Pelatih Arema FC Inginkan Banyak Gol Lawan Persita Tangerang

Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC akan menentukan lolos tidaknya ke babak 8 besar Piala Presiden 2019 saat melawan Persita Tangerang, Rabu (13/3). Tim Singo Edan butuh kemenangan besar di laga terakhir Grup E yang dihelat di Stadion Kanjuruhan.

“Kami mencoba menang di pertandingan. Itu adalah solusinya, karena dalam sepak bola selalu ada menang, kalah, atau draw. Tidak ada tim yang selalu menang,” kata pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

Di Grup E, Arema FC masih berpeluang lolos dan berebut tiket dengan dua klub lain, yakni Persela Lamongan dan Barito Putera.

“Kami harus bisa mencetak gol banyak agar bisa lolos ke 8 besar,” ujarnya menambahkan.

Dalam pertandingan nanti, Arema FC tetap tidak bisa bermain full tim. Selain dua pemain dipanggil pemusatan pelatihan Timnas, beberapa pemain absen karena beberapa hal. Termasuk Pavel Smolyachenko yang masih izin mengurus visa. Sedangkan Hamka Hamzah diperkirakan tidak bisa main penuh karena pemulihan cedera robek bibir.

“Saat pemain full, kami sangat luar biasa. Tapi setiap pertandingan selalu ada pemaim absen. Bagi saya itu sebenarnya bukan alasan karena masih ada pengganti,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

18 Manajer Tim Liga 1 Ikrar Bersama Rivalitas Tanpa Membunuh di Malang

Ikrar bersama Rivalitas Tanpa Membunuh. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sebanyak 18 manajer dari seluruh peserta Liga 1 membacakan ikrar bersama Rivalitas Tanpa Membunuh. Hal itu sebagai bentuk nyata dan keprihatinan seluruh tim karena tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila.

Ikrar bersama itu dilakukan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (29/9) dibarengkan dengan laga amal antara Arema FC kontra Madura United untuk keluarga Haringga.

Juru bicara seluruh manajer tim Liga 1, Haruna Sumitro, menjelaskan, rivalitas itu sebenarnya memang sangat penting dalam sepak bola. Namun, sudah saatnya rivalitas jauh dari hal kekerasan.

“Rivalitas jadi dinamika orchestra yang tidak boleh dihentikan, tapi membunuh harus di-stop,” katanya.

Selain itu, dalam ikrar tersebut seluruh tim sepakat mengecam dan meminta semua pihak untuk berhenti melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun di sepak bola.

“Karena itu dalam jeda ini kami akan melakukan konsolidasi dengan semua tim Liga 1 yang memastikan sepak bola kembali dan terjaga jati dirinya,” jelasnya.

Seluruh manajer tim pun tak luput berbelasungkawa atas tewasnya Haringga akibat pengeroyokan suporter pada pekan lalu. Dijelaskan Haruna, suporter dalam sepak bola adalah aset, bahkan bisa dibilang sebagai harta karun.

“Kehilangan satu suporter sama dengan kehilangan aset. Hal itu tidak boleh terjadi lagi dan akan kami jaga dengan semua kekuatan yang optimal,” tandasnya.

Dalam laga amal itu semua uang dari penjualan tiket selain diberikan untuk keluarga Haringga, rencananya akan diberikan ke korban bencana gempa di Sulawesi Tengah. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Jum’at Besok Arema Tumpengan di Kanjuruhan!

Sudarmaji. (Deny)

MALANGVOICE – Jelang bergulirnya kompetisi TSC pada 29 April mendatang, sejumlah peserta mulai melakukan launching dan perkenalan tim. Hal itu juga yang bakal dilakukan tim kebanggaan warga Malang, Arema Cronus.

Bukan launching atau perkenalan, manajemen Arema Cronus mengemasnya dengan sentuhan religius yang dikemas dalam acara ‘Do’a dan Dukungan.

Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji, mengatakan, acara itu akan digelar Jumat besok, di Stadion Kanjuruhan. “Acara intinya ada di sana, karena tempat itu jadi kandang Arema,” kata Sudarmaji.

Sesuai tema, kata dia, acara itu berisikan doa bersama para pemain, manajemen, suporter dan anak yatim piatu yang diundang, diakhiri prosesi potong tumpeng.

“Harapannya jelas, memberi semangat dan doa agar Arema Cronus bisa sukses, karena dukungan tidak hanya dalam bentuk materiil dan fisik saja,” ujarnya.

BNN Kota Malang

Bek Sayap Arema FC Digoda Dua Klub Besar Liga 1

Syaiful Indra Cahya. (deny)
Syaiful Indra Cahya. (deny)

MALANGVOICE – Bek sayap Arema FC, Syaiful Indra Cahya, masih galau terkait masa depannya bersama Singo Edan. Pasalnya, pemain asal Malang ini belum dapat perpanjangan kontrak untuk musim depan meskipun kontraknya habis pada Februari 2018.

“Saya masih menunggu keputusan dan tergantung manajemen,” katanya, Rabu (15/11).

Syaiful bisa saja hengkang dari Malang karena tak mendapat kontrak baru. Saat ini ia mengaku sudah mendapat beberapa tawaran dari klub besar Liga 1 yang berminat memakai jasanya di kompetisi mendatang.

“Ada Bali United yang serius, sama PSM. Tapi masih tidak tahu lagi nanti,” lanjutnya.

Kendati begitu, pemain asal Malang ini tetap menunggu Arema dan masih berhasrat bermain bersama Singo Edan musim depan.

“Ya keinginannya seperti itu. Tapi tidak tahu lagi,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Manajemen Arema FC Akui Skenario Tak Jalan Lawan MU

GM Arema FC, Ruddy Widodo. (deny rahmawan)
GM Arema FC, Ruddy Widodo. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kekalahan Arema FC dari Madura United pada Minggu (10/9) kemarin malam disoroti manajemen Singo Edan. Dalam laga bertajuk derby Jatim ini, Arema kandas 2-0. 

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, evaluasi penting dilakukan tim pelatih agar di pertandingan selanjutnya tidak terjadi hal yang sama. 

Dari kekalahan itu, Ruddy menyebut kesalahan taktik memang terjadi sesuai pernyataan Joko Susilo, pelatih Arema FC. Ada skenario yang tidak jalan sehingga menelan kekalahan. “Ada kesalahan taktik. Awalnya Pino dimainkan untuk merusak pertahanan lawan tapi dia diganti di babak kedua bersama Syaiful Indra. Itu masalahnya,” katanya, Senin (11/9). 

Di pertandingan selanjutnya, Singo Edan akan menjamu Persela Lamongan. Ruddy berharap tiga poin didapat. Apalagi bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan. 

“Dari sisi pertahanan kemarin juga kurang. Kami juga jarang main dengan pemain penuh, tanpa Bagas dan Kurnia Meiga. Semoga lawan Persela bisa seru,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Tim Pencak Silat Kota Malang Sabet 9 Penghargaan Internasional

Tim puncak silat Kota Malang sukses menorehkan prestasi. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Tim puncak silat Kota Malang sukses menorehkan prestasi. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Tim seni pencak silat Kota Malang mendulang prestasi membanggakan di level internasional. Mereka berhasil menyabet sembilan penghargaan pada ajang ‘Seni Pencak Silat Internasional’ di Purwakarta pada 20 – 23 April lalu.

Sembilan penghargaan itu masing-masing, Penata Silat Terbaik, Penata Musik Terbaik, Penata Spiritual Terbaik, Penyaji Terbaik, Penata Busana Terbaik, Busana Terbaik, Pemusik Terbaik, Spiritual Terbaik dan Pesilat Terbaik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan, kesuksesan grup pencak silat tersebut tak terlepas dari peran serta pemerintah. Dikatakan, Pemkot terus aktif memberikan fasilitas dan motivasi agar tetap berkarya dengan baik.

