KPK Bongkar Korupsi di Malang

Sekwan dan Sekda Kota Malang Turut Masuk Ruang Pemeriksaan KPK

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto, turut masuk ke ruang pemeriksaan Aula Polres Malang Kota. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 15 anggota DPRD Kota Malang, Senin (19/3). Di sela kegiatan itu, dua orang pejabat eksekutif tampak ikut masuk ke ruang pemeriksaan yang digeber di Aula Mapolres Malang Kota tersebut.

Mereka adalah Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Malang, Bambang Suharijadi, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto. Keduanya tiba di lokasi pemeriksaan secara terpisah, namun masih mengenakan seragam batik Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baik Wasto maupun Bambang Suharijadi hanya berada di ruang pemeriksaan selama sekitar 10 menit. Ketika keluar, keduanya langsung diberondong pertanyaan oleh awak media yang telah menanti di luar.

Sambil berjalan ke tempat parkir, Wasto menjelaskan bahwa dia diminta menyiapkan berkas SK tim anggaran APBD-P 2015. Ketika awak media menanyakan untuk apa berkas tersebut, Wasto mengaku tidak tahu.

Baca Juga:
Babak Baru Suap di Kota Malang, KPK Periksa 15 Anggota Legislatif
Gurita Suap di Kota Malang Melebar, KPK Seret Enam Tersangka Baru?

“Tidak tahu, hanya diminta segera diserahkan. Soal tersangka baru saya tidak tahu. Dari eksekutif yang dipanggil tidak ada. Saya tidak dapat undangan, hanya ditelpon baru tadi, diminta siapkan SK tim anggaran,” tandasnya.

Sementara itu, Bambang Suharijadi lebih terkesan menghindar. Dia memilih mempercepat langkah menuju kendaraannya ketika diberondong pertanyaan awak media. “Nanti saja ya, saya tidak lama kok,” ujarnya sambil berlalu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 15 legislator dari berbagai fraksi menjalani pemeriksaan. Dari Fraksi PDIP, terdapat nama Priyatmoko Oetomo, Diana Yanti, Tutuk Hariyani, Hadi Susanto, Teguh Mulyono, Arif Hermanto, dan Erni Farida.

Selanjutnya dari Fraksi PAN yang diperiksa adalah Subur Triono dan Harun Prasojo. Dari Fraksi Golkar yang turut diperiksa yakni Choeroel Anwar dan Ribut Harianto. Sisanya, masing-masing Indra Tjahyono (Demokrat), Bambang Triyoso (PKS), Soni Yudiarto (Demokrat), dan Mulyanto (PKB).(Coi/Ery)