Sharing And Caring Bersama Apartemen Taman Melati Malang

Acara Sharing and Caring apartemen Taman Melati Malang. (deny)

MALANGVOICE – Tak terasa Ramadan akan berakhir. Di bulan suci ini, umat Muslim masih banyak yang tak ingin ketinggalan berlomba melakukan kebaikan, salah satunya kegiatan “Sharing & Caring” bersama apartemen Taman Melati Malang.

Dengan mengundang puluhan anak panti asuhan Al Salman, mereka diajak berbuka bersama serta berbagi kebahagiaan dengan diberi santunan dan bingkisan Hari Raya Idul Fitri di lokasi proyek pembangunan Taman Melati, Jalan MT Haryono 19, Dinoyo. Hal itu sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak kurang beruntung di Kota Malang.

Project Manager Property Taman Melati Malang, Idhom Bachtiar turun langsung memipin kegiatan sosial itu didampingi lurah serta ketua RT/RW setempat.

Idhom berharap kegiatan ini bisa bermanfaat dan terus dilanjutkan sebagai wujud tanggung jawab mengayomi warga di lingkup Kelurahan Dinoyo, Kota Malang.

“Kami manfaatkan momen Ramadan tahun ini dengan berbagi kebahagiaan dan semoga bermanfaat. Kami juga ingin kulonuwun pada warga sekitar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sebuah balon udara raksasa diterbangkan sebagai simbol letak di mana apartemen Taman Melati akan dibangun. Hal itu juga bertujuan bagi calon penghuni dan investor untuk memudahkan serta menantau perkembangan pembangunan yang dilakukan PT Adhi Persada Properti, yang merupakan anak perusahaan BUMN, PT Adhi Karya.

Penerbangan itu dilakukan bersama seluruh jajaran direksi PT Adhi Persada Properti sebagai penutup serangkaian acara. “Kami beri bukti serius pada perkembangan proyek apartemen ini sebagai hunian eksklusif, khususnya para pelajar di Kota Malang,” tandasnya.

MTQMN XV Digeber di Malang, Garuda Indonesia Tambah Jadwal Penerbangan

Ilustrasi penerbangan Garuda Indonesia. (Instagram @garuda.indonesia)

MALANGVOICE – Maskapai nasional Garuda Indonesia kembali menambah jadwal penerbangan rute Jakarta – Malang dan sebaliknya. Kali ini, penambahan ini berkaitan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XV 2017.

Sebagaimana diketahui, Kota Malang menjadi tuan rumah ajang yang berlangsung mulai akhir Juli ini hingga awal Agustus mendatang. Seiring dengan itu, Garuda Indonesia melihat potensi bertambahnya jumlah wisatawan dari dan ke Malang.

Karena itu, total dua penerbangan tambahan disiapkan, masing-masing pada 28 dan 30 Juli 2017. “Ini untuk mengakomodir peserta MTQMN,” kata Manajer Pemasaran dan Penjualan Kantor Cabang Malang Garuda Indonesia, Muhammad Ardi Kurniadi, melalui keterangan tertulis yang diterima MVoice, Selasa (25/7).

Pada kesempatan tersebut, setidaknya Garuda Indonesia mengoperasikan sebanyak 3 kali penerbangan per hari. Jadwal ini terdiri 2 penerbangan regular dan 1 penerbangan tambahan dengan nomor penerbangan GA2924 dan GA2934.

Ardi menambahkan, peningkatan kapasitas penerbangan tersebut merupakan bagian komitmen perusahaan mengakomodir kebutuhan masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga demi kemudahan akses layanan penerbangan sebagai upaya menyukseskan penyelenggaraan MTQMN di Kota Malang.

“Sehingga masyarakat dapat lebih nyaman untuk dapat menikmati penerbangan dari dan ke kota Malang secara langsung, baik itu bagi peserta MTQMN maupun wisatawan yang berkunjung ke kota Malang,” urainya.

Perlu diketahui, penambahan jadwal penerbangan ini bukan kali pertama. Sebelumnya, layanan serupa pernah diterapkan pada periode Lebaran dan periode Rakernas Apeksi beberapa waktu lalu.

Berikut jadwal penerbangan Garuda Indonesia di Malang pada 28 dan 30 Juli 2017:

Flight Number Rute Waktu
GA290 CGK-MLG 08.20 – 10.05
GA292 CGK-MLG 10.40 – 12.25
GA2924 CGK-MLG 11.55 – 14.10
GA291 MLG-CGK 10.55 – 12.30
GA293 MLG-CGK 13.10 – 14.40
GA2934 MLG-CGK 14.55 – 16.10


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

AbsoSiGel, Inovasi Unik Mahasiswa UM Atasi Sepatu Bau

Contoh produk yang ditawarkan (anja arowana)

MALANGVOICE – Sekelompok mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Negeri Malang (UM) menemukan solusi mengurangi masalah bau pada sepatu. Ialah AbsoSiGel, sebuah inovasi sol sepatu dengan lapisan silika gel yang dapat menyerap kelembaban dan bau pada sepatu.

Inovasi ini dipelopori Rani Wahyu A, ST Ulfawanti I S, Ika Putri N, Sintia Arianti, Egidia Nasifatul N, oleh bimbingan Nurul Hidayat SSi MSi.

Rani Wahyu menjelaskan, ide inovasi berasal dari pengalaman dan keluhan teman-teman kuliah mereka. Sebagai mahasiswa FMIPA yang selalu pergi ke lab dan harus melepas sepatu, Rani dan tim mengetahui banyak dari sepatu teman mereka sudah rusak dan bau.

“Ya teman-teman banyak yang mengeluh dan terganggu karena bau kaki itu. Kayaknya kalau mahasiswa juga tidak sempat nyuci sepatu. Sepatunya ya cuma satu itu,” kata Rani saat ditemui MVoice.

AbsoSiGel mempunyai cara kerja yang sederhana. Sifat silika gel memang menyerap H2O dan menetralkan kelembaban. AbsoSiGel terdiri dari tiga lapisan. Lapisan paling bawah yang bersentuhan pada sepatu, sedangkan silika gel dipasang di lapisan sol bagian tengah, dan paling atas adalah lapisan yang bersentuhan dengan kaki.

“Jadi sol ini tinggal dimasukkan saja ke dalam sepatu. Kalau sering dipakai, sebaiknya tiap hari dijemur di terik matahari atau di oven. Tanpa dicuci kok,” kata dia.

Sejak produksi awal bulan April lalu, Rani dan timnya sudah menjual lebih dari 100 pasang sol. melalui sosial media Instagram, Line, Tokopedia dan Facebook, AbsoSiGel menarik minat para customer. Bahkan, ukuran dan motif sol bisa direquest sesuai kebutuhan. Soal harga, Rani membandrol harga sol cukup terjangkau. Sepasangnya hanya Rp 30 ribu saja.

Saat ini Rani dan tim sedang mengurus hak paten dan desain packaging. AbsoSiGel juga akan dikembangkan sehingga memiliki kemampuan seperti sol pijat refleksi.

“Iya saat ini lagi kerjasama dengan Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya. Jadi silika gelnya bisa berfugsi sebagai pemijat refleksi titik-titik syaraf. Masih disesuaikan posisi silika gelnya agar sesuai dengan penyakit-penyakit yang ingin disembuhkan. Misal, yang sakit diabetes bisa request ke kami,” tutup dia.


Reporter: Anja Aronawa
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Aplikasi Game dan Kuliner Jadi Andalan Industri Kreatif Kota Malang

Pemkot Malang - Bekraf tandatangani momitmen bersama pengembangan ekonomi kreatif. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Pertumbuhan industri ekonomi kreatif di Kota Malang menunjukkan grafik positif dalam beberapa waktu terakhir ini, ditandai dengan banyaknya startup baru bermunculan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat Pemkot Malang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari sektor ini.

Melihat tumbuh dan kembangnya industri kreatif tersebut, Pemerintah Kota Malang mengajukan diri untuk dilakukan uji petik terhadap 3 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas kepada Tim Pemeringkatan Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di bawah naungan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia.

Hasilnya, dua subsektor yakni Game Aplikasi dan Kuliner dijadikan fokus andalan di Kota Malang untuk dikuatkan dalam bentuk komitmen bersama antara Pemkot Malang dan Bekraf. Pemaparan Uji Petik Kota Kreatif dan Penandatangan Berita Acara Komitmen Bersama Antara Pemkot malang dan Bekraf, dilakukan di Ruang Sidang Balai Kota Malang, dan dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang, H. Moch Anton dan Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Sungkrawi, pada Selasa (20/6).

Kota Malang sendiri termasuk dari 40 kota/kabupaten yang sudah didatangi oleh Tim PMK3I untuk mendorong ekonomi kreatif. Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Sungkari, mengatakan, dua subsektor andalan Kota Malang ini berdasarkan penilaian tim independen, di samping keterlibatan para ahli dan akademisi.

Dengan begitu, diharapkan Kota Malang menjadi percontohan dan yang terbaik di Indonesia dalam hal mendorong ekonomi kreatif. “Uji petik sudah kami lakukan di berbagai daerah termasuk di Kota Malang, dengan harapan ekonomi kreatif ini mampu menjadi solusi dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Hari Sungkari.

Penandatangan berita acara yang dilakukan pada hari ini, kata Hari, merupakan bentuk komitmen dari Pemkot Malang dan Bekraf untuk fokus mengembangkan dua sektor yang sudah diputuskan dalam uji petik yakni Game Aplikasi dan Kuliner. “Penandatanganan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah meningkatkan ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, H. Moch Anton, mengatakan, potensi pengembangan ekonomi kreatif di Kota Malang memiliki sendi penopang yang sangat kuat. Selain, potensi sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dari para anak muda kreatif yang tergabung dalam Malang Creative Fusion (MCF), kehadiran 55 perguruan tinggi sebagai sarana pengembangan dari sisi akademis juga sangat mendukung hal itu.

“Waktu awal Pemkot Malang membentuk MCF, kita sudah melihat potensi besar itu, sehingga saat ini bisa ditunjukkan hasil nyata,” kata suami Hj Dewi Farida Suryani itu.

Pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang mencapai angka 5,6 persen dengan tingkat inflasi yang cukup rendah yakni 2,6 persen, menunjukkan jika selama ini berbagai sektor termasuk sektor ekonomi kreatif berperan di dalamnnya.

“Kota Malang ini memiliki penduduk yang padat, dan masalah besar dari segi ekonomi adalah inflasi, namun dengan adanya anak muda kreatif ini angka inflasi kita masih lebih rendah dibandingkan Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Keren, Fitur Baru Google Street View Bisa Melihat Luar Angkasa

Beginilah tampilan bumi dari stasiun luar ngkasa (countryliving.co.uk)
Beginilah tampilan bumi dari stasiun luar ngkasa (countryliving.co.uk)

MALANGVOICE – Seperti apa rasanya berada di dalam stasiun luar angkasa International Space Station (ISS) yang melayang-layang ratusan kilometer di atas bumi. Sekarang pengguna internet yang penasaran bisa mencobanya melalui fitur baru Google Street View.

Seperti yang dirangkum MVoice dalam situs Verge, Minggu (23/7), foto-foto interior ISS belakangan ditambahkan ke layanan jelajah dunia tersebut oleh Google. Seperti Street View di bumi, foto-foto ISS disajikan dalam format panorama 360 derajat. Pengguna bisa melihat ke semua arah dengan menggerakkan kursor.

Tur virtual Street View mencakup seluruh bagian ISS yang bisa ditinggali manusia dan interior dari dua pesawat luar angkasa komersil, yakni ATK Cygnus dan SpaceX Dragon.

ISS terdiri dari 15 modul dengan fungsi yang berbeda-beda, mulai dari tempat tidur hingga cupola untuk observasi planet Bumi. Foto-foto ISS diambil Thomas Pesquet, seorang astronot European Space Agency, yang tinggal di ISS dari Januari hingga Juni 2017.

Pesquet menjepret serangkaian foto dengan kamera DSLR yang sudah ada di ISS sebelumnya, lantas mengirimkan gambar-gambar tersebut ke bumi, untuk kemudian dijahit menjadi panorama 360 derajat Street View.

Sumber:
verge.comverge.com
Countryliving.co.uk


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Dome, Robot Cerdas Pemadam Api Ciptaan Mahasiswa UMM

Robot pemadam ciptaan mahasiswa UMM (Istimewa)

MALANGVOICE – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan Dome, sebuah robot yang mampu memadamkan api. Ciptaan mereka ini berhasil menjadi juara kedua dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) kategori robot pemadam api pada 9 Juli lalu, di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Mereka tergabung dalam Tim Elektro UMM Imam Hanafi, Abdul Syukron, dan Alfan Achmadillah Fauzi dalam bimbingan Khusnul Hidayat.

Menurut Khusnul, robot milik UMM unggul dalam hal kecepatan dan mapping. Robot Dome memiliki kecepatan tertinggi di Indonesia setelah ITS. Selain itu, dalam hal mapping, robot Dome juga tidak mengalami kebingungan dalam pemetaan arena, mengenali room, berjalan mencari titik api, maupun kembali ke titik start.

“Robot Dome dalam menyemprot air ke titik api belum sepenuhnya lurus berhadapan. Ada kemiringan sekitar 20 derajat. Robot Dome saat ini menggunakan alat penyemprot air (nozzle) berukuran kecil,” papar Khusnul ketika ditemui diruang Workshop Robotika UMM.

Kelebihannya, air yang keluar dari lubang nozzle tidak terlalu banyak, sehingga jika api belum padam, maka persediaan air bisa lebih lama.

Sistem pemadaman dan penyemprotan api akan dievaluasi. Pada robot Dome, bahan yang digunakan sebagai pemadam api adalah air. Menurut peraturan KRI, ada dua bahan yang dibolehkan untuk memadamkan api, yaitu air dan gas.

Robot Dome membutuhkan waktu 23 detik untuk mencari titik api dan memadamkannya di sesi pertama dan 80 detik di sesi kedua. Robot Dome memiliki dimensi panjang 27 cm, lebar 28 cm, dan tinggi 26 cm dengan kapasitas air 50 ml. Dimensi ini menjadikan robot Dome sebagai robot dengan ukuran terkecil dibandingkan robot kampus lain.

Ke depan, ada kemungkinan robot Dome mengubah ukuran nozzle yang dipakainya dan mengubah bahan pemadam, yakni menggunakan gas.

“Semua akan kami pertimbangkan karena ada kelemahan dan kelebihannya. Kelebihan menggunakan gas karena ia mampu memadamkan api dari jarak cukup jauh, mencapai 1,5 meter. Sedangkan jika ukuran nozzle besar, air akan cepat habis,” pungkas Khusnul.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Aloe Vera Jadi Unggulan Kota Pontianak di ICE 2017

Stan Kota Pontianak di ICE Apeksi 2017. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Kota Pontianak dengan bangga memamerkan berbagai produk unggulan dari olahan aloe vera (lidah buaya) dalam Indonesia City Expo 2017 di Stadion Luar Gajayana, Malang.

Kabid Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Kota Pontianak, Ashari Giza Putera, mengatakan, tanaman lidah buaya banyak ditemui di Pontianak. Iklim tropis di Pontianak membuat lidah buaya disana tumbuh lebih besar dan tebal.

“Di Pontianak Utara pada khususnya, setiap tahunnya, lidah buaya bisa menumbuhkan pelepah sepanjang 50 cm dengan berat 3-4 kilogram,” kata Ashari.

Lidah buaya selain bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, kecantikan, dan kulit, tanaman ini mampu menghilangkan panas dalam. Karena itu, di Pontianak ada 11 macam produk turunan dari lidah buaya. Produk paling laris di pasaran adalah minuman penyegar. Berkat lidah buaya, pertumbuhan ekonomi mikro di Pontianak mampu berkembang.

Dia berharap, melalui pameran ini, Kota Pontianak bisa membuka jaringan usaha aloe vera.

“Saya harap ada kontinuitas antar pengusaha dari Pontianak ke Malang, Malang ke Pontianak, dan daerah lainnya,” pungkasnya.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Sektor Industri dan Perdagangan Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang

Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota, HM Anton, menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Malang mencapai 5,61 persen. Data ini disampaikan saat pembukaan Malang City Expo 2017, Kamis (27/4), di halaman luar Stadion Gajayana.

Capaian itu, lanjut Anton, berarti di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berkisar 5,5 persen. Suami Hj Dewi Farida Suryani melihat hal tersebut sebagai raihan positif.

Kondisi ini menunjukkan, Kota Malang mampu memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi pada skala regional jawa timur maupun skala nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang cukup tinggi sebagian besar disumbang sektor industri dan perdagangan,” ujarnya.

Rumit Urus Administrasi Nikah, Laterpek Solusinya

LATERPEK bisa diakses mudah secara online (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Pada era globalisasi, masyarakat semakin disibukkan dengan aktivitas. Alhasil mengurus administrasi nikah tidak sempat dan rumit karena kesibukan. Alasan lainnya karena jarak rumah mereka jauh dari tempat mereka akan melakukan akad nikah, sehingga harus bolak – balik ke kampung halaman.

Masalah itulah yang menginspirasi sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) membuat suatu sistem informasi bagi para calon mempelai. Yaitu Laterpek (Layanan Terpadu Pernikahan), sebuah sistem informasi yang memudahkan proses pendaftaran pernikahan berbentuk website.

Sistem ini dibuat Putri Ayu Anggreini, Tinesa Fara Prihandini, Safitri Nurfaida, Pranadya Bagus Imansyah dalam bimbingan Drs Wahyu Sakti Gunawan Irianto MKom. “Sebenarnya, Indonesia sudah ada Simkah di bawah naungan Kementerian Agama, namun hanya digunakan di Kantor Urusan Agama saja. Sedangkan ini, kami membuat sistem informasi dimana proses pendaftaran administrasinya dilakukan dimana saja secara online oleh calon pengantin,” kata ketua tim, Putri Ayu kepada MVoice.

Tim LATERPEK (istimewa)

Dengan berkembangnya Sumber Daya Manusia (SDM) di era globalisasi ini, lanjut Putri, kemungkinan besar sistem informasi ini dapat diterapkan dikalangan masyarakat. Alur pendaftaran pada LATERPEK ini cukup mudah dipahami.

Seperti halnya dalam melakukan pendaftaran PTN secara online, Laterpek bisa diakses di mana pun dan kapan pun. Setelah melakukan pendaftaran, tahap selanjutnya yaitu menginputkan data yang telah ditetapkan seperti syarat-syarat yang memang harus dipenuhi untuk proses pernikahan.

Setelah semua proses itu selesai, akan muncul nomor pendaftaran. Sehingga nantinya akan dipermudah dalam proses pendaftaran saja, kemudian calon pengantin ke KUA untuk melakukan validasi data dan selanjutnya calon pengantin dapat melaksanakan akad nikah.

“Jangan khawatir, untuk para calon mempelai yangmasuk dalam kategori, maaf, gagap teknologi, bisa ke KUA langsung agar data yang dapat di inputkan oleh petugas,” tukas dia.

Puteri memaparkan, selama proses pengerjaan, Laterpek menggunakan metode waterfall yang terdapat 5 tahapan yaitu: 1) Requirement analisis, 2) Sistem design, 3) Impelementasi, 4) Integration and testing, 5) Operation dan maintance. Pada tahap 2-5 dapat dilakukan beberapa kali sesuai dengan kebutuhan, sehingga setiap hasil akan dilakukan evaluasi untuk melihat tingkat keberhasilan dan sebagai tahap perbaikan sebelum diujikan secara langsung.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Aplikasi Prism Touch Permudah Pemilik Bisnis Online Bukukan Transaksi

Penggunaan aplikasi Prism Touch. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Para pemilik dan pelaku usaha online di luar sana kini lebih mudah dalam mencatat transksi. Dengan aplikasi berbasis Android dari Google Playstore, Prism Touch, Anda bisa lebih cepat merekam transaksi pembayaran melalui aplikasi kirim pesan Whatsapp.

Cara mengoperasikan aplikasi ini? Menurut informasi yang dihimpun MVoice dari Google PlayStore, caranya ternyata cukup sederhana.

Pertama, setelah mengunduh Prism Touch, Anda bisa mendaftarkan diri dengan akun Google. Selanjutnya masukkan nama toko online, rekening pembayaran, akun Midtrans (buat lebih dulu jika belum punya), lalu aktifkan Prism Touch pada keyboard Anda.

Misalnya berhubungan dengan pelanggan via WhatsApp, Anda bisa membuat invoice langsung pada aplikasi WhatsApp. Tak perlu berganti ke aplikasi lain.

Pilihan untuk membuat invoice ada di ikon keyboard untuk Prism Touch. Berbagai macam medium pembayaran dimungkinkan, baik melalui transfer bank, kartu kredit, hingga akun virtual.

Selain membuat invoice, Anda juga bisa mengatur transaksi keluar dan masuk. Anda tak perlu lagi pembukuan tradisional atau mencatat via aplikasi khusus.

Semua transaksi Anda bisa direkap pada board khusus di keyboard Prism Touch. Anda bisa langsung menandai transaksi yang telah lunas, dalam proses pengiriman, atau belum dibayar.

Bagi pelanggan yang belum membayar kewajibannya, Anda tak perlu lagi capek menyalin alias copy-paste teks pengingat. Prism Touch memiliki fitur pengingat yang otomatis mengingatka semua tunggakan tagihan ke pelanggan.

Selamat mencoba!


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Komunitas