“Tim pencak silat Kota Malang ini kerap diundang tampil di luar negeri seperti Tiongkok dan Korea Selatan,” kata Ida Ayu, Kamis (27/4).

BNN Kota Malang

Panpel dan Aremania Kumpul Bahas Flare

Ketua Panpel Arema Cronus, Abdul Haris. (deny)
Ketua Panpel Arema Cronus, Abdul Haris. (deny)

MALANGVOICE – Jelang pertandingan antara Arema Cronus kontra Persegres Gresik United, lanjutan pekan kelima kompetisi TSC, Jumat besok, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Panitia Pelaksana (Panpel) dijadwalkan mengumpulkan Aremania.

Ketua Panpel Arema Cronus, Abdul Haris, mengatakan, pertemuan siang ini akan membahas mengenai apapun yang berkaitan dengan peraturan selama pertandingan. Namun yang paling fokus adalah masalah flare.

“Kami akan koordinasi masalah flare dan sejenisnya dan kami akan membentuk panitia internal khusus Aremania,” katanya, saat dihubungi MVoice, beberapa menit lalu.

Seperti diketahui, Arema kini sedang dalam bayang-bayang sanksi akibat smoke bomb yang menyala saat pertandingan melawan Bhayangkara Surabaya United, dua pekan lalu.

Apalagi, tim kebanggaan arek Malang itu juga sudah merasakan sanksi akibat flare di pekan pertama lalu.

“Kami belum dapat surat balasan dari Komdis TSC terkait smoke bomb, saya harap tidak kena sanksi lagi,” pungkasnya.

BNN Kota Malang

Menang Lawan Sriwijaya FC, Arema FC Merangkak ke Papan Atas Klasemen

Sriwijaya FC kontra Arema FC. (MVoice)
Sriwijaya FC kontra Arema FC. (MVoice)

MALANGVOICE – Arema FC meraih tiga poin di kandang Sriwijaya FC, dalam laga pekan ke-17 Liga 1, Sabtu (21/7) sore tadi. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Singo Edan menang 0-3.

Arema tampil perkasa dalam laga pamungkas putara pertama Liga 1 tersebut. Gol dicetak Ridwan Tawainella, Rivaldi Bawuo dan Nur Hardianto.

Arema FC yang memainkan pemain anyar langsung menekan sejak babak pertama. Begitu pula tim tuan rumah yang tak ingin dipermalukan di kandang sendiri.

Menit 18, Sriwijaya mendapat peluang dari sundulan Beto Goncalves, namun penampilan apik Srdjan Ostojic di bawah mistar gawang Arema belum bisa dibobol.

Tim tamu merespon serangan di akhir babak pertama. Rivaldi Bawuo mencoba melepaskan tembakan jarak jauh dari liar kotak penalti. Namun bola terlalu mudah dipeluk Teja Pakualam. Skor bertahan 0-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, Arema membuka keunggulan lewat Ridwan Tawainella di menit 51. Gol itu berawal dari kesalahan antisipasi kiper Sriwijaya FC, Teja Pakualam kemudian dimanfaatkan Ridwan menceploskan bola. Skor 0-1 untuk Singo Edan.

Tertinggal lebih dulu, Sriwijaya FC mencoba membalas. Adalah Bio Paulin yang berusaha mencetak gol, namun lagi-lagi kiper Arema FC tampil gemilang.

Menit 64 tim tamu menambah keunggulan lewat sontekan maut Rivaldi Bawuo setelah lolos dari jebakan offside. Skor berubah 0-2.

Derita tuan rumah bertambah di menit 77. Kali ini Nur Hardianto yang mencetak gol usai memanfaatkan bola liar hasil tepisan Teja. Si kulit bundar menggelinding bebas tanpa hambatan ke gawang. Skor 0-3.

