MALANGVOICE – Suasana berbeda terasa di Lapas Kelas I Malang, Senin (16/03). Ratusan warga binaan mendapat kesempatan langka untuk berbuka puasa bersama keluarga dalam layanan kunjungan khusus Ramadan.
Meski layanan kunjungan baru dibuka pukul 15.30 WIB, antrean pengunjung sudah memadati ruang pendaftaran sejak pukul 15.00 WIB. Mereka datang dengan membawa hidangan berbuka dari rumah, yang lebih dulu diperiksa petugas sebelum masuk ke area kunjungan.
Mengintip Suasana Ramadan di Lapas Malang, Ibadah Jalan, Pembinaan Tetap Aman
Proses verifikasi data dan pemeriksaan berjalan tertib. Petugas tampak sigap melayani pengunjung, memastikan alur tetap lancar dan terkoordinasi. Hingga pukul 17.00 WIB, tercatat 180 nomor antrean terdaftar, mewakili lebih dari 350 orang yang hadir.
Di dalam lapas, suasana hangat langsung terasa. Warga binaan duduk bersama keluarga, menikmati hidangan sederhana yang dibawa dari rumah. Bagi mereka, ini bukan sekadar buka puasa, tapi juga momen melepas rindu yang jarang datang.
Ramadan pun terasa lebih bermakna, meski dijalani dari balik jeruji. Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, turut memantau langsung kegiatan tersebut. Ia juga berdialog dengan sejumlah warga binaan dan keluarga.
“Kami bersyukur layanan kunjungan berbuka puasa bersama hari ini berjalan lancar. Ini bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus memberi ruang kebersamaan di bulan Ramadan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kinerja petugas yang dinilai mampu menjaga layanan tetap tertib dan aman.
Hal serupa disampaikan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KA KPLP), Eksa Rahnuzulian. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Kami berharap momen ini bisa menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus menjalani proses pembinaan dengan baik,” katanya.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian yang menambah hangat suasana Ramadan di Lapas Kelas I Malang, menghadirkan sejenak kebersamaan di tengah keterbatasan.(der)