Suka Game Sambil Belajar Bisnis, Install Saja The Profit

MALANGVOICE – Pada Januari lalu game The Profit dirilis untuk versi android. Dalam waktu singkat, jumlah download The Profit ternyata sudah mencapai lebih dari 5 ribu. Dan saat ini jumlah donwload mencapai 6.219.

Kenapa game buatan anak negeri itu begitu dinikmati? Jawabannya, karena game yang satu ini memang tak sekadar main, tapi ada edukasi bisnis yang memungkinkan kita belajar berstrategi dalam usaha.

“Alhamdulillah, banyak yang menerima The Profit sebagai game edukasi bisnis. Semoga jumlah downloader semakin bertambah semakin banyak,” tutur Founder The Profit, Tony Susanto.

Sebagai bentuk dukungan The Profit di dunia edukasi bisnis, Jumat (19/5) kemarin, Manajemen The Profit game secara resmi meluncurkan versi desktop.

Menurut Tony, diluncurkannya versi dekstop karena The Profit ingin mempermudah user yang memainkannya dengan layar lebih lebar dan menghemat data, atau user yang kesulitan mendapat akses jaringan internet.

“Untuk versi desktopnya, secara UI (user interface) sama dengan versi smartphone. User tetap bisa mendapatkan strategi bisnis dan modul bisnisnya,” papar CEO The Profit, Henry Karya Nugraha.

Sedikitnya ada 277 strategi bisnis pada The Profit game yang bisa diakses user ketika memainkan game. Sedangkan modul bisnisnya sudah ada dalam satu paket CD dengan format file PDF atau user bisa mengunduhnya di laman resmi the profit www.theprofit.id/product.

“Jumlah modul bisnis yang diperoleh user sebanyak 20 modul bisnis, sama dengan user yang memainkan The Pofit melalui smatphone,” timpal Digital Marketing The Profit, Afietadi Kurniawan.

Di dalam satu paket CD juga sudah tersedia beberapa petunjuk menginstall, hingga cara memainkan The Profit, termasuk spesifikasi PC atau laptop khusus.

CPU yang digunakan minimum harus Single Core 1 GHz, minimum RAM 512 MB, minimum Graphic yang digunakan Ge Force FX 5700, ATI Radeon 9500, OS yang digunakan minimum Windows 7, HDD free space minimum 1 GB, Direct X Version 11, dan web browser yang disarankan Ie8/Forefox/Chrome.

Promo launching versi dekstop The Profit dijual dengan harga Rp 50 ribu dan R 30 ribu. Promo berlangsung selama 3 hari, dimulai 19–21 Mei 2017 di Jatim Expo.

Setelah promo, The Profit akan dijual dengan harga normal Rp 249 ribu. Untuk mempermudah pembeli yang ingin belajar bisnis melalui The Profit, dalam waktu dekat The Profit versi dekstop segera hadir di seluruh gerai Gramedia yang ada di Indonesia.

Kerennya Rakai Langit, Buku Augmented Reality Karya Mahasiswa UM

Cover buku Rakai Langit (istimewa)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil berinovasi menciptakan buku berbasis teknologi augmented reality. Adalah buku Rakai Langit, sebuah kumpulan cerpen ilustrasi berwarna dan menarik yang meningkatkan minat baca siswa.

Tim ini diketuai Teguh Dewangga dari Teknik Mesin, dengan anggota Aji Setiawan, Monica Widyaswari, Alfina Musfira dan Ekki Septian Putra.

Menurut Teguh, inovasi ini dilatarbelakangi angka minat baca di Indonesia yang berdasarkan Unesco tahun 2012 hanya 0,001. Hal tersebut menunjukkan bahwa hanya 1 dari 1000 penduduk yang mempunyai minat baca serius.

“Terlebih dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, buku seolah menjadi benda usang dan tak tersentuh,” kata dia kepada MVoice.

Selain itu, permasalahan tersebut juga disebabkan oleh jumlah buku yang terbatas dan pengemasan buku yang kurang menarik serta minimnya sentuhan teknologi.

Tim penemu buku Rakai Langit (Anja Arowana)

Teguh dan timnya kemudian, mengusung ide kreatif membuat buku yang lebih menarik. Cara kerja buku juga sederhana, melibatkan gadget, animasi dan audio visual.

“Kita membuat buku kumpulan cerita pendek dengan puluhan ilustrasi berwarna. Di setiap ilustrasi akan memunculkan animasi dalam bentuk audio visual yang berasal dari program augmented reality. Saat ini hampir semua orang memiliki gadget, maka kami tidak memandang teknologi sebagai ancaman, melainkan potensi besar yang dapat dikolaborasikan dalam upaya meningkatkan angka literasi di Indonesia,” ucap Teguh yang juga penulis naskah buku ini.

Rakai Langit, lanjut dia, diambil menjadi judul buku kumpulan cerpen tersebut karena memuat sepuluh cerita pendek yang tema besarnya adalah kearifan lokal. Bahkan delapan puluh persen cerita-cerita tersebut pernah dimuat di media cetak, dan menjuarai lomba kepenulisan cerpen tingkat kampus hingga nasional.

Buku Rakai Langit jika dibuka lewat gadget smartphone (Anja Arowana)

Selain itu nilai kearifan lokal yang diangkat juga menjadi salah satu poin penting, seperti kejujuran, sikap toleransi, gotong-royong, menghargai kepercayaan masing-masing dan sebagainya. Terlebih nilai-nilai tersebut semakin hari semakin hilang.

“Ilustrasi yang ada juga disesuaikan dengan isi naskah, agar nilai-nilai kerarifan lokal tersebut muncul. Selain itu puluhan ilustrasi yang dicetak berwarna, juga menjadi salah satu cara agar pemula lebih tertarik untuk membaca bukunya,” ungkap Aji, ilustrator buku Rakai Langit.

Penggunaan program pada buku cukup mudah. Program yang telah terinstal dalam android akan terintegrasi dengan aplikasi kamera, untuk menikmati animasi cukup arahkan kamera pada setiap ilustrasi yang ada. Animasi akan muncul pada layar dan menggambarkan bagian cerita yang divisualisasikan. Setiap ilustrasi yang ada akan memunculkan animasi sehingga alternatif menikmati cerita bisa lebih beragam dan menarik.

Alfina dan Ekki yang bertanggung dalam bidang produksi dan pemasaranan mengungkapkan bahwa segmentasi dari pengguna buku seharga Rp. 65.000,- tersebut adalah usia sekolah menengah atas hingga dewasa.

Monica selaku programer juga menambahkan, program augmented reality nantinya bisa didownload secara gratis di Playstore, sehingga pembaca cukup membeli bukunya.

Tim yang mengemban tugas dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan tahun 2017 tersebut mengungkapkan, nantinya kegiatan ini tidak saja berhenti pada capaian dalam bentuk buku dan software, namun juga diharapkan mampu menjadi starting point dalam mengembangkan produk lainnya. Bisa dalam bentuk film pendek, komik, maupun merchandise.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Nanda: Bisnis Tak Harus Tinggalkan Rumah

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, turut menjadi pembicara dalam bincang Kompas. (ist)
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, turut menjadi pembicara dalam bincang Kompas. (ist)

MALANGVOICE – Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, turut menjadi pembicara dalam bincang Kompas, Sabtu (29/4), di Kantor Kompas, Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Dalam kesempatan ini, perbincangan mengambil tema perempuan dan bisnis.

Selain dia, beberapa pembicara lain hadir, antara lain Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan ekonom Universitas Airlangga, Wasiaturrahma. Nanda, sapaan akrabnya, menilai, berdaya secara ekonomi lewat UMKM adalah salah satu pola berbisnis yang perlu dibangun.

“Apalagi saat ini masuk era bisnis yang bisa dilakukan tanpa meninggalkan rumah,” ungkap politisi Partai Hanura itu.

Kesempatan itu, lanjut Nanda, harus ditangkap para perempuan Indonesia. Maka, perempuan sebagai pilar kedua ekonomi keluarga bisa berperan maksimal.

“Kalau berdaya, kami berharap bisa juga memberdayakan sekitar,” imbuh perempuan berparas cantik itu.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. “Sejauh ini kami juga sangat aktif mendatangi ibu-ibu untuk aktif berwirausaha,” kata Risma.

Pemuda Olah Logam Bekas, Omzet Puluhan Juta Rupiah

Beberapa contoh karya Jonathan. (Anja Arowana)
Beberapa contoh karya Jonathan. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Limbah dari pabrik otomotif dan rumah tangga yang memiliki unsur kuningan, giral dan aluminium ternyata bisa menjadi bahan kerajinan bernilai jual tinggi. Ialah Jonathan Adi Prabowo, pemuda pengerajin patung logam beromzet puluhan juta.

Alumni jurusan Akutansi Universitas Brawijaya (UB) ini termotivasi membuat patung logam karena tertarik dengan ornamen-ornamen di Bali.

“Saya suka sama ornamen-ornamen hiasan di Bali, patung-patung di Bali juga. Makanya saya tertarik untuk berbisnis ini,” kata pemudia berusia 22 tahun ini.

Jonathan saat ditemui MVoice. (Anja Arowana)
Jonathan saat ditemui MVoice. (Anja Arowana)

Jonathan mengaku, pada mulanya dia sama sekali tidak punya skill mengolah logam. Barulah pada 2016, dia mendapatkan pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang. Sejak saat itu Jonathan mengasah sendiri ketrampilannya membuat gantungan kunci sederhana.

“Waktu itu, ada pelatihan dari Disperindag. Jadi saya ikut. Latihan eleltroplatting pengecoran logam. Lalu diajari membuat kerajinan,” kata Jonathan.

Hingga saat ini, Jonathan mempunya 4 tukang di rumahnya. Kali ini bukan hanya gantungan kunci, Jonathan juga membuat keris, ornamen senjata-senjata tradisional khas daerah, patung dari ukuran kecil hingga besar, tingginya mencapai 1 meter. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 6 ribu – 1.5 juta. Dalam sebulan omzet Jonathan bisa sampai Rp 30 juta. Kerajinannya pun terjual diseluruh Indonesia sampai ke Singapore dan Thailand.

“Hotel, toko souvenir, dan orang yang punya hajatan biasanya pesan,” tukas dia.

Jonathan berencana akan terus mengembangkan bisnisnya dan memperbanyak pegawai. Dia juga berharap agar pemerintah selalu memberi dukungan untuk para pengerajin di Kota Malang.


Reporter: Anja Arowana
Editor; Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Qur’ani, Aplikasi Belajar Al-qur’an Ciptaan Mahasiswa UM

Mahasiswa UM pencipta Aplikasi Qur'ani. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Penyandang tunarungu kini bisa lebih mudah memahami dan belajar Al-Qur’an dengan aplikasi yang diciptakan sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang. Adalah Qur’ani, aplikasi pembelajaran membaca Al-qur’an inovasi M Ilham Nurhakim, Rony Aldhea Dwi Cahya, dan Elien Widayuk.

“Selama ini pendidikan bagi penyandang tunarungu di Indonesia tertinggal dari negara-negara lain. Demikian penyandang tunarungu di Indonesia lulus tanpa penguasaan bahasa. Nah, aplikasi ini hadir sebagai solusi belajar Al-qur’an bagi mereka. Masyarakat umum juga bisa menggunakannya,” kata Ilham.

Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur lengkap membaca Al-Quran, memuat tampilan huruf hijaiyah, iqro jilid 1-6, juz amma, dan evaluasi. Setiap kontennya menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

“Di dalamnya ada 28 huruf hijaiyah. Semisal, pengguna bisa belajar melafalkan huruf alif dengan menekan tombol microfone. Selanjutnya akan muncul suara yang diucapkan. Konten juga dilengkapi play suara dan isyarat tangan berupa animasi,” tambah dia.