Hasil itu bertahan hingga pertandingan usai. Arema berhak mendapat tiga poin dan naik ke peringkat 7 klasemen sementara. Sedangkan Sriwijaya FC merosot ke peringkat 10.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Babak Pertama Arema Cronus Vs PS TNI Sama Kuat 1-1

Cristian Gonzales berebut bola dengan lawan. (deny)
Cristian Gonzales berebut bola dengan lawan. (deny)

MALANGVOICE – Hasil imbang sama kuat dipertontonkan Arema Cronus saat menjamu PS TNI di lanjutan pekan ke-30, ISC A, malam ini di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pada babak pertama tim Singo Edan unggul lebih dulu lewat sepakan penalti Cristian Gonzales di menit 11, sebelum kemudian dibalas dengan gol tandukan yang dilesakkan Aldino Herianto, pada menit 29.

Awal dimulai pertandingan tim Arema langsung berinisiasi memberikan serangan. Pada menit 6, Nick Kalmar mengucapkan selamat datang untuk tim tamu lewat sepakan keras dari luar kotak penalti, namun hanya membentur mistar gawang.

Terus menyerang, Singo Edan terus mengurung pertahanan lawan. Setelah unggul 1-0 di menit 11 lewat penalti Gonzales, Arema makin percaya diri.

Akan tetapi, tim tamu memanfaatkan kelemahan pertahanan tuan rumah dengan membalas gol lewat tandukan Aldino Herianto hasil umpan sepakan pojok. Bola menghujam gawang Achmad Kurniawan hingga mengubah papan skor menjadi 1-1.

Dari gol PS TNI itu, pertandingan semakin menarik. Jual beli serangan terjadi hingga pertengahan babak pertama.

Menjelang bubaran, Arema terus banyak mendapat banyak peluang. Puncaknya ketika menit 45, Gonzales dengan bebas mendapat bola lambung dan berhasil ditanduk. Akan tetapi, bola dimuntahkan begitu saja oleh Dhika Bhyangkara.

Akhirnya tak ada gol tercipta hingga wasit Fariq Hitaba meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama dengan skor 1-1.

Susunan pemain kedua tim:

Arema Cronus
Achmad Kurniawan, Hamka Hamzah, Johan Alfarizi, Junda Irawan, Arif Suyono, Esteban Viscara, Kalmar Nickholas, Raphael Maitimo, Syaiful Indra Cahya, Cristian Gonzales, Dendi Santoso.

PS TNI
Dhika Bhayangkara, Choirul Hidayat, Hendri Aprilianto, Wanda Syahputra, Wiganda Pradika, Erwin Ramdani, Legimin Raharjo, Suhandi, Wawan Febrianto, Aldino Herianto, Dimas Drajat

BNN Kota Malang

Leg Kedua Final Piala Presiden, Arthur Cunha Ingin Senangkan Aremania

Arthur Cunha. (deny)
Arthur Cunha. (deny)

MALANGVOICE – Bek asing Arema FC, Arthur Cunha, optimistis bisa memenangkan laga pamungkas Piala Presiden 2019, melawan Persebaya Surabaya, Jumat (12/4).

“Ini belum selesai, kami main bagus di kandang mereka (Persebaya), sekarang giliran di kandang Arema. Kami harus fokus besok,” ujarnya.

Pemain asal Brasil ini menambahkan, sebelum pertandingan timnya sudah banyak melakukan persiapan. Ia juga mengaku ada banyak motivasi, apalagi ditonton puluhan ribu Aremania.

“Motivasi selalu ada di setiap turnamen. Kalau sekarang jelas ingin juara biar Aremania senang,” tegasnya.

Pertandingan final leg kedua ini kedua tim ini dijadwalkan kick off pukul 20.00 WIB. Laga bertajuk derby Jatim ini juga batal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo yang sebelumnya direncanakan hadir.

Menjelang kick off, panitia menyiapkan hiburan dan closing ceremony serta hadiah bagi para penonton.

Sementara itu di leg pertama lalu di kandang Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo, kedua tim bermain imbang 2-2. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang