Kemudahan Pembiayaan Tumbuhkan Ekosistem Kewirausahaan Daerah

MALANGVOICE– Peningkatan rasio kewirausahaan nasional ditarget 3,6 persen pada 2029 mendatang. Kolaborasi multipihak menjadi kunci penting untuk mempercepat realisasi target. Upaya akselerasi pengembangan ekosistem kewirausahaan daerah ditunjukkan melalui gelaran Entrepreneur Hub Finance 2026 yang diikuti lebih dari 100 entrepreneur, UMKM, dan wirausaha.

Kegiatan tersebut digelar Pemkot Batu berkolaborasi dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui penyelenggaraan ini diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, serta pelaku usaha dalam memperluas akses pembiayaan serta meningkatkan kapasitas kewirausahaan.

Ngobrol Serius Sambil Santai Bareng Pak Wali, Rendra Masdrajad Dorong Kolaborasi Nyata untuk Malang

Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Batu sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut. Ia menilai hal tersebut tidak terlepas dari perkembangan ekosistem usaha dan investasi di Kota Batu yang terus menunjukkan kinerja positif.

Realisasi investasi Kota Batu pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp2,4 triliun atau sebesar 218 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,2 triliun. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi serta tata kelola pembangunan daerah.

“Terima kasih atas komitmen yang kembali diberikan kepada Kota Batu sebagai kota pertama penyelenggaraan Entrepreneur Hub Finance. Hal ini lahir dari performa luar biasa ekosistem usaha dan investasi daerah yang pada tahun 2025 mampu merealisasikan investasi hingga sekitar Rp2,4 triliun atau mencapai 218 persen dari target,” papar Cak Nur.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batu untuk memastikan seluruh proses pembiayaan usaha berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahkan, dirinya meminta para pelaku usaha untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila terdapat kendala dalam proses pembiayaan.

“Silakan sampaikan kepada saya apabila terdapat proses yang sudah dijanjikan namun tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya terkait dengan akses pembiayaan bagi pelaku usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Perluasan Pembiayaan Wirausaha Kementerian UMKM RI, Ginda P. Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan Entrepreneur Hub Finance merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di daerah.

Ia menilai Provinsi Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan nasional, termasuk Kota Batu yang dinilai memiliki kualitas pelaku UMKM yang kompetitif serta konsisten dalam pembangunan sektor usaha mikro.

“Selain Surabaya, Kota Batu juga menjadi daerah dengan kualitas UMKM yang sangat baik. Bahkan beberapa pelaku usaha di Kota Batu telah mendapatkan pendampingan Hak Kekayaan Intelektual melalui program pemerintah. Kota Batu tetap konsisten menjadi salah satu pionir pembangunan UMKM di Jawa Timur maupun nasional,” ujarnya.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Jawa Timur, Horas V.M. Tarihoran, menegaskan komitmen Otoritas Jasa Keuangan dalam mendukung penguatan UMKM di daerah melalui pengawasan dan edukasi digital di sektor usaha yang melibatkan jasa keuangan.

“Kami mengimbau para pelaku usaha untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk pembiayaan dan layanan keuangan, agar tidak menimbulkan risiko yang dapat menghambat kelancaran usaha di masa mendatang,” jelasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait