Punya Laptop Microsoft Rp 33 Juta, Tak Bakal Repot Tenteng Charger

Surface Book 2. (Windowsreport.com)

MALANGVOICE – Microsoft resmi meluncurkan seri laptop Surface Book 2 dengan spesfikasi utama pada baterai yang diklaim bisa bertahan 17 jam. Dengan daya tahan bateri selama itu, pengguna kini tak perlu repot membawa kabel charger.

Menurut informasi yang dirangkum MVoice dari The Verge, Kamis (19/10), Head of Microsoft Surface, Panos Panay, mengklaim, Surface Book 2 mampu bersaing dengan rival utamanya, MacBook buatan Apple, terutama dalam hal baterai. Surface Book 2 bertahan 17 jam sedangkan MacBook hanya 10 jam saja.

Surface Book 2 ini terbagi menjadi dua tipe yang dibedakan berdasarkan bentang layar. Ukuran layar yang tersedia yakni 15 inci dan 13 inci. Microsoft Surface Book 2 ukuran layar 15 inci dibekali prosesor Intel Core generasi 8 quad-corei7-8650U yang berlari di kecepatan 4,2 GHz.

Sedangkan Surface 2 ukuran layar 13 inci dibekali spesifikasi dasar yang lebih rendah. Spesifikasi tersebut antara lain berupa layar 13,5 inci dengan resolusi 3.000 x 2.000 piksel, kerapatan layar 267 ppi, prosesor Intel Core generasi 7 dual core i5-7300U, dan RAM 8 GB.

Microsoft juga menyediakan Surface 2 ukuran 13 inci dalam spesifikasi yang lebih tinggi. Spesifikasi yang dimaksud berupa prosesor Intel Core generasi 8 quad core i7-8650U dengan kecepatan 4,2 GHz, RAM 16 GB.

Harga Surface Book 2 ukuran 15 inci adalah 2.499 dollar AS atau setara Rp 33,7 juta. Sedangkan harga Surface Book 2 ukuran 13 inci mulai dari 1.499 dollar AS atau setara Rp 20,2 juta.(Der/Yei)

BI Malang Jelaskan Keunggulan Menggunakan GPN

MALANGVOICE – Bank Indonesia baru saja launching Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Kepala Bank Indonesia (BI) Malang, Dudi Herawadi, mengatakan salah satu keunggulan menggunakan GPN adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan ATM.

Dengan GPN, masyarakat dapat melakukan penarikan tunai di manapun dengan jenis ATM yang berbeda. Sebagai contoh, pengguna ATM/Debit GPN BRI dapat melakukan penarikan di mesin ATM bank lainnya baik BRI, BCA atau bank lain yang sudah terintegrasi dengan GPN.

“Mudah melakukan tarik tunai di semua jaringan ATM, potongannya juga kecil hanya sebesar 3 ribu rupiah,” kata Dudi saat melaunching GPN di Stadion Gajayana Malang, Kamis (23/8).

Selain itu, dari segi keamanan, kartu debit GPN dilengkapi dengan teknologi chip dan pin 6 digit sehingga mampu melindungi nasabah.

“Salah satu pengaman yang digunakan itu berbasis kriptogram. Sehingga, mustahil kartu berbasis chip ini dipalsukan,” tambahnya.

Hingga saat ini ada 41 Bank baik BUMN maupun non BUMN sudah terintegrasi dengan GPN. Pihak BI berharap, bank-bank yang belum bergabung segera dapat mengambil bagian di dalamnya. “Kalau bisa secepatnya semua bank bergabung, saat ini sudah 41 bank,” tegasnya.

“Memang belum semuanya bergabung, tapi kami terus upayakan agar semuanya bisa bergabung,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Jatim, Andreas Eddy Susetyo mengimbau kepada masyarakat unuk secepatnya mengganti kartu debit GPN.

“Transaksi menggunakan GPN ini juga menghemat devisa negara,” katanya.(Der/Aka)

Awal Tahun 2018 Harga Antam Naik Mencapai Rp 665.000

Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).
Emas PT. Aneka Tambang Tbk (Antam).

