Asyik! Dengan OPPO F5, Foto Selfie Tidak Keliahatan Palsu

Bocoran OPPO F5. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Penggemar foto selfie semakin dibuat kebingungan dengan banyaknya smartphone keluaran terbaru yang mengusung fitur kamera selfie canggih. Apalagi, OPPO akan meluncurkan perangkat baru F5.

Menurut informasi yang diterima dari OPPO, Kamis (12/10), fitur OPPO F5 diunggulkan pada layar FHD+ dengan resolusi 2160 x 1080 pixel yang menyajikan gambar yang penuh warna dan tajam. Resolusi layar tinggi itu disematkan untuk memberikan kenyamanan dalam melihat konten – konten video dan juga bemain game. Selain itu layar lebar yang dibuat tanpa menambah dimensi perangkat ini sangat optimal digunakan dengan fitur split screen mode yang dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus secara berdampingan dalam satu layar.

Selain itu, OPPO F5 akan membawa teknologi A.I. Beauty Recognition, dimana kecerdasan buatan yang ditanamkan pada kamera depan akan mengenali secara detail jenis kulit, warna, jenis kelamin dan usia dari subjek foto dan menganalisa kondisi cahaya sekitar subyek yang nantinya dihubungkan dengan database foto secara global. Database foto ini digunakan sebagai referensi untuk dapat menghasilkan foto selfie menjadi jauh lebih nyata dan tampak sangat natural.

Teknologi kecerdasan buatan ini akan memindai lebih dari 200 titik wajah dan mengenali setiap keunikan detail wajah seperti pada bagian hidung, lekuk pipi dan bentuk dagu untuk memastikan peningkatan hasil foto selfie yang sesuai dengan kondisi nyata subjek tanpa terpengaruh dari ekspresi subjek ataupun sudut pengambilan gambar. Hadirnya teknologi ini menjawab keluhan utama dari perangkat lunak beautify saat ini, yang menawarkan hasil yang sama untuk semua orang dan hasil foto selfie yang terlihat tidak wajar bahkan cenderung palsu.

OPPO F5 akan hadir menawarkan fitur yang lebih semakin mudah dipahami dan di gunakan. OPPO Indonesia sendiri akan memperkenalkan perangkat ini dalam waktu dekat di Indonesia.(Der/Yei)

Boogie Lift dan Telematics Services Jadi Andalan Teknologi Baru UD Trucks

Pengenalan teknologi baru UD Trucks. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – UD Trucks memperkenalkan teknologi terbaru yang dipasang pada kendaraan. Dua teknologi tersebut adalah boogie lift dan telematics services.

Kedua teknologi ini punya kelebihan masing-masing, untuk boogie lift diciptakan guna mengemat bahan bakar serta membuat ban menjadi awet.

“Telematics services digunakan untuk mengontrol driver dan kendaraaan. Jadi pengusaha bisa mengetahui kondisi truk dan posisi pengemudi,” kata Head of Product Management UD Trucks Indonesia, Theo Wibisono, di Malang, Selasa (10/10).

Sistem kerja boogie lift ini adalah mengangkat satu ban belakang truk saat tidak ada muatan. Sehingga, dengan kondisi tersebut, kendaraan bisa lebih menghemat bahan bakar dan memperpanjang usia ban.

Proses pengenalan di Malang ini bakal terus dilakukan. Theo menjadwalkan akan mengundang beberapa driver truk untuk diberi apresiasi di Purwodadi, Rabu (11/10).

“Para driver akan diedukasi tentang city driving dan menghemat bahan bakar. Tentu ada pengenalan produk terbaru kami,” tandasnya.

UD Trucks menggandeng Astra untuk pendistribusian. Ia berharap produk ini bisa bersaing di kelasnya.(Der/Ak)

Hore! Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus Kini Dijual Tanpa Pre-Order

Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus. (LG)
Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus. (LG)

MALANGVOICE – Para pecinta smartphone LG kini bisa melompat gembira. Pasalnya Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus kini dijual di gerai offline di seluruh Indonesia. Sebelumnya gadget ini ini dijual hanya lewat cara pre-order.

Usai ditawarkan terbatas lewat opsi early bird, LG Indonesia (LG) memulai pemasaran luas smartphone Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus di Tanah Air. Selain dijual melalui gerai offline (toko fisik), LG Q6 Plus dan LG G6 Plus juga dijual di 15 toko online di Indonesia.

“Kemudahan ini tak hanya hadir dari luasnya distribusi keduanya, namun juga melalui penawaran khusus yang kami berikan untuk menandai peluncurannya di Indonesia,” ujar Head of LG Mobile Communications Indonesia, Heegyun Jang, dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/10).

Sebagai versi upgrade dari generasi sebelumnya, LG G6 Plus mengandalkan kapasitas memori RAM 4 GB dan memori internal 128 GB. Peningkatan LG Q6 Plus memberinya dukungan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.

Untuk menebus LG G6 Plus, peminat sepanjang periode ini akan mendapat cashback hingga Rp 600,000 dari harga resminya yang Rp 8,999,000. Di sisi lain, LG Q6 Plus penawarannya termasuk cashback hingga Rp 300,000 dari harganya yang Rp 3,699,000. Wow!(Der/Ak)

Hari Terakhir Suzuki Day, Banyak Pelayanan Gratis untuk Pelanggan

Konferensi pers Suzuki Day. (deny rahmawan)
Konferensi pers Suzuki Day. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Suzuki memberikan penawaran menarik kepada pelanggan selama dua hari, 14-15 Maret 2020. Ini merupakan program Suzuki Day yang digelar PT Sejahtera Buana Trada (SBT) Malang bersama PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Pelanggan setia Suzuki bisa mendapat servis gratis, ganti oli mesin, diskon pembelian spare parts, dan keuntungan cicilan pembelian unit baru.

Head of Service Area Representative PT SIS, Deni Yusuf, mengatakan, selama program Suzuki Day ini ditarget melayani 250 pelanggan.

“Jadi silakan langsung datang ke showroom Suzuki SBT Jalan Letjen S Parman. Kami akan berikan servis dan pelayanan lain sampai 15 Maret,” katanya.

Tak hanya itu, dalam momen Suzuki Day ini, pelanggan juga akan dikenalkan produk baru, yakni XL-7. Mobil yang baru dilaunching ini diklaim bisa menjadi pilihan bagi pelanggan Suzuki dan bersaing di pasar otomotif.

Terpisah, Service Representative SBT Jatim, Dadang Wardana, menjelaskan soal antisipasi penyebaran virus corona yang kini menghantui beberapa wilayah Indonesia. Yakni menggunakan desinfektan kabin.

“Kami sudah antisipasi dengan desinfektan kabin. Jadi kami beritahu customer kalau kabin itu rawan bakteri,” tandasnya.

Alat ini terpasang di dalam mobil dan bekerja saat mobil menyala. Ia mengklaim desinfektan bisa membunuh bakteri yang berada di kabin mobil.(Der/Aka)

Gara-Gara Ini, iPhone 8 Bisa Dibanderol Puluhan Hingga Ratusan Juta

iPhone berlapiskan emas (Goldgenie.com)
iPhone berlapiskan emas (Goldgenie.com)

MALANGVOICE – Tak puas dengan desain iPhone 8 yang biasa. Kini pelanggan bisa menikmati versi desain lain yang lebih mewah, dan pastinya, super mahal. IPhone 8 bakal hadir dengan versi elegan berlapis emas dan berlian.

Adalah Goldgenie yang merupakan aktor di balik pembuatan iPhone 8 dengan kelir emas 24 karat tersebut. Tak cuma itu, untuk semakin menebalkan kesan mewah ponsel tersebut bisa ditambahkan dengan berlian.

Seperti MVoice rangkum dari situs Mashable, Jumat (8/9), perusahaan yang berbasis di London, Inggris, ini juga menawarkan casing ponsel yang bisa diselimuti emas solid 18 karat.

Diumumkan oleh Goldgenie, iPhone 8 berlapis emas itu sudah bisa pre-order. Soal harga, Goldgenie belum bisa membeberkan karena harus menunggu pengumuman resmi iPhone 8 yang baru diluncurkan Apple pada 12 September 2017.

