Borneo FC Tak Ingin Singo Edan Menang Mudah

MALANGVOICE – Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, punya misi khusus jelang melawan Arema FC, di Stadion Kanjuruhan,
Sabtu (11/8).

Ia mengaku tak ingin membiarkan tim Singo Edan bisa berpesta dengan mudah, apalagi merayakan ulang tahunnya ke-31.

“Semoga besok bisa berjalan dengan baik. Apalagi Arema besok ulang tahun, dapat satu poin kami senang, tiga juga senang,” katanya, Jumat (10/8).

Menghadapi tim sekelas Arema, Dejan akan mengandalkan rotasi pemain. Pasalnya, ada empat pemain tak bisa diturunkan karena akumulasi kartu. Namun, pelatih asal Serbia ini tak mempermasalahkan hal itu.

“Kondisi tim sudah oke. Tapi ada beberapa pemain asing yang absen, itu tak masalah karena kami sudah biasa hal itu. Kami harus kerja keras, fokus dan disiplin, kami ingin curi poin di sini,” tegasnya.

Selain itu, Borneo juga akan memaksimalkan pemain muda untuk bisa meredam kekuatan Singo Edan.

“Saya akan memberi kesempatan pemain muda biar mereka belajar atmosfer di sini. Saya sering bilang kalau tidak ada pemain muda, sepak bola Indonesia bisa mati,” kelakarnya.(Der/Aka)

Hadapi Semen Padang di Gajayana, Persela Ingin Bangkit

MALANGVOICE – Persela Lamongan bakal menjamu Semen Padang dalam lanjutan TSC A 2016 di Stadion Gajayana, Sabtu (8/10) sore ini. Bertindak sebagai tuan rumah di luar kandang aslinya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu berharap bangkit dari keterpurukan.

Hal itu diungkapkan sang pelatih, Aji Santoso. “Pertandingan melawan Semen Padang menjadi kesempatan kami bangkit dan mengembalikan mental bermain anak-anak,” ungkap mantan pelatih Timnas itu.

Aji sudah mengintruksikan anak asuhnya agar bekerja keras meladeni Semen Padang. Ia mengakui, kekalahan dari Persipura di laga sebelumnya cukup membuat mental tim besutannya menurun.

Karena itu, laga ini merupakan momen penting untuk bangkit. “Kami sudah mengevaluasi diri. Pemain juga sudah saya minta melupakan kekalahan dari Persipura dan fokus menghadapi Semen Padang,” tutur penggagas ASIFA itu.

Di lain pihak, Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, bertekad menjaga tren positif. Ia tak menampik, lawan yang dihadapinya bukan tim yang mudah dikalahkan. Nil Maizar juga memuji kualitas Aji Santoso dalam menangani klub.

“Meskipun kalah telak 5-0 dari Persipura di pertandingan terakhir, tapi mereka sempat membuat babak pertama imbang 0-0,” kata dia.

Persela sendiri harus menjadi klub musafir untuk beberapa laga kandang berikutnya. Hal ini disebabkan markasnya, Stadion Surajaya Lamongan, sedang dalam proses renovasi.

Arema Kalah 0-1 di Babak Pertama dari Bali United

MALANGVOICE – Arema Cronus kalah sementara di babak pertama saat bertamu ke markas Bali United, 0-1, di lanjutan pekan 31 ISC A yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Perlawanan tim tamu sangat diimbangi Bali United. Sejak menit pertama kedua tim langsung jual beli serangan.

Alsan Sanda bagi Bali United mencoba peruntungan di menit 4, untungnya hanya menyusur tanah dan bisa ditangkap kiper Achmad Kurniawan.

Die empat menit berselang, giliran Arema yang mengancam gawang Serdadu Tridatu, lewat kaki Cristian Gonzales hampir saja menjebol gawang lawan seandainya tak melbat. Skor masih sama kuat 0-0.

Menit ke 26, petaka mengahmpiri Singo Edan. Alsan Sanda menjebol gawang Achmad Kurniawan lewat sontekan keras hasil kerja sama yang baik dengan Nemanja Vidakovic. Skor berubah 1-0 bagi Bali United.

Kalah satu gol membuat Arema makin kerja keras. Lagi-lagi lewat kaki Gonzales, berupaya menyamakan kedudukan. Sayangnya, bola sepakan striker naturalisasi itu mampu diblok.

Arema terus mengancam gawang Bali United. Beberapa kali mendapatkan kesempatan tapi kurang dimanfaatkan dengan baik.

Menit 38, Arema mendapat peluang dari kaki Hamka Hamzah. Sepakan hasil umpan Nick Kalmar tak mampu dikonversi menjadi gol dan hanya melewati mistar gawang Rully Desrian.

Hingga 45 menit berselang, Arema tak mampu mengejar ketertinggalan. Skor 1-0 bagi Bali United mengakhiri babak pertama.

Sempat Tertinggal Dua Gol, Dedik Bawa Arema FC Unggul dari Barito Putera

Pemain Arema FC usai memenangi laga melawan Barito Putera. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC akhirnya memenangi laga melawan Barito Putera di babak penyisihan grup E Piala Presiden 2019, Senin (4/3).

Singo Edan memenangi laga dengan skor 3-2 di Stadion Kanjuruhan setelah tertinggal 2 gol lebih dulu di babak kedua. Dedik menjadi pahlawan kemenangan tersebut dengan dua golnya.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, kedua tim langsung ngegas di babak kedua. Bahkan, tim tuan rumah kebobolan gol lebih dulu lewat tandukan Yakob Sayuri di menit 64.

Tak berselang lama, seisi stadion pun terhentak lantaran Evan Dimas menciptakan gol kedua bagi tim tamu lewat aksi solo run yang tak mampu dihalau Utam Rusdiana. Skor 2-0 di menit 66 untuk Barito Putera.

Merasa tertinggal, skuat Arema FC berupaya membalas. Gol akhirnya tercipta dari kaki Dedik Setiawan di menit 77 memanfaatkan kemelut di depan gawang Yoo Jaehoon. Skor berubah 1-0.

Setelah gol tersebut, pertandingan semakin seru. Arema terus berupaya menekan, sementara Barito Putera ingin mengamankan kedudukan. Namun, pertahanan tim tamu kembali terbongkar setelah Nur Hardianto menyamakan skor di menit 89 lewat tandukannya.

Di menit tambahan waktu, Dedik sempat menciptakan gol. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena menganggap Dedik dalam keadaan offside.

Dedik akhirnya membawa Arema FC memenangi pertandingan setelah kembali mencetak gol keduanya di menit-menit akhir. Ia memanfaatkan kelengahan bek lawan saat mengantisipasi bola udara. Gol tercipta, Arema unggul 3-2. Hasil itu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan itu membuat Arema FC bertengger di posisi kedua di bawah Persela Lamongan. Sementara Barito Putera di peringkat tiga dan terakhir Persita Tangerang.

Lawan selanjutnya Arema FC akan menghadapi Persela Lamongan. (Der/Ulm)

Resmi, Ini Dia Pengganti Antoni Putro

General Manager Arema, Ruddy Widodo (kanan) bersama Oktovianus Maniani, saat jumpa pers.
General Manager Arema, Ruddy Widodo (kanan) bersama Oktovianus Maniani, saat jumpa pers.

 

MALANGVOICE – Arema Cronus akhirnya mulai menunjukkan langkah konkret terkait perombakan tim. Hari ini, tim berjuluk Singo Edan itu merilis satu pemain tambahan untuk putaran II TSC 2016.

Dia adalah pemain berdarah Papua, Oktovianus Maniani. Pemain muka lama di kancah sepak bola nasional ini diplot menggantikan posisi Antoni Putro Nugroho yang hengkang ke Bhayangkara Surabaya United (BSU).

Sebelumnya, pemain yang akrab disapa Okto itu membela Persiba Balikpapan. General Manager Arema, Ruddy Widodo, menyatakan, perekrutan Okto tidak lepas dari hubungan antara Arema dan Papua.

“Di setiap zaman, Arema tidak lepas dari para talenta dari Papua. Pak Acub (mantan Gubernur Irian Jaya, alm Acub Zaenal) juga pernah di sana,” urainya.

Terkait kualitas Okto, Ruddy menilai, kehadirannya mampu mengisi kekosongan di sektor sayap Arema. Ia bahkan menyebut skill Okto lebih baik dari Antoni Putro.