MALANGVOICE – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada tahun ini naik setelah kemarin melemah tipis. Penguatan harga emas Antam ini mengiringi harga emas dunia yang terus bergerak naik.

Harga emas Antam naik ke level Rp 665.000 per gram atau bertambah dari harga sebelumnya di pecahan 100 gram Rp 560.000.

“Kalau masyarakat Malang sendiri biasanya tergantung individunya, ada yang digunakan untuk investasi, ataupun untuk fashion,” ujar Manager Bulan Puranama, Tanto. Saat ditemui di Malang Town Square (Matos).

Sementara, harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp 1.276.000 dengan harga per gram Rp 638.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp 1.863.000 dengan harga per gram Rp 621.000 Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp 2.464.000 dengan harga per gram Rp 616.000. Dan terus meningkat sesuai dengan jumlah per gram nya.

“Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Sebagian masih tersedia,” imbuhnya.

Sementara di dunia, mengutip Reuters, Rabu (3/1), harga emas di pasar spot naik 1 persen ke level US$ 1.315,11 per ounce setelah sebelumnya sempat mencapai US$ 1.315,46 per ounce yang merupakan level tertinggi sejak 20 September 2017.

Harga emas terus meningkat di setiap sesi perdagangan sejak 15 Desember. Untuk harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari berakhir di angka US$ 1.316 per ounce.(Der/Aka)

Catat Jadwal Lokasi Pelayanan Penukaran Uang di Malang Raya

BI luncurkan 14 mobil kas keliling. (Lisdya Shelly)
BI luncurkan 14 mobil kas keliling. (Lisdya Shelly)

MALANGVOICE – Kegiatan penukaran uang baik melalui kantor bank yang sudah bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) maupun melalui kegiatan kas keliling akan dimulai sejak 28 Mei hingga 8 Juni 2018.

Untuk penukaran uang melalui kas keliling di Kota Malang, akan dipusatkan di lapangan parkir Stadion Gajayana (Mall Olympic Garden), dan beberapa tempat di wilayah Malang Raya mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Dari data yang dihimpun MVoice, berikut jadwal lokasi penukaran uang di Malang Raya:

1. 28 hingga 30 Mei 2018

Penukaran uang dilaksanakan di lapangan parkir Stadion Gajayana Kota Malang dan Masjid Baiturahman Kepanjen Kabupaten Malang.

2. 31 Mei 2018

Penukaran uang dilaksanakan di lapangan parkir Stadion Gajayana Kota Malang, Pasar Murah Kota Malang (dapan Balai Kota Malang) serta Masjid Baiturahman Kepanjen Kabupaten Malang.

3. 1 Juni 2018

Penukaran uang dilaksanakan di Pasar Murah Kota Malang (dapan Balai Kota Malang).

4. 2 hingga 3 Juni 2018

Penukaran uang dilaksanakan di Pasar Murah Kabupaten Malang (Balai Desa Giri Mulyo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang).

5. 4 hingga 8 Juni 2018

Penukaran uang dilaksanakan di lapangan parkir Stadion Gajayana Kota Malang, Masjid Baiturahman Kepanjen Kabupaten Malang serta Pasar Murah Kota Batu (Depan Graha Pancasila).

“Untuk penukaran uang kecil, masyarakat hanya dapat menukarkan satu paket yakni sebesar Rp 3,7 Juta,” ujar Kepala Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi usai membuka kegiatan benang emas, Senin (28/5).

Dudi mengimbau masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi baik yang dilakukan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI untuk menghindari risiko uang palsu dan kemungkinan selisih.

“Takutnya itu penukaran ilegal, susah. Tapi mereka menganggap penukaran uang di pinggir jalan itu suatu peluang. Kami kerjasama juga dengan pihak terkait, seperti satpol PP agar tidak terganggu,” pungkasnya.(Der/Aka)

Aplikasi Prism Touch Permudah Pemilik Bisnis Online Bukukan Transaksi

Penggunaan aplikasi Prism Touch. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Para pemilik dan pelaku usaha online di luar sana kini lebih mudah dalam mencatat transksi. Dengan aplikasi berbasis Android dari Google Playstore, Prism Touch, Anda bisa lebih cepat merekam transaksi pembayaran melalui aplikasi kirim pesan Whatsapp.

Cara mengoperasikan aplikasi ini? Menurut informasi yang dihimpun MVoice dari Google PlayStore, caranya ternyata cukup sederhana.

Pertama, setelah mengunduh Prism Touch, Anda bisa mendaftarkan diri dengan akun Google. Selanjutnya masukkan nama toko online, rekening pembayaran, akun Midtrans (buat lebih dulu jika belum punya), lalu aktifkan Prism Touch pada keyboard Anda.

Misalnya berhubungan dengan pelanggan via WhatsApp, Anda bisa membuat invoice langsung pada aplikasi WhatsApp. Tak perlu berganti ke aplikasi lain.

Pilihan untuk membuat invoice ada di ikon keyboard untuk Prism Touch. Berbagai macam medium pembayaran dimungkinkan, baik melalui transfer bank, kartu kredit, hingga akun virtual.

Selain membuat invoice, Anda juga bisa mengatur transaksi keluar dan masuk. Anda tak perlu lagi pembukuan tradisional atau mencatat via aplikasi khusus.

Semua transaksi Anda bisa direkap pada board khusus di keyboard Prism Touch. Anda bisa langsung menandai transaksi yang telah lunas, dalam proses pengiriman, atau belum dibayar.

Bagi pelanggan yang belum membayar kewajibannya, Anda tak perlu lagi capek menyalin alias copy-paste teks pengingat. Prism Touch memiliki fitur pengingat yang otomatis mengingatka semua tunggakan tagihan ke pelanggan.

Selamat mencoba!


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Hospitaly, Program Web Optimasi Rute ke Rumah Sakit

Tim pencipta Hospitaly. (Istimewa)
Tim pencipta Hospitaly. (Istimewa)

MALANGVOICE – Jalur perjalanan mengantar ke rumah sakit terdekat harus cepat dan tepat karena pasien harus segera mendapat pertolongan. Pengantaran pasien dengan rute yang terbaik adalah salah satu hal yang sangat penting agar pasien dapat segera dapat ditangani.

Sekolompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mencoba memanfaatkan program web dengan Google API sehingga menyediakan informasi tentang rute rumah sakit terdekat dengan mengimplementasikan algortitma shortest path. Program ini dinamakan Hospitaly.

Tampilan program web Hospitaly. (Anja a)
Tampilan program web Hospitaly. (Anja a)

Mereka adalah Dwi Retno Sari (Matematika, 2015), Vina Sherlyana (Matematika, 2015), Rifdian Hamyasa Famhas(Matematika, 2015). Mereka adalah peserta Program Kreativitas Mahasiswa yang dibimbing dosen Matematika UM, Dra Sapti Wahyuningsih MSi.

“Algoritma shortest path merupakan metode dalam ilmu matematika yang digunakan untuk mencari jarak terdekat dari suatu titik asal ke titik tujuan,” kata Dwi, Rabu (30/5).

Dengan adanya program ini, maka diharapkan masyarakat dapat mengakses dengan mudah rute rumah sakit terdekat yang ditampilkan dalam program web ini. Serta dapat meminimalisir penanganan pasien yang terlambat karena kurang mengetahui rute rumah sakit terdekat.(Der/Aka)

Mahasiswa Temukan Penyelesaian Masalah Minyak Tumpah di Laut

Tim yang menemukan inovasi pasir absorben. (Istimewa)
Tim yang menemukan inovasi pasir absorben. (Istimewa)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya Malang (UB) manfaatkan pasir laut sebagai penyerap minyak. Mereka adalah Bramantya (Teknik Kimia ’16), Losendra Primamas Yonando (Teknik Kimia ’16), dan Muhammad Rifaldi (Teknik Kimia ’17) berinovasi untuk memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah tumpahan minyak di laut.