Sebelumnya, Goldgenie juga pernah menghadirkan iPhone 7 dan 7 Plus dalam balutan emas. Ketika itu, harga termurah dari iPhone 7 mencapai USD 3.258 atau Rp 43,5 juta.

Sedangkan versi paling mahalnya, iPhone 7 Plus 256 GB, yang berlapis emas dan bertahtakan berlian, dibanderol Goldgenie dengan harga USD 19.573 atau sekitar Rp 261 juta.(Der/Ak)

Kira-kira berapa harga iPhone 8 berlapis emas nanti?

Empat Mahasiswa Sulap Kardus jadi Furnitur Cantik

Arief saat memperkenalkan produknya. (Lisdya)

MALANGVOICE – Berawal dari tugas kuliah, empat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) sulap kardus jadi wadah cantik.

Tak hanya itu, mereka juga menyulap kardus menjadi kursi dan dinamakan Dus Duk Duk. Mereka adalah Odi Anggara, yang bertanggungjawab di produksi, Angger Wiranata di bagian pemasaran, Arief Susanto pada keuangan, dan Indra yang menangani grafis.

“Dus Duk Duk ini merupakan furnitur alternatif berbahan dasar kardus, karena kardus sendiri mudah dicari. Jenis furniturnya sendiri beragam, sesuai dengan permintaan dari calon pembeli kami,” jelas Arief kepada MVoice usai pameran di Universitas Brawijaya (UB) beberapa waktu lalu.

Arief mengatakan, usai menyelesaikan tugas kuliah tersebut lantas pada tahun 2013 mereka mengembangkan karyanya menjadi bisnis baru. Hasilnya ternyata cukup memuaskan.

Meski terbuat dari kardus, kekuatan kursi itu sudah diuji coba. Kursi tersebut mampu menyokong beban tubuh hingga ratusan kilogram.

“Kursi kecil ini bisa menampung 200 kilogram, kalau yang besar bisa mencapai 400 kilogram,” katanya.

Guna menarik minat pasar, Dus Duk Duk ini juga menerima special order. Seperti, tambahan karikatur pada furnitur yang dipesan, corak dan warna yang berbeda atau tambahan sentuhan batik.

Tak perlu khawatir, terkait masalah harga ternyata cukup aman di kantong. Arief mangatakan untuk harga pernak-pernik kecil hanya dibandrol seharga Rp 75 ribu hingga ratusan ribu. Sedangkan untuk kursi dibandrol mulai harga Rp 400 ribu hingga jutaan rupiah. (Hmz/Ulm)

Aksi Toilet Bersih, Bantu Penuhi Sanitasi Layak Masyarakat di Indonesia

(ki-ka) Sugeng Priyono, Direktur Operasional KOMIDA; Luis Ramirez, Marketing Director Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia; Darius Sinathrya; Don Johnston, Operations Director Water.org Indonesia. (Istimewa)
(ki-ka) Sugeng Priyono, Direktur Operasional KOMIDA; Luis Ramirez, Marketing Director Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia; Darius Sinathrya; Don Johnston, Operations Director Water.org Indonesia. (Istimewa)

MALANGVOICE – Berdasarkan data WHO/UNICEF pada tahun 2012, Indonesia merupakan negara kedua terbesar di dunia dimana penduduknya masih mempraktekan buang air besar sembarangan (BABS). Keadaan ini menyebabkan sekitar 150.000 anak Indonesia meninggal setiap tahunnya karena diare dan penyakit lain yang disebabkan sanitasi yang buruk.

Data terkini dari situs monitor Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dimuat di website Kementerian Kesehatan RI menunjukan bahwa masih ada 8,6 juta rumah tangga yang anggota keluarganya masih mempraktekan BABS per Januari 2020.

