Gethuk Ingatkan: Waspadai Kolektivitas Persib!

Asisten pelatih Arema, Joko 'Gethuk' Susilo, usai memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Gajayana. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Arema Cronus tak ingin malu di kandang sendiri, saat menjamu Persib Bandung pada laga persahabatan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (11/8) besok.

Asisten pelatih Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo berjanji memberi kado indah untuk Aremania, di hari jadi tim ini yang ke-28. “Kami sudah berlatih maksimal, pemain antusias ingin memberi hadiah istimewa untuk Aremania,” tandas Gethuk, sapaan akrabnya, kepada wartawan usai memimpin latihan di Stadion Gajayana, Senin (10/8) sore ini.

Mantan bintang Arema dan Niac Mitra Surabaya di era Galatama itu mengaku, tim pelatih telah menyiapkan strategi guna menghadapi Maung Bandung. Dari beberapa kali pertemuan terakhir dengan Persib, ia menilai kolektivitas tim besutan Djadjang Nurjaman itu perlu diwaspadai.

“Kami juga ikuti terus perkembangan komposisi pemain mereka. Dari individu, tidak ada yang spesial, tapi kolektivitas dan kerjasama tim mereka harus diwaspadai,” tegas pelatih berlisensi B AFC itu.-

Semua Unsur Sepak Bola Siap Berikrar

General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE РLaga persahabatan dalam rangka HUT ke-28 Arema, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa  (11/8), sekaligus menjadi momen kebangkitan sepak bola nasional.

Momen itu ditandai dengan ikrar eksis bersama, yang dibacakan semua stake holder sepak bola. Media Officer Arema, Sudarmaji, menyebut, pembacaan itu melibatkan semua unsur yang terdampak atas tidak jelasnya kondisi sepak bola nasional.

“Harapannya, ikrar ini dapat memberi masukan dan saran bahwa sepak bola kita harus kembali normal. Ikrar dilakukan semua unsur seperti jukir, asongan, PKL, sampai pelatih, manajemen, dan pemain sepak bola,” imbuh pria tambun itu.

Sementara itu, General Manager Arema, Ruddy Widodo, berterimakasih kepada jajaran manajemen dan tim pelatih Persib Bandung, yang bersedia menerima undangan Arema.

“Pertandingan ini atmosfernya berbeda. Bukan tentang kompetisi, tapi pertandingan ini menunjukkan kita saudara senasib, tujuannya sama, untuk membangkitkan sepak bola Indonesia yang mati suri,” tutur pria berkacamata itu.

Karenanya, ia mengimbau Aremania agar tidak bertindak hal yang merugikan. “Kalau rivalitas 90 menit boleh lah, tapi kalau sudah di luar lapangan jangan berbuat ulah,” urainya.

Harapan Aremania di HUT ke-28 Arema

Awang for Malangvoice

MALANGVOICE – Bertepatan dengan HUT ke-28 Arema, Selasa (10/8) besok, Komunitas Suporter Arema berharap persoalan sepak bola Indonesia segera usai.

“Harapan semua Aremania liga berjalan lagi, sepak bola bagi Aremania adalah ruh,” kata Ketua Komunitas Suporter Arema, Awang, saat berbincang dengan MVoice.

Menurutnya, dengan skuat Arema saat ini Aremania tetap optimis menjadi klub terbaik di tanah air. Bahkan, dalam Piala Presiden nanti bisa kembali membawa pulang trofi.

“Jika sukses bawa piala, itu kado terbaik buat Aremania, sebagai obat atas dibekukannya ISL,” tuturnya.-

Jamin Keamanan Persib, Aremania Kawal Mulai dari Hotel

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris (kiri) saat jumpa pers di Hotel Ijen Suite. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Panpel pertandingan Arema Cronus kontra Persib Bandung tak main-main dalam menyukseskan laga itu. Terkait keamanan Persib Bandung, Ketua Panpel Abdul Haris, menjamin pengawalan bakal dimaksimalkan.

Bahkan, Aremania dilibatkan untuk mengawal tim berjuluk Maung Bandung itu, sejak keberangkatan dari hotel menuju stadion. “Dari hotel ke stadion, pengamanan Persib dikawal oleh Aremania dan TNI/Polri. Jumlahnya ada 150 personel, Aremania 75 orang, TNI/Polri 75 orang,” kata Abdul Haris.

Sebagai tuan rumah, dia ingin memberikan pelayanan terbaik bagi tamu. Apalagi, ajang itu merupakan gawe Arema untuk memperingati hari jadinya yang ke-28 tahun.

Karena itu, Haris meminta semua pihak, utamanya Aremania, agar melupakan rivalitas masa lalu dengan pendukung Persib, Bobotoh. “Apapun yang terjadi di lapangan, kami mohon Aremania bisa menjaga kondisi yang kondusif. Tidak ada lemparan atau hal-hal yang mengganggu keamanan atau ketertiban,” tambah Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan itu.

Sementara itu, Pelatih Persib, Djadjang Nurjaman mempercayakan keamanan timnya pada Panpel. “Untuk keamanan tim, semua di luar kontrol kami. Kami berharap dapat perlakuan maksimal agar pemain nyaman dan pulang dari stadion dengan selamat,” tuturnya.-

Aremania Gelar Aneka Lomba Tradisional

Ketua Komunitas Suporter Arema, Awang. (Miski/Malangvoice)

MALANGVOICE – Para Aremania telah mempersiapkan aneka acara memeriahkan hari ulang Tahun Arema ke 28, Selasa (11/8) besok.
Sejumlah lomba tradisional di antaranya, lomba tarik tambang, balap karung, klompen raksasa, egrang, makan kerupuk dan makan pisang.
Lomba akan digelar pukul 10.00 WIB, di halaman luar Stadion Kanjuruhan. “Semua Aremania bisa ikut serta dalam lomba ini, panitia juga menyediakan door prize,” kata Ketua Komunitas Suporter Arema, Awang, di Stadion Kanjuruhan, Senin (10/8) sore ini.

Untuk konvoi, Aremania mulai start dari rumahnya masing-masing dan titik kumpul di Stadion Kanjuruhan. “Tahun lalu biasanya begitu, sekalian besok nunggu laga uji coba dengan Persib Bandung,” paparnya.

Ia mengimbau bagi Aremania agar tertib berlalu lintas dan tidak sampai mengganggu pengguna jalan lainnya. “Ayo tunjukkan kalau Aremania kompak dan ramah serta patuh lalu lintas,” pungkasnya.-

Disiapkan 28 Tumpeng untuk Dibagikan ke Aremania

Media Officer Arema, Sudarmaji. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Semarak hari ulang tahun (HUT) ke-28 Arema bakal dipusatkan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (11/8) besok mulai siang hingga malam.

Diawali dengan berbagai lomba tradisional pada siang hari, acara berlanjut dengan bazar akik, potong tumpeng, dan dipuncaki dengan laga antara Arema kontra Persib Bandung pada malam pukul 19.00.

Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji saat jumpa pers di Hotel Ijen Suite, Senin (10/8) sore menjelaskan, ada 330 Korwil Aremania sudah mendaftar untuk ikut lomba tradisional di halaman Stadion Kanjuruhan.

Gelaran lomba tradisional, menurut Sudarmaji, bertujuan untuk mempertahankan tradisi permainan yang mulai tergerus zaman. Sementara, sebelum kick off pertandingan malam harinya, sejumlah prosesi dilakukan di dalam stadion.

“Sebelum kick off ada beberapa prosesi. Pelaksanaannya mulai pukul 18.00 WIB. Dengan nuansa sederhana, akan ada opening dan ikrar eksis bersama sepak bola Indonesia,” tambahnya.

Mantan wartawan itu menyebut, sebanyak 28 tumpeng disiapkan. Jumlah itu sesuai dengan usia Singo Edan yang memasuki 28 tahun, sejak lahir pada 1987 silam atas peran alm. Acub Zainal dkk.

Pria tambun ini menambahkan, meski tumpeng tidak cukup dinikmati semua penonton, sebagai representasi nantinya pemotonggan dilakukan bersama dengan Aremania di tribun stadion.

“28 tumpeng akan diserahkan ke semua sektor tribun, secara simbolik ada kebersamaan di dalam sebuah stadion. Juga ada lelang jersey, dilakukan saat kedua tim melakukan pemanasan,” pungkas pria kelahiran Banyuwangi itu.-

Pesan Kapolresta, Aremania Jangan Terprovokasi

Kapolres Malang Kota, AKBP Singgamata

MALANGVOICE – Polres Malang Kota tidak menyiapkan pengamanan khusus, untuk menjaga kondusivitas wilayahnya saat hari ulang tahun ke-28 Arema Cronus, Selasa (11/8) besok.

“Pengamanan rutin saja seperti biasanya,” kata Kapolres Malang Kota, AKBP Singgamata kepada MVoice, Senin (10/8) siang ini.

Kendati diprediksi ribuan Aremania bakal konvoi di sepanjang jalanan Malang Raya untuk merayakan hari jadi tim kebanggannya, Singgamata yakin ketertiban tetap terjaga.

“Saya percaya Aremania cinta damai dan tidak akan buat kisruh di bumi Arema,” ungkap mantan Kapolres Lumajang itu.

Namun, ia tetap memberi imbauan agar Aremania menjaga ketertiban dan keamanan. Jangan sampai, lanjut Singgamata, terpancing pihak manapun yang ingin memprovokasi.

“Aremania adalah orang-orang yang cinta damai dan bukan biang rusuh. Kalau ada yang buat rusuh, berarti mereka adalah pengkhianat, bukanlah Aremania sejati,” tegasnya.-

Firman Terkenang Semangat Satu Jiwa Aremania

Gelandang Persib Bandung, Firman Utina, usai menjalani sesi uji lapangan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Kedatangan Persib Bandung ke Malang untuk melakoni laga persahabatan kontra Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (11/8), meyimpan kesan tersendiri bagi Firman Utina.

Gelandang Maung Bandung itu terkenang masa-masa indah saat berseragam Arema, selama dua musim pada 2005-2006 silam. Ia mengaku tak mampu melupakan semangat suporter setia Singo Edan, Aremania.

“Di Arema, ada ciri khas salam satu jiwa, yang itu berkaitan betul dengan saya. Saya merasakan semangat satu jiwa benar-benar kental,” tuturnya, Senin (10/8).

Pemain yang pernah ikut mempersembahkan dua gelar juara Copa Indonesia untuk Arema itu sampai sekarang masih kagum pada Aremania.

“Di mana pun Arema main, selalu ada Aremania. Semua bisa berbaur, mulai manajemen, pemain sampai suporter. Ini tim yang sudah sangat dewasa dan mampu membanggakan Indonesia,” pungkas mantan pemain Persma Manado itu.-

Pemain Lokal Arema Bakal Repotkan Persib

Pelatih Persib, Djadjang Nurjaman, usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurjaman menganggap Arema Cronus tetap tim yang tangguh meski tim ini telah kehilangan dua pemain asingnya, Sengbah Kennedy dan Abblode Yao Rudy.

Karena itu, Djajang mengaku tak ingin meremehkan tim asuhan Suharno dalam laga persahabatan, Selasa (11/8) malam, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Menurut Djadjang, tanpa dua pemain asal Liberia itu, Arema tetap menjadi tim yang bakal merepotkan anak asuhnya.

“Kekuatan Arema ada pada pemain lokal. Jadi menurut saya mereka tetap bagus,” tambahnya, usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, pagi ini.

Jika dibandingkan dengan pertemuan terakhir saat final Inter Island Cup di Banyuwangi beberapa waktu lalu, ia menilai Arema tak memiliki banyak perubahan. “Mereka tetap utuh, meski ada sedikit perubahan. Malah kami yang banyak berubah karena sudah lama vakum,” pungkasnya.

Djadjang Akui Arema Lebih Siap

Pelatih Persib, Djadjang Nurjaman, usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurjaman, mengakui Arema Cronus lebih siap menyongsong laga dalam rangka HUT ke- 28 Arema, Selasa (11/8) malam di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Penilaian itu diungkapkannya setelah mengamati Arema dalam laga-laga terakhirnya. “Mereka sudah siap. Kemarin sudah ikut turnamen di Banyuwangi saya pantau permainan stabil,” kata Djadjang, usai memimpin anak asuhnya uji lapangan di Stadion Kanjuruhan, Senin (10/8) pagi.

Sementara itu, Persib Bandung sama sekali belum menjajal satu turnamen pun, pasca mandeknya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Hal ini, lanjut Djadjang, berpengaruh pada kondisi anak asuhnya.

“Kami belum siap bermain sebenarnya, jika dibandingkan dengan Arema. Di samping itu, Arema sudah biasa mengembangkan permainan cepat,” pungkasnya.-

Komunitas