Bramantya mengatakan, kegiatan Pengolahan minyak pasti berdampak positif bagi perekonomian negara, namun dapat berdampak buruk bagi lingkungan dalam bentuk tumpahan minyak. Tumpahan minyak termasuk dalam kategori limbah berbahaya yang mengancam lingkungan hidup.

“Solusi insitu burning atau membakar minyak langsung di laut malah tidak menyelesaikan masalah lingkungannya. Malah menambah polusi udara,” kata Bramantya.

Itulah yang menjadi latar belakang tim untuk menciptakan sebuah absorben (penyerap) minyak berbahan SmartMaterial Silika Aerogel. Denga bimbingan dosen, Rama Oktavian, tim menemukan fakta bahwa kandungan silika pada pasir laut di Indonesia cukup tinggi, bisa mencapai lebih dari 60% dari seluruh kandungan pasir.

“Pemilihan pasir laut sebagai bahan dasar pembuatan absorben silika aerogel ini karena kandungan silikanya tinggi dan banyak terdapat di pantai-pantai Indonesia. Harganya pun murah dan terjangkau, sehingga memudahkan dalam penelitian kami,” paparnya lagi.

Silika Aerogel juga mempunyai sifat hidrofobik yaitu cenderung menolak air dan oliofilik yang cenderung menyerap minyak, karena inilah aerogel dapat meyerap minyak di air laut alih-alih airnya yang terserap.

Penelitian yang didanai Kemenristekdikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini menggunakan TEOS (Tetraetilortosilikat) sebagai pemodifikasi permukaan aerogel. TEOS akan mengubah permukaan aerogel menjadi non-polar sehingga akan menolak senyawa-senyawa polar seperti air dan menyerap senyawa-senyawa non-polar seperti minyak. Hasil dari penelitian ini didapat silika aerogel dengan sifat hidrofilik dengan sudut kontak air rata-rata diatas 140°dan dapat menyerap minyak diatas 10 g/g silika aerogel.

“Untuk kedepannya kami berharap penelitian ini dikembangkan dan bisa diterapkan di lapangan langsung tidak hanya di laboratorium saja, sehingga bisa mengatasi permasalahan tumpahan minyak secara efisien dan tidak menyebabkan permasalahan yang lain,” imbuh Losendra, salah satu anggota tim.(Der/Ak)

Sambut Imlek, THE 101 Hotel OJ Angkat Tema Puppy in Red

Menu-menu spesial Imlek di THE 101 Hotel Malang OJ. (Anja a)
Menu-menu spesial Imlek di THE 101 Hotel Malang OJ. (Anja a)

MALANGVOICE – Menyambut perayaan dam kemeriahan tahun baru Imlek 2018, THE 101 Hotel Malang OJ mengangkat tema ‘Puppy in Red’. Tema terebut dimeriahkan lagi dengan sajian spesial khas imlek, Kamis, 15 Februari nanti.

“Kami juga tawarkan promo All You Can Eat Rp 150.000 nett/pax yang akan bertangsung mulai pukul 18.00 WIB – 23.00 WIB, Kamis, 15 Februari 2018,” kata Public Relation, Gitvy Fitti.

Menu-menu spesial Imlek di THE 101 Hotel Malang OJ. (Anja a)
Menu-menu spesial Imlek di THE 101 Hotel Malang OJ. (Anja a)

Acara spesial itu akan diadakan di Rooftop Café tertinggi di Kota Malang -Skyroom. Hotel siap mempersembahkan variant baru yang akan menemani santap makan Anda dengan cita rasa berbeda.

THE 101 Hotel Malang OJ memberikan harga paket yang luar biasa terjangkau dengan menghadirkan menu-menu yang tak kalah spesial. Mulai dari appetizer, main course, serta dessert sebagai pencuci mulut.(Der/Aka)

Kurangi Rasio Gini Kota Malang, Ini Saran Anggota DPR RI

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo. (Lisdya)

MALANGVOICE – Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo mengatakan di tahun 2018, rasio gini di Kota Malang meningkat hingga 0,42 persen. Maka, untuk mengurangi angka rasio gini tersebut perlu adanya peningkatan UMKM naik kelas.

