Gebyar Panutan Pajak Daerah 2018

Target Selalu Terlampaui, Wali Kota Dorong BP2D Kian Bekerja Ekstra

Wali Kota Malang, H Moch Anton, secara simbolis menyerahkan SPPT PBB kepada para camat. (Muhammad Choirul)
Wali Kota Malang, H Moch Anton, secara simbolis menyerahkan SPPT PBB kepada para camat. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang menggelar Rapat Launching SPPT 2018 dan Pajak Daerah Lainnya di Balai Kota Malang, Selasa (9/1). Ajang ini sebagai tanda dimulainya upaya memenuhi target Pendapat Asli Daerah (PAD) sektor pajak, pada 2018 ini.

Sekertaris BP2D, M. Thoriq, mengatakan pada tahun 2017 lalu pihaknya berhasil melampaui target seperti tahun – tahun sebelumnya. “Pada awalnya target kami Rp 315 miliar lalu dalam Perubahan APBD dinaikkan kembali menjadi Rp 352,5 miliar dan BP2D berhasil mencapai Rp 414 miliar atau 117 persen,” kata Thoriq.

Capaian gemilang salah satunya diraih dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang melebihi target sebesar Rp 59, 2 miliar atau jika diprosentase pada angka 104,2 persen. Begitu pula pada jenis pajak yang lain.

Data yang diterima MVoice, Pajak Hotel mencapai Rp 43,1 miliar atau jika diprosentase 115,97 persen. Selanjutnya, Pajak Restoran Rp 55,1 miliar dengan prosentase 122,71 persen. Sedangkan Pajak Hiburan Rp 7,8 miliar dengan prosentase 124,21 persen.

Dari Pajak Reklame Rp 19,04 miliar dengan prosentase 105,05 persen, Pajak Penerangan Jalan Rp 54,2 miliar dengan prosentase 112,71 persen, Pajak Parkir Rp 5,2 miliar dengan prosentase 117,29, Pajak Air Tanah Rp 808 juta dengan prosentase 134,74 persen serta Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp 170, 091 miliar dengan prosentase 125,25 persen. Sehingga dari semua jenis pajak itu total pemasukan PAD pada tahun 2017 Rp 414, 941 Miliar atau melebihi target PAD dengan prosentase 117,71 persen.

Sukses BP2D itu tak lain karena program intensifikasi dan eksetensifikasi terus dilakukan. Salah satunya bekerja sama dengan pihak Kejaksaan, Kepolisian, Perbankan dan pihak lainnya.

“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung BP2D termasuk masyarakat Kota Malang,” tandasnya.

Wali Kota Malang, H Moch Anton, mengapresiasi kinerja instansi eks Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) ini. Dia menyerukan agar capaian positif terus ditingkatkan. Karena itu, BP2D diminta terus bekerja ekstra.

“Saya yakin, dengan kondisi dan transparansi yang sangat baik, menjadi penguatan bagi BP2D untuk meningkatkan PAD Kota Malang,” pungkasnya.(Coi/Aka)