LKS Bidang Chemistry, Peserta Bikin Indikator Zat Asam Alami

Suasana LKS bidang Chemistry dan peserta dari SMK 2 Batu. (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) se Jawa Timur bidang Chemistry diikuti 13 peserta di SMA Negeri 4 Malang, hari ini. Peserta berlomba membuat inovasi penentuan kadar asam menggunakan indikator alami.

Peserta dituntut melakukan penelitian terhadap bahan alami di sekitar, seperti tanaman untuk bisa menentukan kadar asam pada suatu zat dan diawasi tiga juri dari ITS dan Unesa.

Penanggung jawab lomba, Sunardi, menyebut, dari hasil indikator itu nantinya akan dinilai dan diberi skor. “Tadi ada dua zat yang dites dengan indikator alami. Selama ini banyak menggunakan indikator kimia yang harganya mahal,” katanya, siang tadi.

Lomba berakhir pukul 12.00 WIB. Salah satu peserta dari SMK 2 Batu, Yulifia Wulandari, mengaku lomba sangat seru saat bersaing berinovasi. Tim SMK 2 Batu menggunakan kayu secang sebagai tes indokator asam.

“Peserta lain banyak gunakan dedaunan, tapi saya pakai secang. Lumayan seru, saya juga sudah latihan sejak lama,” terangnya usai ikuti lomba.

Dijelaskan, ekstraksi kayu secang bisa untuk mengetahui kadar asam. Karenanya, ia optimistis bisa meraih poin besar. “Saya optimis saja bisa menang,” harapnya.

Besok, kegiatan LKS masih berlanjut. Dijadwalkan bidang chemistry akan menjalani tes tulis dan wawancara sebelum pengumuman pemenang, 5 November mendatang.-

Lomba Farmasi LKS, 10 Peserta Beradu Bikin Resep

Peserta LKS bidang Farmasi (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Sepuluh peserta Lomba Kompetensi Siswa (LKS) serius beradu kepintaran dalam lomba farmasi di SMA 4 Kota Malang, hari ini.

Sejak pagi mereka mengikuti rangkaian kegiatan lomba, meliputi tes teori hingga tes praktik membuat resep obat.

Di dalam kelas, peserta beradu kemampuan membuat resep, dipandu tiga juri dari RS Sidoarjo dan dosen UB.

Resep obat yang dibikin, kata penanggung jawab tempat, Eny Widyawati, ada tiga, yakni resep asma, salep kulit, dan losio obat jerawat.

“Sampai jam 16.00 WIB nanti mereka membuat resep itu, kemudian dikumpulkan untuk diberi skor oleh juri,” kata Eny, yang juga Kepsek SMK Kesehatan Adi Husada Malang.

Usai tes praktik membuat resep, besok pagi mereka akan memaparkan terkait resep yang dibuat.-

Anton Siapkan Bonus Bagi Siswa Berprestasi di LKS

Wali Kota Malang, M Anton (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Wali Kota Malang, M Anton, telah menyiapkan bonus bagi siswa yang berprestasi di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2015 se-Jatim.

Bonus itu untuk memberikan motivasi pada peserta lomba agar lebih baik dan semangat. Karena LKS ke-24, tahun ini, Kota Malang ditetapkan sebagai tuan rumah. “Kita jangan kalah sama kontingen dari kota atau kabupaten lain,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Abah itu belum membocorkan berapa besaran bonus yang akan diberikan kepada peserta berprestasi. “Pokoknya ada bonus khusus, lah,” singkatnya.

Ratusan peserta LKS se-Jatim bakal bertanding mengikuti 65 bidang lomba kejuruan mulai hari ini hingga 5 November. Kota Malang tahun lalu berhasil juara umum. Nantinya, peserta yang menang bakal diikutkan LKS tingkat nasional mewakili Jatim pada 2016.-

Pertahankan Malang Juara Umum LKS, SMK 3 PGRI Kirim 15 Peserta

Kepsek SMK PGRI 3, Lukman Hakim. (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – SMK PGRI 3 Kota Malang mengirim 15 peserta mewakili Kota Malang dalam 12 bidang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2015 se Jatim di Kota Malang, mulai hari ini.

Kepala Sekolah SMK 3 PGRI, Lukman Hakim, siap bertarung demi mempertahankan Kota Malang menjadi juara umum LKS, seperti tahun sebelumnya.

“Kami mulai latihan sejak Juni lalu. Anak-anak digembleng dengan persiapan karena saat ini jadi satu membawa nama kota atau kabupaten, bukan sekolah,” katanya, siang tadi.

