Valentine, Penjualan Kondom Meningkat Dua Kali Lipat

Ilustrasi kondom. (sciencealert.com)
Ilustrasi kondom. (sciencealert.com)

MALANGVOICE – Ada yang menarik perhatian di perayaan hari Valentine 2018. Di Kota Malang misalnya, penjualan kondom meningkat di banding hari biasa.

Menurut pantauan MVoice saat mengunjungi beberapa toko modern di kawasan Sukun, penjualan alat kontrasepsi atau kondom ini meningkat hingga dua kali lipat.

“Rata-rata penjualan kondom meningkat hingga dua kali lipat hari ini,” ujar seorang kasir di salah satu minimarket
yang enggan disebutkan namanya kepada MVoice, Rabu (14/2).

Menurut pegawai minimarket tersebut, bahwa penjualan alat kontrasepsi ini tidak dijual kepada sembarang pembeli. Barang ini hanya diperbolehkan kepada pembeli berusia di atas 18 tahun.

“Kami lihat ya mbak, kan dari raut wajah kelihatan. Tapi dari tadi saya lihat seperti pelajar, tapi saya juga tidak tahu ya, gak berani juga kalau mau nanya,” tegas pegawai.

Momen Valentine ini kerap disalahartikan dengan kegiatan pesta seks. Karena itu, seperti
yang telah diberitakan oleh MVoice, Polres Malang menggelar razia di losmen siang tadi. Hasilnya, ada beberapa pasangan yang terjaring dan tidak mempunyai surat nikah. Pasangan tersebut segera didata dan dilakukan pembinaan.(Der/Aka)

Peringati Hari Bumi, BNI Syariah Bagikan Bibit Tanaman Kepada Nasabah Baru

Branch Manager BNI Syariah cabang JA Suprapto, Bahaudin, saat memberikan bibit tanaman kepada nasabah baru. (Lisdya Shelly)
Branch Manager BNI Syariah cabang JA Suprapto, Bahaudin, saat memberikan bibit tanaman kepada nasabah baru. (Lisdya Shelly)

MALANGVOICE – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional yang jatuh pada tanggal 22 April mendatang, BNI Syariah pusat menyelenggarakan program Hasanah Earth Day di seluruh cabang.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat terutama nasabah untuk bersama mendukung pelestarian lingkungan. Sesuai dengan program yang diinisiasi pemerintah yakni green banking dan SDG’s (Suistainable Development Goals).

Kegiatan Hasanah Earth Day 2018 ini, BNI Syariah memberikan privilege berupa bibit tanaman kepada 100 nasabah pertama yang membuka rekening.

“Kalau di Kota Malang sendiri, seluruh cabang sudah 55 nasabah yang diberikan bibit tanaman ini. Ada tanaman durian, lemon, jeruk, dan masih banyak lagi,” tegas Branch Manager BNI Syariah Cabang JA Suprapto, Bahaudin, kepada MVoice, Kamis (19/4).

Hasanah Earth Day dilaksanakan pada tanggal 19, 20 dan 23 April 2018 di 68 Kantor Cabang BNI Syariah seluruh Indonesia.

“Jadi lumayan meskipun 3 hari, kan Kota Malang sekarang sudah mulai panas karena banyak gedung-gedung dan pohon mulai ditumbangi. Jadi ini juga salah satu solusinya,” imbuhnya.

Selain itu, BNI Syariah juga mengajak generasi muda untuk ambil bagian dalam Hasanah Vlog Competition, yakni vlog berisi tayangan ajakan menjaga lingkungan yang diupload di sosial media.

BNI Syariah juga mengajak rekan –rekan media untuk mengikuti Hasanah Photography Competition yakni lomba foto untuk mengabadikan momen setiap kegiatan menjaga lingkungan.

“Untuk teman media bisa mengikuti lomba photograpy, lumayan hadiahnya. Untuk kedepannya semoga dengan adanya pembagian bibit ini bisa menghijaukan kembali Kota Malang maupun Indonesia,” pungkasnya.(Der/Aka)

PT Madusari Murni Indah Resmi Tercatat di BEI

Saham PT Madusari Murni Indah tayang di layar perdagangan bursa saham. (istimewa)

MALANGVOICE – PT Madusari Murni Indah Tbk secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/8). Tampil perdana di layar perdagangan bursa dengan harga saham Rp 580 per lembar.

PT Madusari Murni Indah Tbk tercatat sebagai emiten ke-34 di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2018 dan merupakan emiten dari sektor industri dasar dan kimia yang pertama di tahun 2018 yang melantai di bursa dengan kode emiten MOLI.

Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk, Arief Goenadibrata, mengungkapkan PT Madusari Murni Indah Tbk melepas sebanyak 351 juta saham atau 15,03 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Pada masa penawaran umum yang berlangsung tanggal 27 Agustus 2018, terjadi oversubscribe sebanyak 221,53 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan disalurkan perseroan untuk 94,45 persen kepada entitas anak untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik serta membeli beberapa mesin baru. Sedangkan sisanya akan disalurkan “perseroan” kepada entitas anak untuk pembangunan fasilitas distribusi berupa gudang di daerah Jawa Timur,” ungkapnya.

Ia berharap momentum IPO akan menjadi langkah awal bagi Perseroan dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik, serta dengan dicatatkannya saham PT Madusari Murni Indah di BEI.

“Manajemen perseroan akan terus berupaya meningkatkan Tata Kelola Perusahaan (GCG) dengan baik,” tutup Arief Goenadibrata. (Der/Ulm)

Sharing And Caring Bersama Apartemen Taman Melati Malang

Acara Sharing and Caring apartemen Taman Melati Malang. (deny)

MALANGVOICE – Tak terasa Ramadan akan berakhir. Di bulan suci ini, umat Muslim masih banyak yang tak ingin ketinggalan berlomba melakukan kebaikan, salah satunya kegiatan “Sharing & Caring” bersama apartemen Taman Melati Malang.

Dengan mengundang puluhan anak panti asuhan Al Salman, mereka diajak berbuka bersama serta berbagi kebahagiaan dengan diberi santunan dan bingkisan Hari Raya Idul Fitri di lokasi proyek pembangunan Taman Melati, Jalan MT Haryono 19, Dinoyo. Hal itu sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak kurang beruntung di Kota Malang.

Project Manager Property Taman Melati Malang, Idhom Bachtiar turun langsung memipin kegiatan sosial itu didampingi lurah serta ketua RT/RW setempat.

Idhom berharap kegiatan ini bisa bermanfaat dan terus dilanjutkan sebagai wujud tanggung jawab mengayomi warga di lingkup Kelurahan Dinoyo, Kota Malang.

“Kami manfaatkan momen Ramadan tahun ini dengan berbagi kebahagiaan dan semoga bermanfaat. Kami juga ingin kulonuwun pada warga sekitar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sebuah balon udara raksasa diterbangkan sebagai simbol letak di mana apartemen Taman Melati akan dibangun. Hal itu juga bertujuan bagi calon penghuni dan investor untuk memudahkan serta menantau perkembangan pembangunan yang dilakukan PT Adhi Persada Properti, yang merupakan anak perusahaan BUMN, PT Adhi Karya.

Penerbangan itu dilakukan bersama seluruh jajaran direksi PT Adhi Persada Properti sebagai penutup serangkaian acara. “Kami beri bukti serius pada perkembangan proyek apartemen ini sebagai hunian eksklusif, khususnya para pelajar di Kota Malang,” tandasnya.

Mahasiswa ABM, Sulap Daun Bidara jadi Skincare

Produk Sekawan Ndoro.
Produk Sekawan Ndoro. (Lisdya)

MALANGVOICE – Pada zaman dahulu, masyarakat mempercayai daun Bidara sebagai pengobatan seseorang yang kerasukan jin atau terkena sihir tertentu.

Namun, dengan kecanggihan teknologi dan informasi, di tangan mahasiswa-mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara (STIE ABM), daun Bidara bisa dijadikan skincare. Dengan dilabeli nama Sekawan Ndoro, daun bidara mereka jadikan produk masker, toner, lip scrub, dan lip balm.

“Produk skincare ini bisa untuk detoksifikasi dan eksfoliasi,” ujar ketua tim Sekawan Ndoro, Reva belum lama ini.

Bahkan, masker Sekawan Ndoro ini juga berkhasiat untuk mengencangkan kulit. Sementara untuk tonernya, bisa sebagai make up remover yang menghilangkan sisa kotoran yang menempel di wajah.

Perlu diketahui, inovasi ini mendapat apresiasi dari Kemenristekdikti. Bahkan, Sekawan Ndoro lolos seleksi dan berhak maju dalam Persiapan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan pada 16 Juli 2019 mendatang.

Produk Sekawan Ndoro sendiri made by order. Bisa dipesan melalui Instagram, Shopee, Facebook, dan Website Sekawan Ndoro. “Untuk harga kami memang sangat terjangkau. Organic Face Mask dibanderol dengan harga Rp 17 ribu, Toner Rp 17.500, Lip Balm Rp 23 ribu, dan Scrub Bibir Rp 17 ribu. Sedangkan satu paketnya Rp 73.500,” tandasnya.