Selain itu, ada pula tampilan iqra jilid 1 sampai jilid 6 dimana anak atau pengguna bisa memilih tiap kontennya sesuai kemampuan. Konten iqra juga dilengkapi sistem suara dan animasi isyarat.

Untuk fitur juz amma, aplikasi menyediakan konten bacaan surat pendek dengan teks arab, terjemahan, dan juga latin untuk memudahkan pembelajaran. Video bahasa isyarat surat pendek juga menjadi pelengkap aplikasi ini.

“Bahasa isyarat ini sebagai salah satu cara menghafal dan memahami Al-qur’an bagi penyandang tunarungu,” tutup Ilham.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

SIJAR, Jaket Anti Kantuk Dilengkapi Terapi Listrik

Booth SIJAR saat acara 1st Young Scientist International Seminar & EXPO. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menjawab permasalahan akan banyaknya kecelakaan yang terjadi di jalan raya karena pengemudi mengantuk, tim komposit dari Jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Ilmu kedokteran Universitas Brawijaya (UB) kembangkan Smart Android Jacket for Safety Riding and Relaxation (SIJAR).

Mereka adalah Ryandanu Aldy Yudhistira, Annisa Rachmawati, Erya Septy Dwi Wardhani, Ibrahim Ahmad Ibadurrohman, Indradianto. Mengoptimalkan fungsi dari jaket anti kantuk ini Tim bekerjasama dengan OYI-Jek layanan ojek online regional malang.

SIJAR, adalah generasi ketiga pengembangan dari Jaket anti kantuk yang telah dibuat sebelumnya. Jaket ini berfungsi mencegah pengemudi motor mengantuk di tengah jalan.

Prinsip kerja jaket adalah ketika sensor membaca denyut nadi pengemudi kurang dari batas parameter jumlah normal per menitnya, maka alarm yang ada di jaket akan berbunyi. Alarm ini berfungsi sebagai peringatan bahwa pengguna berada pada kondisi kantuk atau lelah.

Jaket dilengkapi alat terapi listrik yang berhubungan langsung dengan kulit pengguna. Ketika alarm berbunyi, terapi listrik ini akan berfungsi. Namun ketika denyut nadi pengguna kembali normal, terapi listrik akan berhenti. Terapi listrik ini memberikan efek relaksasi agar sirkulasi pada tubuh berjalan normal kembali dan suplai oksigen menjadi maksimal.

Kelemahan dan kendala dari jaket anti kantuk sebelumnya seperti komponen termoelektrik akan dihilangkan dan digantikan dengan powerbank. selanjutnya dilakukan pengoptimalan dengan meninjau ulang koding pada mikrokontroler dan penempatan pulse sensor.

“Dengan optimasi ini ukuran SIJAR jauh lebih compact dan praktis, suplai dayanya juga maksimal karena menggunakan power bank” Ujar Ryandanu.

Yang paling menarik dari pengambangan SIJAR adalah kepercayaan masyarakat untuk mengunakannya dalam aplikasi sehari- hari.

“Terbukti dengan digandengnya OYI-Jek menjadi pengguna teknologi ini, diharapkan SIJAR dapat mengembalikan kebugaran fisik selama beraktivitas sehingga dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja dari pengguna,” pungkasnya.

Pada acara 1st Young Scientist International Seminar & EXPO yang dihelat UB beberapa waktu yang lalu, tim SIJAR berhasil memenangkan Best paper dan best booth, menyisihkan puluhan peserta lainnya.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Asus Zenfone 4 Pro Punya Kamera Ganda? Simak Bocorannya…

Asus Zenfone 4 Pro punya fitur dual camera. (Phonearena.com)
Asus Zenfone 4 Pro punya fitur dual camera. (Phonearena.com)

MALANGVOICE – Asus baru saja membocorkan foto produk terbaru, Zenfone 4 Pro. Salah satu hal menarik adalah keberadaan kamera ganda yang bertengger di bagian belakang.

Sebagaimana dilansir MVoice dari Phone Arena, Minggu (30/7), Asus Zenfone 4 Pro sebenarnya direncanakan untuk meluncur ke pasar pada Agustus 2017. Namun hingga sekarang, hanya bocoran foto ini saja yang bisa memperlihatkan wujud asli dan kemungkinan fitur di dalamnya.

Selain itu, terdapat label “2X” dicantumkan tepat di bawah lensa. Hal ini berarti kamera ganda Asus Zenfone 4 Pro memiliki kemampuan perbesaran objek hingga 2 kali lipat.

Bocoran lainnya, menyebutkan kamera utama itu menggunakan sensor berketajaman 21 megapiksel. Namun untuk kamera depan tidak diketahui seberapa besar megapixelnya.

Kemudian ada juga chipset Qualcomm Snapdragon 835, RAM 6 GB, dan memori penyimpanan internal 64 GB. Untuk OS, Asus Zenfone 4 mengunakan OS Android 7.1.1 Nougat.

Saat dirilis nanti, Asus Zenfone 4 Pro jelas akan menjadi pesaing perangkat genggam mutakhir seperti HTC U11, Xiaomi Mi Max 2, Oppo R11, dan Vivo X9s Plus.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Sharing And Caring Bersama Apartemen Taman Melati Malang

Acara Sharing and Caring apartemen Taman Melati Malang. (deny)

MALANGVOICE – Tak terasa Ramadan akan berakhir. Di bulan suci ini, umat Muslim masih banyak yang tak ingin ketinggalan berlomba melakukan kebaikan, salah satunya kegiatan “Sharing & Caring” bersama apartemen Taman Melati Malang.

Dengan mengundang puluhan anak panti asuhan Al Salman, mereka diajak berbuka bersama serta berbagi kebahagiaan dengan diberi santunan dan bingkisan Hari Raya Idul Fitri di lokasi proyek pembangunan Taman Melati, Jalan MT Haryono 19, Dinoyo. Hal itu sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak kurang beruntung di Kota Malang.

Project Manager Property Taman Melati Malang, Idhom Bachtiar turun langsung memipin kegiatan sosial itu didampingi lurah serta ketua RT/RW setempat.

Idhom berharap kegiatan ini bisa bermanfaat dan terus dilanjutkan sebagai wujud tanggung jawab mengayomi warga di lingkup Kelurahan Dinoyo, Kota Malang.

“Kami manfaatkan momen Ramadan tahun ini dengan berbagi kebahagiaan dan semoga bermanfaat. Kami juga ingin kulonuwun pada warga sekitar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sebuah balon udara raksasa diterbangkan sebagai simbol letak di mana apartemen Taman Melati akan dibangun. Hal itu juga bertujuan bagi calon penghuni dan investor untuk memudahkan serta menantau perkembangan pembangunan yang dilakukan PT Adhi Persada Properti, yang merupakan anak perusahaan BUMN, PT Adhi Karya.

Penerbangan itu dilakukan bersama seluruh jajaran direksi PT Adhi Persada Properti sebagai penutup serangkaian acara. “Kami beri bukti serius pada perkembangan proyek apartemen ini sebagai hunian eksklusif, khususnya para pelajar di Kota Malang,” tandasnya.

Wow! Mahasiswa UM Ciptakan Bioetanol dari Buah Bintaro

Tim pengolah buah Bintaro (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil menemukan cara untuk menghasilkan bioetanol dari buah bintaro. Mahasiswa tersebut tergabung dalam tim BIOACTION yaitu Rangga Ega Santoso, Nur Fitriana, Maria Carolina, dan Firda Chynthia.

Menurut ketua tim, Rangga Ega, Bioetanol merupakan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Kebutuhan Etanol di Indonesia masih sangat tinggi yakni 3 juta kiloliter per-tahunnya. Sedangkan produksi Etanol di Indonesia masih sebanyak 535 ribu kiloliter per tahun. Berarti saat ini, Indonesia masih kekurangan pasokan etanol sebesar 2,465 juta kiloliter lagi.

