Paruh Babak, Arema Vs Persipura 0-0

Arema Cronus vs Persipura Jayapura. (deny)

MALANGVOICE – Babak pertama Arema Cronus menjamu Persipura Jayapura, malam ini di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, berakhir dengan skor 0-0. Kedua tim sedikit bermain hati-hati sehingga jarang mendapat peluang.

Baru 6 menit, bek Arema, Goran Ganchev harus ditarik keluar lantaran mengalami masalah pada kakinya usai bertabrakan dengan pemain Persipura. Syaiful Indra Cahya, yang baru sembuh dari cedera langsung menggantikan Goran.

Pertandingan berlanjut, tim tuan rumah maupun tim tamu belum menemukan permainan terbaik. Hingga menit 15, tidak ada peluang yang diciptakan.

Baru di menit 29, tim Singo Edan dapat peluang emas, dari kaki Cristian Gonzales, lewat kaki kiri memanfaatkan ruang sempit di luar kota penalti, sayang sepakannya masih lemah mendatar. Skor masih 0-0.

Menit 32, Mutiara Hitam mulai membalas serangan. Lewat pemain lincah, Yohanes Pahabol, mendapat kesempatan menceploskan bola, tapi sepakannya masih melambung tinggi dari gawang Kurnia Meiga.

Skor 0-0 menutup babak pertama antara Arema Cronus kontra Persipura Jayapura.

Gonzales: Mitra Kukar Harus Waspadai Saya!

Pemain Arema Cronus saat latihan. (deny)

MALANGVOICE – Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales, mengaku tak gentar bertandang ke markas Mitra Kukar, di babak semi final Piala Jenderela Sudirman.

Meski kubu lawan diperkuat tiga pemain asing asal Brasil, ia bahkan mewanti-wanti Mitra Kukar untuk mewaspadai tim Singo Edan, termasuk dirinya.

Dia tegaskan, tim Arema Cronus punya segudang pemain berkualitas. “Arema banyak pemain bagus, ada Samsul, Bustomi, dan saya. Mereka harus antisipasi itu,” katanya.

Ia menargetkan memenangi tiap pertandingan, dan menjadi juara. Ia juga berharap, selesai turnamen Piala Jenderal Sudirman, akan ada lagi kompetisi yang bergulir.

“Saya punya target bagaimana Arema bisa menang dan jadi juara. Harapan saya setelah kompetisi ini tidak berhenti, harus ada kompetisi lagi yang lebih bagus,” kata pemain naturalisasi itu.

Aji: El Loco Memang Andalan

Cristian Gonzales. (deny)
Cristian Gonzales. (deny)

MALANGVOICE – Cristian Gonzales menjadi bintang utama saat Arema FC menghancukan Semen Padang FC (SPFC) di leg kedua semi-final Piala Presiden 2017.

Pemain naturalisasi asal Uruguay itu memborong lima gol sekaligus di laga yang ditutup dengan skor 5-2.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso, mengaku tak salah pertahankan sang pemain hingga saat ini. Buktinya, meski berumur 40 tahun, El Loco masih membuktikan bahwa dia masih menjadi predator.

“Saya sayang sama El Loco, dia pemain andalan Arema,” ujarnya.

Tak hanya itu, saking istimewanya, El Loco bahkan tak diperbolehkan untuk capek-capek mengejar bola. Aji memerintahkan Gonzales hanya berkutat di sekitar kotak penalti lawan saja.

“Saya mau dia lari di kotak penalti saja. Dia gak boleh capek, Alhamdulilah hasilnya luar biasa,” ucapnya bangga.

Kini El Loco mengemas delapan gol di ajang Piala Presiden dan bisa menjadi top skor mengingat masih ada satu pertandingan lagi di partai final saat melawan Pusamania Borneo FC, Minggu (12/3) di Stadion Pakansari, Bogor.

Kelompok Suporter Arema FC Adukan Akmal ke Polisi

Ahmad Ghazali membawa kliping media massa terkait pernyataan Akmal Marhali. (istimewa)

MALANGVOICE – Sekelompok suporter Arema FC mendatangi Polres Malang Kota, Sabtu (22/12). Kedatangan sekitar empat orang itu untuk mengadukan Akmal Marhali.

Koordinator Save Our Soccer (SOS) itu diadukan ke polisi lantaran pernyataannya terkait rangkap jabatan di Arema FC dan PSIS Semarang dalam diskusi sepakbola yang digelar di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Salah satu perwakilan suporter Arema FC, Ahmad Ghazali, mengatakan, pihaknya tak terima dengan pernyataan Akmal Marhali saat itu. Ia menantang Akmal untuk membuktikan ucapannya tidak hanya sekadar omongan yang bisa membuat fitnah.

“Dikatakan kalau Arema ini bisa naik peringkat itu adalah bantuan orang dalam. Tolong buktikan itu kalau memang ucapannya si Akmal. Buktikan, klarifikasi, ada data nggak, ada bukti nggak. Jangan asal ngomong saja,” katanya kepada awak media.

Ghazali secara mantap mengadukan Akmal ini dengan membawa beberapa bukti sebagai pelengkap. Antara lain bukti kliping pemberitaan di media massa dan postingan di media sosial.

“Bukti rekaman Akmal juga punya. Ini juga akan kita tunjukkan ke polisian jika diminta,” tutur pria asal Klayatan ini.

Ghazali sebenarnya menginginkan Akmal untuk terbuka dan segera mencabut perkataannya itu. Pasalnya, kata Ghazali, penyataan terkait ada bantuan orang dalam yang mengangkat prestasi Arema FC di Liga 1 ini membuat banyak pihak terluka.

“Akmal harus mencabut pernyataannya dan harus meminta maaf secara terbuka di media nasional, terutama ke Arema FC,” tegasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya, langsung menanggapi pengaduan kelompok pendukung Arema FC tersebut. Dikatakannya, polisi masih mendalami pengaduan itu.

“Yang pasti akan kami dalami dulu pengaduan itu, pertama karena locus di Surabaya. Tapi siapapun bisa melapor asal yang bersangkutan mengetahui, mendengar atau melihat kejadian tersebut,” jelas Komang. (Der/Ulm)

Rebut 6 Emas, MILS Juara 3 Kejurnas Sepatu Roda

Naufal Al Farisy peraih emas MILS. (istimewa)

MALANGVOICE – Malang Inline Skate (MILS) berhasil membawa pulang 6 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu dalam Kejurnas Sepatu Roda antar Master, di GOR Bung Karno, hari ini, dan menduduki peringkat tiga.

Enam medali diraih tiga atlet, Abhista Irsa Ramadhan, Naufal Al Farisy dan Olyvia Octiarfinkan di kelas standar. Sedangkan perunggu diraih Zaula Muava Zaki di kelas speed.

Pelatih MILS, Yuhartono, mengatakan, meski atletnya berhasil membukukan 6 emas, menyayangkan lintasan balap yang licin hingga performa anak asuhnya tak maksimal. Terlebih andalan di kelas speed, Putri Alysia Widyatama dan Aninda Rizka Cholilla Istiqomah dan Ayu Putri Syahrani.

“Sangat disayangkan, kondisi cuaca kurang mendukung. Mereka harus jatuh bangun karena lintasan yang licin. Beruntung luka atlet kami tidak begitu parah, padahal mereka berjatuhan dalam kecepatan tinggi,” keluhnya.

Dikatakan, kegagalan di kelas speed meraih emas karena tak memprediksi datangnya hujan dan lintasan licin. “Kami kurang mengantisipasi cuaca hujan, seharusnya dengan kondisi seperti itu, atlet kelas speed menggunakan roda basah, tapi kami tidak membawa karena tidak memperkirakan ada hujan,” jelasnya.

Wah, Kepala Alfarizi Diserang Telor…

Johan Ahmad Alfarizi. (deny)

MALANGVOICE – Suasana latihan skuad Arema Cronus sore tadi berlangsung santai tapi serius, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Namun tiba-tiba berubah, terutama saat hendak bubaran.

Johan Ahmad Alfarizi. (deny)2Seperti biasa, seusai latihan, para punggawa Singo Edan itu membentuk lingkaran dan berdoa bersama. Namun, saat selesai berdoa, keadaan sedikit kacau, saat satu butir telor ayam mendarat di kepala Johan Ahmad Alfarizi.

Ya… acara pecah telor di kepala Alfarizi itu sebagai tanda bahwa bek kiri itu hari ini genap berusia 26 tahun.

“Waaa selamat selamat,” kata Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija, diikuti pemain lain.

Ditanya soal harapan, pemain jebolan Akademi Arema itu berharap bisa terus bermain dan membawa banyak piala bagi Arema Cronus.

Tak hanya itu, Alfarizi juga mendoakan rekan se-timnya yang kini cedera bisa lekas sembuh dan bermain bersama.

“Semoga Arema menang terus dan pemain yang cedera bisa cepat sembuh lah,” harapnya.

Dihubungi Kemenpan RB, Anton Urung ke Bandung

Wakil Ketua Umum I KONI, Damanhuri (paling kiri). (Muhammad Choirul)
Wakil Ketua Umum I KONI, Damanhuri (paling kiri). (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, urung mendukung langsung atlet Jawa Timur (Jatim) pada ajang PON XIX/2016 Jawa Barat (Jabar), hari ini (21/9). Kepastian pembatalan ini terhitung mendadak.

Padahal, rombongan orang nomor satu di Kota Malang itu sudah bergerak dari Jakarta hendak ke Bandung, sekitar pukul 9.30 WIB tadi. Hanya saja, di tengah perjalanan, rombongan harus berbalik arah kembali ke Jakarta.

