Berantas Perkampungan Kumuh, Pemkot Gandeng Kemitraan Habitat

Wali Kota Malang, HM Anton, menandatangani MoU dengan Kemitraan Habitat. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pemkot Malang menggandeng Kemitraan Habitat untuk memberantas perkampungan kumuh. Upaya itu ditandai penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkot Malang dan Kemitraan Habitat tentang Penyelenggaraan Kota Malang sebagai Kota Bebas Kumuh, hari ini, di Balai Kota Malang.

Kemitraan Habitat membawahi sejumlah pihak di antaranya mantan menteri, politikus, akademisi, kementerian / kelembagaan, aktifis dan LSM, dengan misi antara lain menopang program 100 – 0 – 100 yang diselenggarakan di daerah.

Menurut Ketua Dewan Eksekutif Kemitraan Habitat, Wicaksono Sarosa, ada 6 daerah di Indonesia memiliki fokus penanganan perkampungan kumuh. Kota Malang menjadi salah satu dari 6 daerah itu.

Sementara itu, Wali Kota Malang, HM Anton, menegaskan komitmen penanganan perkampungan kumuh. “Penanganan kumuh menjadi komitmen Kota Malang. Realisasinya antara lain deteksi dan eksekusi melalui kegiatan sapa warga rutin 2 mingguan,” ujarnya.

Peran Kemitraan Habitan menurutnya sangat membantu. Anton menyebut, Kemitraan Habitat bisa membantu dalam hal pengembangan akses ke berbagai sumber daya, baik SDM, ilmu dan teknologi, serta juga sumber dana.