Lima Atlet Angkat Besi Kota Malang Ikuti Puslatda

Muslimin (Muhammad Choirul /MalangVoice)

MALANGVOICE – Sebanyak 5 atlet angkat besi Kota Malang masuk Puslatda di Surabaya. Kelima atlet itu dipanggil KONI Jatim untuk dipersiapkan pada ajang Pra PON akhir September nanti, dan PON 2016 di Jawa Barat.

Lima atlet itu yakni Choirul Anwar, Sofyan Listiyanto, Adi Pratama, Okky Dwi Cahyono. Bella Seviana. Pelatih angkat besi Kota Malang, Muslimin, bangga atletnya bisa masuk Puslatda sampai akhir September.

Khusus untuk Adi Pratama dan Bella Seviana, baru mendapat panggilan usai Porprov 2015 Jatim di Banyuwangi, Juni lalu. Keduanya baru bergabung pertengahan Juli lalu.

“Kalau tiga atlet lainnya, sudah ikut Puslatda sejak tahun 2011,” imbuh Muslimin.

Pada Porprov 2015, Adi sukses menyumbangkan 3 medali emas bagi Kota Malang. Sedangkan Bella, gagal meraih medali karena didiskualifikasi.
“Keduanya sebenarnya bagus. Bella kemarin gagal karena kelebihan berat badan. Untuk Puslatda, saya yakin semua bisa raih prestasi, gudang atlet angkat besi Jatim memang dari Kota Malang,” pungkas Muslimin.

Klub Binaan Tentara Berlaga di Danrem Cup

Wali Kota Malang, M Anton dan Danrem 083/BDJ Kolonel Fajar Setyawan bersama tim yang akan bertanding Danrem Cup. (deni/malangvoice)

MALANGVOICE – Sembilan klub sepak bola akan berlaga memperebutkan Piala Danrem 083 Baladika Jaya Malang, mulai Selasa (4/8) pagi ini.
Pertandingan digelar di lapangan Rampal dan Alang-alang selama empat hari. Pertandingan ini untuk meramaikan HUT Kemerdekaan RI ke 70.

Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Fajar Setyawan mengatakan, selain memeriahkan Agustusan, Danrem Cup digelar juga untuk mencari bibit unggul.

“Tujuan besarnya kami cari bibit yang nanti akan kami bina juga untuk kompetisi yang lebih besar,” katanya kepada Mvoice.

Fajar juga berpesan agar tetap jaga sportifitas dan pertebal rasa persaudaraan.

“Kami juga menyegarkan sepak bola yang sudah lama tidak ada. Yang jelas juga harumkan nama daerah masing-masing dengan sepak bola, itu pesan saya,” tuturnya.

Selama sehari akan mempertandingkan 4 laga, masing-masing venue dua pertandingan, pagi dan sore. Pada hari akhir, tim finalis dipertemukan di Stadion Gajayana.-

Skuad Singo Edan Libur 3 Hari

Arema saat menggelar latihan rutin. (dani kristian wardhana for malangvoice)

MALANGVOICE – Setelah sukses membawa pulang trofi Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015, tim pelatih Arema memberi libur pada para pemain. Rencananya, liburan diberikan selama 3 hari, mulai hari ini (4/8).

Asisten pelatih Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo mengatakan, anak asuhnya perlu diberi waktu untuk beristirahat. Juan Revi dkk baru kembali berkumpul dalam sesi latihan pada 7 Agustus 2015 mendatang.

Libur ini, juga dimaksudkan untuk mengembalikan stamina pemain, jelang laga eksebisi kontra Persib Bandung, 11 Agustus 2015 mendatang. “Istirahat 3 hari cukup ideal, karena anak-anak juga perlu istirahat agar siap saat menjalani program latihan sebelum lawan Persib,” kata pria asal Cepu itu.

Meski hanya laga eksebisi, menghadapi Persib merupakan tantangan tersendiri, karena Maung Bandung merupakan jawara ISL 2014. Apalagi, laga ini digelar untuk memperingati HUT ke-28 Arema. Praktis, Aremania tak ingin tim kebanggaannya menyerah begitu saja.

Kata Gethuk, Kalah-Menang Sudah Biasa

Skuad Arema Cronus (arema for malangvoice)

MALANGVOICE – Tim pelatih Arema Cronus tak terlalu risau atas kekalahan mengejutkan dengan skor 0-1 dari Persewangi Banyuwangi, di di Stadion Diponegoro.

Asisten pelatih Arema Cronus, Joko ‘Gethuk’ Susilo, menganggap hasil pertandingan semalam tidak perlu terlalu diratapi. Sebaliknya, ia menilai, ada pembelajaran dari kekalahan.

“Memang anak-anak terlihat panik setelah kemasukan. Soal hasil, kalah menang sudah biasa. Yang pasti, pemain sudah berjuang maksimal dengan raihan juara ini,” ungkap legenda Singo Edan di era Galatama itu.

Pada laga terakhir Sunrise of Java Cup 2015, Senin (3/8) malam, Juan Revi dkk gagal meraih poin sempurna. Tim asuhan Suharno itu kalah 0-1 dari tuan rumah Persewangi Banyuwangi, di Stadion Diponegoro.

Meski begitu, Arema tetap berhak mengangkat piala sebagai tim terbaik, karena unggul head to head atas Bali United Pusam (BUP) yang sama-sama mengoleksi 6 poin seperti Arema.

MODAL MENGHADAPI PERSIB

Pemain Arema Cronus tampak gembira setelah dinobatkan juara Sunrise of Java 2015 di Stadion Dipinegoro, Banyuwangi, Senin (3/8) malam ini. (mohammad choirul/malangvoice)

MALANGVOICE – Gelar juara Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 yang disabet Arema Cronus menjadi modal berharga untuk menghadapi Persib Bandung.
Arema Cronus bakal bertarung lawan Persib Bandung pada laga uji coba dalam rangka memperingati HUT ke-28 Arema, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, 11 Agustus 2015 mendatang.

Pelatih Arema, Suharno bangga atas raihan anak asuhnya di Piala SoJ 2015. Meski kalah di laga pamungkas, namun pelatih asal Klaten itu tetap menganggap tambahan koleksi trofi Arema merupakan suntikan positif bagi motivasi pemain.

“Ini juga merupakan kado ulang tahun untuk Arema, sekaligus modal bagus menghadapi Persib,” tambah mantan pelatih Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura itu.

Ia tak memungkiri, hasil juara sebenarnya cukup mengejutkan. Pasalnya, mengacu pada persiapan minim dan materi pemain yang tidak lengkap, praktis Arema memiliki sejumlah kendala.

“Kami datang dengan tenaga minim, pemain minim, persiapan minim. Awalnya, hanya mencari pengalaman tanding karena semuanya serba minim,” pungkasnya.

Arema Angkat Piala Maneh, Ho!

Pemain Arema Cronus tampak gembira setelah dinobatkan juara Sunrise of Java 2015 di Stadion Dipinegoro, Banyuwangi, Senin (3/8) malam ini. (mohammad choirul/malangvoice)

MALANGVOICE – Arema Cronus kembali dinobatkan sebagai juara. Kali ini, tim berjuluk Singo Edan itu menjadi yang terbaik pada ajang Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015, di Banyuwangi.

Sayang, pada laga terakhir Senin (3/8) malam, Juan Revi dkk gagal meraih poin sempurna. Tim asuhan Suharno itu kalah 0-1 dari tuan rumah Persewangi Banyuwangi, di Stadion Diponegoro.

Meski begitu, Arema tetap berhak mengangkat piala sebagai tim terbaik, karena unggul head to head atas Bali United Pusam (BUP) yang sama-sama mengoleksi 6 poin.

Pada laga yang disaksikan belasan ribu pendukung kedua kesebelasan itu, gawang Arema jebol oleh gol tunggal Trubus Gunawan, melalui sundulan kepala di akhir babak pertama. Hasil tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.-

Recovery Cukup, Arema Fight!

Arema saat menggelar latihan rutin

MALANGVOICE – Arema Cronus siap tampil maksimal pada laga terakhir Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 menghadapi Persewangi Banyuwangi, Senin (3/8) malam nanti, di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Setelah memenangkan dua laga, Singo Edan langsung fokus recovery pemain. Tim pelatih sengaja menjalankan program latihan ringan, mengingat jadwal SoJC 2015 yang super padat.

“Kami hanya pemanasan atau warming up, agar otot pemain tidak kaku. Program ini untuk memaksimalkan recovery,” kata pelatih Arema, Suharno.

Terkait kebutuhan komposisi pemain, mantan pelatih Persiwa Wamena dan  Gresik United itu mengaku beruntung, pada dua laga sebelumnya Arema menjalankan rotasi pemain yang cukup apik.

“Anak-anak harus menjaga kondisinya. Mudah-mudahan kondisi mereka sudah kembali pulih saat lawan Persewangi nanti,” pungkasnya pelatih asal Klaten itu.-

Arema Tetap Ingin Tampil Maksimal

MALANGVOICE – Arema Cronus bakal melakoni laga pamungkasnya pada Sunrise of Java Cup (SoJC) menghadapi Persewangi Banyuwangi, Senin (3/8) malam nanti, di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Laga tersebut tak akan berpengaruh apa-apa bagi perebutan gelar juara, karena dipastikan Singo Edan sudah menjadi yang terbaik pada ajang itu.

Arema sudah mengantongi enam poin. Kalaupun Arema kalah pada laga malam nanti, tak akan berpengaruh pada posisi Arema. Poin Arema hanya tertandingi oleh Bali United Pusam yang di laga terakhir Minggu (2/8) mengalahkan Indonesia All Star 4-2.

Namun, menurut regulasi, jika terjadi kesamaan poin maka pemenangnya ditentukan melalui head to head. BUP kalah head to head dengan skor 2-1 dari Arema.

Meski begitu, tim kebanggaan Aremania ini tak ingin mengendorkan kekuatan pada laga pamungkas.

“Lawan Persewangi, kami tidak mau ambil risiko. Setiap pertandingan adalah final, ini cara Arema,” tegas asisten pelatih Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo.

Ia tak ingin mengecewakan Aremania yang dikabarkan sudah berbondong-bondong ke bumi Blambangan untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga.

“Tanpa sedikit pun meremehkan tuan rumah, kami juga ingin penonton melihat pertandingan dengan maksimal,” pungkas pria asal Cepu itu.-

Mamak: Arema Unggul Pengalaman

Arema Cronus mampu bangkit meski lebih dulu tertinggal

MALANGVOICE – Asisten pelatih Indonesia All Star, Muhammad Zein Alhadad, mengakui Arema lebih baik pada pertandingan di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jumat (31/7) kemarin.

Mamak, sapaan akrabnya, menilai ¬†Arema unggul pengalaman dibanding tim besutannya. “Materi pemain Arema memang lebih berpengalaman, sedangkan kami terdiri dari pemain muda,” ujarnya.

Praktis, ia tak begitu heran jika Singo Edan yang lebih dulu tertinggal mampu membalikkan kedudukan dan menyelesaikan laga dengan kemenangan 3-1. “Secara mental, mereka (Arema) juga menang,” imbuhnya.

Pada laga lanjutan Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 itu, Indonesia All Star sebenarnya unggul lebih dulu saat laga baru berjalan 6 menit, melalui gol Agung Prasetyo dari titik putih.

Namun, tim kebanggaan Aremania berhasil bangkit, dengan membalas tiga gol yang disumbangkan Samsul Arif (satu gol) dan Cristian Gonzales (dua gol).

Selangkah Lagi Singo Edan Juara

Skuad Arema Cronus sebelum bertanding menghadapi Indonesia All Star di Stadion Diponegoro, Banyuwangi (arema for malangvoice)

MALANGVOICE – Arema Cronus menjaga kans meraih gelar juara Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 setelah menaklukkan Indonesia All Star, Jumat (31/7) sore di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, dengan skor 3-1.

Pada laga itu, tim berjuluk Singo Edan sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu saat laga baru berjalan 6 menit, melalui tendangan penalti yang dieksekusi pemain belakang Indonesia All Star, Agung Prasetyo. Namun, Arema tak menyerah begitu saja.

Serangan demi serangan terus digencarkan Juan Revi dkk. Alhasil, pada menit 17 Samsul Arif Munip sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menceploskan bola ke gawang lawan melalui tandukannya, memanfaatkan blunder kiper Indonesia All Star yang salah mengantisipasi bola mati.

Seakan tak puas dengan hasil imbang, empat menit jelang turun minum, bomber Arema Cristian Gonzales membalikkan kedudukan menjadi 2-1 dengan sepakan manis setelah mendapat umpan Samsul. Hasil ini bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, pertandingan berjalan makin sengit. Namun, hanya ada satu gol tambahan. Lagi-lagi Gonzales menjadi pahlawan bagi tim kebanggaan Aremania setelah sukses menambah satu angka di menit 59.

Skor berubah menjadi 3-1untuk Arema dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Hasil ini makin mengokohkan posisi Arema di puncak klasemen sementara dengan raihan 6 poin.

Sebelumnya, pada Kamis (30/7), Arema sukses meraih kemenangan 2-1 atas Bali United Pusam di tempat dan ajang yang sama.

Komunitas