Lukman yang juga penanggung jawab lomba bidang pengelasan, elektroaplikasi dan pendingin, berharap peserta bisa bersaing jujur dan sportif terhadap semua lawan.

“Paling berat kontingen Surabaya dan Madiun. Semoga bisa bertanding dengan sportifitas tinggi hingga meraih hasil terbaik,” harap Lukman.

SMK PGRI 3 dipilih panitia sebagai venue lomba refrigerator (tata pendinginan dan tata udara), electronik application dan welding atau pengelasan. 11 SMK lain juga menjadi venue lomba bidang lainnya.-

Anton Ingatkan SMK Agar Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Wali Kota Malang, M Anton dan atraksi tari kolosal pembukaan LKS di UNM. (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, menyerukan SMK agar bisa lebih baik lagi untuk pengembangan anak didik. Hal itu dinilai penting, karena era global membutuhkan SDM handal.

“SMK harus mampu mencetak anak didik berkualitas, mampu mengembangkan pembelajaran hingga nantinya meraih prestasi terbaik di masa mendatang,” tandasnya, dalam sambutan pembukaan LKS SMK se-Jatim, di Graha Cakrawala UNM, siang ini.

Dengan adanya LKS, menurutnya, menjadikan siswa menemukan jati diri dan lebih berekspresi. Para siswa juga lebih termotivasi untuk mengembangkan bakat. “Kalau bakat sudah tersalurkan, tinggal tunggu saja, mereka bakal membanggakan orangtua, sekolah bahkan negara,” kata Anton.

Usai sambutan, para peserta dan undangan pembukaan LKS disuguhi tari kolosal ‘Ayo Gerak’ yang dimainkan 200 siswa SMK. Tarian diiringi musik perkusi dan campuran tari daerah, seperti, Banyuwangi, Malang, Ponorogo dan Madura.

Gerakan tarian cukup kompak dan apik, dengan kostum elegan. Tari kolosal itu mengundang sambutan hangat penonton. Gemuruh tepuk tangan dan siulan tanda kagum penonton.-

Ingin Batu Kembali Segar, Ayu Juara Menulis Surat untuk Wali Kota

Ayu Martha Kurniawati didampingi Wakasis SMAN 2 Batu, Budi Santoso. (fathul)

MALANGVOICE – Ayu Martha Kurniawati (17), berhasil menjadi pemenang lomba menulis surat untuk Wali Kota Batu yang diadakan Kantor Pos. Siswa kelas XII SMAN 2 Batu itu mendapat trophi dan uang pembinaan.

Saat ditemui di sekolahnya, Ayu sedang belajar di kelas bersama teman-temannya. Ia menceritakan, isi suratnya merupakan ungkapan kegelisahannya selama ini. “Kota Batu sudah berubah,” katanya singkat.

Putri pasangan Imam Suwandi dan Nur Widiyanti itu merasakan udara kota yang ia cintai sudah tak segar lagi. Padahal pada masa kecilnya, suasana pegunungan masih terasa, sejuk, segar dan nyaman.

“Isi surat saya sederhana, meminta wali kota supaya mengembalikan keaslian alam Kota Batu. Yang dulunya sejuk, saat ini panas, agar diusahakan sejuk lagi, seperti suasana pegunungan,” pinta gadis cantik itu.

Gadis yang tinggal di Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, ini juga menuliskan soal penggunaan lahan kosong agar dipakai lahan penghijauan.

“Kalau dilihat kan kayak gersang tanah-tanahnya, apalagi saat ini kemarau. Jadi, harusnya tanami pepohonan, supaya jadi sejuk lagi,” tandas penghobi menulis ini.

Harapannya, agar wali kota benar-benar membaca surat yang ia kirimkan, lalu merealisasikan penghijauan di Kota Batu.

Meski Ayu dikenal pendiam, namun ia sering mewakili SMAN 2 dalam olimpiade di tingkat Kota Batu. Tahun lalu ia berhasil menorehkan prestasi menjuarai olimpiade kimia tingkat Kota Batu.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Wakasis) SMAN 2 Batu, Budi Santoso, menilai, Ayu merupakan salah satu siswi yang cerdas dan cepat tanggap. Saat lomba, Budi hanya memberi contoh, tapi Ayu bisa menerjemahkannya dengan amat baik.

“Bahkan kalau di kelas, Ayu kalau tidak masuk pelajaran lalu ada ulangan, dia tetap bisa menjawab soal-soalnya. Saya mewakili pihak sekolah mengapresiasi capaian Ayu selama ini,” tandas Budi Santoso.-

SDM Lulusan SMK Harus Berkualitas!

