Stadion Kanjuruhan Bakal Dicat Ulang, Panpel Libatkan Aremania

Suasana laga Arema FC di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Stadion Kanjuruhan bakal segera direfresh. Kandang Singo Edan ini direncanakan bakal dicat ulang.

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, mengatakan, rencana itu datang dari berbagai saran karena warna Stadion Kanjuruhan sudah mulai kusam.

“Akhir Februari akan dicat kembali Stadion Kanjuruhan,” kata Haris.

Uniknya, pengecatan itu akan dilakukan secara massal. Panpel menggandeng seluruh komponen, termasuk Aremania, TNI-Polri, hingga awak media.

Untuk segi warna, Haris masih belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Namun diprediksi biru masih akan dominan karena menjadi warna kebanggaan Singo Edan.

“Kami sudah berbicara tentang pengecatan ke Pemkab Malang selaku pemilik stadion. Kami juga sudah menggandeng sponsor untuk pengecatan,” jelasnya.

“Kami juga akan ajak Aremania saat proses dilakukan,” tutupnya. (Der/Ulm)

Antony Mulai Sembuh, Ganchev Siap Main

Goran Ganchev. (deny)
Goran Ganchev. (deny)

MALANGVOICE – Setelah dua pemain Arema Cronus, Cristian Gonzales dan Ahmad Bustomi, memperlihatkan sinyal pulih dari cedera, kini winger muda, Antony Putro Nugroho dan bek Goran Ganchev juga pulih dari siap berlaga.

Terapis Arema Cronus, David Setiawan, mengatakan, Antony sudah pulang ke Malang, usai menjalani proses pemulihan di Jakarta, pekan lalu, dan kondisinya sudah baik usai cedera engkel.

“Saya belum lihat hasil tesnya, karena masih di Makassar, kemarin,” katanya saat dihubungi MVoice, beberapa menit lalu.

Yang jelas, sambung dia, Antony sudah  membaik, tapi masih tunggu beberapa hari ke depan untuk memulihkan kondisi fisik.

Sama halnya dengan Ganchev, bek asal Makedonia itu sudah siap bergabung bersama tim usai izin pulang kampung untuk mengobati cedera tulang tangan, atau metacarpal.

Ganchev juga siap dimainkan saat lawan Persija Jakarta, di pekan ketujuh TSC, Minggu mendatang. “Mungkin harus pakai pelindung dulu biar tidak kambuh,” tandasnya.

Yuli Sumpil Lega Bisa Tonton Singo Edan Berlaga di Stadion

Yuli Sumpil. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sanksi dirigen Aremania, Yuli Sumpil yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam stadion dicabut PSSI melalui SK Komdis, Kamis (28/2) kemarin. Pencabutan itu disyukuri Yuli.

“Mungkin inilah perjalanan saya. Mungkin, adil tidak nya ya alam yang menjawab. Saya tahu setelah ini di hapus, saya kembali lagi. Alhamdulillah, mungkin kemarin cobaan dari yang maha kuasa. Sekarang kembali lagi,” katanya, Jumat (1/3).

Dicabutnya sanksi itu berarti Yuli Sumpil bisa mendukung tim kesayangannya berlaga dimanapun. Apalagi dalam waktu dekat ini Arema FC akan menjadi tuan rumah grup E Piala Presiden.

“Sempat memang dalam angan waduh gak bisa nonton arema maneh. Namun yaopo meneh wes kejadian. Munafik kalau saya tidak omong tidak lega,” lanjutnya.

Selain Yuli, Aremania lain yang dicabut sanksinya adalah Fandy. Keduanya dianggap berulah saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya di Liga 1 2018. (Der/Ulm)

Penyambutan Laskar Singo Edan, Ini Kata Sudarmaji

Media Officer Arema FC, Sudarmaji. (deny)
Media Officer Arema FC, Sudarmaji. (deny)

MALANGVOICE – Pesta kemenangan Arema FC di ajang Piala Presiden 2017 akan berlanjut di Malang. Selasa (14/3) besok, trophy bergengsi itu akan mendarat di Malang bersama penggawa Singo Edan dari Bogor.

Seluruh Aremania dipastikan hadir mengawal kedatangan pemain dan piala dari Bandara Abd Saleh menuju Pendopo Agung Pemkab Malang, di Jalan KH Agus Salim, Klojen.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, pawai besok bersifat hanya mengawal saja bukan konvoi resmi. Seluruh pemain akan melewati Jalan A Yani, S Parman, JA Suprapto, Basuki Rahmat, Alun-Alun Merdeka, dan terakhir di pendopo.

“Nanti ada penyerahan simbolis di pendopo kepada Rendra Kresna selaku Presiden Klub Arema FC. Tapi harapan kami tiga kepala daerah se Malang bisa datang termasuk Kapolres,” katanya.

Kendati begitu, pawai rombongan Aremania dalam mengawal piala diharap tertib dan menaati peraturan. Sudarmaji berpesan agar Aremania bisa dijadikan contoh suporter baik.

“Taati peraturan, pakai helm dan jangan boncengan tiga serta utamakan keselamatan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Singo Edan berhasil mendapatkan piala usai mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC) di partai final dengan skor telak 5-1.

Hadapi Arema, PS TNI Tanpa Keraguan

Pelatih PS TNI, Suharto AD.
Pelatih PS TNI, Suharto AD.

MALANGVOICE – PS TNI diprediksi akan bermain habis-habisan saat menjamu Arema Cronus dalam lanjutan TSC A 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, besok (31/7) malam.

Pelatih PS TNI, Suharto AD, menjanjikan, anak asuhnya tidak ragu-ragu menghadapi Singo Edan. “Tidak ada keraguan melawan Arema meskipun mereka pimpinan klasemen,” ujarnya dalam jumpa pers, hari ini.

Saat ini, PS TNI berada pada posisi 16 klasemen sementara. Meski begitu, Suharto optimis PS TNI mampu menekuk perlawanan tim kebanggaan Aremania.

Menurutnya, beberapa pertandingan terakhir mampu menjadi penyemangat. Meskipun sempat mengalami kekalahan dari Perseru pada 18 Juli 2016 lalu, mereka bangkit pada dua pertandingan berikutnya.

PS TNI sukses mengandaskan Barito Putera dengan skor 2-1, 22 Juli 2016 lalu. Selain itu, mereka bahkan mampu mencuri poin di kandang Bali United, 27 Juli 2016 lalu, dengan menahan imbang tim asal Pulau Dewata itu dengan skor 2-2.

“Kami optimis mengalahkan Arema karena grafik pertandingan kami beberapa pertandingan terakhir menunjukkan hasil positif,” tutup Suharto.

Ulang Tahun, Kiko Insa Bikin Tato Gambar Singa

Kiko Insa saat latihan (deny)

MALANGVOICE – Bek tengah Arema Cronus, Kiko Insa, hari ini merayakan ulang tahun ke 29. Di hari spesialnya, pemain bernomor punggung 30, menato lengan kanannya dengan gambar singa, persis logo klub yang dibelanya saat ini.

Hal itu ia tunjukkan di akun Instagram miliknya, @kikoinsa30. Dalam fotonya terpampang gambar singa yang sedang mengaum dengan garangnya. Ia juga menulis banyak terima kasih pada seluruh fansnya yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya.

“Terima kasih untuk semua ucapan yang kalian sampaikan, semoga tahun ini banyak keceriaan dan kebahagiaan untuk saya dan selalu diberikan kesehatan,” tulisnya.

“I love u all. SALAM SATU JIWA!!!” tambahnya.

Saat ditanya MVoice, keinginannya paling utama adalah membawa Singo Edan, menjuarai kompetisi. “Arema win the league,” katanya, saat dihubungi MVoice, beberapa menit lalu.

Pemain Semen Padang Jadi Bidikan Arema FC

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Perburuan pemain jelang musim kompetisi 2018 dilakukan Arema FC. Saat ini, tim berjuluk Singo Edan dikabarkan sudah mengontak beberapa pemain baru.

Mereka adalah pemain Semen Padang FC, Riko Simanjuntak dan Irsyad Maulana. Kedua pemain tersebut bisa menggantikan peran Esteban Vizcarra yang hengkang akhir musim ini.

“Ya, betul manajemen sedang melakukan komunikasi dengan dua pemain itu,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, kepada wartawan.

Peluang kepindahan pemain tersebut cukup besar karena Semen Padang masuk jurang degrasasi di Liga 1 musim 2017. Riko Simanjuntak menyumbang 2 gol dan 5 assist sementara Irsyad Maulana membukukan 5 gol dan 7 assist.

Akan tetapi, Singo Edan tak mau terburu-buru dalam merekrut pemain meski sudah melakukan komunikasi. Ruddy, menambahkan, masih memberi waktu para pemain tersebut untuk berpikir. Apalagi kontrak kedua pemain incaran tersebut masih akan berakhir pada awal 2018.

Manajemen Arema FC juga akan berkomunikasi dengan manajemen Semen Padang. Ruddy menyebut semua pemain bidikan Singo Edan adalah permintaan pelatih. “Kami hanya menyediakan kebutuhan tim,” tutupnya.(Der/Yei)

Dipercaya sebagai Starter, Syaiful Janji Selalu Total

Syaiful Indra Cahya saat berlatih bersama Arema Cronus di Stadion Gajayana. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Putaran II TSC A 2016 menjadi tuah bagi pemain muda Arema Cronus, Syaiful Indra Cahya. Peforma mantan pemain Sriwijaya FC itu meningkat, jika dibandingkan putaran I lalu.