“Masih banyak masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan sanitasi layak sehingga buang air besar di ruang terbuka menjadi permasalahan global yang harus segera diatasi. Berbekal pengalaman 100 tahun memberikan akses terhadap toilet bersih dan higienis, Harpic berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mengatasi krisis kebersihan dan sanitasi global ini. Bersama dengan mitra kerja lainnya, Harpic ingin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya perubahan perilaku hidup bersih dengan toilet dan sanitasi layak sehingga tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan,” ujar Karim Kamel, General Manager Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia.

Menurut data STBM, 4.5 juta rumah tangga di Pulau Jawa-pun masih mempraktekan BABS. Hal ini mendorong Harpic, pembersih toilet yang diproduksi dan dipasarkan oleh Reckitt Benckiser berkomitmen untuk mengentaskan permasalahan BABS di Pulau Jawa pada tahun 2025. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Harpic menggandeng Water.org, SATO, dan Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa (KOMIDA) untuk bekerja sama mengedukasi tentang pentingnya hidup bersih dengan dan memiliki toilet dan sanitasi layak.

“Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dimana hampir 28 juta orang Indonesia kekurangan air bersih, dan 71 juta orang tidak memiliki akses ke fasilitas sanitasi yang lebih baik. Dan bagi jutaan keluarga Indonesia yang berpenghasilan rendah, sambungan atau sumur air baru dan toilet yang lebih baik tidak dapat dijangkau sehingga dibutuhkan bantuan investasi dari berbagai pihak agar akses untuk air bersih dan sanitasi yang baik itu dapat dijangkau lebih banyak masyarakat. Kami dengan senang hati menyambut kerjasama dengan Harpic yang menunjukkan komitmen dan misinya untuk memberikan akses toilet dan air bersih kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Don Johnston, Operations Director Water.org Indonesia.

Sebagai langkah awal, Harpic telah mengajak masyarakat untuk berkontribusi memberikan akses terhadap toilet yang lebih bersih kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kampanye Aksi Toilet Bersih. Kampanye ini dimulai dengan ide yang sederhana, dengan membeli dua produk Harpic untuk membersihkan toilet rumah. Pembeli berkesempatan untuk menyumbangkan satu produk Harpic bagi mereka yang membutuhkan akses terhadap toilet bersih. Kampanye ini dimulai sejak 27 November sampai dengan 30 Desember 2019 dan berlangsung di seluruh Indonesia. Dari kampanye tersebut, Harpic berhasil mengumpulkan 3.545 produk yang setelahnya akan didonasikan kepada KOMIDA.

Kampanye Aksi Toilet Bersih ini pertama kali diluncurkan pada peringatan Hari Toilet Sedunia 2019 yang diperingati setiap tanggal 19 November.

“Kampanye ini tidak hanya sekedar membeli dan mendonasikan produk, namun juga sebagai gerakan peningkatan kesadaran akan pentingnya akses sanitasi layak bagi kesehatan masyarakat. Dengan turut serta dalam kampanye ini, masyarakat tak hanya mendapatkan toilet rumah yang 10 kali lebih bersih namun secara bersamaan berkotribusi untuk memberikan akses terhadap toilet dan sanitasi bersih bagi saudara kita yang membutuhkan,” ujar Luis Ramirez, Marketing Director Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia.

Berdasarkan data KSP Mitra Dhuafa (KOMIDA), dari 735.957 anggota yang tersebar di 287 kabupaten dan daerah di Indonesia, hanya 551.435 anggota yang memiliki toilet dan septictank. Sedangkan ada 105.821 anggota yang memiliki toilet namun tidak tersambung septictank dan 78.701 anggota yang belum memiliki toilet.

“Dari data Desember 2019, masih banyak anggota yang tidak mempunyai toilet ataupun sanitasi kurang layak, dan masih banyak perilaku buang air besar sembarangan di jamban samping sungai karena faktor kebiasaan. Jika terus dibiarkan, hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan keluarga dan anak anggota KOMIDA, karena penyakit diare akibat dari buang air besar sembarangan. Maka Merupakan aksi nyata KOMIDA dengan memfasilitasi anggota berupa pinjaman Sarana Air Bersih dan Sanitasi. Oleh karena itu kami sangat bersyukur Harpic turut ambil bagian dalam upaya menyediakan toilet yang lebih bersih bagi masyarakat melalui kampanye Aksi Toilet Bersih ini,” ujar Sugeng Priyono, Direktur Operasional KOMIDA.

