06 February 2023
06 February 2023
23 C
Malang
ad space

Baru Menjabat, Aries Paewai Diminta Kawal Revitalisasi Pasar Batu

MALANGVOICE – Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mendapat mandat dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk mengawal percepatan sejumlah proyek strategis nasional di Kota Batu. Salah satunya revitalisasi Pasar Besar Kota Batu. Proyek ini tertuang dalam Perpres 80 tahun 2019 tentang percepatan perekonomian di Jatim.

Aries meminta agar segala perencanaan dimatangkan sebelum para pedagang yang berada di tempat relokasi dipindahkan ke Pasar Batu. Hal itu disampaikannya saat meninjau lokasi proyek Pasar Batu didampingi sejumlah kepala OPD (Senin, 23/01).

“Jangan sampai belum ada persiapun apapun. Pastikan kenyamanan pedagang maupun pembeli saat berada di pasar induk ini. Termasuk juga infrastruktur transportasi harus diperhatikan,” tutur Aries.

Baca juga:
Dewan: Ini Tugas Prioritas yang Menanti Pj Wali Kota Batu

Djoni Sudjatmoko Mendaftar Bakal Calon Ketua KONI Kota Malang

6 Kambing dan 10 Ayam Dicuri dari Kandang, Pemilik Temukan Darah Berceceran

Mei 2023, Pasar Induk Among Tani ‘Berdenyut’

Aries menyampaikan, saat ini pengerjaan revitalisasi Pasar Besar Batu mencapai 85 persen. Proyek prestisius itu dikerjakan PT Sasmito, penyelenggara jasa konstruksi asal Surabaya.

Revitalisasi Pasar Batu dibiayai APBN sebesar Rp152,7 miliar dari pagu anggaran Rp200 miliar. Cepatnya perkembangan revitalisasi tersebut, maka diyakini pasar berkonsep bangunan gedung hijau (BGH) itu tuntas pada Mei nanti.

“Progresnya luar biasa. Mumpung ini masih proses penyelesaian, maka dengan waktu tersisa empat bulan itu, seluruh kebutuhan sudah disiapkan sebelum pedagang masuk,” imbuh dia.

Baca juga:
Pengundian Pedagang Pasar Besar Batu Dimulai Ketika Pengerjaan Konstruksi 90 Persen

Diskumdag Bakal Verifikasi Faktual Jumlah Pedagang Terdampak Revitalisasi Pasar Besar Batu

Diskumdag Kota Batu Mencari Pola Ideal Mengelola Pasar Induk Among Tani

Dewanti Janji Kawal Tata Kelola Pasar Induk Kota Batu

Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan, ada sekitar 3.306 pedagang yang ditampung di Pasar Besar Batu. Jumlah itu termasuk PKL pasar pagi yang ditempatkan di area belakang pasar. Sementara untuk jumlah los sebanyak 934 unit dan 1696 unit kios di dalam area gedung.

“Nanti juga ada konversi luasan kios kepada beberapa pedagang. Pembagian nomor akan dilakukan setelah proyek tuntas,” ujar dia.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait