Pemain Lokal Arema Bakal Repotkan Persib

Pelatih Persib, Djadjang Nurjaman, usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurjaman menganggap Arema Cronus tetap tim yang tangguh meski tim ini telah kehilangan dua pemain asingnya, Sengbah Kennedy dan Abblode Yao Rudy.

Karena itu, Djajang mengaku tak ingin meremehkan tim asuhan Suharno dalam laga persahabatan, Selasa (11/8) malam, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Menurut Djadjang, tanpa dua pemain asal Liberia itu, Arema tetap menjadi tim yang bakal merepotkan anak asuhnya.

“Kekuatan Arema ada pada pemain lokal. Jadi menurut saya mereka tetap bagus,” tambahnya, usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, pagi ini.

Jika dibandingkan dengan pertemuan terakhir saat final Inter Island Cup di Banyuwangi beberapa waktu lalu, ia menilai Arema tak memiliki banyak perubahan. “Mereka tetap utuh, meski ada sedikit perubahan. Malah kami yang banyak berubah karena sudah lama vakum,” pungkasnya.

Singo Edan Siap Uji Coba, Ini Imbauan untuk Aremania

Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Agenda uji coba Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/1) sore nanti dipastikan tidak bertiket.

Pertandingan persahabatan dengan tim dari Pasuruan bisa jadi pemanasan Singo Edan sebelum terjun ke babak 32 besar Piala Indonesia 26 Januari mendatang, serta obat kangen suporter yang lama tidak memenuhi Stadion Kanjuruhan akibat sanksi dari Komdis PSSI di Liga 1 2018 lalu.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan laga uji coba itu bersifat umum dan tidak bertiket. Meski begitu pihak manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada pengelola stadion apakah diperbolehkan ada suporter atau tidak.

“Jika diperbolehkan Aremania masuk, mohon tertib. Jangan sampai turun ke lapangan,” katanya.

Sudarmaji mengatakan, alasan untuk tertib ini karena persiapan selama uji coba ini penting agar tim pelatih bisa mengukur kekuatan pemain sebelum benar-benar berlaga di turnamen dan kompetisi resmi.

Terlebih kesiapan pengamanan juga tidak seperti saat pertandingan resmi. “Tetap di tribun saja karena pemain dan pelatih ingin fokus. Sekali lagi yang berhak menentukan boleh atau tidaknya ada suporter adalah pengelola stadion,” tutup Sudarmaji.(Der/Aka)

Arema Siap Seleksi Pemain asal Afghanistan

Aji Santoso memimpin latihan Arema FC. (deny)
Aji Santoso memimpin latihan Arema FC. (deny)

MALANGVOICE – Teka-teki pemain asing rekrutan anyar Arema FC sedikit terkuak. Satu pemain asal Afghanistan, Faysal Shayesteh, dikabarkan segera merapat ke markas Singo Edan.

Pemain 25 tahun itu dilirik Arema karena memiliki kemampuan mumpuni. Betapa tidak, ia sudah jadi andalan ketika membela Timnas Afghanistan dan mencetak tujuh gol dari 25 penampilan.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso, membenarkan kedatangan sang pemain. “Malam ini dia sampai di Indonesia,” katanya, Kamis (5/1).

Meski bermodal penampilan ciamik, Faysal ternyata tak akan langsung disodori kontrak. Mantan pemain tim asal Thailand, Songkhla United itu harus menjalani seleksi.

“Kepastiannya beberapa hari ke depan, kami harus lihat dulu kualitasnya seperti apa,” tandasnya.

Tanpa Arthur dan Joko Ribowo, Ini Rombongan Skuat Singo Edan ke Markas Bajul Ijo

Pelatih Arema FC, Joko Susilo. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Skuat Arema FC membawa 20 pemain dalam lawatannya ke markas Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-7 Liga 1 2018, Minggu (6/5), di Stadion Gelora Bung Tomo.

Dalam daftar nama pemain tersebut, bek andalan Singo Edan, Arthur Cunha tidak dibawa. Ia harus menjalani pemulihan cedera saat latihan beberapa hari lalu.

Selain itu, kiper Joko Ribowo juga absen setelah mengantar Arema FC meraih kemenangan saat menjamu Persipura Jayapura.

Sebagai gantinya, pelatih Arema FC, Joko Susilo, membawa Utam Rusdiana dan Kartika Ajie sebagai palang pintu terakhir barisan pertahanan. Sementara posisi Arthur bisa digantikan Purwakha Yudhi dan M Zaenuri.

“Kami sudah siapkan penggantinya. Tentu pemain yang siap,” kata Gethuk, sapaan akrabnya.

Sementara itu melawan Persebaya Surabaya, pelatih 47 tahun ini sudah mewaspadai beberapa hal. Ia tak ingin kembali mendapat hasil minor dalam laga bertajuk Derby Jatim.

