Arema-Persib, Duel Penuh Gengsi!

Nick Kalmar berusaha merebut bola. (deny)
Nick Kalmar berusaha merebut bola. (deny)

MALANGVOICE – Pertandingan terakhir ISC A, antara Arema Cronus menjamu Persib Bandung, Minggu (18/12) bakal dijadikan duel penuh gengsi.

Tak melepas harapan sebagai juara, tim Singo Edan, tak ingin malu di hadapan puluhan ribu suporternya sendiri di Stadion Kanjuruhan.

Betapa tidak, setiap laga melawan Maung Bandung, selalu menjadi perhatian seluruh pecinta sepak bola tanah air. Pasalnya, dua tim itu sudah lama menjadi rival.

“Lawan Persib adalah adu gengsi menunjukkan siapa yang terbaik. Kami tak pengaruh pertandingan lain (Persipura),” kata Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija.

Memang, juara atau tidaknya Arema tergantung pada laga Persipura Jayapura melawan PSM Makassar yang bermain lebih awal. Mengingat, Singo Edan berbeda dua poin dari tim Mutiara Hitam yang mengemas 65 poin saat ini.

“Kami akan optimalkan recovery dan mental pemain. Karena hal itu paling pengaruh di lapangan,” lanjut pelatih berlisensi UEFA Pro.

Karena itu, agar Cristian Gonzales dkk bisa terpacu semangatnya, ia ingin dukungan penuh Aremania.

“Saya ingin ada dukungan penuh di stadion. Saya banyak merasa lebih banyak dukungan saat laga away,” tandasnya.

Singo Edan Tahan Imbang Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2019

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Laga sengit tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC, Selasa (9/4).

Duel bertajuk derby Jatim di final Piala Presiden 2019 ini berakhir dengan skor 2-2.

Tuan rumah Persebaya yang didukung penuh suporternya sendiri bermain menekan di menit awal babak pertama. Irfan Jaya membuat stadiob bergemuruh setelah mencetak gol cepat pertama di pertandingan itu.

Ia sukses melesakkan bola setelah berhasil mengelabuhi Johan Ahmat Farizi dan melambungkan bola ke tiang jauh gawang yang dikawal Kartika Ajie.

Kebobolan lebih dahulu membuat skuat Singo Edan terhentak. Pasukan Milomir Seslija ini kemudian bangkit dan menyerang. Hasilnya di menit 33 Hendro Siswanto mendapat peluang dan mengoyak gawang Persebaya Surabaya. Skor sama kuat 1-1 hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Arema FC kembali kebobolan lebih dahulu. Tim Bajul Ijo menggandakan keunggulan dari sepakan Damian Lizio dari titik penalti di menit 72. Bola tak mampu dihalau kiper. Skor 2-1 bagi tuan rumah.

Keunggulan tim Persebaya tak bertahan lama. Arema kembali menyamakan kedudukan setelah Makan Konate menciptakan gol indah dari luar kotak penalti. Pemain asal Mali ini membaca peluang posisi kiper sehingga mengarahkan bola ke sisi kanan Miswar Saputra.

Hasil ini belum berakhir. Masih ada leg kedua final yang akan digelar di kandang Arema FC, Stadion Kanjuruhan pada 12 April mendatang. Namun skuat Singo Edan lebih diuntungkan karena dua gol tandang. (Der/Ulm)

Tampil Perdana, Srdjan Ostojic Tuai Pujian Sang Pelatih

Srdjan Ostojic. (deny rahmawan)
Srdjan Ostojic. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, sangat senang dengan kemenangan 0-3 di kandang Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-17 Liga 1, Sabtu (21/7).

Dalam kemenangan itu, Milan juga memuji skuat Singo Edan yang bermain baik, terutama kiper Srdjan Ostojic. Meski tampil perdana, kiper asal Serbia ini mencatatkan clean sheets. Ia sangat kokoh menjaga gawangnya dari serangan tuan rumah.

“Ketika semua tim percaya dengan kiper, saya yakin itu mendongkrak tim untuk menang,” katanya.

Selama menukangi Arema FC, Milan menilai ada banyak kekurangan di lini pertahanan. Ia mengambil Srdjan dan terbukti mampu mengawal gawangnya tanpa kebobolan.

“Saya senang dengan penampilan Ostojic. Juga beberapa pemain baru lain dan pemain lainnya,” ungkapnya.

“Babak pertama tim lawan terus menekan. Kami kemudian mengubah strategi dan mulai mencetak gol di babak kedua. Saya senang semua pemain bekerja membantu tim ini,” tutur pelatih 53 tahun.

Dengan hasil itu, Milan berharap Arema lebih baik ke depannya dan terus merangkak naik ke papan atas klasemen.(Der/Aka)

Gonzales Habiskan Libur Lebaran ke Malaysia

Cristian Gonzales. (deny)
Cristian Gonzales. (deny)

MALANGVOICE – Kesempatan libur Lebaran tim Arema Cronus juga dimanfaatkan Cristian ‘El Loco’ Gonzales untuk berkumpul dengan keluarga. Striker haus gol itu berencana terbang ke Malaysia.

Malaysia dipilih untuk refreshing pasca mengikuti pertandingan TSC yang sangat ketat. “Sekeluarga mau ke Malaysia, tapi semoga masih dapat tiket,” katanya.

Selain ke negeri jiran, pria kelahiran Uruguay itu berniat mengajak liburan keluarga ke tempat wisata yang ada di Malang, andai tidak dapat tiket. “Di mana saja bisa, intinya sama keluarga,” kata El Loco.

Kendati bisa bersenang-senang bersama keluarga, pemain naturalisasi itu tetap menjaga kondisi fisik seperti yang diperintahkan Coach Milo. Ia tetap profesional sebagai pemain berkelas.

“Milo ingin pemain kembali dalam kondisi terbaik nanti,” tandasnya.

Memang, libur lima hari terhitung mulai Senin ini bakal dimaksimalkan pemain untuk berkumpul dengan keluarga dan sejenak melupakan kerasnya persaingan di kompetisi. Setelah itu, punggawa Singo Edan bakal kembali pada 9 Juli.

Ikut Latihan Arema, Pemain Anyar Ini Bilang Salam Satu Jiwa

Brent Griffiths usai latihan bersama Singo Edan. (deny rahmawan)
Brent Griffiths usai latihan bersama Singo Edan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sosok pemain anyar Arema FC muncul dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kamis (27/7). Ia mulai bergabung bersama Kurnia Meiga dkk di bawah arahan Aji Santoso.

Ia adalah Brent Griffiths yang merupakan pemain asal Australia berposisi sebagai bek tengah. Brent diproyeksi menggantikan peran Jad Noureddine yang tak lagi membela Singo Edan.

Kepada wartawan, Brent mengaku Arema adalah tim besar. Ia pernah melihat permainan Cristian Gonzales dkk dan saat ini sedang melakukan persiapan sebelum pertandingan besar di akhir pekan melawan Pusamania Borneo FC.

“Arema bermain bagus dan tim ini salah satu yang terbaik,” katanya.

Keinginan pemain 27 tahun itu rupanya harus tertunda. Pasalnya Arema belum bisa mengontraknya karena masih menunggu verifikasi dari PSSI. Akan tetapi Brent ternyata sudah tak sabar ingin melihat Aremania di stadion.

“Aremania punya salam khas, yaitu Salam Satu Jiwa! Saya tahu suporter di sini luar biasa. Saya berharap bisa diterima di sini,” tutupnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Arema Kokoh di Puncak Klasemen

Arema vs Persija. (deny)
Arema vs Persija. (deny)

MALANGVOICE – Arema Cronus akhirnya mengokohkan diri di puncak klasemen TSC sementara usai mengalahkan Persija Jakarta, di pekan ketujuh, malam ini di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Skor 1-0 cukup bagi tuan rumah untuk mengamankan tiga poin. Gol semata wayang diciptakan Cristian Gonzales di menit 7 babak pertama.

Menit 12, Arema mencoba menggandakan keunggulan, kali ini kesempatan ada di kaki Lopicic, namun bola sepakan masih tenang dipelukan kiper. Skor masih 1-0.

Selama hampir 25 menit, Persija dikurug di daerahnya sendiri. Bambang Pamungkas bahkan jarang mendapat bola dan menciptakan peluang, malahan di menit 36, Alfarizi kurang cermat memanfaatkan peluang dari umpan Nufiandani.

Di penghujung babak pertama, insiden terjadi. Bek Persija, William Pacheco melanggar keras Srdan Lopicic di tengah lapangan, Hamka Hamzah sebagai kapten tim Arema, sempat tersulut emosi dan terjadi kemelut. Wasit Dodi Setia Purnama akhirnya menengahi kedua pemain itu dan diberi hadiah kartu kuning.

Sayang, bagi William, itu adalah kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan lebih cepat daripada pemain lain. Bermain dengan 10 orang Persija sedikit bertahan. Hingga turun minum, skor 1-0 masih milik Arema.

Babak kedua, tim tuan rumah berupaya terus menekan pertahanan lawan. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan betul tim Singo Edan untuk menambah jumlah gol.

Namun, menit 48, giliran Persija mendapat kesempatan. Dari kaki Novri Setiawan, dengan cepat mengecoh Alfarizi dan melepaskan trmbakan menyusur, untung bola masih tipis dari gawang Kurnia Meiga.

Selama 10 menit berselang, tim tamu mencoba bangkit, meski hanya 10 pemain Persija mencoba bangkit. Anak-anak Arema sedikit tertekan. Permainan cepat tim lawan kadang menyusahkan Hamka Hamzah Cs.

Tapi serangan itu hanya sebentar, menit 62, El Loco Gonzales mendapat peluang emas tapi sepakannya masih mendarat mulus dipelukan kiper Andritany. Skor masih 1-0.

Petaka bagi Arema terjadi di menit 64, Johan Alfarizi harus diusir wasit lantaran melanggar keras pemain lawan. Ia mendapat kartu kuning kedua. Kedua tim kini bermain dengan 10 orang.

Meski bermain 10 orang, Arema tak menurunkan tekanan. Menit 79, lagi-lagi Gonzales mendapat kesempatan emas. Hasil dari umpan Sunarto yang masuk menggantikan Nufiandani, tak mampu mengkonversi menjadi gol, bola hanya melambung tinggi di mistar gawang lawan.

Menit 80, lagi-lagi Arema masih ngotot ingin menciptakan gol. Kini, Esteban Vizcarra yang mencoba peruntungan. Solo run dari tengah lapangan setelah melewati beberapa pemain, sepakannya masih lemah dan mendarat dipelukan kiper.

Skor 1-0 ternyata cukup membawa Arema ke puncak klasemen dengan 17 poin.

Jadi Andalan PON, Atlet Paralayang Rajin TC di Gunung Banyak

salah satu sesi latihan atlet Cabor Paralayang
salah satu sesi latihan atlet Cabor Paralayang (fathul)

MALANGVOICE – Beberapa hari terakhir, atlet cabang olahraga (Cabor) paralayang yang dimiliki Kota Batu rajin berlatih di Gunung Banyak. Mereka ini yang nanti akan mewakili Jawa Timur dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Bandung.

Meskipun musim hujan, namun mereka tetap terbang dalam pemusatan latihan (training center) itu. Pelatih dan atlet menyiasati hujan dengan mengubah jadwal sesuai dengan kondisi cuaca.

“Biasanya kami latihan siang, tapi sekarang pagi sudah latihan. Karena kalau siang mendung, kemudian sore hujan,” kata Pelatih PON Jatim Cabor Paralayang, Yustira Rahmadani, kepada MVoice.

Dari Jawa Timur sendiri akan memberangkatkan empat atlet terbaiknya ke Bandung. Pemusatan latihan di Gunung Banyak ini sangat efektif untuk memantapkan kemampuan atlet sehingga bisa memboyong emas saat PON akhir tahun ini.

“Latihannya seperti biasa, kalau pagi melatih ketepatan mendarat. Kalau agak siang lintas alam. Hujan bagi kami nggak menjadi kendala kok, tinggal kita sesuaikan aja,” tandasnya.

Arema FC Berencana Rampingkan Skuat

Skuat Arema FC. (Dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Tim Arema FC bakal merampingkan skuat jelang putaran kedua Liga 1. Perampingan itu akan berdampak pada beberapa pemain yang akan dipinjamkan atau dilepas.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan, pihaknya sudah berbicara dengan tim pelatih ihwal rencana tersebut. Menurutnya, sang pelatih, Milan Petrovic punya program agar timnya efisien dan efektif.

“Jadi menurut Milan, buat apa mengontrak 30 pemain tapi yang main tetap itu-itu saja. Pemain yang tidak main bukan berarti Milan tidak suka,” kata Ruddy.

Beredar kabar, sedikitnya ada tujuh sampai delapan pemain yang akan dilego di bursa transfer mendatang. Selain pemain lokal, tidak menutup kemungkinan ada nama pemain asing yang akan hijrah dari Malang.

Namun, lanjut Ruddy, saat ini timnya masih fokus melanjutkan sisa putaran pertama dan diharap bisa terus menunjukkan peningkatan. Seperti diketahui, Singo Edan kini menduduki peringkat 15 dengan koleksi 15 poin.

“Tapi itu nanti dulu, kami masih fokus sisa pertandingan putaran pertama,” tandasnya. (Der/Ery)

Papua Mendapat Pelajaran Berharga

Pelatih tim Pra PON Papua, Djoko Susilo. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Tim Pra PON Papua memetik pelajaran berharga usai mengalami kekalahan 0-1 dari Arema Cronus pada laga uji coba di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa (15/9) sore.

Pelatih tim Pra PON Papua, Djoko Susilo mengakui, targetnya sudah terpenuhi. “Sejauh ini trend anak-anak selalu naik. Kami main lawan klub lokal di Papua selalu menang besar, tapi di sini kami dapat tekanan, bagi saya penting,” ujar Djoko.

Mantan pelatih Persiwa Wamena dan Semen Padang itu menilai, menghadapi tim sekelas Singo Edan merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan. Ia tak mencari kalah-menang, namun lebih mengasah mental tanding anak asuhnya.

“Hasilnya, anak-anak tidak minder lawan nama besar Arema. Meskipun pemain sudah capek, tapi moril mereka bagus, berani memberi perlawanan,” ungkap pria asal Dampit, Kabupaten Malang itu.

Laga menghadapi Arema merupakan uji coba terakhir bagi Pra PON Papua. Sebelumnya, mereka telah menjalani 9 uji coba selama di Pulau Jawa. “Setelah ini kami pulang dan langsung persiapan akhir sebelum Pra PON mulai 4 Oktober,” ungkap Djoko.-

Fokus Lawan Bali United, Arema FC Recovery Pemain

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC berhasil mempertahankan rekor bagus di kandang. Terakhir, Barito Putera menjadi korban keangkeran Stadion Kanjuruhan, Senin (19/8).

Di laga lanjutan Liga 1 2019 tersebut, Arema FC sukses memenangi laga dengan skor 2-1. Gol dicetak Hamka Hamzah (23′) dan Riky Kayame (59′). Sementara gol balasan Barito Putera dicetak Gavin Kwan (87′).

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan, hasil ini jadi modal bagus saat melawan Bali United di pertandingan selanjutnya.

“Sekarang waktunya recovery pemain sehingga main di Bali kami bisa tanpa beban,” katanya.

Arema FC sendiri sekarang bertengger di posisi 3 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan 25 poin. Lawan selanjutnya Bali United akan digelar pada 24 Agustus.(Der/Aka)