Wakil Ketua Umum I KONI Kota Malang, Damanhuri, menyatakan, ada hal yang harus dikerjakan Anton sehingga berhalangan ke Bandung. “Kabarnya ada panggilan mendadak dari Kemenpan,” urainya.

Kendati demikian, jajaran SKPD tetap hadir ke Bandung. Kepala Dispora, Nuzul Nurcahyono dipastikan hadir menemui atlet Kota Malang yang turut serta pada ajang olahraga paling bergengsi di ranah nasional ini.

Kenalkan Jersey Baru, Arema Indonesia Siap Berlaga

Potong tumpeng pada perkenalan jersey baru Arema Indonesia. (deny)

MALANGVOICE – Setelah lama vakum, hari ini Arema Indonesia tiba-tiba menunjukkan eksistensinya dengan memperkenalkan jersey baru. Acara digelar di Kantor Arema Indonesia, Jalan Lembah Tidar No 1, Kota Malang.

Beberapa menit lalu, jajaran manajemen dan delapan pemain Arema Indonesia, secara sederhana memotong tumpeng dan berdoa bersama untuk kelancaran dan keberlangsungan tim.

Arema IDN

Selain itu, fans setia Arema Indonesia juga memberikan semangat dengan menyanyikan lagu kebanggan selama prosesi potong tumpeng.

Direktur Operasional Arema Indonesia, Haris Fambudy, mengatakan, peluncuran jersey itu sebagai pertanda kembalinya tim kebanggaan warga Malang itu berlaga di lapangan hijau.

“Yang jelas kami masih ada dan terus berjuang agar bisa kembali dan bermain lagi,” katanya. Ke depan, Arema Indonesia akan koordinasi terkait rencana tim untuk berlatih dan mengadakan pertandingan.

“Ya, namanya tim sepak bola tentu harus bermain di lapangan, nanti entah pertandingan persahabatan atau trofeo,” kata Manager Arema Indonesia itu.

Adam Alis Siap Antar Arema ke Final Piala Presiden 2017

Adam Alis. (deny)
Adam Alis. (deny)

MALANGVOICE – Gelandang Arema FC, Adam Alis, siap bekerja keras demi mendapatkan tiket lolos ke babak final.

Sebelumnya Singo Edan harus mengalahkan Semen Padang FC di babak semi-final, Kamis (2/3), di Stadion H. Agus Salim.

“Secara pribadi maupun tim sudah siap. Mudah-mudahan kami bisa dapat poin di sini,” katanya, Rabu (1/3).

Adam menjadi pemain yang mengantar Arema lolos ke semi-final setelah mencetak gol semata wayang lewat sepakan tendangan bebas ke gawang Sriwijaya FC.

Mengenai mencetak gol, Adam akui tak memikirkan hal itu. Terpenting baginya skuat Singo Edan bisa menang.

“Tapi saya tetap usaha kalau cetak gol. Yang penting tim menang dulu dan melaju ke babak final,” tandasnya.

Asah Kekuatan, Persema Cari Lawan di Kediri

Pelatih Persema Malang, Yohanes Geohera, tengah memberi arahan pada para pemain.
Pelatih Persema Malang, Yohanes Geohera, tengah memberi arahan pada para pemain.

MALANGVOICE – Persema Malang tidak main-main dalam mempersiapkan tim, menyongsong kompetisi musim depan. Selain rutin menggelar latihan, tim berjuluk Laskar Ken Arok itu juga gencar melakoni uji coba.

Kali ini, mereka mengagendakan uji coba menghadapi Persedikab Kabupaten Kediri, Kamis (18/8) mendatang, di Lapangan Candra Bhirawa, Kediri. Pelatih Persema, Yohanes Geohera, mengaku, perkembangan komposisi anak asuhnya sudah makin bagus.

Dari empat uji coba yang sudah dilakoni, semuanya menunjukkan hasil memuaskan. Alumnus Liga Perserikatan itu mengakhiri semua pertandingan dengan kemenangan, termasuk saat menghadapi Metro FC, beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, dia menegaskan, sebanyak 25 pemain yang ada saat ini belum bisa bernapas lega. “Kami masih bongkar-muat pemain. Kami cari yang terbaik sebelum memutuskan teken kontrak,” katanya.

Dikatakannya, selain pemain yang saat ini sudah bergabung dengan status seleksi, Persema juga berencana mendatangkan para pemain senior. Hanya saja, legenda hidup Arema itu masih enggan menyebut nama.

“Banyak pemain yang menghubungi kami minta bergabung. Saya tahu kualitasnya baik, tapi itu nanti dulu. Yang jelas, kami utamakan pemain asli Malang,” tuturnya.

Sementara itu, Manajer Teknik Persema, Bambang Suryo, menyebut, usai uji coba menghadapi Persedikab nanti, sejumlah agenda juga menanti.

“Kami akan menjajal Persewangi dan Persibo, masih disesuaikan jadwal dan lokasi pertandingannya,” tukasnya.

Komunitas