Dikatakannya, rasio gini yang melebar di Kota Malang ditunjang oleh sektor jasa meliputi pendidikan, usaha rumah kos, dan warung makan yang cepat berkembang sehingga menyalip sektor UMKM.

“Untuk itu kita harus benar-benar mengedepankan agar UMKM ini naik kelas,” katanya.

Dia mengatakan untuk mengakhiri permasalahan ini yakni dengan menjadikan inklusivitas sebagai kunci untuk mengembangkan UMKM, hanya saja untuk mencapai itu datanya harus benar.

“Data UMKM yang benar harus betul-betul menjadi perhatian. Dengan data yang benar, maka UMKM akan naik kelas, dari mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar,” tegasnya.

Andreas menambahkan, agar UMKM naik kelas perlu adanya lembaga jasa keuangan yang menopang, seperti jaminan kredit UMKM dari pemerintah daerah untuk disalurkan berupa pinjaman modal ke UMKM lewat bank dengan skema channeling.

“Harus ada pendanaan seperti itu, dana yang dipinjam juga harus benar-benar dimanfaatkan. Jangan sampai keuntungannya dihabiskan untuk membayar cicilan,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)

Kasentra, Teknologi Kacamata Sensor Pengenal Uang untuk Tuna Netra

Kacamata Sensor ini mudah dioperasikan. (Anja a)
Kacamata Sensor ini mudah dioperasikan. (Anja a)

MALANGVOICE – Penyandang tuna netra kerap kali jadi korban penipuan uang palsu. Namun, hal itu bukan lagi masalah karena kini ada teknologi sensor pendeteksi uang bagi tuna netra.

Alat bantu tersebut adalah Kacamata Sensor Tuna Netra ( Kasentra), yang diciptakan oleh mahasiswa Teknik Industi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Yoga Adi Wijaya. Yoga mengatakan, gagasan ini muncul dari maraknya kasus penipuan pada penyandang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat, khususnya saat melakukan transaksi keuangan.

“Kami datang ke tempat pelatihan pijat tuna netra, kemudian saya mendegar keluh kesah mereka. Salah satunya soal penipuan tarif pijat,” ungkap Yoga.

Berangkat dari temuan ini, Yoga dan kawan-kawan mencoba mengembangkan Kacamata Sensor Tuna Netra (Kasentra), yakni produk inovasi yang memadukan kacamata dengan sensor khusus untuk mendeteksi jumlah uang.

Melalui berbagai penelitian dan pengembangan, cara kerja Kasentra hasil inovasi Yoga dan timnya ternyata lebih efisien dibandingkan dengan alat serupa yang sudah pernah tercipta.

Hanya dengan mengarahkan pandangan kacamata ke arah jumlah uang, maka akan keluar suara berupa nominal uang tersebut. Selain itu, penyandang tuna netra tidak perlu menggunakan alat pendukung lain misalnya smartphone atau alat lain yang lebih mahal untuk pengoperasian Kasentra.

“Alat kami memang dikembangkan dengan melihat kekurangan dan kelebihan produk yang sudah ada,” ungkap Bagus Arif, salah satu anggota tim Kasentra yang lain.

Selain lebih efisien Kasentra juga memiliki nilai tambah lain, yakni ditawarkan dengan harga yang terjangkau. “Selain desain yang gampang dibawa, harga pembuatan alat ini juga murah jika nanti akan dikomersilkan,” ungkap Bagus.

Tidak berhenti pada penciptaan alat sensor untuk mendeteksi uang, nantinya alat ini juga akan terus disempurnakan fungsinya. Jika saat ini hanya dapat menyensor uang, maka ke depannya Kasentra akan dilengkapi sensor membaca bagi penyandang tuna netra untuk menggantikan huruf braille.

“Saat ini kami sedang membangun integrasi dengan mahasiswa dari program studi Teknik Informatika untuk mengembangkan fungsi sensor membaca yang disematkan pada kacamata,” pungkas Yoga.(Coi/Aka)

Komunitas