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rahman bersama perwakilan pengusaha Jerman (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Saiful Rahman, mengatakan, ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK se-Jatim, tahun ini, diharapkan bisa menciptakan sumber daya manusia handal yang diperlukan kalangan industri dan dunia usaha.

Ketatnya persaingan di kalangan sekolah menengah juga diharapkan tidak menyulitkan lulusan SMK menjadi yang terbaik. “Karenanya, LKS menjadi hal yang tepat untuk menguji siswa se-Jatim dalam hadapi persaingan,” katanya, saat memberikan sambutan pembukaan LKS di Graha Cakrawala, beberapa menit lalu.

Ia berharap SMK bisa menunjukkan keterampilan dan kompetensinya dalam LKS ke-24 ini. Nantinya, 65 bidang lomba bakal digelar di 11 lokasi di Kota Malang yang jadi tuan rumah.

“Mari bersama tingkatkan citra SMK hingga internasional,” tuturnya.

Usai memberikan sambutan, Saiful menandatangani MoU dengan perusahaan di Jerman untuk memberikan kesempatan siswa magang di sana.-

Hudiono: Peserta LKS Terseleksi dan Dijamin Terbaik

Kabid Dikmenjur dan Perguruan Tinggi, Dinas Pendidikan Jatim, Hudiono. (deny)

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Para juara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2015 se-Jatim, di Universitas Negeri Malang, selanjutnya dipersiapkan untuk lomba tingkat nasional.

Sekitar 4000 peserta lomba, terdiri siswa SMK Kabupaten/Kota se-Jatim, akan memperebutkan tiket menuju even tingkat nasional, mulai hari ini hingga 5 November mendatang.

Kabid Dikmenjur dan Perguruan Tinggi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Hudiono, mengatakan, peserta LKS merupakan pilihan terbaik dan telah melewati proses seleksi ketat. “Semua sangat serius di kompetisi ini. Semua ini yang terbaik,” katanya pada MVoice, beberapa menit lalu.

LKS 2015 akan dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang, hari ini.

Pengamatan MVoice, seluruh peserta sudah memadati gedung sejak pagi tadi. Upacara pembukaan dimeriahkan tarian kolosal siswa SMK yang menggambarkan kebersamaan Jatim.-

Perkembangan SMK di Jawa Timur Meningkat Pesat

Hudiono

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Grafik perkembangan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Timur, setiap tahunnya menunjukkan tren positif.

Tahun 2014 jumlah SMK di Jawa Timur sebanyak 1.614 sekolah dan tahun 2015 meningkat menjadi 1.813 sekolah.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Hudiono, mengatakan, pertumbuhan SMK bersinergi dengan penyiapan tenaga kerja sebagaimana program Gubernur Jatim, Soekarwo.

“Jadi sesuai arahan Gubernur, nantinya prosentase siswa, 70 persen siswa SMK dan 30 persen siswa SMK itu yang sedang kita jalankan,” kata Hudiono, beberapa menit lalu.

Ditambahkan, lulusan SMK saat ini sudah diterima di dunia kerja dengan sangat baik dan meyakinkan. Data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) menyebut 61,17 persen lulusan SMK langsung mendapatkan pekerjaan.

“Melihat tren ini perguruan tinggi harusnya menangkap peluang itu, sehingga lebih banyak menciptakan jurusan yang sesuai kebutuhan siswa jika mereka nanti ingin melanjutkan jenjang pendidikannya,” tegasnya.

Kota Malang Siap Pertahankan Gelar Juara Umum

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana

LKS Jatim 2015 - MalangMALANGVOICE – Dinas Pendidikan Kota Malang siap mempertahankan gelar juara umum pada lomba kompetensi siswa (LKS) SMK se Jawa Timur, tahun ini.

Sekertaris Dinas Pendidikan, Suwarjana, mengatakan, melihat kesiapan venue lomba dan persiapan 10 SMK peserta asal Kota Malang, selaku tuan rumah akan berusaha mempertahankan gelar itu.

“Target kita juara umum dan siap mempertahankan gelar itu, apalagi selaku tuan rumah,” kata Suwarjana, beberapa menit lalu.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan yang didapuk menjadi panitia acara, selama dua bulan ini sudah mempersiapkan secara detil apa saja yang menjadi kebutuhan para peserta.

“Termasuk semua peralatan sudah kami siapkan dengan standar juri,” tandasnya.

Sebanyak 215 juri dipilih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan hingga saat ini dirahasiakan identitasnya. “Jadi kami tidak tahu siapa jurinya, karena memang ini kompetisi yang sangat fair,” ungkapnya.

Komunitas