Slamet Mulyanto: Cikal Bakal Atlet Voli Berawal dari Klub

Penasihat KBVI, Slamet Mulyanto (dua dari kanan).

MALANGVOICE – Kejurnas Bola Voli Antar-Club In Door U-17 di GOR Ken Arok, Malang, 29 November – 4 Desember 2016 mendatang, disebut-sebut sebagai sarana efektif menjaring bibit atlet berbakat.

Penasihat Kebangkitan Bola Voli Indonesia (KBVI), Slamet Mulyanto, menilai, cikal bakal pemain voli berbakat berawal dari pembinaan intensif di klub amatir. Atas pertimbangan itu pula KBVI menggelar ajang ini.

“Saat ini tidak semua pengprov PBVSI memiliki klub U-17. Dengan adanya kejuaraan ini, harapannya pembinaan pada atlet voli makin membuahkan hasil maksimal,” tandasnya.

Rencananya, klub terbaik dari berbagai daerah akan bertarung. KBVI sudah berkoordinasi dengan PBVSI pusat untuk meminta tiap pengprov PBVSI berpartisipasi.

“Jadi nantinya peserta Kejurnas ini adalah para juara dari masing-masing provinsi. Tapi tidak semua provinsi, karena tidak semua provinsi punya klub U-17. Yang jelas ada dari Jawa, Bali, NTB, serta beberapa klub asal Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi,” paparnya.

Hadapi Persekam, Persikoba Jr Target Menang

Pemain Persikoba Jr saat menjalani latihan.

MALANGVOICE – Persikoba Jr akan menjamu tamunya Persekam Metro FC dalam lanjutan putaran kedua grup IV Liga Remaja 2016, di Stadion Brantas Kota Batu, Minggu (21/8), sore.

Persikoba Jr berhasil memuncakapi grup IV dengan 7 poin di putaran pertama. Disusul Metro FC 4 poin, Deltras Sidoarjo 4 poin, dan Akor Jombang 1 poin.

Pelatih Persikoba Jr, Arif Tri Sandi, mengatakan, anak asuhnya siap tampil maksimal. Selain bermain di hadapan pendukungnya, pemain bertekad mengamankan tiga poin.

“Pemain dalam kondisi fit dan siap diturunkan. Main pukul 15.00 usa pertandingan jam pertama,” kata dia, Minggu (21/8).

Usai meladeni Metro FC, anak asuhnya akan menjamu Deltras Sidoarjo, Senin (22/8) dan pertandingan terakhir ditantang Akor Jombang, Selasa (23/8).

“Putaran kedua, kami setidaknya menang dua kali, agar bisa lolos ke putaran selanjutnya. Rotasi pemain penting karena padatnya jadwal,” paparnya.

Joko Ribowo Out, Arema FC Langsung Kenalkan Srdjan Ostojic

Kiper anyar Arema FC, Srdjan Ostojic. (deny rahmawan)
Kiper anyar Arema FC, Srdjan Ostojic. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC kembali bergeliat mencari pemain baru. kini giliran kiper asing asal Serbia yang diperkenalkan.

Selama sekitar dua pekan berada di Malang dan menjalani trial, Srdjan Ostojic, resmi diperkenalkan ke publik. Ia sekaligus menjadi pemain ke empat yang direkrut Singo Edan setelah Hamka Hamzah, Alfin Tuassalamomy, dan Makan Konate.

“Bergabungnya Ostojic ini tidak sekaligus. Tapi melalui pertimbangan panjang dari diskusi tim pelatih dan manajemen,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Selasa (17/7).

Masuknya Ostojic ini sekaligus melepas kiper Arema FC sebelumnya, Joko Ribowo. Ya, Joko pada putaran kedua Liga 1 akan memperkuat PSIS Semarang.

“Joko menawarkan diri seandainya bisa lebih dekat di rumah dan keluarganya. Jadi itu keputusan dia sendiri, kami bahkan sempat menahan dia hingga pertandingan terakhir lawa PS Tira,” lanjut Ruddy.

Lebih lanjut, kehadiran Ostojic diharapkan bisa menutup kelemahan Singo Edan di sektor pertahanan.

“Dia sudah disahkan secara adminstrasi dan bisa main di laga terakhir lawan Sriwijaya FC,” tegasnya.(Der/Aka)

Persebaya Ingin Menang Terhormat Lawan Arema FC

Persebaya vs PSS. (dok Liga 1 2019)
Persebaya vs PSS. (dok Liga 1 2019)

MALANGVOICE – Persebaya Surabaya akan menjamu Arema FC di putaran kedua Liga 1 2019, Kamis (12/12). Duel tim bertajuk derby Jatim ini akan digelar di Stadion Batakan, Balikpapan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengatakan, timnya saat ini punya modal bagus melawan Arema setelah membungkam Bhayangkara FC 4-0.

“Kami miliki modal bagus, sampai pertandingan ke enam dapat hasil positif. Kami ingin meneruskan tren positif ini dengan tiga poin besok sore,” katanya.

Meski begitu, Aji Santoso tak ingin meremehkan lawannya ini. Aji sendiri pernah menukangi Arema FC di musim 2017, sehingga ia tahu bagaimana kekuatan tim Singo Edan.

“Lawan Arema pasti tak mudah, perlu perjuangan keras dan fokus. Saya yakin mudah-mudahan dapat poin maksimal,” katanya.

Namun begitu, ia menekankan pada pemain bahwa pertandingan besok harus berjalan sportif. Pasalnya, Persebaya dan Arema memiliki rivalitas tinggi.

“Saya ingin kalau Persebaya menang dengan terhormat. Saya ingin main bagus dan sportif,” tandas Aji. (Der/Ulm)

Adam Alis Siapkan Diri Jelang Liga 1

Adam Alis. (deny)
Adam Alis. (deny)

MALANGVOICE – Pemain Arema FC, Adam Alis, mengaku segera meningkatkan skill, menghadapi ajang Liga 1.

Gelandang enerjik Singo Edan itu sukses membawa timnya juara Piala Presiden 2017 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik di ajang bergengsi itu.

Ia juga bertekad memertahankan gelarnya itu. “Semoga bisa meningkat terus di Liga 1, setiap pertandingan kasih yang terbaik dan tampil konsisten,” ujarnya.

Saat ini, eks pemain Barito Putera itu sedang fokus persiapan jelang kompetisi resmi yang bakal digelar April mendatang. Katanya, Liga 1 pasti semakin berat.

“Harus ada persiapan fisik dan mental. Arema harus perbaiki kekompakan juga,” tandasnya.

Makan Konate Langsung Fokus Semifinal Piala Presiden 2019

Makan Konate. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Gelandang serang Arema FC, Makan Konate, bersyukur bisa mengalahkan Bhayangkara FC di babak 8 besar Piala Presiden 2019. Tim Singo Edan menang telak 0-4 pada laga yang digelar di Stadion Patriot, Sabtu (30/3).

“Alhamdulilah kami bisa menang di kandang lawan. Ini berkat kerja keras dan mengikuti strategi pelatih,” kata Konate.

Dalam pertandingan itu, pemain asal Mali ini menjadi bintang. Ia mencetak dua gol sehingga melecut semangat pemain lain.

Selanjutnya, Makan Konate akan fokus pada laga semifinal melawan Kalteng Putra. “Kami akan fokus lawan Kalteng Putra dan harus kerja keras agar sampai final,” ujarnya.

Pertandingan leg pertama semifinal Arema FC melawan Kalteng Putra digelar di Stadion Kanjuruhan, 2 April. Selanjutnya leg kedua di kandang Kalteng Putra, Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada 5 April.(Der/Aka)

Selain Jadi Pemain Arema, Kone Punya ‘Pekerjaan’ Lain

pemain asing Arema, Lancine Kone. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Legiun asing teranyar milik Arema Cronus, Lancine Kone, ternyata memiliki ‘pekerjaan’ lain di skuad Singo Edan selain mengisi lini depan Arema.

Kone diminta membantu rekannya, Morimakan Koita, terkait komunikasi dengan tim pelatih dan pemain lain. Sebab, Koita belum bisa fasih berbahasa Indonesia.

Pantauan MVoice saat sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (29/8) sore, Kone memang berperan sebagai jembatan menghubungkan komunikasi Koita dengan pemain lain.

Ditemui MVoice usai latihan, Koita memang terlihat sulit berkomunikasi. Saat MVoice mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa Inggris pun dia tak sepenuhnya memahami.

“Sorry, sorry, ke Kone,” kata Koita singkat, sambil menunjuk ke arah Kone dan memperagakan gerak tubuh seakan ingin mengatakan jika dia belum bisa berbahasa Indonesia.

Sementara itu, pelatih Arema Joko Susilo, membenarkan jika Koita belum bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia. “Saya minta Kone untuk menjadi penerjemah bahasa agar memudahkan komunikasi. Ini tidak terlalu mengganggu, karena dalam sepak bola adaptasi bahasa dengan gerak tubuh sudah cukup,” ungkapnya.-

Lawan Mitra Kukar, Arema Mulai Bahas Taktik

Tim pelatih Arema Cronus bersama Hamka Hamzah. (deny)

MALANGVOICE – Jelang menjamu Mitra Kukar di lanjutan pekan ke-21 ISC A, Jumat (30/9), Arema Cronus terus menjalani berbagai persiapan.

Setelah menikmati libur empat hari, punggawa Singo Edan bakal digeber latihan. Asisten pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, mengatakan, porsi latihan hari ini seputar taktik.

“Nanti mulai taktik dan strategi, Coach Milo juga sudah bisa pimpin latihan,” kata Gethuk, sapaan akrabnya.

Arema kini menduduki peringkat dua klasemen, setelah Madura United. Target tiga poin tentu wajib didapat Hamka Hamzah dkk, apalagi pertandingan nanti akan berlangsung di penuh sejarah, Stadion Gajayana.

“Saya rasa kepercayaan pemain sudah kembali, kami optimis beri hasil terbaik,” tutupnya.

Elga Jaga Tradisi Emas BMX

Pebalap sepeda andalan Kota Malang dan Jawa Timur, Elga Kharisma Novanda.

MALANGVOICE – Pebalap sepeda andalan Kota Malang dan Jawa Timur (Jatim) Elga Kharisma Novanda, menjaga tradisi menyabet emas setelah sukses menjadi yang terbaik di nomor BMX pada PON XIX/2016 Jabar.

Bermain di Sirkuit Hutan Kota Cigembor, Kabupaten Ciamis, Minggu (26/9), Elga bahkan mengandaskan pebalap sepeda tuan rumah, Cupi Nopianti. Bertanding di hadapan publiknya sendiri, pebalap Jabar itu harus puas dengan medali perak. Sementara itu, medali perunggu didapat Regina Patricia Panie dari NTB.

Raihan ini sekaligus memantapkan predikat Elga yang disebut-sebut sebagai ratu BMX Asia Tenggara. Gelar juara tak hanya dihasilkan dari ajang ini, tapi juga berbagai kejuaraan baik tingkat nasional maupun internasional, termasuk emas PON XVIII/2012 lalu.

Pada helatan kali ini, dara kelahiran 1993 itu menjadi yang tercepat dengan result 38.930, mengungguli Cupi (40.975) dan Regina (40.707). “Saya sangat bersyukur bisa meraih target yang dibebankan,” tandas Elga.

Dia menilai, keberhasilan ini tak lepas dari latihan disiplin dan dukungan para pelatih. “Saya benar-benar menyiapkan diri, latihan rutin, dan makan makanan bergizi, jadi ini hasilnya,” tambahnya.

Ulang Tahun, Meiga Dikejutkan Via Vallen

Suasana perayaan ulang tahun Kurnia Meiga. (deny)
Suasana perayaan ulang tahun Kurnia Meiga. (deny)

MALANGVOICE – Kurnia Meiga Hermansyah mendapat kejutan heboh di ulang tahun ke-27, Jumat (12/5) malam.

Para pemain, official tim Singo Edan, beberapa wartawan beserta istri, Azhiera Hermansyah memberi kejutan pada pemain 27 tahun itu. Meiga digiring dengan mata tertutup ke Hotel OJ Best Western di tempat yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Saat datang, pria yang lahir 7 Mei 1990 lalu ini langsung terkejut saat membuka mata. Ia tak menyangka semua rekan satu tim sudah menyambutnya. “Selamat ulang tahun,” seru Adam Alis dkk.

“Gak nyangka aja tadi. Katanya acara sepi,” ujar Meiga.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue dan bernyanyi bersama. Tak lupa, games juga diadakan untuk menyemarakkan acara. Para pemain asing, Jad Noureddine, Arthur Cunha dan Juan Pablo Pino pun turut asyik mengikuti acara.

Neski terlambat dirayakan, Meiga berharap di tahun ini ia bisa berbuat banyak untuk klub dan menjadi pribadi sukses di kemudian hari.

“Jelas saya ingin makin sukses dan lebih maju lagi kariernya,” tambahnya.

Di akhir acara, pria kelahiran Jakarta ini diberi kado sang istri dengan didatangkan penyanyi dangdut cantik, Via Vallen. Nyanyian Vallen membuat Meiga bersama semua pemain bergerak mengikuti irama.

“Semoga dia bisa main bagus dan dijauhkan dari cedera. Paling penting Meiga tidak gampang emosi di lapangan,” harap istri Meiga, Azhiera, di penutup acara.