Misteri Dua Janin di Septic Tank Begawan, Polisi Sisir 70 Kamar dan Rekaman CCTV

MALANGVOICE – Penemuan dua jasad bayi di bak penampungan limbah (septic tank) Apartemen Begawan, Kota Malang, masih didalami Satreskrim Polresta Malang Kota. Hingga kini, polisi belum menemukan pelaku yang diduga sengaja membuang dua janin tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan, penyelidikan terus dilakukan dengan menganalisis rekaman CCTV dan menelusuri saluran pembuangan yang terhubung ke sejumlah unit kamar.

Polresta Malang Kota Dorong Rehabilitasi, Utamakan Pemulihan Korban Narkoba

“Jumlahnya mengarah ke sekitar 70 kamar. Dari hasil pengecekan sementara, ada beberapa perempuan tetapi mereka masih dalam kondisi hamil,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga memanggil pengelola apartemen untuk ikut membantu proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada praktik aborsi, sehingga pengelola diminta melakukan penyisiran dan pendekatan kepada para penghuni.

“Kami sudah berkolaborasi dengan pengelola apartemen. Diduga ada praktik aborsi, karena dari hasil identifikasi ternyata jenazah bayi ini beda umur, yang satu sekitar 5 bulan dan satunya sekitar 6 bulan,” ungkapnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan hal mencurigakan dari para penghuni. Polisi masih melakukan pendalaman.

“Jika ada yang mencurigakan, pasti langsung kami amankan. Tetapi sejauh ini, belum ada,” pungkasnya.

Ditemukan Saat Pengurasan Limbah
Sebelumnya diberitakan, dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin ditemukan mengambang di dalam septic tank Apartemen Begawan yang berada di Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (6/2/2026) sore.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin menjelaskan, penemuan itu bermula saat petugas kebersihan melakukan pengurasan bak limbah di area lantai paling bawah sekitar pukul 15.00 WIB.

Proses pengurasan dilakukan menggunakan truk tangki. Setelah truk pertama penuh, pengurasan dilanjutkan dengan truk kedua. Saat proses penyedotan berlangsung, terdengar suara benda jatuh dari pipa kloset menuju bak penampungan limbah.

Ketika diperiksa, benda tersebut ternyata dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, petugas dari Polsek Lowokwaru, tim INAFIS Polresta Malang Kota, serta relawan medis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kedua janin berjenis kelamin laki-laki, dengan ari-ari atau tali pusar masih menempel. Para saksi mengaku tidak mengetahui dari unit mana janin tersebut berasal. Namun dipastikan, pipa pembuangan itu terhubung dengan kamar-kamar di apartemen tersebut.

Selanjutnya, kedua jenazah bayi dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi memastikan penyelidikan akan terus berlanjut guna mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait