MALANGVOICE – Kober Mie Malang cabang Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) resmi dibuka kembali, Sabtu (2/5/2026). Re-opening dilakukan secara sederhana melalui doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol beroperasinya kembali salah satu pelopor mie pedas legendaris di Malang tersebut.
Berdiri sejak 2014, Kober Mie Suhat kini hadir dengan tampilan baru. Selain mempertahankan menu andalan mie pedas, manajemen juga memperkenalkan dua varian menu terbaru, yakni Mie Koma dan Kola.
Supply Chain Manager Kober Mie, Ardhi Ramadani, mengatakan pembaruan konsep dan menu ini diharapkan mampu kembali menarik pelanggan setia, termasuk mereka yang sudah mengenal Kober Mie sejak awal berdiri.
KAI Daop 8 Gandeng Kejari Kota Malang, Perkuat Tata Kelola dan Penanganan Hukum

“Dengan hadirnya dua menu kuah baru, Koma dan Kola, serta bangunan yang sudah direnovasi, kami berharap pelanggan bisa merasakan atmosfer yang berbeda,” ujarnya.
Dalam rangka re-opening, Kober Mie Suhat juga memberikan promo menarik berupa makan gratis khusus pelanggan dine in selama satu hari penuh tanpa batasan.
Operational Manager Kober Mie Jawa Bali Lombok, Surya Anggara Putra, menjelaskan promo tersebut sekaligus menjadi momen untuk memperkenalkan menu baru kepada masyarakat.
“Khusus hari ini, 2 Mei 2026, semua menu gratis selama dine in, tanpa batas. Sekaligus kami kenalkan produk makanan dan minuman baru,” katanya.
500 Personel Disiagakan Jelang Aksi Hari Buruh di Kota Malang
Antusiasme pengunjung pada hari pertama pembukaan kembali terbilang tinggi. Sejak siang, antrean panjang terlihat di area kasir, dengan pelanggan yang rela menunggu untuk mencicipi menu andalan Kober Mie.
Salah satu menu baru, Mie Koma (Kober Mala), menghadirkan konsep mie kuah dengan cita rasa khas Sichuan, China. Menu ini dimasak menggunakan cabai kering, lada Sichuan, serta rempah autentik yang menghasilkan kuah merah dengan sensasi pedas khas. Tingkat kepedasan pun dapat disesuaikan, mulai dari ringan hingga ekstrem.
Selain itu, tersedia pula varian Wonton Koma, berupa pangsit isi daging ayam yang disajikan dengan kuah pedas.
Sementara itu, Mie Kola (Kober Kolagen) menawarkan pilihan berbeda dengan kuah berkolagen yang ringan, gurih, dan menyegarkan. Menu ini ditujukan bagi konsumen yang tidak menyukai makanan pedas.
Marketing Manager Kober Mie, Chey Yuanita, optimistis lokasi di kawasan Suhat tetap menjadi daya tarik utama, khususnya bagi kalangan mahasiswa dan warga sekitar.
“Kami optimistis dengan lokasi yang dipertahankan di area Suhat ini, Kober Mie bisa kembali menjadi pilihan anak-anak kampus maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya.(der)