Mahasiswa tersebut di antaranya yakni Reva Rizki Zuraida (Akuntansi 2014), Lidia Yunianti (Akuntansi 2015), Maria Winda Lestari (Manajemen 2016), Chaterina Sherly M (Akuntansi 2018), dan Afnenda Elfreda Frederica S. (Akuntansi 2018).(Hmz/Aka)

Kerennya Rakai Langit, Buku Augmented Reality Karya Mahasiswa UM

Cover buku Rakai Langit (istimewa)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil berinovasi menciptakan buku berbasis teknologi augmented reality. Adalah buku Rakai Langit, sebuah kumpulan cerpen ilustrasi berwarna dan menarik yang meningkatkan minat baca siswa.

Tim ini diketuai Teguh Dewangga dari Teknik Mesin, dengan anggota Aji Setiawan, Monica Widyaswari, Alfina Musfira dan Ekki Septian Putra.

Menurut Teguh, inovasi ini dilatarbelakangi angka minat baca di Indonesia yang berdasarkan Unesco tahun 2012 hanya 0,001. Hal tersebut menunjukkan bahwa hanya 1 dari 1000 penduduk yang mempunyai minat baca serius.

“Terlebih dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, buku seolah menjadi benda usang dan tak tersentuh,” kata dia kepada MVoice.

Selain itu, permasalahan tersebut juga disebabkan oleh jumlah buku yang terbatas dan pengemasan buku yang kurang menarik serta minimnya sentuhan teknologi.

Tim penemu buku Rakai Langit (Anja Arowana)

Teguh dan timnya kemudian, mengusung ide kreatif membuat buku yang lebih menarik. Cara kerja buku juga sederhana, melibatkan gadget, animasi dan audio visual.

“Kita membuat buku kumpulan cerita pendek dengan puluhan ilustrasi berwarna. Di setiap ilustrasi akan memunculkan animasi dalam bentuk audio visual yang berasal dari program augmented reality. Saat ini hampir semua orang memiliki gadget, maka kami tidak memandang teknologi sebagai ancaman, melainkan potensi besar yang dapat dikolaborasikan dalam upaya meningkatkan angka literasi di Indonesia,” ucap Teguh yang juga penulis naskah buku ini.

Rakai Langit, lanjut dia, diambil menjadi judul buku kumpulan cerpen tersebut karena memuat sepuluh cerita pendek yang tema besarnya adalah kearifan lokal. Bahkan delapan puluh persen cerita-cerita tersebut pernah dimuat di media cetak, dan menjuarai lomba kepenulisan cerpen tingkat kampus hingga nasional.

Buku Rakai Langit jika dibuka lewat gadget smartphone (Anja Arowana)

Selain itu nilai kearifan lokal yang diangkat juga menjadi salah satu poin penting, seperti kejujuran, sikap toleransi, gotong-royong, menghargai kepercayaan masing-masing dan sebagainya. Terlebih nilai-nilai tersebut semakin hari semakin hilang.

“Ilustrasi yang ada juga disesuaikan dengan isi naskah, agar nilai-nilai kerarifan lokal tersebut muncul. Selain itu puluhan ilustrasi yang dicetak berwarna, juga menjadi salah satu cara agar pemula lebih tertarik untuk membaca bukunya,” ungkap Aji, ilustrator buku Rakai Langit.

Penggunaan program pada buku cukup mudah. Program yang telah terinstal dalam android akan terintegrasi dengan aplikasi kamera, untuk menikmati animasi cukup arahkan kamera pada setiap ilustrasi yang ada. Animasi akan muncul pada layar dan menggambarkan bagian cerita yang divisualisasikan. Setiap ilustrasi yang ada akan memunculkan animasi sehingga alternatif menikmati cerita bisa lebih beragam dan menarik.

Alfina dan Ekki yang bertanggung dalam bidang produksi dan pemasaranan mengungkapkan bahwa segmentasi dari pengguna buku seharga Rp. 65.000,- tersebut adalah usia sekolah menengah atas hingga dewasa.

Monica selaku programer juga menambahkan, program augmented reality nantinya bisa didownload secara gratis di Playstore, sehingga pembaca cukup membeli bukunya.

Tim yang mengemban tugas dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan tahun 2017 tersebut mengungkapkan, nantinya kegiatan ini tidak saja berhenti pada capaian dalam bentuk buku dan software, namun juga diharapkan mampu menjadi starting point dalam mengembangkan produk lainnya. Bisa dalam bentuk film pendek, komik, maupun merchandise.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Dengan Kacamata AR, Kamu Bisa Facebook-an sambil Jalan-Jalan

kacamata teknologi terbaru Facebook (businessinsider.com)

MALANGVOICE – Pemilik akun sosial media Facebook harus tahu. Facebook mengembangkan teknologi kacamata pintar Near Eye Display. Konsepnya, kacamata ini bakal mampu membuat penggunanya melihat objek virtual dan dunia nyata sekaligus.

Dilansir dari situs Business Insider, Sabtu (26/8). Near Eye Display bisa diibaratkan kacamata yang membuat penggunanya bisa Facebook-an sambil berjalan-jalan. Karena menggunakan teknologi AR, maka pengguna bisa melihat berbagai foto, video dan konten multimedia tampil di depan matanya, tetapi juga tetap bisa melihat objek fisik yang ada di dunia nyata sekelilingnya.

Facebook sudah dalam pengembangan hak paten. Paten tersebut juga merinci, Near Eye Display yang dikembangkan oleh Oculus, anak usaha Facebook, bakal memakai waveguided display untuk memproyeksikan cahaya langsung ke mata penggunanya.

Hasil akhir yang diharapkan oleh paten ini adalah sebuah kacamata AR yang sangat ringan, layaknya kacamata biasa, namun mampu memperlihatkan objek virtual ciptaan komputer sekaligus objek fisik yang benar ada di dunia nyata.

Paten kacamata Near Eye Display ini dibuat oleh tiga orang pegawai Facebook yang bekerja di divisi realitas virtual. Salah satunya adalah Lead Optical Scientist Oculus Pasi Saarikko, yang dulunya juga pernah memimpin pembuatan HoloLens di Microsoft.

“Saya memprediksi bahwa orang-orang akan meninggalkan smartphone dan mulai memakai kacamata dalam 20 atau 30 tahun dari sekarang. Kacamata yang dipakai itu merupakan alat yang memiliki teknologi AR, VR dan segala jenisnya,” ujarnya dalam konferensi developer Facebook.(Choi/Yei)

Sediakan Kebutuhan Komunikasi Selama Ramadan dan Idulfitri, IM3 Luncurkan Paket New Freedom

Wulang Prabowo Edhi - Head of Sales East Java Indosat Ooredoo. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menyediakan kebutuhan komunikasi selama Ramadan dan Idulfitri, IM3 Ooredoo meluncurkan produk terbaru. Produk itu diberi nama paket New Freedom.

Paket New Freedom hadir dengan total kuota internet besar hingga 50GB dan semakin lengkap dengan gratis telepon ke semua operator. Paket itu memungkinkan pelanggan tetap terhubung dengan teman maupun keluarga, dari sahur sampai waktu buka puasa tanpa perlu khawatir

Wulang Prabowo Edhi, Head of Sales East Java Indosat Ooredoo, mengatakan, selain fokus menyediakan paket Internet, IM3 Ooredoo juga menyadari bahwa komunikasi melalui panggilan suara masih penting dalam silaturahmi. Untuk itu paket New Freedom kini hadir lebih lengkap dalam berbagai pilihan sesuai kebutuhan pelanggan.

Harga paket mulai dari yang termurah Rp25.000 untuk total kuota 4GB; Rp70.000 untuk total kuota 20GB, dan paket New Freedom 50GB dengan harga Rp150.000, semua paket tersebut sudah termasuk Gratis Nelpon ke semua operator.

“Dengan paket New Freedom dari IM3 Ooredoo, kami berharap pelanggan dapat memperkuat tali persaudaraan, menikmati momen kebersamaan Ramadan yang menyenangkan tanpa rasa khawatir akan kehabisan kuota atau pulsa telpon. Paket New Freedom adalah paket terlengkap dan terbaik yang menggabungkan dua keuntungan, kuota internet besar dan gratis nelpon ke semua operator,” ujarnya.

Dilaunchingnya paket New Freedom di Malang ini juga merupakan satu strategi dan menjawab kebutuhan pelanggan setia IM3 Ooredoo.

“Pelanggan juga akan tetap nyaman dalam menikmati semua layanan IM3 Ooredoo selama Ramadan, Lebaran, hingga perjalanan Mudik dengan 4G Plus yang tersedia di seluruh jaringan Indosat Ooredoo,” jelasnya. (Der/Ulm)

Mbois! Pasar Online Malang, Aplikasi Android Penjual Khusus Malang Raya

Tampilan aplikasi Pasar Online Malang dan Roy Maulana, pencipta aplikasi. (Anja a)
Tampilan aplikasi Pasar Online Malang dan Roy Maulana, pencipta aplikasi. (Anja a)

MALANGVOICE – Kini penjual atau pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Malang Raya bisa menjajal aplikasi Android, Pasar Online Malang. Aplikasi ini dibuat warga asli Malang, Roy Maulana.

Pria yang akrab disapa Roy ini, mengatakan, pembuatan aplikasi ini diharapkan mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan media sosial lebih optimal. Aplikasi ini bisa jadi solusi para pemilik usaha yang selama ini seringkali berjualan di dunia online. Bedanya, aplikasi ini hanya dikhususkan penjual dari Malang saja. Sehingga, para pembeli dari seluruh dunia, bisa lebih mudah jika berbelanja produk dari Malang.

“Penjualnya khusus Malang saja. Kalau pembelinya bebas dari semua Kota bisa belanja disini,” katanya saat dihubungi MVoice.

Aplikasi Android ini didesain sederhana dan lugas. Layaknya lapak pasar, pengguna Android setelah login, bisa menemui beberapa kategori produk yang diinginkan. Ada mainan, produk kreatif, kecantikan, fashion, buku dan sebagainya.

Setelah memilih kategori, pengguna akan menemukan tampilan berbagai macam online shop. Pengguna tinggal klik saja tombol simbol ‘Whatsapp’ jika ingin menghubungi pembeli. Aplikasi akan menyambungkan langsung dengan chat Whatsapp penjual, tanpa repot-repot menyimpan kontak di dalam smartphone.

“Untuk cara pesan dan transaksi, akan diserahkan pada penjual masing-masing. Tiap toko cara order dan transaksinya beda,” kata Roy.

Aplikasi ini bisa diunduh gratis di Google Playstore. Saat ini ada 100 pengguna yang sudah mendownloadnya. Para penjual bisa menikmati fasilitas aplikasi gratis selama dua bulan. Selanjutnya akan dikenai biaya retribusi sebesar Rp 100 ribu/bulan. Cara mendaftarkan toko/produk di aplikasi ini bisa langsung menghubungi developer di kontak yang disediakan. Jika dirasa berjualan di aplikasi ini tak efektif, penjual boleh mengundurkan diri kapan saja.

“Teman-teman penjual dan pembeli mungkin masih ragu-ragu memakai aplikasi ini. Namun, kami berusaha untuk mengembangkan aplikasi ini agar bisa digunakan banyak orang. Harapannya berbelanja produk asal Malang jadi lebih mudah,” tutupnya.

Sebagai tips, Roy menyarankan pengguna untuk selalu mengklik tombol ‘update’ di dalam aplikasi untuk pengoptimalan fungsi aplikasi yang sudah diperbaharui.(Der/Aka)

Peternak Kota Batu Sebut Daging Kelinci Aman Hingga Lebaran

Kandang Kelinci yang ada di Desa Bumiaji, Kota Batu
Kandang Kelinci yang ada di Desa Bumiaji, Kota Batu (Ayun)

MALANGVOICE – Lonjakan permintaan daging kelinci diantisipai peternak di Kota Batu. Beberala ton pun disiapkan oleh peternak untuk memastikan stok aman hingga lebaran.

Seperti keterangan peternak kelinci di Desa Bumiaji, Kota Batu. Salah satunya Mashuri, dia mengaku sudah menyiapkan stok sampai lebaran nanti sekitar 0,5 ton daging kelinci.

“Ya, sebenarnya jumlah segitu masih dirasa kurang, karena permintaan dari tahun ke tahun selalu meningkat,” ujarnya saat ditemui MVoice

“Namun, sejauh ini dipastikan masih aman. Sekarang kami peternak kelinci sedang mempersiapkan untuk hari libur lebaran,” imbuhnya.

Menurutnya permintaan paling banyak ialah di warung-warung Jalur Payung, Kelurahan Songgokerto.

Diketahui dalam sehari saja permintaan bisa mencapai lebih dari 100 kilogram. Tetapi apabila permintaan meningkat tidak ada jalan lagi selain mengambil stok daging dari luar daerah.

“Nah, akhirnya untuk menutupi kekurangan itu ya mengambil dari luar seperti Pasuruan, Mojokerto,” ungkapnya.

Sementara untuk harga, Mashuri mematok harga Rp 80 ribu perkilogram daging kelinci.

Dia juga menyebutkan, sebenarnya kota Batu ini juga ada permintaan daging ke luar Kota. Namun, hal itu tidak bisa dipenuhi.

“Di sini (Kota Batu, red) masih membutuhkan pasokan daging dari luar kota. Makanya saat ini kita tidak mengirim cukup banyak,” tandasnya.(Hmz/Aka)

Komunitas