Menurut laporan World Bank’s Water and Sanitation Program (WSP) dalam Economic Impact of Sanitation in Indonesia, sanitasi buruk menjadi penyumbang bagi meningkatnya penyakit diare, dimana anak-anak menjadi korban terbanyak. Setidaknya ada empat dampak sanitasi buruk pada kesehatan antara lain penyakit diare, tifus, polio, dan penyakit cacingan. Untuk mencegah meluasnya dampak tersebut, masyarakat perlu memiliki kesadaran terhadap pentingnya sanitasi.

Kampanye Aksi Toilet Bersih ini juga menggandeng seorang bapak 3 anak, aktor, dan presenter olahraga terkemuka di Indonesia, Darius Sinathrya yang juga menaruh perhatian khusus terhadap kebersihan toilet. “Toilet tidak hanya sekedar tempat pembuangan, lebih dari itu, jika toilet tidak bersih dan higienis, akan banyak kuman penyebab penyakit yang bersarang. Banyak saudara-saudara kita yang belum memiliki akses terhadap toilet dan sanitasi layak, menyebabkan maraknya buang air besar sembarangan yang membuat mereka, khususnya anak-anak menjadi rentan terserang penyakit. Apa yang akan terjadi di masa depan jika kesehatan para generasi penerus ini terganggu disebabkan oleh toilet dan sanitasi yang buruk? Ini merupakan pekerjaan kita bersama untuk membantu dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki akses toilet dan sanitasi yang bersih dan higienis,” ujar Darius yang juga dikenal sebagai pria yang cinta keluarga.(Der/Aka)

Wow! Harga iPhone 8 di Indonesia Capai 17 Juta

Bocoran desain iPhone 8 (9to5mac.com)
Bocoran desain iPhone 8 (9to5mac.com)

MALANGVOICE – Apple diprediksi bakal meluncurkan iPhone 8 tanggal 12 September pekan depan. Agaknya adik iPhone 7 ini bakal dibanderol sangat mahal.

Menurut informasi yang dirangkum MVoice di Cult of Mac, Selasa (5/9), iPhone 8 akan tersedia dalam tiga model berdasarkan kapasitas storage, yakni 64 GB, 256 GB, dan 512 GB.

Tiga pilihan kapasitas itu dua kali lebih besar dibandingkan yang tersedia untuk iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Harganya mencapai 999 dollar AS (Rp 13,5 juta) untuk varian 64 GB, 1.099 dollar AS (Rp 14,7 juta) untuk varian 256 GB, dan 1.199 dollar AS (Rp 16 juta) untuk varian tertinggi dengan storage 512 GB.

Baca Juga:

Otomatis iPhone 8 akan tercatat sebagai iPhone termahal yang pernah dirilis Apple. Soal inovasi, apple mengusung layar bezel-less, sekuriti berbasis pengenal wajah, dan kendali dengan gestur tangan tanpa tombol home.(Der/Aka)

Saingi S8 dan iPhone 8, Google Rilis Pixel 2

Pixel 2, Smartphone anyar dari Google. (Androidcentral.com)

MALANGVOICE – Google memperkenalkan smartphone baru, Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Dua smartphone baru ini hadir untuk bersaing dengan iPhone 8 dan iPhone 8 plus serta smartphone premium Android yang sudah beredar, Galaxy Note 8 dan OnePlus 5.

Tak jauh beda dengan smartphone premium lainnya yang beredar pada 2017, Pixel 2 dan Pixel 2 XL hadir dengan fitur tahan debu dan air, menjalankan sistem operasi Android Oreo atau Android 8.0. Keduanya mengusung, RAM 4GB, memori 64 GB atau versi 128 GB, dapur pacu Qualcomm Snapdragon 835.

Dari sisi kamera, dikutip MVoice dari The Verge, Kamis (5/10) kamera utama Pixel 2 dan Pixel 2 XL hadir dengan masing-masing 12,2 megapiksel dengan bukaan f/1.8 dan Optical dan Electronic Image Stabilization (OIS dan EIS).

Lensa kamera itu akan dipadu dengan teknologi fotografi komputasi Google yang diklaim bisa memberikan fitur lebih variatif. Sedangkan kamera depan, keduanya mengusung lensa 8 MP dengan bukaan f/2.4. Kamera belakang mendukung untuk video 1080p pada 30, 60, 120 frame per detik.

Dengan spesifikasi kamera tersebut, pengguna Pixel 2 bisa melakukan Portrait Mode, pengambilan gambar pada cahaya rendah, sampai foto gerakan seperti pada Live Photo.

Perbedaan spesifikasi Pixel 2 dan Pixel 2 Xl terletak pada layar sampai baterai. Dikutip dari Mashable, layar OLED Pixel 2 hadir dengan bentang 5 inchi dan resolusinya 1080×1920 piksel, cukup bisa menjadi modal untuk bersaing dengan iPhone 8 dan ponsel premium Samsung. Sedangkan Pixel 2 XL hadir dengan layar lebih besar layar OLED 6 inchi dengan resolusi 1440×2560 piksel.

Google menambahkan kemampuan kamera ponsel anyar Pixel bisa menggunakan platform augmented reality baru perusahaan, ARCore. Google menambahkan stiker augmented reality ke kamera Pixel yang memungkinkan pengguna untuk menampilkan grafik digital dan gambar ke video dan foto yang lebih canggih. Stiker ini khusus hanya hadir di smartphone anyar Pixel.

Soal harga, kedua smartphone ini dibanderol $678 atau sekitar Rp 7-8 jutaan.(Der/Yei)

Ternyata Ini Rahasia Pelaku UKM Dapat ‘Naik Kelas’

Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang, Tyas Windarti saat memberikan penjelasan tentang UKM kepada komunitas Berlian. (Lisdya Shelly)
Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang, Tyas Windarti saat memberikan penjelasan tentang UKM kepada komunitas Berlian. (Lisdya Shelly)

MALANGOICE – Perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Malang sangat meningkat drastis setiap tahunnya. Ada dua macam UKM yakni, binaan pemerintah ataupun UKM non pemerintah.

Tak sedikit UKM non pemerintah di Kota Malang khusunya, masih terbilang di bawah kriteria ataupun belum naik kelas.

Untuk itu Komite Ekonomi Kreatif Kota Malang, melalui Tyas Windarti, memberikan langkah bagaimana UKM bisa naik kelas kepada Komunitas Berlian yang terdiri dari para pelaku UKM se-Malang Raya yang dilaksanakan di STIEKN Kota Malang, Minggu (13/5).

“Pelaksanaan event-event atau workshop bagaimana UKM harus tumbuh itu paling banyak di Malang. Pelaku-pelaku UKM di Malang sendiri mulai dari produksi hingga pemasaran itu sangat bagus dan kreatit. Sangan disayangkan jika pelaku UKM tidak mampu beradaptasi,” ujar Tyas.

Menurut wanita yang juga merupakan penggiat start up dan UKM ini, hal pertama yang harus dipahami untuk para pelaku UKM adalah sejauh mana bisnisnya itu mampu dan bisa cepat untuk beradaptasi, cepat melakukan inovasi dan cepat untuk melakukan disiplin eksekusi dalam setiap aktivitas.

“Kemudian langkah kedua yang dilakukan harus belajar membangun organisasi, apakah itu budaya perusahaan, SOP kerja dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Kemampuan pelaku UKM untuk membangun tim ternyata juga mempengaruhi kemampuannya untuk naik kelas ataupun tidak.

“Dari sisi spiritual, yang pasti ketika UKM itu naik kelas itu yang mempengaruhi mental dari bisnis ownernya,” pungkasnya.

Untuk itu, Tyas berharap para pelaku UKM di Malang tidak hanya berpikir tentang UKM saja namun juga harus diimbangi dengan pemikiran korporatif sehingga menjadikan para pelaku UKM bisa terus berkembang menjadi pebisnis kedepannya.(Der/Aka)