“Selain itu, kami ingin stadion kembali ramai. Selama ini bakat-bakat Papua mampu menghibur Aremania. Talentanya benar-benar alami,” tandasnya.

Gol Bunuh Diri Zaenuri Buyarkan Kemenangan Arema FC Lawan Persela Lamongan

Para pemain sempat bersitegang di atas lapangan. (deny rahmawan)
Para pemain sempat bersitegang di atas lapangan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Duel penghuni Grup E Piala Presiden 2018 antara Arema FC melawan Persela Lamongan berakhir dengan skor sama kuat 2-2, Sabtu (20/1).

Bermain di kandangnya sendiri, Stadion Gajayana, tim tuan rumah mampu unggul lebih dulu selepas kick off babak pertama. Gol dilesakkan Thiago Furtuoso lewat aksi saltonya.

Menit 12, giliran sang kapten Arema FC, Dendi Santoso menggandakan skor menjadi 2-0. Aksinya tak mampu dihalau bek lawan dan mampu menceploskan bola lewat sontekan kaki kiri.

Persela bisa saja memperkecil kedudukan andai sepakan Fahmi Al Ayyubi tak dihalau Syaiful Indra di depan gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, masing-masing tim kembali beradu strategi dan taktik. Mesko di atas lapangan becek akibat hujan tak menghentikan semangat kedua kesebelasan.

Menit 65, Dendi Santoso kembali menyebar ancaman. Giringan pemain bernomor punggung 41 ini berhasil melewati beberapa lawan sebelum melesakkan bola. Sayang, bola masih deras melambung di atas mistar.

Menit 78 giliran tim tamu yang menyerang, lewat aksi Dicky Prayoga Fahmi. Beruntung bola masih bisa dihalau penggawa Arema FC.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir baru bisa memperkecil kedudukan dari aksi individu Alessandro Padovani Celin di menit 83. Ia mengecoh kiper dan bola tak bisa dihalau. Skor 2-1 untuk tim tamu.

Menit akhir babak pertandingan, kemenangan Singo Edan tak bisa dipertahankan. Zaenuri yang baru masuk di menit 90 membuat kesalahan fatal dengan gol bunuh diri di menit 90+2. Ia menyundul bola ke gawangnya sendiri. Skor menjadi imbang 2-2 dan bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan begitu, Arema FC dan Persela Lamongan harus puas berbagi poin di klasemen Grup E. Sementara pertandingan lain, Bhayangkara FC memperdaya PSIS Semarang dengan skor 1-0.(Der/Aka)

Sanjung Pemain Arema, PSM Ingin Curi Poin di Malang

Asisten Pelatih PSM Makassar, Imran Amrullah. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – PSM Makassar bertekad mencuri poin dari Arema Cronus dalam lanjutan TSC A 2016 di Stadion Gajayana, Jumat (14/10) besok malam. Hal itu ditegaskan Asisten Pelatih PSM, Imran Amrullah, saat jumpa pers di Kantor Arema, Kamis (13/10) siang ini.

“Kami sudah mempersiapkan tim semaksimal mungkin. Keberadaan kami di Malang ini untuk penampilan maksimal dan curi poin,” katanya.

Dia menyebut, tidak ada persiapan spesial menghadapi Singo Edan. Baginya, tim kebanggaan Aremania itu merupakan lawan kuat dan perlu dipandang sama seperti lawan lain selama ini.

Motivasi lain yang memperkuat tekad tim kebanggaan warga Sulawesi Selatan itu adalah stabilnya grafik permainan mereka. “Ya, kami memang sedang dalam penampilan stabil. Tapi kami tahu kekuatan Arema, mereka tim tangguh,” paparnya.

Menurut pengamatannya, Arema dipenuhi pemain bintang. Permasalahan cedera dan turunnya performa Hamka Hamzah dkk, tidak membuat PSM meremehkan lawannya ini.

“Kami tidak terpengaruh apa yang sedang dialami Arema, kami tetap anggap semua lawan hebat. Semua pemain Arema berbahaya, jadi patut diwaspadai semua,” tandasnya.

Arema Siap Rebut Puncak Klasemen

Arema Cronus saat berlatih. (deny)
Arema Cronus saat berlatih. (deny)

MALANGVOICE – Tak ingin buang poin di kandang sendiri, Arema Cronus bertekad habisi Sriwijaya FC di lanjutan ISC A pekan 32, Kamis (8/12) sore ini di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Skuat Singo Edan saat ini punya mental baik usai mendapat pelajaran berharga dari Sriwijaya FC. Kala itu, Arema kalah 2-0 sebelum disamakan kedudukannya di penghujung babak ke dua.

“Banyak kesalahan yang terjadi, tapi segera saya perbaiki,” kata Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija.

Kendati begitu, Milo, tak ingin remehkan Sriwijaya FC. Baginya tim Laskar Wong Kito punya kekuatan ampuh yang akan digunakan termasuk striker Beto Goncalves.

“Itu jadi motivasi buat Arema. Kami harap bisa terus lakukan yang terbaik demi dapat poin,” ujarnya.

“Kondisi pemain sekarang sudah baik tak ada masalah. Kami recovery sangat bagus usai dari Bali,” tandasnya.

Saat ini Singo Edan duduki peringkat dua klasemen sementara ISC A dengan 59 poin. Sama dengan Persipura Jayapura di peringkat pertama namun hanya unggul head to head.

Menang lawan Sriwijaya jadi modal penting untuk merebut posisi puncak dan kembali ke jalur juara.

Manajemen Arema Gantung Nasib Hermawan

Pertandingan antara Arema kontra Persib Bandung. (Miski / MalangVoice)

MALANGVOICE – Manajemen Arema Cronus tak ingin buru-buru memberi kontrak pada Hermawan. Meski hampir sebulan ini Hermawan ikut berlatih bersama Arema, namun statusnya bersama tim berjuluk Singo Edan itu hingga kini belum ada kejelasan.

Media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan, keberadaan Hermawan di Arema hanya untuk berlatih atas kemauannya sendiri. “Dia masih latihan di Arema, dia ingin mengasah feeling ball,” kata pria tambun itu kepada MVoice, Minggu (16/8).

Hermawan sendiri sudah berlatih dan turun dalam beberapa laga bersama Arema sejak ajang Sunrise of Java Cup di Banyuwangi beberapa waktu lalu. Dalam laga uji coba menghadapi Pra PON Papua Barat kemarin (15/8), pemain yang pernah ikut menyumbangkan gelar juara Copa Indonesia 2005 dan Indonesia Super League 2010 untuk Arema, itu juga masih berlaga.

Hermawan bermain pada pertandingan menghadapi Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, 11 Agustus lalu. Bahkan, dia sempat menjadi kapten tim, menggantikan ban kapten yang dilepas Ahmad Bustomi di babak kedua.

Sampai saat ini, Arema belum memastikan keikutsertaan Hermawan dalam Piala Presiden. Pasalnya, klub terakhir yang dibela Hermawan, Persipasi Bandung Raya, juga ikut pada ajang itu.

“Lihat saja nanti, dia main di Piala Presiden atau tidak,” imbuh Sudarmaji.-

Arema FC Sudahi Kerja Sama dengan Vizcarra

Pemain sayap Arema FC, Esteban Vizcarra. (deny rahmawan)
Pemain sayap Arema FC, Esteban Vizcarra. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Hubungan antara Arema FC dan Esteban Vizcarra rupanya harus berakhir. Pemain sayap asal Argentina ini tak akan bermain bersama Singo Edan di musim mendatang. 

Vizcarra dikabarkan hengkang karena tidak diperpanjang kontraknya dan tidak masuk skema tim pelatih. Kabar itu dibenarkan General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. 

“Iya saya dan dia (Vizcarra) sudah bertemu. Saya bilang kemungkinan tim pelatih tak ada perubahan dan ada program pemain asing yang lain untuk musim depan,” ujar Ruddy kepada wartawan, Selasa (14/11). 

Dengan begitu, Singo Edan diprediksi memburu pemain asing lain untuk menggantikan posisi Vizcarra. Akan tetapi, manajemen masih merahasiakan pemain tersebut. 

Selama bermain di Liga 1, Vizcarra sudah menyumbang 7 gol dan 1 assist bersama Arema FC. Pemain bernama Esteban Gabriel Vizcarra kini dikabarkan sudah meninggalkan Malang dan siap mencari klub baru. 

“Kami mohon maaf atas keputusan itu karena kami di manajemen hanya ikuti rencana tim pelatih,” tandasnya.(Der/Aka)

Komunitas