Jelang Pilwali 2018 Kota Malang

Tiga Pasangan Berebut, Gerindra Pilih Siapa?

MALANGVOICE – Periode pendaftaran pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang baru akan dimulai pada Senin (8/1) besok. Meski demikian, hampir dipastikan terdapat tiga pasangan yang bakal bertarung dalam Pilwali 2018.

Pasangan pertama diusung koalisi PKB dan PKS, yakni H Moch Anton – Syamsul Mahmud. Selanjutnya, pasangan Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoko diusung koalisi Demokrat – Golkar. Pasangan lain adalah Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi.

Nama kandidat terakhir ini diusung koalisi PDIP – Nasdem yang telah resmi mengeluarkan rekomendasi. Selain itu, beberapa partai lain yakni PAN, Hanura, dan PPP, juga turut mengusung Nanda – Wanedi, meskipun secara resmi belum mengumumkan rekomendasi dari DPP.

Dari total partai pemilik kursi legislatif di Kota Malang, tersisa Gerindra yang belum menentukan sikap. Tak ayal, tiga pasangan pun saling berebut menggaet dukungan dari partai yang digagas Prabowo Subianto ini.

Juru bicara pasangan Nanda – Wanedi, Dito Arief, mengatakan, sejauh ini komunikasi politik dengan Gerindra masih terus digencarkan. Dalam beberapa kesempatan, Nanda juga terlihat bertemu dengan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto.

“Itu merupakan salah satu bentuk ikhtiar kami dalam mewujudkan kebersamaan dengan slogan Ayo Noto Malang. Mudah-mudahan Gerindra bergabung,” kata Dito yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PAN Kota Malang ini, Minggu (7/1).

Di lain pihak, pasangan Anton – Syamsul mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari Gerindra. Klaim ini muncul langsung dari mulut kandidat petahana, Anton.

“Tadi malam kami ada pertemuan dan Gerindra sepakat untuk memberi rekomendasinya kepada kami. Informasinya dukungan secara resmi akan diumumkan besok (8/1),” kata Wali Kota Malang ini.

Pasangan Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoko, juga gencar melaksanakan pendekatan dengan Gerindra. Sofyan Edi Jarwoko menyebut, sejauh ini Gerindra belum menentukan sikap kepada siapa dukungan diberikan.

“Sampai saat ini kami diusung Golkar dan Demokrat. Namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah, karena komunikasi dengan partai lain, terutama yang belum memiliki pasangan calon, juga masih kami lakukan,” papar Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang ini.

Dihubungi terpisah, Sekertaris DPC Gerindra Kota Malang, Salamet, mengatakan, pihaknya telah menyampaikan laporan terkait hasil Rakercabsus dari penjaringan badan seleksi kepada DPD Jawa Timur. Karena itu, keputusan akhir bukan di tangan DPC.

“Sehingga saya masih belum bisa memastikan hasilnya seperti apa. Kami menyerahkan sepenuh kepada kebijakan DPD dan DPP,” imbuh anggota Komisi C DPRD Kota Malang ini.

Dikonfirmasi terkait klaim Anton bahwa Gerindra telah memutuskan dukungannya untuk pasangan Anton – Syamsul, dia juga belum bisa memastikan. Sebab, keputusan akhir baru akan ditentukan selambat – lambatnya malam ini.

Terkait pertemuan dengan pihak Anton – Syamsul, Salamet juga mengaku tidak tahu. “Saya pribadi ada di Jakarta, jadi belum tahu ada pertemuan apa dan siapa. Kalau pun ada sahabat yang menggelar pertemuan, semua bisa dalam rangka silaturahim,” pungkasnya.(Coi/Aka)