapa penyakit diantaranya jantung bocor, paru – paru basah dan gagal ginjal. Tak ayal, postingan tersebut segera ramai komentar.

Terpantau, sudah ratusan netizen yang turut membagikan ulang postingan tersebut dan menuai komentar positif dari ribuan netizen. Bersamaan dengan itu, tagar #GWSnovi segera menjadi viral dan memenuhi timeline di beberapa grup facebook seperti Komunitas Peduli Malang dan Info Malang Raya.

Syukuran Sederhana Peringati Dua Tahun MVoice Reborn

Berfoto bersama usai istigozah (anja arowana)
Berfoto bersama usai istigozah (anja arowana)

MALANGVOICE – Malangvoice.com media online lokal Malang baru saja merayakan hari jadi yang ke -2, Senin (14/8) di MVoice Building, Jalan Danau Kerinci, Sawojajar.

Perayaan ulang tahun kedua Malangvoice.com dimulai sore pukul 16.00 wib dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng usai membaca ayat suci Al Qur’an.

Pemotongan tumpeng yang dilakukan Pemimpin Perusahaan, Sri KN bersama staff redaksi dan manajemen, berlangsung sederhana dan khidmat di antara jemaah khotmil Qur’an Al Wardatus Sholichah dan warga sekitar.

Selanjutnya, Sri KN menyampaikan kesan dan harapan untuk tahun selanjutnya agar bekerja lebih maksimal.

“Selama perjalanan MVoice tentu ditemui banyak rintangan dan tantangan. Tapi itu semua malah menjadi pemicu semangat kami. Saya ucapkan terima kasih pada semuanya yang selalu mendukung MVoice dan percaya,” kata Ning dalam sambutnnya.

Selain itu dia berharap agar MVoice semakin maju dan berkembang senantiasa menyajikan berita yang faktual dan terpercaya.

“Semoga Malangvoice.com semakin maju. Sukses terus,” harap Sri.

Setelah para undangan menikmati hidangan nasi kuning dan berbagai lauk pauk lezatnya, tak lupa mereka menyempatkan foto bersama.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

DPRD Kota Malang Usulkan Rancang Perda Pengelolaan Warnet

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Choirul Amri.(Miski)

MALANGVOICE – Komisi D DPRD Kota Malang mengusulkan perumusan Peraturan Daerah (Perda) pengelolaan warung internet (Warnet). Perda inisiatif dewan tersebut mencuat sebagai respon atas keluhan masyarakat.

“Harus ada aturan yang mengatur pengelolaan Warnet di Kota Malang. Sekarang masih persiapan naskah akademiknya,” kata anggota Komisi D, Choirul Amri, saat berbincang dengan MVoice.

Dikatakan, banyak laporan masyarakat yang anaknya tidak mau sekolah lantaran ketagihan di Warnet. Karena itu, Perda pengelolaan Warnet penting untuk mengatur dan melindungi anak-anak ke depannya.

Salah satu poin penting, pengelola Warnet nantinya dilarang menerima pelajar di waktu jam sekolah, mulai dari pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB. Apabila pengelola kedapatan melanggar ketentuan itu, lanjut dia, maka akan dikenakan sanksi hingga ancaman penutupan Warnet.

Selain itu, keberadaan Perda pengelolaan Warnet juga diikuti dengan razia rutin Satpol PP.

“Baik karena bermain game berlebihan dan mengantisipasi akses bebas situs-situs tidak senonoh. Tujuannya meminimalisir mudharatnya,” jelasnya.

Data Dinas Komunikasi dan Informatika, jumlah Warnet yang beroperasi di Kota Malang mencapai 300 lebih. Selama ini, tidak sedikit pelajar bolos sekolah dan menghabiskan waktunya di Warnet.

Lagi, Perindo Serahkan Gerobak ke Pedagang Kecil

Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly, memberikan gerobak kepada pegiat UMKM. (Istimewa)
Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly, memberikan gerobak kepada pegiat UMKM. (Istimewa)

MALANGVOICE – Upaya Partai Perindo menggaet simpati masyarakat tak henti-hentinya dilakukan. Kali ini, DPD Partai Perindo Kota Malang kembali menyerahkan gerobak kepada para pedagang kecil.

Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly, bahkan terjun langsung dalam penyerahan, Kamis (27/4). Bertempat di dua kecamatan, yakni Lowokwaru dan Klojen, sebanyak 30 gerobak dibagikan hari ini.

Jumlah tersebut bukanlah keseluruhan, melainkan simbolis saja. Sebab, ratusan gerobak lain sudah dibagikan sejak awal tahun 2017 ini. Kegiatan serupa masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

“Saya antar langsung gerobaknya karena saya tidak mau salah sasaran,” ungkap perempuan yang akrab disapa Nelly ini.