Syaiful mulai merebut hati sang pelatih, Milomir Seslija. Hal ini dibuktikan dengan turunnya arek Bululawang itu sebagai starter pada dua laga terakhir Singo Edan.

Kondisi ini jelas bertolak belakang dengan torehan Syaiful pada putaran I yang lebih akrab dengan bangku cadangan. Dua kali mendapat cedera, bahkan hingga rawat inap di rumah sakit, tak membuat Syaiful kapok unjuk gigi.

Data statistik TSC A 2016 menyebutkan, dari 14 laga yang diikuti, Syaiful sukses mencatatkan 79 persen akurasi operan dan 100 persen keberhasilan dribel.

Sebagai bek sayap, dia juga tergolong pemain bersih, hanya sembilan kali melakukan pelanggaran, dua di antaranya harus diganjar dengan kartu kuning. Sementara itu, sukses tekel Saiful mencapai 55 persen.

Kepada MVoice, Syaiful menjanjikan konsistensi penampilan jika terus dipercaya sebagai starter. “Saya main atau tidak itu tergantung pelatih, tugas saya hanya berlatih serius,” tegasnya.

Dia juga bertekad kuat menjalankan intruksi pelatih saat merumput. Hal itu menjadi kunci utama agar mampu membuktikan tajinya, sekaligus membuat Aremania bangga.

“Tentu saja sebagai pemain sepak bola saya selalu ingin main (starter), karena itu saya harus terus berusaha maksimal,” tutup pemain nomor 4 itu.

Paruh Babak, Arema Vs Persipura 0-0

Arema Cronus vs Persipura Jayapura. (deny)

MALANGVOICE – Babak pertama Arema Cronus menjamu Persipura Jayapura, malam ini di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, berakhir dengan skor 0-0. Kedua tim sedikit bermain hati-hati sehingga jarang mendapat peluang.

Baru 6 menit, bek Arema, Goran Ganchev harus ditarik keluar lantaran mengalami masalah pada kakinya usai bertabrakan dengan pemain Persipura. Syaiful Indra Cahya, yang baru sembuh dari cedera langsung menggantikan Goran.

Pertandingan berlanjut, tim tuan rumah maupun tim tamu belum menemukan permainan terbaik. Hingga menit 15, tidak ada peluang yang diciptakan.

Baru di menit 29, tim Singo Edan dapat peluang emas, dari kaki Cristian Gonzales, lewat kaki kiri memanfaatkan ruang sempit di luar kota penalti, sayang sepakannya masih lemah mendatar. Skor masih 0-0.

Menit 32, Mutiara Hitam mulai membalas serangan. Lewat pemain lincah, Yohanes Pahabol, mendapat kesempatan menceploskan bola, tapi sepakannya masih melambung tinggi dari gawang Kurnia Meiga.

Skor 0-0 menutup babak pertama antara Arema Cronus kontra Persipura Jayapura.

Tolak Lima Tim Demi Arema, Ini Misi Hamka Hamzah

Hamka Hamzah. (deny rahmawan)
Hamka Hamzah. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC resmi merekrut kembali Hamka Hamzah dari Sriwijaya FC. Ia diperkenalkan ke publik pada Jumat (13/7) dan langsung mengikuti sesi latihan bersama pemain lain.

Hamka Hamzah mengaku menolak lima tim besar demi bisa kembali ke Malang. “Baru datang tadi ada yang telepon, tapi saya bilang sudah mendarat di Malang. Mereka langsung mundur semua,” kata Hamka.

Hamka sendiri pernah menjadi idola bagi Aremania pada musim TSC 2016 sebelum ia pulang ke tim kampung halamannya, PSM Makassar. Pasalnya, selain menjadi bek tangguh, Hamka kerap mencetak gol dari set piece.

Kini bersama Singo Edan, pemilik nomor punggung 23 ini berharap bisa mengangkat kembali Arema ke papan atas klasemen Liga 1. “Saya ingin membantu mengangkat posisi Arema lebih baik lagi,” lanjutnya.

Namun begitu, meski ia termasuk senior di Arema, tapi ia tetap bersaing dengan adil untuk menempati posisi inti di lini pertahanan. Seperti diketahui, Arema mempunyai bek tangguh lain, yakni Bagas Adi, Arthur Cunha, dan Purwaka Yudhi.

“Saya ke sini bukan langsung ambil jadi pemain inti. Semua keputusan pelatih. Tapi terpenting saya dan semua pemain harus kerja keras,” tutupnya.(Der/Aka)

Komunitas