04 December 2022
04 December 2022
26.8 C
Malang
ad space

Stimulan Digitalisasi bagi Pelaku UMKM

Naim Mpd

Oleh: Naim, M.Pd

Di era 4.o saat ini, Siapa yang belum mengenal digitalisasi? Jika boleh jujur pasti sudah banyak masyarakat yang mengenal istilah tersebut, mulai dari kalangan siswa sekolah dasar hingga insan perguruan tingi, profesi petani hingga pada tataran profesional, tidak ketinggalan pula para pelaku UMKM tentu juga telah ambil bagian untuk mendukung aktivitas dagangnya guna memperoleh omzet yang optimal.

Berbicara mengenai omzet yang optimal, maka hadirnya perangkat digital tersebut perlu diapresiasi dan dimanfaatkan secara bijak oleh para pelaku UMKM, dengan segala kelebihan dan kemudahan yang diberikan, maka banyak masyarakat yang terstimulasi untuk memilih, memilah dan memulai usaha apa yang cocok dijalankan, tentu jenis usahanya sangat bervariasi karena menyesuaikan budget, sarana dan kesiapan lain-lainnya.

Era digitalisasi memungkinkan pelaku UMKM menjual produk tanpa memiliki produk, cara ini dikenal dengan istilah metode dropship, metode dropship merupakan kegiatan seseorang dengan mempromosikan sebuah barang tertentu tanpa harus memikirkan stok barang yang kemudian dijual kembali, cara ini sangat ampuh, lebih hemat biaya, hemat tempat dan juga hemat tenaga dan pikiran, cukup memanfaatkan handphone yang kita punya maka kita sudah bisa memulai usaha dengan profit yang sangat menarik.

Di Negara Indonesia, berdasarkan data BPS tahun 2020, para pelaku UMKM yang mengambil peran dalam memanfaatkan digitalisasi untuk menjual produknya melalui marketplace baru mencapai angka 17,1% dari total 64,2 juta pelaku UMKM, itu artinya baru 10,98 juta pelaku UMKM yang benar-benar memanfaatkan keberadaan digitalisasi untuk meningkatkan omzet usahanya.

Banyaknya pelaku UMKM di Indonesia, tentu berbanding lurus dengan lapangan kerja yang tersedia, berdasarkan data BPS tahun 2020 UMKM mampu menghadirkan 99% lapangan kerja disemua sektor, baik itu sektor produksi, jasa maupun yang lainnya.

Manfaat digitalisasi bagi pelaku usaha
Pertama; (Meningkatkan pendapatan), Seluruh upaya digitalisasi UMKM akan berakhir manis dengan meningkatnya pendapatan bagi pelaku usaha. Ini terjadi karena pelaku UMKM menyediakan akses pembayaran digital yang memudahkan konsumen untuk bertransaksi sekaligus memaksimalkan sistem pengelolaan keuangan secara digital.

Hasilnya, proses bisnis UMKM pun menjadi lebih optimal dan mendatangkan lebih banyak keuntungan.

Kedua; (Merespon pergeseran gaya hidup), Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa tren belanja masyarakat ke depan adalah belanja online. Ia turut menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi market digital terbesar di Asia Tenggara. Salah satu infrastruktur pendukungnya adalah UMKM.

Oleh karenanya, dengan melakukan digitalisasi, maka UMKM akan mampu beradaptasi menuju tren belanja online. Apabila UMKM gagal melakukan adaptasi terhadap perubahan gaya hidup masyarakat, maka peluangnya untuk bertahan tentunya semakin mengecil.

Ketiga; (Memperluas market/pasar), Sebelum melakukan digitalisasi, UMKM mempunyai ruang lingkup pemasaran yang terbatas. Umumnya, konsumen mereka hanyalah orang-orang yang tinggal di sekitar tempat usaha.

Pemasaran produk pun hanya melalui testimoni mulut ke mulut. Maka, apabila UMKM melakukan digitalisasi, jaringan konsumen turut bertambah luas. Bukan hanya orang-orang di sekitar tempat usaha yang mengetahui adanya bisnis tersebut. Komunitas yang ada di berbagai platform digital akhirnya juga mengetahui keberadaan UMKM tersebut beserta produk-produknya.

Keempat; (Mempermudah transaksi), Tren belanja online diiringi dengan perubahan cara transaksi konsumen. Dari yang sebelumnya menggunakan alat pembayaran non-tunai, konsumen mulai beralih menuju transaksi digital.

Berbagai merchant pun mendukung sistem pembayaran digital dengan mengintegrasikan BRIAPI, layanan open banking dari BRI. BRIAPI menyediakan berbagai produk untuk kebutuhan transaksional maupun informasional. Dengan BRIAPI, merchant memperoleh kelengkapan sistem pembayaran digital yang dibutuhkan bisnis digital.

Kendala digitalisasi bagi pelaku usaha
Ketika kita berbicara mengenai kelebihan, maka tentu akan menemukan kekurangannya pula terkait dengan digitalisasi bagi pelaku UMKM, diantaranya ialah;
Pertama; (keterbatasan pengetahuan digitalisasi), dengan adanya keterbatasan pengetahuan digitalisasi yang dimiliki oleh pelaku UMKM maka akan menghambat dalam praktiknya, sehingga solusinya adalah perlu adanya pendampingan terhadap pelaku UMKM yang masih gagap teknologi.

Kedua; (terbatasnya jumlah produksi), dengan jumlah produksi yang tidak terlalu besar karena terbentur dana dan lain sebagainya juga menjadi bagian kendala dalam penerapan digitalisasi, sehingga pelaku UMKM hanya melayani pembeli dengan jumlah yang kecil.

Ketiga; (tidak percaya diri) kepercayaan diri pelaku UMKM dalam menawarkan produknya kepada konsumen juga menjadi bagaian yang sangat penting, sehingga jika rasa percaya diri itu ada maka komunikasi akan mudah dilakukan dan konsumen pun menjadi tertarik terhadap produk yang ditawarkannya.

Keempat; (belum memiliki pembukuan keuangan yang tertata). Sehingga akuntabilitasnya menjadi rendah saat berhadapan dengan pihak perbankan untuk mendapatkan pinjaman modal. Dengan demikian, diperlukan ekosistem digital dari hulu hingga hilir dan berkelanjutan agar UMKM menjadi lebih berdaya saing dan lebih maju.

Profil Penulis
Naim, M.Pd (dosen Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang)
Dewan Pertimbangan HMPS Pend. Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.
Sekjen Yayasan Putra Khatulistiwa Malang (YPKM).
Sekretaris IARMI Dewan Pimpinan Kota Malang.
Owner Konveksi Wira@lhamd Malang.

Cerita Angpao di Hari Raya yang Fitri

Naim M.Pd

*) Oleh: Naim, M.Pd

Nuansa idul fitri masih sangat kental terasa, mulai dari deretan jajanan khas dan lezat yang masih terpajang di ruang tamu, tidak ketinggalan pula minuman pelengkap khas hari raya seperti minuman tradisional maupun minuman segar lainnya, bahkan hari ini pun menu opor juga ikut tersaji sebagai hidangan pelengkap pada hari raya idul fitri hari ke 7.

Selain cerita tentang makanan dan minuman khas hari raya Idul fitri, ada cerita lain yang tidak kalah seru yang dialami oleh anak-anak yaitu cerita tentang angpau idul fitri, masing-masing anak tentu memperoleh pendapatan angpau yang sangat bervariatif, ada yang memperoleh sedikit, sedang ada juga yang memperoleh dengan jumlah yang cukup besar di usia mereka.

Setiap akhir kunjungan, mereka berkumpul disuatu tempat untuk melepaskan rasa penat setelah seharian mereka berkeliling menyusuri rumah sanak keluarga, sahabat dan teman untuk berlebaran. Tidak ketinggalan pula hal yang paling penting untuk mereka lakukan yaitu menghitung pendapatan angpao hari raya yang telah berhasil mereka kumpulkan, Raut bahagia tersirat jelas pada wajah mereka saat menghitung hasil angpao yang telah mereka peroleh setelah seharian bersilaturahmi.

Berhitung pun telah mereka lakukan, selanjutnya mereka menyusun rencana untuk apa uang itu digunakan, dengan gaya polos mereka, ada yang mengatakan untuk membeli mainan, perlengkapan sekolah, sepatu, di tabung, bahkan ada pula yang bercita-cita untuk membelikan orang tuanya sebuah mobil, karena sepeda motor yang dimiliki sudah tidak muat lagi untuk berboncengan, mereka seru banget ya. Heheh.

Sejarah Angpao
Setelah melakukan literasi, tradisi berbagi angpao/uang di saat idul fitri ternyata pernah ada pada abad pertengahan, kekhalifaan Fatimiyah di Afrika Utara mulai membagikan uang, pakaian atau permen kepada anak-anak muda dan masyarakat pada umumnya saat hari pertama Idul Fitri.

Kemudian, pada akhir pemerintahan Ottoman (sekitar lima abad kemudian, kegiatan bagi-bagi angpao di hari lebaran itu mengalami perubahan, hanya dilakukan dalam bentuk uang tunai saja dan dibagikan hanya kepada anggota keluarga, dan tradisi ini mampu bertahan hingga hari ini.

Di era modern seperti saat ini pemberian angpao semakin bervariasi, tidak hanya melulu uang, melainkan ada yang memberikan berupa barang seperti mainan, pakaian, gedjet dan masih banyak lagi, tentu tujuannya yaitu agar si penerima menjadi sangat senang dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Tujuan pemberian angpao
Selain tradisi, ternyata kegiatan bagi-bagi angpao uang tunai saat hari raya Idul Fitri mengandung value atau makna tersendiri, diantaranya ialah;
Pertama, mengajarkan kepada seseorang (si pemberi maupun penerima) untuk menabung dan mengelola keuangannya sendiri untuk digunakan dalam hal yang lebih bermanfaat. Setelah uang terkumpul dengan jumlah tertentu maka bisa digunakan untuk membeli barang yang dibutuhkan tentu dengan perasaan bangga.

Kedua, mengajarkan kepada masyarakat (pemberi) untuk memiliki sifat dermawan, peduli, dan suka berbagi rejeki kepada orang lain, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Sehingga dengan pelatihan yang dilakukan pada bulan Ramadhan selama bulan penuh dapat diaplikasikan dalam bulan-bulan berikutnya.

Ketiga, sebagai hadiah, uang angpao hari Raya Idul Fitri juga banyak yang mengartikan sebagai bentuk penghargaan atau hadiah dari orang tua kepada anak-anaknya, karena telah mampu menjalankan ibadah di bulan Ramadhan seperti berpuasa, mengaji. Pemberian hadiah ini diharapkan mampu membuat anak merasa usahanya diapresiasi sehingga termotivasi untuk melaksanakan ibadah serupa di masa mendatang.

Keempat; menebar kebaikan, memberi angpao juga bagian dari menebar kebaikan kepada sesama, kita tahu bahwa memberi dan menerima angpao adalah sesuatu yang menyenangkan bagi keduanya dan tentu saja juga dapat menyebarkan kasih sayang.

Kelima, pengajaran tentang beramal, ketika keluarga anak mendapat angpao, ini artinya pemberi perlu menyediakan dana dan daftar orang yang akan diberikan angpao, ini cara yang bagus untuk melatih anak-anak bagaimana cara beramal kepada orang lain.

Keenam. Anak merasa memperoleh perhatian, merima angpao membuat anak merasa diperhatikan, karena kebaikan ini membuat anak merasa dicintai dan secara otomatis mengikat anak menjadi lebih dekat dengan si pemberi hadiah.

Cara mengelola uang angpao
Pertama, menunjukkan pada anak nilai memberi, alasan utama mengapa penting bagi orang tua untuk mengajarkan pembelajaran keuangan kepada anak-anak adalah agar anak-anak menjadi paham mengenai pemanfaatan uang dengan baik.

Kedua, bantu anak belajar membuat keputusan pengelolaan uang, berikan pemahaman kepada anak mengenai keinginan dan kebutuhan sebuah barang, jika tidak penting dan tidak butuh maka sebaiknya ditunda atau bahkan tidak perlu dibeli sehingga penggunaan uang menjadi lebih tepat guna.

Ketiga, bantu anak membiasakan menabung, dengan memberikan pemahaman kepada anak mengenai menabung, maka anak akan berusaha menabung dan menghargai setiap uang yang diperolehnya, untuk mendukung hal tersebut maka orang tua menyediakan media tabungan seperti celengan atau benda lainnya yang bisa digunakan untuk menyimpan uang koin maupun uang kertas.

Profil penulis
Naim, M.Pd (dosen Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang)
Sekjen Yayasan Putra Khatulistiwa Malang (YPKM)
Sekretaris IARMI Dewan Pimpinan Kota Malang
Owner Konveksi Wira@lhamd Malang

Nilai Religius di Penghujung Ramadan

Naim M.Pd

*) Oleh: Naim M.Pd

Nuansa Ramadan sebentar lagi akan berlalu, tinggal menghitung jam saja, bulan yang penuh doa, hidayah, ampunan, berkah, kasih sayang, dan kelembutan ini akan meninggalkan kita semua, sehingga kita para manusia yang notabene mahluk lemah dan tidak memilik daya tanpa pertolongan-Nya, tentu tidak ada jaminan di tahun mendatang akan bertemu kembali dengan bulan yang penuh maghfirah ini. apalagi kita sebagai umat manusia yang beragama, nilai-nilai religius yang terkandung di dalamnya tentu menjadi sesuatu yan sangat urgent untuk kita aplikasikan dan wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga jika kita mampu menerapkan nilai-nilai Ramadhan pada bulan-bulan berikutnya, maka manusia tersebut benar-benar manusia pilihan yang Allah Swt ketuk hatinya untuk kembali menjadi manusia yang fitri (suci), baik itu suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.

Banyak umat manusia setelah Ramdhan berlalu, mereka kemudian terlena dan tenggelam dalam uforia “kemenangan”, dan pada akhirnya mereka kembali kepada kebiasaan-kebiasan buruk yang telah dilakukan sebelumnya, seperti mulai menggunjing tetangga yang tidak sepaham dengannya, mulai pamer harta agar dibilang orang “terkaya” padahal ada tetangga di kanan dan kiri rumahnya yang masih berjuang demi memenuhi kebutuhan hidupnya, mencari kesalahan orang lain dan kemudian mencelanya dan masih banyak lagi contoh lainnya, sehingga nilai-nilai luhur yang terkadung dalam ibadah bulan suci Ramadhan ini menjadi sia-sia. Jika tindakan semacam ini terulang kembali pasca bulan Ramadhan, maka tentu hal ini sangat miris dan sungguh tragis. Jika tindakan ini benar terjadi, maka nilai-nilai pengajaran yang telah dimaktubkan oleh Allah Swt melalui serangkaian ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan selama satu bulan penuh itu tidak berhasil dan memuai bebas tanpa bekas.

Value Ramadhan dalam kehidupan manusia
Kalau kita kaji secara holistik, teoritis maupun empiris, maka ada beberapa value yang bisa kita ambil dari ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, diantaranya ialah;

Pertama; hikmah puasa tentu dapat meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt, menjadi lebih rajin beribadah, melaksanakan semua perintahnya dan menjauhi segala apa yang dilarangnya.

Kedua; lebih mengontrol hawa nasfu, dengan berpuasa kita bisa menghabiskan waktu untuk mengerjakan hal-hal positif yang dapat menciptakan kebaikan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ketiga; menerima yang diberikan Allah, menerima dengan lapang dada terhadap rejeki yang kita terima, serta perbanyaklah bersyukur karena masih banyak masyarakat yang jauh di bawah kita.
Keempat; memupuk sifat dermawan, dengan merasakan lapar dan haus saat berpuasa, membuat seseorang tersadar betapa banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita, dan pada akhirnya kita bisa bersikap lebih dermawan untuk membantu sesama.

Kelima; sehat bagi tubuh, dengan berpuasa pola makan dan istirahat kita menajdi teratur, dengan pola makan dan istirahat yang teratur maka menyebabkan tubuh kita menjadi sehat, jika tubuh kita sehat maka untuk beribadah kepada Allah Swt pun semakin semangat.

Keenam; berusaha untuk menjadi lebih baik, dengan berpuasa maka membuat manusia berupaya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, lebih perhatian, peduli dan suka membantu.
Ketujuh; meninggalkan kesenangan dunia, dengan berpuasa membuat manusia menjadi lebih suka beribadah dibandingkan dengan urusan dunia, karena yang ada difikirannya hanyalah keridhoan Allah Swt.

Kedelapan; melatih hidup untuk berperilaku sederhana, puasa mengajarkan kita mengenai hidup sederhana, menghindari tindakan menghambur-hamburkan uang dan memamer-mamerkan harta, karena mereka sadar jika apa yang kita miliki saat ini adalah hanya titipan Allah Swt yang sewaktu-waktu diambil kembali.

Konklusi
Selagi nyawa masih melekat pada raga ini, mari kita menebar nilai-nilai ramadhan, mulai dari keluarga kita, sahabat, teman kerja dan lain sebagainya, yang perlu diingat adalah menebar kebaikan tidak selalu identik dengan uang, menebar kebaikan bisa dengan banyak cara diantaranya (a) berhentilah mencari-cari kesalahan orang lain, (b) berhentilah menggunjing orang lain, (c) berhentilah pamer-pamer kekayaan sementara masih ada saudara-saudara kita yang kelaparan, (d) berbagilah dengan profesi kita (jika kita seorang dosen/guru maka berikanlah solusi kepada mahasiswa/siswa yang sedang menemukan kesulitan dalam mengerjan tugasnya), (e) berbagilah dengan skill kita (jika kita fasih dalam berpidato, maka bantulah mereka yang belum bisa berpidato hingga dia hebat seperti kita), dan masih banyak lagi lainnya.

Yuk kita selalu berdoa agar kita semua masih diberikan kesehatam, kesempatan dan kekuatan oleh Allah Swt untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan di tahun mendatang, sehingga kita bisa memperbaiki kembali hal-hal yang keliru yang tidak kita sadari sebelumnya sehingga dengan demikian kita bisa mengisi bulan suci ramadhan tersebut dengan lebih berbobot dan penuh taqwa kepada Allah Swt.

Profil penulis
Naim, M.Pd (dosen Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang)
Sekjen Yayasan Putra Khatulistiwa Malang (YPKM)
Sekretaris IARMI Dewan Pimpinan Kota Malang
Relawan PMI Kabupaten Malang

Manisnya Bisnis Es Tebu di Bulan Ramadan

Es tebu. (Istockphoto.com)

*Oleh: Naim, M. Pd

Apakah kalian pernah minum air tebu? es tebu? atau makanan dan minuman yang berbahan dasar tebu lainya? ya, saya yakin kalian pernah mencobanya baik itu yang dihidangkan oleh pedagang kaki lima di tepi sawah yang menyejukkan mata, kafe bernuansa klasik, restoran, atau bahkan hotel berbintang sekalipun, minuman yang berbahan dasar tebu ini terasa sangat menggiurkan dan menyegarkan saat kita minum, terlebih kita konsumsi pada saat berbuka puasa, heeemmmmm rasanya sangat luar biasa nikmatnya, terasa membuat tubuh ini kembali bertenaga, segar dan siap melakukan aktivitas yang lain setelah melaksanakan ibadah puasa.

Minuman berbahan dasar tebu ini sangat mudah kita temui baik di kota-kota besar maupun kecil, sebut saja kota Malang, Surabaya, Pontianak, Kuburaya, Jogjakarta atau bahkan Jakarta, pengalaman pribadi, setiap datang ke suatu kota, maka saya lebih senang membeli minuman es tebu yang dijual oleh pedagang kaki lima, alasanya selain karena harganya yang ramah di kantong, juga dapat membantu perputaran perekonomian mereka (pedagang kaki lima) dengan cara membelinya, juga merekomendasikan kepada teman-teman yang kebetulan lewat di wilayah tersebut untuk melakukan hal serupa.

Mengenai harga minuman dengan bahan dasar tebu ini juga sangat bervariatif (tergantung wilayahnya), ada yang menjual dengan harga Rp. 2.000, 5.000, 6.000 bahkan ada juga yang dijual dengan harga 20.000 setiap gelasnya. Untuk bahan baku minuman tebu saat ini juga tidak terlalu sulit, selain karena tebu itu mudah tumbuh subur juga sudah banyak masyarakat yang membudidayakannya, misalnya di wilayah Kabupaten Malang, harga tebu berada di kisaran sebesar Rp. 1.500/kg nya, biasanya para pedagang minuman berbahan tebu ini minimal membeli 1 kwital/100 kg tebu untuk berjualan selama 1 minggu. Jika dihitung secara rinci maka 1 kwintal/100 kg tebu bisa menghasilkan 268 gelas air tebu murni, 268 gelas jika dikalikan dengan harga jual rata-rata Rp. 5.000/gelas maka akan memperoleh omzet sebesar Rp. 1.340.000 setiap minggunya dan jika dikali 4 minggu (1 bulan) maka pedagang tersebut mampu memperoleh omzet sebesar Rp. 5.360.000, Omzet yang cukup manis bukan?

Selain prospek bisnis yang manis, ternyata minuman berbahan tebu ini juga banyak mengandung kelebihan-kelebihan bagi tubuh kita, dan kelebihan ini yang tidak banyak diketahui oleh kebanyakan orang, sehingga masih banyak masyarakat menganggap minuman berbahan tebu ini sebagai minuman biasa dan hanya dikonsumsi di saat waktu tertentu saja. Untuk mengetahui apasaja kelebihan-kelebihan dari minuman berbahan tebu tersebut maka penulis merinci sebagai berikut; (1) dapat mengontrol kadar gula darah, (2) detoks racun yang berada dalam tubuh, (3) membantu melawan kanker, (4) mengatasi bau mulut, (5) meningkatkan kekuatan tulang dan gigi, (6) mencegah kerusakan sel darah, (7) menurunkan berat badan, (8) meredakan demam, (9) melancarkan pencernaan, (10) menambah stamina, (11) meredakan sakit tenggorokan, (12) mengobati luka, (13) menjaga kesehatan ginjal, (14) menjaga kesehatan dan kecantikan rambut, (15) menjaga keseimbangan pH tubuh, (16) baik untuk ibu hamil, (17) mengelola stres dan atasi imsomnia, (18) menjaga stabilitas tekanan darah, (19) meningkatkan sistem kekebalan tubuh, (20) menjaga kesehatan liver atau hati, (21) mengobati jerawat, (22) dan yang paling penting adalah dapat mencegah penuaan dini dan awet muda.

Dengan pemaparan sekilas tentang manisnya prospek bisnis minuman berbahan tebu di atas, maka bisa dipastikan bisnis ini sangat menguntungkan, sangat cocok dengan prinsip orang ekonomi yaitu “mengeluarkan modal sekecil-kecilnya dan meraup laba sebesar-besarnya”. Untuk memperoleh laba yang besar tentu kita (sebagai pelaku usaha) harus melihat aspek-aspek bisnis yang harus kita pahami dan harus kita jalani secara ketat diantaranya yaitu;
Pertama, aspek manajemen, para pelaku (pedagang minuman tebu) harus memahami ilmu manajemen dasar seperti kesiapan SDM/skill yang dimiliki, sehingga denan skill yang dimiliki mampu membuat ramuan minuman yang pas sesuai dengan selera konsumen.

Kedua, aspek pasar. para pelaku (pedagang minuman tebu) harus mampu membaca situasi pasar, minuman tebu yang seperti apa yang mereka inginkan, jangan membuat produk yang sama (produk yang dijual oleh orang lain) agar produk kita dilirik dan diminati oleh konsumen.

Ketiga, layout/letak usaha (lokasi berjualan), layout/letak usaha tentu jangan sampai diremehkan, carilah lokasi yang memang strategis dan banyak dilalui oleh kebanyakan orang sehingga pelaku usaha tidak perlu repot-repot untuk keliling saat berjualan.

Keempat, aspek keuangan, aturlah perputaran keuangan dengan bijak, pisahkan antara uang usaha dengan uang pribadi, karena jika hal tersebut tidak di atur maka yakinlah modal usaha akan selalu jebol (uang usaha akan terpakai) yang tentusaja menyebabkan modal usaha habis dan usaha pun mangkrak.

Kelima, aspek lingkungan, untuk menghindari lingkungan usaha yan kumuh, maka siapkan kantong yang cukup untuk menampung limbah (sampah tebu pasca penggilingan), karena pembeli sangat menyukai tempat usaha yang bersih dan higienis, selain baik untuk mata memandang, aroma di sekitar usaha juga baik bagi produk yang dijualnya.

*Naim, M. Pd
Profesi: Dosen Pend. Ekonomi Unikama

Organisasi:
1) sekretaris IARMI DPKota Malang.
2) sekretaris YPKM Malang.
3) Relawan PMI kabupaten Malang

Ada apa dengan La Nyalla?

Anwar Hudijono

Oleh Anwar Hudijono

Tiba-tiba Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattaliti menggetarkan persada perpolitikan Indonesia. Dia seperti singa yang lepas dari kebun binatang lantas masuk rimba raya. Di situ melakukan transformasi. Begitu muncul kembali ia menjadi raja rimba yang mengaum dahsyat, siap menerkam dan mencabik-cabik siapapun yang hendak merusak ekosistemnya.

Ekosistem yang dibela La Nyalla adalah konstitusi. Siapapun tidak boleh main-main dengan konstitusi. Tak peduli manusia setengah gajah atau seperempat godzila sekalipun.Tak peduli yang giginya kuat dan mampu mengeremus beli geligen.

Konstitusi bagi suatu negara itu layaknya akar tunjang pada sebuah pohon. Jika sampai akarnya rapuh maka sangat mungkin pohon itu akan tumbuh meranggas, enggrik-enggriken bahkan ambruk.

Untuk itulah dia langsung menolak keras ketika Luhut Binsar Panjaitan (LBP) bilang punya big data bahwa rakyat ingin pemilu 2024 ditunda. Tanpa tedeng aling-aling La Nyalla menuding big data itu hoaks. Bagi La Nyalla menunda pemilu berarti mengoyak konstitusi.

Di sini La Nyalla menunjukkan dirinya tidak merinding sama sekali demi menjaga konsititusi. Padahal siapapun sudah sangat mafhum siapa sosok LBP. Orang kuat negeri ini. Sampai ada yang menyebutnya “perdana menteri”. Ada yang menyebut lord.

Untuk menjaga konstitusi pula La Nyalla bersama tiga pimpinan DPD melakukan gugatan pasal 222 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pasal itu mensyaratkan presidential threshold 20 persen. Dia menilai, pasal itu melanggar konstitusi. Bisa mengakibatkan negara lumpuh.

Kematangan spiritual

Transformasi pada diri La Nyalla boleh dibilang merupakan pertanda kematangan spiritual politik. Ia kini berada di puncak piramida politik. Dia hanya melihat ke bawah. Tidak lagi ada atasa yang dilihatnya kecuali Tuhan. Melihat apa yang menjadi aspirasi rakyat.

Berbeda dengan misalnya DPR. Anggota DPR tidak hanya melihat ke bawah tetapi juga harus melihat ke atas yaitu partai atau lebih sempit pimpinan partai. Bahkan melihat ke atas sering kali lebih penting daripada melihat ke bawah.

Jika bawah bilang apem, sementara atas bilang bikang maka anggota dewan yang terhormat akan memilih bikang. Sebab kalau bilang apem, berisiko kena pergantian antarwaktu (recall). Yang repot jika partai terserah apa dawuh oligarki (persekutuan jahat misterius). Nah, di sinilah betapa urgensinya menumpukan keselamatan konstitusi/negara ada pada bahu DPD.

Kematangan spiritual politik dikembangkan oleh kesadaran akan hakikat dan misi kekuasaan. Saya yakin La Nyalla pasti mafhum Quran surah Ali Imran 26.

“Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapapun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapapun yang Engkau kehendaki.” Itulah hakikat kekuasaan.

Adapun misi kekuasaan itu tertera di Quran surah Shad ayat 26. (Allah berfirman), “Wahai Daud, sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi, maka berikanlah keputusan di antara manusia dengan adil. Dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah.” Khalifah bisa berarti luas termasuk pimpinan lembaga negara dan masyarakat.

Langkah La Nyalla memang tidak mudah. Medan rimbanya terlalu belukar. Tidak sedikit singa berkepala dua yang jusru ingin ekosistem ini berantakan. Bagaimana selanjutnya? Hanya Allah yang tahu. Tapi setidak-tidaknya La Nyalla telah memulai. Mengamalkan qulil haqqa walau kana murrah (katakanlah kebenaran sekalipun pahit). Menggedor kepala batu. Menyentak yang pulas. Membuka kenyataan bahwa negara sedang bahaya. Tabek.
Rabbi a’lam

Anwar Hudijono, wartawan senior tinggal di Sidoarjo.

Diet Pada Penyakit Ginjal Kronik

Ilustrasi saat ginjal terasa sakit

Oleh: DR. Etik Sulistyowati, SST, SGz,MKes*

Peringatan World Kidney Day merupakan sebuah kampanye global untuk menyadarkan tentang pentingnya ginjal bagi kesehatan.

Ginjal merupakan salah satu organ penting bagi tubuh yang harus selalu dijaga kesehatannya.

Penyakit ginjal dapat disebabkan karena adanya gangguan fungsi ginjal yang dapat terjadi ketika tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan, serta elektrolit sehingga menyebabkan retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah.

Satu di antara penyakit ginjal kronis adalah penyakit gagal ginjal. Penyakit gagal ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya sama sekali tidak mampu bekerja dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh, seperti sodium dan kalium di dalam darah atau produksi urin.

Menurut Price dan Wilson (2012), berdasarkan perjalanan klinis, gagal ginjal dapat dibagi menjadi 3 stadium, yaitu Stadium I (penurunan cadangan ginjal), Stadium II (insufisiensi ginjal), dan Stadium III (gagal ginjal stadium akhir atau uremia).

Beberapa gejala dari penyakit ginjal sendiri yaitu terdapat keluhan mual, muntah, dan tidak nafsu makan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 12,5% pasien mengeluhkan mual, sedangkan sisanya tidak mual.

Sebanyak 8 pasien (7,7%) mengalami muntah, sementara 96 pasien (92,3%) tidak mengalami muntah. Sebanyak 14 pasien (13,5%) tidak nafsu makan (anoreksia) dan 90 pasien (86,5%) tidak mengeluhkan anoreksia.

DR. Etik Sulistyowati, SST, SGz,MKes Dosen Jurusan Gizi Potekkes Malang.(mvoice/ist)

Hal yang perlu dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal kronis adalah sebagai berikut:
• Melakukan pengendalian tekanan darah
• Melakukan kontrol diabetes
• Menghindari agen nefrotoksik
• Melakukan diet (menghindari diet protein tinggi> 1,3 /kg/hari) dan asupan garam yang rendah (natrium <90 mmol atau <2 g/hari)
• Modifikasi gaya hidup

Nah, sebagai seorang Ahli Gizi kita mengenal Diet Rendah Protein untuk penderita penyakit ginjal.

Apa Diet Rendah Protein itu? Apa setiap penderita penyakit ginjal harus mendapatkan diet rendah protein?

Tidak semua penderita ginjal harus mendapatkan diet rendah protein. Diet rendah protein diberikan kepada penderita penyakit ginjal yang dengan diet konvensional.

Jika penderita penyakit ginjal sudah dengan terapi pengganti (missal dengan hemodialis atau dialisis peritoneal) maka dietnya berganti menjadi Diet Tinggi Protein

Diet Rendah Protein
Diet rendah protein adalah pola makan yang membatasi protein dari makanan atau konsumsi sehari-hari. Pada diet ini, asupan proteinnya lebih rendah dari kebutuhan normal.

Diet rendah protein diberikan kepada seseorang yang mengalami penurunan fungsi ginjal menahun atau penyakit gagal ginjal kronis.

Pasien gagal ginjal memang harus menjaga pola makannya dengan cukup ketat.

Hal tersebut disebabkan banyak makanan yang mungkin bergizi untuk orang yang tidak mengidap gagal ginjal justru bisa memperparah kondisi penyakit ini.

Tujuan diet ini menurut Kementerian Kesehatan RI yaitu:
• mencukupi kebutuhan zat gizi agar sesuai dengan fungsi ginjal,
• mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit,
• memperlambat penurunan fungsi ginjal lebih lanjut, serta
• menjaga stamina agar pasien dapat beraktivitas normal.

Mengapa pasien gagal ginjal harus membatasi asupan protein?
Membatasi asupan protein pada pasien gagal ginjal bukanlah tanpa sebab. Protein yang Anda konsumsi akan dicerna dan dipecah menjadi asam amino oleh tubuh dengan bantuan enzim sistem pencernaan.

Proses pencernaan protein akan dimulai dari lambung lalu berlanjut ke usus. Asam amino yang dicerna oleh tubuh akan lantas dibawa oleh aliran darah dan dikirim ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan.

Tubuh sendiri membutuhkan jumlah asam amino berbeda tergantung jenisnya. Protein yang selesai dicerna akan diproses oleh ginjal dan dibuang jika tidak diperlukan lagi.

Zat pembuangan hasil pencernaan protein yang dikeluarkan oleh ginjal yaitu urea pada urine (air kencing). Semakin banyak protein dicerna tubuh, semakin banyak pula asam amino yang disaring oleh ginjal dan membuat ginjal bekerja lebih keras.

Hal tersebut akan berbahaya bagi pasien gagal ginjal kronis yang ginjalnya sudah tidak bisa berfungsi dengan baik. Inilah alasannya kenapa pasien gagal ginjal harus membatasi asupan protein.

Macam Diet Rendah Protein
Dari buku Penuntun Diet dan Terapi Gizi, persagi, AsDi yang diterbitkan oleh EGC, macam diet Rendah Protein , dibedakan menjadi:
1. Diet Rendah Protein I
Diet rendah protein I mengandung 30 gram protein per hari. Diberikan kepada pasien dengan berat badan 50 kg.

2. Diet Rendah Protein II
Diet rendah protein II mengandung 35 gram protein per hari. Diberikan kepada pasien dengan berat badan 60 kg.

3. Diet Rendah Protein III
Diet rendah protein III mengandung 40 gram protein per hari. Diberikan kepada pasien dengan berat badan 65 kg.

Dengan mengurangi asupan protein dapat meringankan beban kerja hati dan ginjal. Selain itu, diet ini dapat membantu meningkatkan metabolisme protein dan mencegah penumpukan urea dalam aliran darah. Beberapa penelitian mengaitkan kadar urea yang tinggi dalam darah dengan risiko diabetes tipe-2 dan gagal jantung.

Bagaimana cara diet rendah protein?
Anjuran pola diet ini bisa bervariasi tergantung dari kondisi kesehatan pasien secara umum, jenis gangguan ginjal yang dialami, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, dan banyak lagi faktor lainnya.

Sebab itu, lebih tepat bila pasien berkonsultasi langsung dengan dokter, dokter spesialis penyakit dalam, atau ahli gizi agar dijelaskan seperti apa pengaturan pola diet yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.

Makanan berikut ini dikategorikan sehat dan aman untuk pasien gagal ginjal:
• Buah rendah protein: apel, pisang, pir, anggur, dan lain-lain
• Sayur rendah protein: tomat, asparagus, brokoli, dan sayuran hijau lain
• Sumber karbohidrat: nasi, roti, makaroni.
• Lemak sehat: alpukat, minyak zaitun, dan minyak kelapa

Sebaliknya, berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari oleh pasien gagal ginjal karena berprotein tinggi:
• Daging ayam dan sapi
• Ikan
• Telur
• Produk susu dan olahannya seperti keju dan yogurt
• Kacang kedelai dan olahannya seperti tempe dan tahu
• Kacang-kacangan seperti almond dan kenari
• Biji-bijian seperti chia seed, flaxseed, dan hemp seed.

Di bawah ini contoh menu makanan rendah protein yang dapat Anda sajikan untuk pasien gagal ginjal, menu rendah protein ini disusun oleh ahli gizi dalam menyajikan makanan untuk pasien gagal ginjal.

Sarapan:
• Nasi putih
• Tumis ayam paprika
• Cah sawi putih
• Snack buah melon
Makan siang:
• Kentang ongklok
• Fish barbeque
• Corn soup
Makan malam:
• Nasi putih
• Garang asem ikan
• Tumis labu siam

Tidak semua pasien penyekit ginjal harus diet rendah protein. Jika pasien sudah dengan terapi pengganti misal hemodiaisis dan adekuat hemodialisisnya, pasien bisa mengkonsumsi protein dalam jumlah lebih tinggi.

Anjuran protein cukup tinggi yaitu 1-1,2 gram/Kg berat badan. Sumber protein berasal dari 50% hewani (daging, ayam, ikan, telur) dan 50% nabati (tahu, tempe). Garam merupakan sumber utama sodium/natrium. Waspada terhadap natrium yang ada di makanan kaleng dan makanan awetan

Pengaturan zat gizi makro pada diet Hemodialisis(HD)
▪ Energi
Ketika fungsi ginjal menurun, asupan energi pun cenderung menurun. Kebutuhan energi pada penderita GGK sebesar 30-35 kkal/kgBB/hari.
▪ Protein
Pada diet hemodialisis menurut pedoman NKF K/DOQI sebesar 1,0-1,2 gram protein/kgBB dapat diperoleh dari protein dengan nilai biologis tinggi seperti telur, susu, hati sapi, daging sapi, dan kedelai. Pengidap GGK dengan uremia mengalami kelainan dalam pengecapan rasa makanan sehingga dapat ditambahkan bumbu pada pengolahan protein.
▪ Lemak
Pengidap GGK yang menjalani terapi HD biasanya memiliki LDL normal, HDL rendah, dan peningkatan level trigliserida sehingga untuk kebutuhan lemak dapat mengikuti pedoman dari diet Therapeutic Lifestyle Changes (TLC) yaitu dengan mengonsumsi lemak 25% dari energi, lemak jenuh <7% dari energi, PUFA <10% dari energi, MUFA <20% dari energi, dan kolesterol <200 mg/hari. Pembatasan tersebut disebabkan risiko penyakit arteri koroner cenderung meningkat pada HD.
▪ Karbohidrat
Pemilihan karbohidrat kompleks dipertimbangkan karena waktu cernanya yang lebih lama dan kenaikan glukosa darah yang lebih lambat saat setelah dikonsumsi dibandingkan dengan efek konsumsi karbohidrat sederhana. Serat pada penyakit ginjal memiliki peran khusus untuk menurunkan kadar plasma urea tanpa harus mengurangi konsumsi protein dengan cara mengurangi produksi amonia oleh mikroba usus besar sehingga produk urea yang diproduksi hati lebih sedikit.
▪ Cairan
Kebutuhan cairan pada pasien HD bersifat individual dihitung dengan cara Insensibel Water Loss (IWL) 15 ml/kgBB (705ml) + jumlah output urin. Pada pasien HD perlu adanya pembatasan cairan karena cairan yang terlalu banyak dapat menyebabkan perubahan volume darah secara tiba-tiba dan hipotensi selama terapi HD.

Pengaturan zat gizi mikro pada diet HD
▪ Kalium
Konsumsi kalium pada pengidap GGK dengan HD dibatasi yaitu 2-3 gram/hari karena apabila terjadi hiperkalemia dapat menimbulkan aritmia fatal. Dengan pembatasan tersebut, maka pengidap GGK dengan HD dianjurkan mengonsumsi makanan rendah kalium seperti apel, anggur, jeruk mandarin, pir, stroberi, semangka, kubis, kembang kol, terong, selada, dan jamur.

▪ Natrium
Natrium merupakan kontributor utama yang menentukan besar atau tidaknya osmolalitas serum dan dapat meningkat pada pengidap dengan HD dikarenakan asupan natrium yang berlebih dan dapat berujung pada komplikasi kardiovaskuler akut dan kronis, sehingga perlu pembatasan natrium sekitar <1500 m g/hari. Selain itu, asupan natrium berlebih dapat meningkatkan rasa haus, menyebabkan hipertensi, dan meningkatkan osmolalitas yang berujung pada perubahan GFR.

▪ Fosfor
Hiperfosfatemia adalah salah satu komponen dari GGK, bahkan prevalensinya pada pasien HD cukup tinggi yaitu sebesar 50% yang disebabkan oleh diet tinggi protein yang dijalani dan adanya gangguan metabolisme mineral yang berhubungan dengan penurunan fungsi GFR. Hiperfosfatemia dapat meningkatkan risiko kematian karena meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler, sehingga perlu adanya pembatasan konsumsi fosfor sebesar <800 mg/hari.

▪ Asam folat
Asam folat diberikan pada pasien GGK yang memerlukan hemodialisis karena saat proses hemodialisis, pasien akan kehilangan vitamin larut air melalui membran dialisis. Pemberian asam folat sebesar 2-5 mg/hari untuk menghambat penurunan laju filtrasi glomerolus. Selain itu asam folat mampu memulihkan dan memelihara hematopoiesis yang normal.

Bahan Makanan yang Dianjurkan dan Dibatasi serta Cara Pengolahannya
Diet hemodialisis perlu memperhatikan bahan makanan apa saja yang perlu dibatasi dan terkait cara pengolahan yang aman untuk pasien HD.

Bahan Makanan yang Dianjurkan
1. Sumber Karbohidrat: nasi, bihun, mie, makaroni, jagng, roti, kwethiau, kentang, tepung-tepungan, madu, sirup, permen, dan gula.
2. Sumber Protein Hewani: telur, susu, daging, ikan, ayam.
3. Bahan Makanan Pengganti Protein Hewani Hasil olahan kacang kedele yaitu tempe, tahu, susu kacang kedele, dapat dipakai sebagai pengganti protein hewani untuk pasien yang menyukai sebagai variasi menu atau untuk pasien vegetarian asalkan kebutuhan protein tetap diperhitungkan.
4. Sumber Lemak: minyak kelapa, minyak jagung, minyak kedele, margarine rendah garam, mentega.
5. Sumber Vitamin dan Mineral
6. Semua sayur dan buah, kecuali jika pasien mengalami hiperkalemi perlu menghindari buah dan sayur tinggi kalium dan perlu pengelolaan khusus yaitu dengan cara merendam sayur dan buah dalam air hangat selama 2 jam, setelah itu air rendaman dibuang, sayur/buah dicuci kembali dengan air yang mengalir dan untuk buah dapat dimasak menjadi stup buah/coktail buah.

Bahan Makanan yang Dibatasi
1. Hindari sayur dan buah tinggi kalium jika pasien mengalami hiperkalemi. Bahan makanan tinggi kalium diantaranya adalah bayam, gambas, daun singkong, leci, daun pepaya, kelapa muda, pisang, durian, dan nangka.
2. Hindari/batasi makanan tinggi natrium jika pasien hipertensi, udema dan asites. Bahan makanan tinggi natrium diantaranya adalah garam, vetsin, penyedap rasa/kaldu kering, makanan yang diawetkan, dikalengkan dan diasinkan.

Cara Pengolahan
1. Semua sayuran harus dimasak dan tidak dianjurkan dimakan dalam keadaan mentah (lalapan)
2. Bila harus membatasi garam, gunakanlah lebih banyak bumbu-bumbu seperti gula dan bumbu dapur lain
3. Untuk mengurangi kadar kalium dalam bahan makanan sebaiknya dipotong-potong kecil terlebih dahulu, kemudian direndam dalam air hangat minimal selama 2 jam Air perendaman dibuang dan bahan makanan dicuci dalam air mengalir selama beberapa menit. Setelah itu masaklah (terutama sayuran dan umbi-umbian)
4. Untuk membatasi banyaknya cairan dalam makanan masakan lebih baik dibuat dalam bentuk tidak berkuah seperti ditumis, dipanggang, dikukus, dibakar, dan digoreng
5. Cairan lebih baik diberikan dalam bentuk minuman segar
Contoh Menu Hemodialisis

Pasien HD perlu mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil sering (small frequent feeding). Berikut contoh rekomendasi menu diet hemodialisis 1 hari yang teridiri dari 3x makanan utama dan 3x selingan dengan total energi 1500 kkal, protein 61 gram, lemak 47 gram, karbohidrat 219 gram, serat 24 gram, kalium 2 gram, natrium 450 miligram, dan fosfor 700 miligram.

Referensi
Aisara, S., Azmi, S. and Yanni, M., 2018. Gambaran Klinis Penderita Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, [online] Available at: [Accessed 6 March 2021].
Eprints.poltekkesjogja.ac.id. 2021. [online] Available at: [Accessed 6 March 2021].
Kwek, J. L., & Kee, T. (2020). Annals of the Academy of Medicine, Singapore, 2021. World Kidney Day 2020: Advances in Preventive Nephrology. Pp.175-179.(*)

*Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Malang

Ombak Parangtritis

Ilustrasi

Oleh: Anggun YP

Debur ombak datang menggulung seakan menyambut kehadiranku
Kala sepasang kaki menapakkan kaki di pasir Parangtritis
Seakan hendak bertanya kepadaku,
“Mengapa kau pergi ke sini sendiri?”

Tiba-tiba aku tersentak dan tak mampu melontarkan sepatah katapun
Kala itu aku dan kamu tengah duduk bersanding diatas pasir Parangtritis
Duduk bercengkerama menertawakan kehidupan yang sedang tidak baik- baik saja

Lalu ombak datang dan mendengar semua cerita kita
Seakan dia tersenyum, ia bergulung- gulung dengan riang menghampiri kami yang sedang asyik bercerita dengan bergandengan tangan
Kita tertawa, kita berlari namun tetap saja ombak berlari mengejar dan membasahi kita berdua

Anggun Yulan Prastica

Namun kita memilih duduk kembali
Memandang mentari senja yang menampakkan keindahannya
Kembali duduk bersandar dan berpegangan tangan bercerita tentang kebahagiaan, kedamaian hati dan membayangkan masa depan
Ombak kembali tersenyum, tidak ingin mengganggu kebahagiaan kami seakan percaya rencana kita akan menjadi nyata

Namun, sore ini beberapa bulan setelah itu
Aku kembali datang lagi ke pantai ini sendiri, tanpa dirimu di sisiku
Dan ombak kembali menggulung pelan menyentuh sepasang kakiku di pantai Parangtritis

Nama : Anggun Yulan Prastica
TTL : Pasuruan, 20 januari 1996
Alamat : Jl Gunung Agung
Email : Anggunyulan96@gmail.com

2022 Tanpa Virus Covid-19

Dzaky Ian Rusydi

*Oleh: Dzaky Ian Rusydi

Yakin 2022 tanpa Covid-19? Nyatanya bulan Desember kemaren Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan temuan kasus pertama Covid-19 varian Omicron di indonesia pada Kamis (16/12).

Petugas kebersihan yang bekerja di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta menjadi orang pertama yang terinfeksi p;eh virus ini. Menkes merinci para petugas kebersihan pada Wisma Atlet dengan mengadakan pengambilan sampel rutin pada tanggal 8 Desember 2021. Hasil pemerikaan didapati 3 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Ketiga hasil sampel yang positif tadi selanjutnya dikirim ke Balitbakes untuk dilakukan WGS (Whole Genome Sequencing).

Hasil pemeriksaan tersebut sudah keluar pada tanggal 15 Desember dan hasilnya 1 dari 3 sampel tersebut terkonvirmasi positif varian Omicron. Varian virus corona Omicron kini telah di deteksi di 57 negara menurut organisasi kesehatan dunia. Varian yang pertamakali di laporkan oleh Afrika Selatan ini menjadi tambahan terbaru dalam daftar “Variant Of Concern”. Setelah Alfa yang pertamakali di deteksi di inggris, Beta di Afrika Selatan, Gamma di Brazil, dan Delta di India.

Apakah mungkin muncul varian baru di Indonesia? Jawabanya mungkin saja, karena varian virus corona muncul melalui proses mutasi. Hal itu terjadi ketika ada kesalahan pembacaanpada gen virus saat proses replikasi. Karena virus tidak memiliki mekanisme perbaikan selayaknya sel, semakin sering virus bereplikasi maka semakin besar kemungkinannya untuk bermutasi.

Suatu varian virus corona memiliki beberapa potensi untuk bermutasi pada gennya. “Ibarat sebuah mobil, spionnya ganti itu mutasi, lampunya ganti juga itu mutasi, kemudian velg-nya ganti, ada banyak yang berubah, maka ia berubah menjadi varian baru,” kata Prof. Tjandra Yoga Aditama, dosen pascasarjana di Universitas YARSI dan mantan direktur penyakit menular WHO Asia Tenggara.

Varian alfa, misalnya, yang pertama kali dideteksi di Inggris dan telah menyebar ke lebih dari 50 negara, memiliki mutasi yang disebut E484K – berarti asam glutamat (E) digantikan oleh lysine (K) pada posisi 484. Mutasi ini disebut meningkatkan kemampuan virus untuk lolos dari sistem imun, mengurangi efektivitas pengobatan tertentu. Varian lokal B.1.466.2 disebut memiliki tujuh mutasi, di antaranya N439K dan D614G. Adapun Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi di protein spike (S) – sedemikian banyaknya, gen S jadi tidak terdeteksi dalam tes PCR (disebut S gene target failure atau SGTF) sehingga itu digunakan untuk mendeteksi varian tersebut.

Apakah vaksin berpengaruh pada COVID-19? Vaksin dibuat untuk mencegah penyakit covid tersebut. Vaksin COVID-19 adalah harapan terbaik untuk penularan virus corona pada Indonesia. Namun, banyak masyarakan awam yang belum mengerti manfaat dan dungsi dari vaksin ini, dan banyak yang mempertanyakan bagaimana cara kerja vaksin tersebut atau apa efek samping yang terjadijika kita melakukan vaksin tersebut.

Infeksi COVID-19 dapat menyebabkan komplikasi medis yang parah dan menyebabkan kematian pada beberapa orang. Tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana virus corona ini mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Jika satu orang tertular COVID-19, maka akan mudah ia menularkan virus tersebut kepada keluarga, teman, dan orang lain di sekitarnya. Lantas, bagaimana vaksin COVID-19 bisa bekerja?

Faktanya mendapatkan vaksin COVID-19 maka bisa melindungi tubuh dengan menciptakan respon antibodi tubuh tanpa harus sakit karena virus corona. Dengan mendapatkan vaksin, kita juga bisa membantu melindungi orang-orang di sekitar kita dari virus corona. Terutama orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat COVID-19.

Ada beberapa jenis vaksin yang sedang di kembangkan. Semuanya mengandung zat yang dapat meningkatkan system kekebalan, yang membuat tubuh mengenali dan melawan virus yang menyebabkan kita terkena virus corona. Terkadang Proses ini menimbulkan gejala seperti demem ringan. Gejala ini, biasanya sering di alami oleh orang yang selesai melakukan vaksin, ketika orang tersebut demam berarti orang tersebut normal dan sebagai tanda bahwa tubuh sedang membangun pelindung terhadap virus penyebab COVID-19 ini.

Kemenkes menargetkan bahwa Negara Indonesia menjadi Negara pertama di dunia yang keluar dari pandemic virus corona (COVID-19) dengan focus menurunkan laju penularan Covid-19 secara signifikan. Menurut saya pada 2022 ini berpotensi besar Indonesia sudah menjadi Negara yang terbebas dari covid 19. Tetapi pada akhir tahun 2021 negara Indonesia menemukan varian virus COVID-19 lagi. Indonesia juga berpotensi besar memiliki penularan virus yang sangat cepat.

Menurut saya Indonesia berpotensi besar dalam penularan virus ini karena banyak masyarakat awam yang mempertanyakan hasil dari pada vaksinasi covid-19 ini. Banyak masyarakat awam yang masih meragukan vaksinasi ini. Indonesia bias bebas dari virus corona ini jika masyarakat mematuhi anjuran pemerintah.

Anjuran tersebut meliputi memakai masker, membatasi ruang perkumpulan, dan vaksinasi. Tetapi banyak masyarakat Indonesia yang tidak mematuhi peraturan yang di rancang oleh pemerintah. Banyak masyarakat di Indonesia yang menginginkan virus covid-19 ini angkat kaki dari Negara Indonesia. Tapi, sebagian besar warga tidak mematuhi protokol kesehatan. Banyak warga yang menganggap bahwa dirinya merasa sehat dan sudah di faksin, tidak bias berpotensi terkena covid. Nyatanya virus covid-19 ini berperpotensi besar untuk terjadinya rantai penularan. Karena virus ini menyerang daya tahan tubuh kita, apabila tubuh kita tidak mampu menahan daya tahan maka virus ini berpotensi besar untuk berkembangbiak dalam tubuh kita. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh sangatlah penting agar kita terhindarkan dari virus COVID-19.

*Dzaky Ian Rusydi
Profesi: Mahasiswa Prodi. Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang

Terong Gosong NU

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Muktamar NU (Nahdhatul Ulama) di Bandar Lampung menjadi panggung persaingan dua tokoh yang meprepsentasikan dua generasi yang berbeda. K.H Said Aqil Siradj sebagai petahana mewakli kelompok status quo kalangan senior, dan K.H Yahya Cholil Staquf mewakili generasi baru kia-kiai muda NU.
 
Kiai Said mewakili kelompok establishment yang selama kepemimpinannya menikmati hubungan yang mesra dengan pemerintahan. Kiai Said sudah menanam saham besar di pemerintahan dengan kehadiran K.H Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden yang menjadi representasi NU.
 
Kiai Said juga menjadi benteng terdepan dalam perang melawan radikalisme Islam yang menjadi fokus pemerintahan Jokowi. Program-program deradikalisasi rezim Jokowi mendapatkan legitimasi kuat dari gerakan moderasi dan pribumisasi Islam yang secara konsisten dikampanyekan oleh Kiai Said.
 
Di bawah kepemimpinan Kiai Said NU mendapatkan deviden yang besar dari kekuasaan. Jatah menteri agama, yang sebelumnya sempat lepas ke tangan militer, akhirnya kembali ke tangan NU dengan penunjukan Yaqut Cholil Qoumas sebagai menteri agama. NU juga mendapat beberapa jabatan komisaris BUMN, termasuk Kiai Said yang menjadi komisaris KAI (Kereta Api Indonesia).
 
Di bawah kepemimpinan Kiai Said NU mempunyai peran yang lebih progresif dalam aktivitas politik. Munculnya K.H Ma’ruf Amin sebagai pendamping Jokowi adalah wujud dari keterlibatan NU dalam politik praktis. Perhelatan pemilihan presiden pada 20124 mendatang akan menjadi faktor penting bagi NU untuk memilih ketua baru.
 
Hubungan yang mesra dengan kekuasaan dan resource yang melimpah sebagai petahana membuat posisi Kiai Said cukup kokoh, dan punya peluang lebih besar untuk mempertahankan kekuasaan. Kalau NU ingin mempertahankan status quo dan kemapanan seperti yang dinikmatinya sekarang, maka pilihan akan jatuh kepada Kiai Said sebagai petahana.
Sementara itu K.H Yahya Cholil Staquf sebagai penantang establishment relatif tidak terlalu dikenal namanya di luar lingkaran NU. Nama Gus Yahya muncul di kancah nasional ketika diangkat menjadi salah satu juru bicara Presiden K.H Abdurrahman Wahid pada 1999. Ketika itu peran Gus Yahya masih tidak terlalu menonjol, karena kalah pamor oleh juru bicara yang lebih senior, seperti Wimar Witoelar dan Addi Massardi yang jauh lebih berpengalaman.
 
Tetapi pengalaman singkat menjadi juru bicara presiden memberi kesempatan besar kepada Gus Yahya untuk mencecap langsung ilmu dari Gus Dur. Gus Yahya mengagumi Gus Dur dan merasa mendapat berkah besar ketika dipilih sebagai juru bicara. Gus Yahya mendampingi Presiden Gus Dur dalam momen-momen penting, termasuk ketika Gus Dur dilengserkan pada Juli 2001.
 
Gus Dur dikenal punya cara yang unik dan khas dalam melakukan pengkaderan. Anak-anak muda dari daerah yang dianggap punya potensi akan langsung diambil oleh Gus Dur dan dibawa ke Jakarta. Biasanya, anak-anak muda itu diambil dari ‘’dhuriyah’’ pesantren yang masih mempunyai nasab dengan Gus Dur.
 
Saifullah Yusuf dan Muhaimin Iskandar adalah contoh dua anak muda yang langsung dicomot Gus Dur dari daerah dan dibawa ke Jakarta. Muhaimin dicomot dari Jombang dan Saifullah dicomot dari Pasuruan ketika lulus SMA. Dua keponakan Gus Dur itu terbukti berhasil menjadi tokoh politik pada kelasnya masing-masing. Muhaimin atau Cak Imin menjadi ketua PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan Gus Ipul menjadi politisi ulet yang sekarang menjadi walikota Pasuruan.
 
Yahya tidak mempunyai nasab langsung ke Gus Dur seperti Imin dan Ipul. Meski begitu Yahya punya nasab kekiaian yang kuat. Yahya adalah putra Kiai Cholil Bisri pengasuh Pesantren Raudhatut Thalibin, Rembang. Yahya adalah kakak kandung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Yahya juga keponakan dari K.H Mustofa Bisri alias Gus Mus.
 
Garis nasab Gus Yahya ini menjadi modal yang kuat untuk maju memperebutkan posisi tertinggi di NU. Jabatannya sekarang sebagai katib aam atau sekretaris jenderal PBNU memberi tambahan kredensial yang penting bagi Gus Yahya.
 
Gus Yahya, Cak Imin, dan Gus Ipul adalah genre baru kader-kader NU yang paling menonjol. Ketiga-tiganya kurang lebih sepantaran. Gus Yahya dan Imin sama-sama  lahir pada 1966 dan sama-sama berkuliah di Fisipol UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta. Gus Yahya tidak bisa menyelesaikan kuliahnya sampai tuntas karena lebih memilih berpetualang di beberapa negara Timur Tengah pada 1990-an.
 
Cak Imin mendapat gelar doktor honoris causa dari Unair (Universitas Airlangga) Surabaya. Ia menjadi salah satu tokoh politik paling berpengaruh di pemerintahan Jokowi dan berhasil menempatkan beberapa menteri di pemerintahan.
 
Cak Imin yang sekarang menjadi wakil ketua MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) menjadi salah satu politis muda NU yang ulet dan licin. Ia yang dikader langsung oleh Gus Dur dianggap melakukan kudeta ketika merebut PKB dari Gus Dur pada 2005.
 
Gerakan Cak Imin mendongkel kepemimpinan Gus Dur ketika itu dianggap sebagai pengkhianatan. Sampai sekarang kabarnya hubungan Cak Imin dengan keluarga Gus Dur tetap dingin gegara kasus itu. Muhaimin yang dikader Gus Dur dengan menjadikannya sebagai sekretaris jenderal PKB dianggap tega melengserkan pamannya sendiri.
 
Apapun yang ditudingkan terhadap Muhaimin, yang jelas sampai sekarang posisinya masih tetap kokoh di puncak kepemimpinan PKB. Muhaimin berhasil meremajakan kepengurusan PKB dan memunculkan kader-kader muda ke level nasional. Rata-rata pengurus elite PKB sekarang adalah generasi sepantaran Muhaimin, termasuk menteri-menteri yang sekarang duduk di kabinet Jokowi.
 
Muhaimin mempunyai kontrol yang kokoh terhadap kepengurusan dan pintar merawat para kiai NU yang ditempatkannya sebagai penasihat pada majelis syuro partai. Perpaduan kecerdikan politik dan nasab kiai yang kuat menjadikan Muhaimin sebagai politisi muda NU yang paling menonjol.
 
Kudeta Muhaimin terhadap Gus Dur masih tetap menyisakan misteri yang tidak terjawab. Konflik terbuka paman dan keponakan itu begitu keras sampai membuat banyak orang tidak percaya bahwa hal itu benar-benar riil. Banyak yang curiga bahwa konflik itu adalah settingan Gus Dur untuk mengatrol nama Muhaimin supaya dikenal di percaturan politik nasional.
Itulah cara unik Gus Dur dalam melakukan pengkaderan. Hal yang sama dirasakan oleh Gus Ipul yang dicomot langsung dari Pasuruan selepas SMA dan dibawa langsung ke Ciganjur untuk menjadi ajudan Gus Dur. Gus Ipul menangis waktu dibawa Gus Dur ke Jakarta. Tapi, sekarang Gus Ipul bisa tertawa merasakan hasil gemblengan Gus Dur.
 
Gus Ipul menjadi politisi yang ulet dan pantang menyerah. Ia NU tulen tapi menyeberang ke HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Oleh banyak orang ia tidak dianggap punya kapasitas intelektual seperti Gus Dur. Tapi, Gus Ipul punya keterampilan lobi yang bagus. Ia menjadi anggota DPR RI dari PDI-P dan dekat dengan almarhum Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri.
 
Gus Ipul menjadi menteri Pembangunan Desa Tertinggal di kabinet SBY, tapi kemudian menjadi korban resafel. Gus Ipul kemudian menjadi wakil gubernur Jawa Timur dua periode di bawah Pakde Karwo. Pada 2019 Gus Ipul maju dalam pilgub Jatim tapi kalah dari Khofifah Indar Parawansa.
 
Banyak yang menduga Ipul tamat karir politiknya. Tapi bukan Ipul kalau tidak bisa bounce back. Dalam pemilihan walikota Pasuruan 2020 Ipul mengalahkan petahana dan menjadi walikota Pasuruan berdampingan dengan adiknya, Irsyad Yusuf, yang menjadi bupati Pasuruan.
 
Yahya Staquf tidak membangun karir politik seperti Imin dan Ipul. Yahya lebih memilih jalan aktivisme untuk membangun reputasi. Ia membangun jalur hubungan internasional yang luas dan mempunyai lobi yang baik ke Amerika Serikat dan Israel. Gus Yahya diundang menjadi pembicara dalam peringatan 20 tahun serangan terhadap WTC, September 2021.
 
Kedatangan Gus Yahya ke Israel untuk bertemu dengan pemimpin Israel Benyamin Netanyahu memantik kontroversi nasional. Manuver Gus Yahya ini terlihat diilhami oleh Gus Dur yang mempunyai hubungan mesra dengan pemimpin-pemimpin Israel.
 
Gus Yahya banyak mendapat inspirasi dari Gus Dur dan meniru langkah-langkahnya. Gus Yahya punya humor yang khas ala Gus Dur. Humor-humor ala santri itu dikumpulkan oleh Gus Yahya dalam buku berjudul ‘’Terong Gosong Reloaded’’ (2016).
 
Gus Yahya adalah Presiden Republik Terong Gosong (RTG) yang mencatat peristiwa-peristiwa lucu dan menggelikan di negara tetangga, Republik Indonesia. Gaya sindir khas pesantren menjadikan Terong Gosong kaya dengan humor yang tajam tapi tidak menyakitkan.
 
Gus Yahya adalah generasi baru Terong Gosong Indonesia. Bersama-sama pantarannya, Gus Ipul dan Cak Imin, Gus Yahya adalah trio Terong Gosong yang solid.
 
Apakah ke depan NU akan dipimpin oleh ulama hebat kaliber Kiai Said, ataukah warga NU akan memilih perubahan dengan memilih Kiai Terong Gosong? Muktamirin yang akan memutuskan pilihannya. (*)

Puisi Romantika Jogjakarta Karya Anggun Y Prastica

Ilustasi (pinterest)

– Sepenggal Kisah Tentang Jogjakarta –

Dalam ingatan yang kuingat di kota ini hanyalah dirimu,
Tak ada yang lain yang bisa kunikmati selain hembusan nafasmu ,
Ada desah nafasmu wahai kekasih, yang terhirup dengan begitu lembut
Menghangatkan dada di sepanjang perjalanan sendu di kota ini
Dulu kita saling menanggalkan adanya rasa sayang yang terjadi diantara kita
Tugu Jogja, Taman Sari, Pantai Parang Tritis, Pantai Depok dan Bukit Paralayang itu hanya menjadi sekelumit keindahan negeri Jogja yang seakan menjadi saksi kisah kasih untuk bertemu rindu
Kusongsong matahari pagi dengan tatapanmu di tatapku,
Langkahku kini terasa begitu ringan, tubuh rasanya ingin terbang melayang
Menapaki jejak jejak dengan langkah penuh kegembiraan
Jengkal demi jengkal kulalui dengan penuh suka cita
Erang dan desah, geliat dan gelinjang seakan mewarnai sajak kasmaran yang menggelora dalam dada,
Setiap tempat yang kudatangi di sini adalah dirimu
Setiap arah di sini, adalah parasmu
Kunikmati lagi cinta dengan kebahagiaan yang kian membara
Kuhayati lagi perasaan yang menggelora dengan begitu lepas
Dirimu ada di sini, dalam diriku
Hanya dirimu yang kuingat di kota ini, Jogjakarta

– Melankolis Kota Jogjakarta –

Jogja itu bagaikan candu, candu yang haus akan di rindu
Rindu yang datang selalu menggebu dan masuk ke dalam ruang rindu
Menggebu untuk kembali pada keramahan kota gudeg, Jogjakarta
Dimana datang sebuah kerinduan yang datang bersemanyam
Jogja selalu memanggil dan merengek untuk kembali di singgahi
Riuh suasana Tugu Jogja membuat rindu yang tercipta semakin membuncah
Membuat hati setiap orang yang pernah mencicipi riuh kota ini meradang kerinduan
Entah sebuah rindu yang datang tergesa-gesa yang membuat ingin kembali sekali lagi ke kota ini
Rindu yang makin hari makin mengikis waktu senggang ingin bertemu dengan seseorang
Matur Sembah Nuwun untuk keramahannya
Tempat yang selalu Istimewa, Jogjakarta
——

Anggun Yulan Prastica, lahir di Pasuruan, 20 Januari 1996, baru saja menyelesaikan pendidikan S-1 pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Budi Utomo Malang.
Email : Anggunyulan96@gmail.com