Dia menyebut, langkah ini merupakan bentuk keseriusan Perindo mendukung pertumbuhan perekonomian. Terutama, lanjutnya, untuk mendongkrak taraf hidup rakyat kecil.

“Peran UMKM ini juga sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, karena itu perlu bantuan kita semua,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Temui Pasukan Kuning, Anton Ajak Tingkatkan Prestasi Bidang Kebersihan

Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, mengajak ratusan pasukan kuning se-Kota Malang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seruan itu disampaikan di hadapan ratusan petugas kebersihan dalam halal bi halal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di GOR Ken Arok, Kamis (6/7).

“Selain itu komunikasi antara DLH dan petugas kebersihan harus intensif mengingat hal itu penting agar tujuan, visi dan misi kita bersama membuat Kota Malang bersih, bisa terealisasi,” tukasnya.

Anton berharap prestasi bidang kebersihan lingkungan di Kota Malang terus ditingkatkan. Pasalnya, lingkungan bersih dan sehat akan berdampak sangat positif dalam rangka menyuguhkan kenyamanan dan keindahan kepada warga Kota Malang maupun para wisatawan.

“Prestasi kita di bidang kebersihan lingkungan ini harus terus kita dorong dan kita tingkatkan, karena Kota Malang yang terkenal bersih dan nyaman kini menjadi percontohan kota lainnya,” ujarnya.

Suami Hj Dewi Farida Suryani itu juga menekankan peran penting petugas kebersihan yang selalu tanggap. Prestasi bidang lingkungan hidup, baik Piala Adipura maupun Adiwiyata, lanjutnya, tidak akan bisa diukir, jika petugas kebersihan tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang, HM Anton, bersama pasukan kuning. (Bagian Humas Pemkot Malang)

“Prestasi itu adalah hasil kerja nyata dari semua kalangan khususnya para petugas kebersihan. Saat ini kota dan kabupaten di Indonesia sedang berlomba agar kota mereka menjadi bersih dan nyaman. Kota Malang tentunya harus terus menjaga dan meningkatkan prestasi yang sudah diraih,” tandasnya.

Tak lupa pula, dalam kesempatan halal bi halal tersebut, dia mengucapkan selamat Idul Fitri, sekaligus meminta maaf kepada masyarakat, khususnya petugas kebersihan, jika selama menjalankan roda pemerintah kota ada hal yang kurang berkenan. “Saya atas nama Pemkot Malang dan atas nama pribadi mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin,” imbuhnya.

Anton juga memberikan secara simbolis contoh seragam kerja para petugas kebersihan. Sementara itu, Kepala DLH, Agoes Eddy Poetranto, mengatakan halal bi halal diharapkan mempererat tali persaudaraan serta membangun kebersamaan dalam rangka mewujudkan Kota Malang yang bersih.

“Kami sangat bersyukur karena keluarga besar DLH bisa bertemu dan halal bi halal dengan bapak wali kota dan jajarannya,” ungkapnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Mahasiswi Bunuh Bayi Terulang, Ini Tanggapan Kak Seto

Kak Seto saat ditemui awak media (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Dalam kurun satu tahun terakhir, dua kasus pembunuhan terhadap bayi menggegerkan Kota Malang. Lebih mengagetkan lagi, para pelakunya merupakan mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi.

Mendengar kasus tersebut, Dr Seto Mulyadi MPsi atau akrab disapa Kak Seto, mengaku sangat prihatin. Dia menilai, pendidikan saja tidak cukup untuk mencegah seseorang melakukan tidak kejahatan seperti itu, namun perlu kontrol dan komunikasi yang berkesinambungan dari orangtua maupun para pendidik.

“Pendidikan itu menjadi percuma apabila tidak dimbangi dengan kontrol dan komunikasi dari orangtua. Saya mengkampanyekan gerakan 3B yaitu berdoa, berbicara, dan belajar bersama,” kata Kak Seto saat ditemui awak media, di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), hari ini.

Menurut dia, para pelaku pembunuhan bayi itu adalah korban dari kekerasan dan ketidakpedulian orangtua maupun orang disekitarnya dan korban bujuk rayu.

“Bukan cuma mahasiswa saja, bahkan ada kasus serupa yang pelakunya malah siswi SMP, SMA,” kata dia.

Kak Seto menegaskan agar orangtua dan pemerintah dapat mengontrol informasi-informasi berbau kekerasan. Menurutnya, media

“Orangtua harus mengontrol tayangan televisi, selalu jaga komunikasi dengan anak-anak,” tuturnya.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Ingin Kembalikan Citra, Pemkot Siap Revitalisasi Perpustakaan

Wali Kota Malang, HM Anton, memantau Perpustakaan Umum Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pemkot berencana merevitalisasi Perpustakaan Umum Daerah Kota Malang yang terletak di kawasan Jalan Ijen. Wali Kota, HM Anton, telah mengantongi beberapa kekurangan sebagai bahan perbaikan.

“Perpustakaan kita ini pernah jadi yang terbaik di Jawa Timur, jadi kami ingin kembalikan citra itu,” ungkapnya.

Perombakan tata letak tiap ruang, bakal dimulai setelah berlangsungnya Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2017 dan dianggarkan lagi pada APBD 2018 mendatang.

Koleksi buku juga menjadi perhatian Anton. Terkait hal ini, Anton sudah meminta pejabat terkait untuk menambah koleksi buku.

“Saya minta kepada pengelola agar ada tambahan koleksi buku terutama terkait akademik yang dibutuhkan di kampus. Ini sekaligus membantu anak kurang mampu agar tetap bisa membaca walau tidak membeli buku,” pungkasnya.

Pemkot Malang Upayakan Pendidikan Bahaya Narkoba Masuk Kurikulum

Wali Kota Malang, HM Anton, turut berikrar anti narkoba. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Upaya pemberantasan narkoba terus digencarkan segenap stakeholder Kota Malang. Wali Kota, HM Anton, menegaskan, pihaknya memiliki komitmen kuat memerangi ancaman barang haram itu.

Salah satu cara pencegahan adalah memberikan pengertian kepada para siswa sekolah tentang bahaya penggunaan narkoba. Sebab, kalangan remaja merupakan sasaran empuk peredaran narkoba.

“Kami akan programkan bagaimana pendidikan tentang bahaya narkoba bisa masuk ke dalam kurikulum,” ungkap suami Hj Dewi Farida Suryani itu, di sela peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2017, di halaman Kantor BNN Kota Malang, Kamis (13/7).

Pada kesempatan itu, Anton bersama Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan, Dandim 0833 Kota Malang Letkol (Arm) Aprianko Suseno, serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang AKBP Bambang Sugiharto, juga mengucapkan ikrar bersama melawan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Ikrar tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah bersama dengan berbagai jajaran untuk mencegah agar narkoba tidak masuk ke kota pendidikan ini sekaligus melawan peredarannya. “Kami dari Pemkot Malang, Polres Malang Kota dan BNN Kota Malang terus bersinergi dalam melawan narkoba,” tegas Anton.

Anton juga membacakan pidato Presiden Joko Widodo di hadapan masyarakat dan pegiat anti narkoba. Pada intinya, pemerintah saat ini terus melawan peredaran narkoba dengan berbagai cara, termasuk pencegahan masuknya bahan baku narkoba ke Indonesia.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiharto, menjelaskan, pihaknya terus menjalankan program anti narkoba termasuk dengan cara tes urine hingga rehabilitiasi. “Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan selalu mengawasi siswa sekolah agar tidak terjerat narkoba,” ungkapnya.

Saat ini, jenis narkoba yang perlu diwaspadai bagi anak usia sekolah yakni pil koplo dan penyalahgunaan obat batuk. Beberapa kejadian di berbagai daerah, lanjut Bambang, menjadikan pelajaran untuk melakukan pencegahan di Kota Malang.

“Termasuk bahan baku narkoba terus kita cegah agar tidak masuk ke Kota Malang,” kata imbuhnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Fasilitasi Difabel Akses Perpustakaan, Pemkot Siapkan Mobil Antar-Jemput

Wali Kota Malang, HM Anton, memantau Perpustakaan Umum Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pemkot berencana menyediakan satu unit mobil antar-jemput untuk pengunjung Perpustakaan Umum Daerah Kota Malang. Namun, kendaraan ini khusus beroperasi untuk warga difabel.

Wali Kota, HM Anton, menyebut, saat ini sebenarnya para difabel, terutama penyayang tuna netra, secara berkala rutin berkunjung ke Perpustakaan. Sejak 2015 lalu, di lokasi ini juga disediakan ruang baca tuna netra atau braille corner.

Keberadaan mobil antar jemput dimaksudkan menunjang fasilitas itu. “Anggarannya akan diusulkan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan),” urainya.

Meski hanya satu unit, dia berharap mobil itu nantinya mampu mengkover seluruh kebutuhan, mengingat saat ini jumlah warga tuna netra di Kota Malang sebanyak 1388 orang.

“Sementara satu unit dulu, mudah-mudahan layanan ini bisa dimaksimalkan,” tandasnya.

Komunitas