Formula yang mereka ciptakan mengolah tanaman Bintaro yang termasuk tumbuhan mangrove yang tumbuh melimpah di daerah tropis. Tumbuhan ini masih belum dimanfaatkan secara penuh.

Buah bintaro (istimewa)

“Buah Bintaro ini mengandung serat lignoselulosa menyerupai buah kelapa. Komponen selulosa di dalamnya berpotensi sebagai substrat dalam pembuatan bioetanol melalui serangkaian proses yang cukup kompleks namun tetap merujuk pada penelitian serupa sebelumnya,” kata Rangga

Formula yang berbeda, lanjut dia, dapat menghasilkan peningkatan hasil bioetanol dari katalis asam sulfat yang eknomis dan proses fermentasi yang lebih singkat. Hasil temuan mereka pun berhasil lolos dan didanai dalam PKM Nasional 2017.

“Dengan begitu, temuan ini mengacu pada PerPres No.5 Tahun 2006 Pasal 1 untuk diversifikasi energi guna mewujudkan ketercapaian Kebijakan Energi Nasional (KEN) 2025 khususnya pada sektor energi biomassa,” tutup dia.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Locwis Digi Flipbook, Suplemen Bahan Ajar Digital Berbasis Kearifan Lokal

Locwis Digi Flipbook (Anja Arowana)
Locwis Digi Flipbook (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menyusun suplemen bahan ajar inovatif. Adalah Locwis (Local Wisdom) Digi Flipbook, suplemen bahan ajar yang dikemas dalam bentuk digital yang kental sentuhan teknologi.

Bahan ajar yang digunakan di sekolah merupakan salah satu kunci suksesnya pembelajaran. Bahan ajar yang digunakan kebanyakan berbentuk buku. Buku tersebut mampu menyukseskan tujuan pembelajaran bila dimanfaatakan secara optimal.

“Sayangnya, siswa cenderung malas membaca buku pelajaran karena terlalu banyak teks, minim gambar serta tampilan yang kurang berwarna,” kata ketua tim, Ika.

Tim pun menyusun bahan ajar untuk menunjang bahan ajar utama yang digunakan di sekolah. Oleh karena itu, produk mereka disebut suplemen bahan ajar yang dikemas dalam bentuk digital yang tidak hanya memuat teks dan gambar berwarna, tetapi juga memuat video dan audio.

Tim pencipta Locwis (Anja Arowana)
Tim pencipta Locwis (Anja Arowana)

Dari segi tampilan, suplemen bahan ajar ini dilengkapi animasi flip, sehingga pembaca dapat membuka halaman buku digital layaknya buku biasa. Aksesnya juga mudah karena dapat dilakukan secara online dan offline. Akses online dapat dilakukan dengan koneksi internet, sedangkan akses offline dapat dilakukan dengan menginstal aplikasi pada PC ataupun gadget.

Nilai-nilai kearifan lokal menjadi poin penting dalam suplemen bahan ajar yang mengangkat materi pemanfaatan sumber daya laut ini.

“Bahan ajar di sekolah belum memaparkan secara mendalam terkait materi tersebut, padahal dalam salah satu kompetensi dasar (KD) mata pelajaran geografi kelas XI materi tersebut menjadi fokus pembelajaran mengingat negara kita ingin menjadi poros maritim dunia,” tambahnya.

Menurut paparan kelompok, materi kearifan lokal pada Locwis Digi Flipbook diperoleh dari penelitian yang dilakukan di Prigi, Trenggalek, Jawa Timur. Penelitian tersebut dilakukan melalui wawancara dan observasi lapangan.

Tim penyusun Locwis berharap suplemen bahan ajar ini mampu meningkatkan minat siswa untuk membaca dan memberikan wawasan lebih luas tentang pemanfaatan sumber daya laut sehingga sumber daya tersebut tetap lestari. Selain itu, Locwis Digi Flipbook juga diharapkan menjadi media untuk menjaga eksistensi kearifan lokal kepada generasi muda.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Komunitas