“Tim lawan pasti berbenah. Apalagi mereka didukung suporternya. Kami sudah antisipasi hadapi tekanan itu,” tutupnya.

Berikut 20 pemain yang diboyong ke Surabaya:

Utam Rusdiana, Kartika Ajie, Purwaka Yudi, M. Zaenuri, Israel Wamiau, Saiful Indra, Johan Farizi, Ricky Ohorella, Hendro Siswanto, M.Rafli, Ahmet Atayev, Balsa Bozovic, Juan Revi, Dendi Santoso, Ridwan Tawainella, Thiago Furtuoso, Dedik Setiawan, Rivaldi Bauwo, Bagas Adi, Hanif Sjahbandi. (Der/Ery)

Borneo FC Tumbangkan Singo Edan 2-1

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Arema FC

MALANGVOICE – Arema FC kembali gagal meraih poin penuh dalan lanjutan babak penyisihan grup A Piala Gubernur Kaltim. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (25/2), Singo Edan harus mengakui keunggulan Borneo FC, 2-1.

Sejak menit awal, Borneo memang tampak menguasai pertandingan. Singo Edan bahkan harus dikejutkan gol cepat Borneo di menit 8.

Adalah Lerby Eliandry yang berhasil memperdaya kiper Arema, Utam Rusdiana, sekaligus mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Borneo. Tertinggal, Arema berupaya bangkit.

Sejumlah serangan digencarkan, namun selalu berhasil dipatahkan lini pertahanan Borneo FC. Alih – alih menyamakan kedudukan, tim asuhan Joko Susilo justru kembali kebobolan.

Di penghujung babak pertama, Borneo sukses menggandakan keunggulan. Kali ini Marlon da Silva lewat sepakan kaki kiri di menit 37. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, kedua kesebelasan kembali memperagakan jual beli serangan. Satu gol tambahan pada laga ini tercipta untuk Arema FC pada menit 74 yang dicetak Dendi Santoso memaksimalkan umpan Balsa Bozovic.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-1, masih untuk kemenangan Borneo FC dan bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini, langkah Arema FC lolos ke fase berikutnya kian terjal. Sebab, sebelumnya Arema FC juga mengalami kekalahan dari PSIS Semarang melalui drama adu penalti.(Coi/Aka)

Susunan Pemain:

Arema FC: Utam Rusdiana, Agil Munawar, Arthur Cunha, Purwaka Yudhi, Junda Irawan, Ridwan Tawainela, Juan Revi, Ahmet Atayev, Ricky Akbar, M. Rafli, Rivaldi Bauwo

Borneo FC: Nadeo Arga, Diego Michiels, Leonard Tupamahu, Azamat Baimatov, Abdul Rahman, Julien Faubert, Srdan Lopicic, Titus Bonai, Sultan Samma, Marlon da Silva, Lerby Eliandry

Ambil Ancang-ancang, Jokowi Tendang Bola ke Area Persegres..

Prosesi pembukaan Piala Jenderal Sudirman yang dilakukan Presiden Jokowi. (deny)

MALANGVOICE – Presiden RI, Joko Widodo, resmi membuka Piala Jenderal Sudirman, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, malam ini, ditandai tendangan kick off.

Kick off diapresiasi puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Kanjuruhan. Sebelum melakukan kick off, Jokowi mengambil ancang-ancang. Mundur beberapa langkah, lalu berlari dan menendang bola ke area Persegres Gresik United (GU).

Jokowi

Pemain Arema Cronus dan Persegres GU yang bertanding malam ini ikut memberikan tepuk tangan. Usai menendang, Jokowi dengan pakaian ciri khasnya, baju lengan panjang putih, bergegas meninggalkan lapangan menuju kursi VVIP.

Sebelum pertandingan, Jokowi juga memberikan 60 bola kepada suporter. Pembagian bola diberikan pada perwakilan empat pemain dari dua kesebelasan yang didampingi Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi, dan Gubernur Jatim, Soekarwo. Kemudian delapan pemain menendang bola ke tribun secara acak.

Pembagian bola itu sebagai simbol keseriusan pemerintah mengembangkan sepak bola Indonesia ke arah lebih baik.

Pada seremonial pembukaan, grup Slank dan Kotak Band memeriahkan panggung di sisi lapangan. Serta aksi penerjun gabungan dari TNI AL, AU, AD dan Polri membawakan Bendera RI mendarat di tengah lapangan hijau.-

M Rafli Adaptasi Laga Tanpa Dukungan Aremania

Aremania saat mendukung tim kesayangannya. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Gelandang muda Arema FC, M Rafli akui tanpa dukungan Aremania di pertandingan berpengaruh kepada mental bermain.

Arema FC memang sedang menjalani sanksi larangan adanya suporter dalam laga kandang maupun tandang hingga akhir musim. Hukuman itu diberikan PSSI akibat insiden masuknya suporter ke lapangan saat Singo Edan menjamu Persebaya Surabaya awal Oktober lalu.

“Mental berpengaruh, kalau lain tidak,” kata Rafli.

Bagi Rafli, dukungan suporter di dalam stadion memang menambah energi para pemain. Namun, kali ini skuat Singo Edan harus cepat beradaptasi menjalani laga tanpa suporter.

“Biasanya kami main dengan keriuhan Aremania, kalau tiba-tiba gak ada Aremania ya tetap butuh adaptasi,” tutupnya.

Laga Arema selanjutnya akan menjamu PSMS pada Minggu (28/10) di Stadion Kanjuruhan. Pada laga itu meski tanpa suporter di dalam stadion, namun Aremania dikabarkan tetap akan mendukung tim kesayangannya dari luar stadion.

Rencananya seperti laga sebelumnya, Aremania mengadakan nobar dengan membayar kupon. Hasil penjualan kupon bakal diserahkan ke manajemen Arema untuk membantu tim.(Der/Aka)

Dua Posisi Ini Butuh Pemain Anyar, Ini Kata Milan

Milan Petrovic. (deny rahmawan)
Milan Petrovic. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, seakan sudah mempunyai gambaran mengenai sosok pemain asing pengganti Balsa Bozovic.

Seperti diketahui, Balsa sudah tidak bersama Singo Edan lagi, di pertandingan terakhir pun pemain asal Montenegro ini sudah tidak dimasukkan dalam susunan pemain.

Menurut Milan, selama liburan lebaran ini ia akan berunding bersama manajemen membahas perekrutan pemain anyar.

“Pemain baru nanti bisa beda posisi dengan Balsa, tidak sama. Saya tunggu bicara dengan manajemen, kemudian cari pemain baru,” kata Milan.

Lebih lanjut, kedatangan pemain anyar asing non Asia ini diharap bisa membawa perubahan bagi Singo Edan. Ia ingin sang pemain menjadi pemimpin di lapangan hijau.

“Saya ingin pemain bertahan dan striker. Tapi kami harus menunggu momen dulu, setelah itu kami akan lihat bagaimana,” lanjut pelatih asal Serbia.

“Memang tidak mudah mengubah situasi. Tapi Arema harus berubah agar bisa lebih baik,” Milan menandaskan.(Der/Aka)

Tampil di Kejurnas Sepatu Roda, MILS Target Tiga Emas

Atlit MILS sebelum berangkat ke Jakarta. (deny)

MALANGVOICE – Klub sepatu roda Malang Inline Skate (MILS), hari ini, bertolak menuju Jakarta, mengikuti Kejuaraan Nasional Sepatu Roda antar Master di GOR Bung Karno (GBK) Jakarta.

MILS berangkat dengan kekuatan 10 atlet terbagi tiga kelas, pemula, standar, dan speed. Pelatih MILS, Yuhartono, berharap anak asuhnya bisa mendulang emas, meski kali ini tak diperkuat atlet andalan di kelas junior speed, Yossy Aditya Nugraha, karena mengikuti masuk Puslatda Jatim.

Optimis Yuhartono bisa meraih tiga emas karena pengalaman atlet sudah cukup banyak. Dua minggu lalu sempat mengikuti Bupati Cup IV di Kanjuruhan dan berhasil menduduki peringkat 5.

“Kami targetkan tiga emas dari kelas standar dan speed,” kata Yuhartono sebelum meninggalnya Kota Malang, petang tadi.

Atlet yang diturunkan di Kejurnas tanggal 7-8 November, merupakan terbaik. Seperti Aninda Rizka Cholilla Istiqomah dan Ayu Putri Syahrani Ningrum yang turun di kelas D speed putri 200 m, 500 m, dan 1000 m. Shelly Olivia dari kelas B speed yang turun di 500 m, 1000 m, dan 5000 m. Mereka penyumbang medali di setiap kejuaraan.

Sementara untuk putra, MILS menerjunkan Almer Muhammad Hafidz di kelas B speed dan Zaula Muava Zaki kelas C dan M Naufal Al Farisy di kelas B yang akan beradu kecepatan pada 200 m, 500 m, dan 1000 m.

“Tujuh atlet speed kami harap bisa raih dua medali, sementara kelas standar kami targetkan satu medali yang diisi Olyvia Octiarfinkan dan Abhista Irsa Ramadhan. Sedang untuk pemula ada Syakira Zulva Maurice,” jelasnya.

Aninda Rizka Cholilla mengaku semangat dan siap bertanding pada Kejurnas mendatang untuk memberikan yang terbaik. “Saya siap raih medali emas besok,” tegasnya.-

Begini Detik-detik Kemeriahan Kirab Apresiasi Atlet SEA Games 2017

Suasana persiapan pemberangkatan Kirab Apresiasi. (Muhammad Choirul)

Komunitas