30 November 2022
30 November 2022
22.2 C
Malang
ad space

Anjani, Pencetus Batik Banteng Khas Batu yang Menembus Pasar Internasional

Owner Sanggar Batik Anjani yang Produknya Mendunia, Anjani Sekar Arum. (Anjani Sekar Arum for MVoice)

MALANGVOICE – Batik cap Banteng khas Kota Batu selayaknya patut dibanggakan. Betapa tidak? Motif batik yang dicetuskan warga Desa Bumiaji, Kota Batu ini dikenal hingga internasional.

“Banteng merupakan kesenian rakyat asli dari Kota Batu. Maka dari itu saya bikinkan motifnya untuk batik,” kata Owner Sanggar Batik Banteng saat ditemui di sanggarnya (4/11).

Putri dari Pendekar Bantengan, Agus Tubrun, itu mengatakan, batik buatannya sudah melanglang buana hingga Jerman, Taiwan, dan Hongkong.

Dalam kancah nasional Anjani juga mengatakan bahwa batik bantengnya laris. Pasar terbesarnya adalah pada DKI Jakarta.

Kecintaan pada kesenian bantengan yang diturunkan oleh ayahnya dialirkan pada dunia fashion. Anjani mengaku bahwa dirinya sudah lama menyukai dunia fashion.

“Batik yang kami produksi adalah batik tulis dan cap,” ujarnya. Satu kain batik memakan pengerjaan dari satu minggu hingga tiga bulan tergantung kerumitan motifnya.

Batik dengan motif banteng garapan Anjani ini merupakan inisiasi pertama kali dalam dunia fashion. Kota Batu sudah memproduksi dua batik khas daerahnya, yaitu batik motif apel dan banteng.

Namun, pada musim pandemi ini Anjani mengaku bahwa terjadi penurunan omzet besar-besaran.

“Ada pemasukan tapi untuk kebutuhan masih belum cukup. Kami siasati dengan cara pengurangan produksi, kalau ada pesanan baru semua dikerahkan,” paparnya.

Perempuan kelahiran Batu ini menyebutkan sebelum pandemi omset yang diterima mencapai Rp40 – 50 juta per bulan. Kini pemasukan itu turun hingga 80%. Harga kerajinan dengan ciri khas motif bantengnya itu, berkisar dari Rp. 400 ribu sampai Rp12 juta untuk batik tulis dan batik cap dengan harga Rp150 – 300 ribu.(der)

4 Langkah Menjaga Ikan Cupang Tidak Kuncup di Musim Hujan

Ikan Cupang yang lagi tren, (MG2).

MALANGVOICE – Ikan cupang kini kembali banyak diminati masyarakat, dengan perpaduan jenis maupun corak warna yang semakin beragam.

Namun dalam perawatan ikan cupang ini bisa dibilang juga tidak mudah. Apalagi di musim penghujan dengan cuaca yang dingin, membuat ikan cupang mudah terkena penyakit, salah satunya kuncup.

Kuncup sendiri merupakan penyakit ikan cupang yang sering kali terjadi dan jika tidak segera ditangani resiko terparah bakal mati.

Berikut Beberapa Tips untuk mengantisipasi ikan cupang agar tidak sakit di musim penghujan menurut salah satu penghobi ikan cupang di Kota Malang, Rifky Edgar, Jumat (19/3).

1. Harus rutin mengganti air dalam akuarium/soliter, minimal ganti tiga hari sekali atau seminggu dua kali. Untuk jenis air bisa menggunakan air sumur atau PDAM.

Namun jika menggunakan air PDAM perlu diendapkan terlebih dahulu selama satu hari sembari diberi garam sesuai dengan ukuran akuarium/soliter.

“Sebelum dilakukan penggantian air lebih baik lagi juga diberi garam dan obat biru (nama akrab obat) biar tidak sakit. Dan dikasih daun ketapang berfungsi untuk menetralkan PH air,” terangnya.

Cupang yang sedang kuncup, (MG2).

2. Menjaga pola makan ikan cupang peliharaan, jangan terlalu banyak. Minimal satu hari sekali dengan porsi secukupnya.

“Karena jika kebanyakan makan, ikan akan kembung, atau sembelit. Dari situ akan menyebabkan penyakit sisik nanas dan dropship, kemungkinan 98 persen ikan mati,” tuturnya.

3. Sering buka pembatas antara ikan satu dengan yang lainnya, guna mempertahankan gerakannya supaya terus aktif dan lincah.

“Kalau bisa sehari dua kali dengan durasi sekitar 20-30 menitan. Biar ikan bisa lebih agresif, mekrok, nah dari situ bisa menjaga kekuatan dari ekor, sirip dan kesehatannya,” imbuhnya.

4. Jika memiliki waktu bisa disempatkan untuk menjemur ikan cupang sekitar 10 menit untuk menangani suhu air tetap stabil dan tidak terlalu dingin.(end)

Devyan, Polisi Berotot Peringkat Nasional

Bripda Devyan Wildan Arif (Tika)

MALANGVOICE – Nama Bripda Devyan Wildan Arif di kalangan warga Polres Malang cukup terkenal.

Anggota Provost ini baru-baru ini menyabet peringkat VII dalam even Men of Steel Body 2016, di Semarang, 21 Agustus lalu.

Kontes ini melombakan kebugaran dan keindahan bentuk dan otot tubuh. Lajang 24 tahun ini berhasil menyisihkan 300 peserta se- Jawa dan Bali untuk kategori Men Fitness.

“Tingkat yang saya ikuti body muscle. Peserta yang polisi hanya saya. Yang lainnya mahasiswa, karyawan bahkan body trainer,” jelas dia saat ditemui MVoice di ruang kerjanya.

Devyan bercerita, sejak 2014 dia sudah mencintai dunia fitnes, saat baru saja lulus dari pendidikan polisi.

Dia mengaku, berat badannya kala itu hanya 51 kilogram. Berbeda dengan sekarang, setelah menggeluti dunia body building selama dua tahun, berat badannya mencapai 70 kilogram.

“Orang baru keluar dari pendidikan itu kan badannya kurus-kurus. Kemudian ada senior mengajak untuk ikutan fitness, katanya bisa membentuk badan. Saya ikut dan akhirnya ketagihan,” jelas alumnus SMK Telkom Malang ini.

Menjaga berat badannya dan bentuk tubuh, dia rutin fitness di Bhayangkara Fitness, Kepanjen dan juga lari pagi di Stadion Kanjuruhan.

“Seminggu saya latihan angkat beban sebanyak empat hingga lima kali. Kalau untuk melatih otot saya lakukan dengan latihan kardio. Bisa dengan bersepeda, renang dan lari dua kali dalam seminggu,” jelas selebgram dengan 1.500-an followers ini.

Hari-hari Devyan dihabiskan untuk olahraga, bekerja dan kuliah S1 jurusan hukum di Universitas Wisnuwardhana.

Bahkan dia mengaku tidak memiliki waktu luang untuk sekadar jalan-jalan.

“Saya nggak ada waktu buat ngluyur. Kalau ada waktu luang mending digunakan untuk istirahat saja,” tandas dia.

Pimpin KNPI, Abud Ingin Kembalikan Spirit Cinta Tanah Air

Ketua KNPI Kota Malang terpilih, Hutama Budi Hindrarta, bersama pengurus OKP. (Miski)

MALANGVOICE- Menakhodai organisasi semacam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bukanlah hal mudah. Hal itu diakui Hutama Budi Hindrarta, yang terpilih sebagai ketua. Ia bersyukur dipercaya mampu mengayomi dan mengakomodir Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di bawah naungan KNPI.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) itu berjanji segera melakukan konsolidasi dengan para pengurus OKP, sebagai langkah awal menentukan arah organisasi ke depannya.

“Cukup banyak organisasi dengan latar belakang dan fokus berbeda, maka konsolidasi menjadi penting, guna menyamakan persepsi,” katanya, saat berbicang dengan MVoice.

Sebagai wadah organisasi, ia berharap KNPI tidak kalah dengan OKP yang dinaungi saat ini. Sebab itu ia bertekad menghadirkan KNPI sebagai rumah yang teduh dan diminati organisasi kepemudaan.

“Untuk itu tentu harus punya nilai tawar lebih, sehingga mendapat tempat yang semestinya. Jika tidak, maka hanya akan menjadi OKP kesekian, karena OKP sudah memiliki pangsa dan kegiatan masing-masing,” tutur pria berkacamata ini.

Mantan Ketua BEM Fakultas Hukum UB ini, menilai, mengawal proses pembangunan di daerah sangat penting. Sudah semestinya, sebagai organisasi yang diayomi negara mampu memberi imbal balik, berupa program kerja sinergi dengan pemerintah, serta menjalin relasi dengan stake holder.

Terlepas dari itu semua, lanjut pria yang biasa disapa Abud itu, menggelorakan kembali cinta Tanah Air di kalangan pemuda akan menjadi prioritas selama ia menahkodai KNPI Malang.

Abud bahkan bertekad merangkul semua organisasi kepemudaan yang belum tergabung di bawah KNPI. “Cinta Tanah Air, sesuai cita-cita pendiri bangsa, pemuda harus mengerti fungsi dan tanggung jawabnya,” jelas pria yang kini menempuh Magister Kenotariatan UB itu.

Belum lagi awal 2016 nanti sudah diberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), tentu menjadi tantangan bagi para pemuda, apakah bisa survive atau sebaliknya. “Saya kira masih banyak pemuda yang belum mengerti dan paham dampaknya. Nah, melalui KNPI kita sadarkan kembali,” tuturnya.-

Tim Komunitas Honda Jatim Peringkat 4 Besar Gelaran Honda Community eSports Competition 2021

Community eSport 2021 Jatim. (Istimewa)

MALANGVOICE – Memperkuat semangat kebersamaan antar anggota komunitas Honda seluruh Indonesia di tengah pandemi, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan jaringan main dealer Honda di seluruh Indonesia kembali menyelenggarakan kompetisi eSports dengan tajuk “Honda Community eSports Competition 4th edition tahun 2021”.
 
Melalui kompetisi eSport dengan permainan virtual yang tengah digemari yaitu Mobile Legends ini, AHM mengajak seluruh komunitas Honda bersama masyarakat untuk terus aktif dan produktif berjuang bersama melawan pandemi.

Puncak kompetisi nasional ini diselenggarakan selama dua hari (16-17/10) dan disiarkan secara langsung di Youtube Honda Community. Bagi para pemenang Juara 1, 2, dan 3 serta MVP (Most Valuable Player) akan mendapatkan total hadiah jutaan rupiah.

Tim eSport Jatim. (Istimewa)

Pada kompetisi eSport ini, MPM Honda Jatim mengirimkan 4 perwakilan komunitas, yakni pada kelas umum ada tim STAR JATIM Mbois dan tim KNIGHT Mbois. Pada kelas community ada tim WARRIOR Mbois dan tim PAHAM Mbois. Setelah melewati beberapa babak penyisihan, tim PAHAM Mbois berhasil meraih peringkat ke 4 pada kompetisi ini.

“Persiapan kami lakukan bersama dengan tim. Seru sekali karena kompetisi ini tim yang menuntut strategi dan kerja sama. Dengan mengikuti kompetisi ini, kami dapat menambah pengalaman akan aktivitas e-sport,” kata Fajar selaku ketua Tim PAHAM yang juga anggota komunitas MSC (Malang Supra Club).

Kompetisi ini dibuka bukan hanya untuk komunitas Honda tetapi juga untuk masyarakat umum. Sebanyak 265 peserta yang terdiri dari anggota komunitas Honda dan masyarakat umum secara antusias telah mendaftarkan dirinya selama periode Juli-Oktober 2021. Setiap tim yang terdiri dari lima orang mengikuti seleksi tingkat regional yang dilaksanakan oleh seluruh main dealer Honda.
 
General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Andy Wijaya mengatakan, dunia e-sports selalu memiliki daya tarik yang tinggi di tengah anak muda. Melihat hal ini, AHM berupaya terus mewadahinya dalam kompetisi e-Sports untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan semangat anggota komunitas Honda di seluruh Indonesia.
 
“Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi ajang perwujudan semangat anak muda Indonesia yang tetap semangat, produktif, dan aktif untuk besama-sama melakukan kegiatan yang positif di masa pandemi. Semoga ajang positif ini dapat mewadahi hobi dan menjaga kebersamaan anggota komunitas Honda,” ujar Andy.
 
Sejak tahun lalu selama pandemi berlangsung, AHM telah melaksanakan 4 kali kompetisi e-sport dengan total partisipan sebanyak lebih dari 800 orang. Sebagai bentuk kontribusi pada masyarakat dengan semangat untuk Indonesia bangkit, puncak acara kompetisi juga diperkuat dengan aksi sosial untuk UMKM yang terdampak pandemi di area Puncak, Bogor. Keseluruhan kegiatan kompetisi ini dapat diikuti melalui akun Instagram Honda Community ataupun portal www.astra-honda.com/community.(der)

#PahlawanDigital​ ​Bantu UKM Malang Kenal Dunia Digital

Peserta #PahlawanDigital berfoto bersama. (Istimewa)
Peserta #PahlawanDigital berfoto bersama. (Istimewa)

MALANGVOICE – Sedikitnya 50 peserta yang berhasil terjaring dalam #PahlawanDigital akan bertugas membantu usaha kecil dan menengah (UKM). Semua peserta ini dikelompokkan menjadi buzzer, yang akan membantu pelaku UKM sebagai digital marketer; dan crafter, yang akan melakukan proses rebranding dan pengemasan.

Sebelum nantinya mereka melaksanakan tugasnya, #PahlawanDigital terlebih dahulu mengenalkan para peserta dengan para UKM di kota Malang untuk belajar banyak menjadi penguasaha dalam kegiatan bertajuk Wisata UKM. Dalam kegiatan ini, #PahlawanDigital
menggandeng Amazing Malang Raya (AMR) yang dikenal sebagai paguyuban terbesar di Kota Malang. AMR merekomendasikan beberapa UKM-nya untuk dikunjungi oleh peserta #PahlawanDigital, Minggu (15/10).

UKM yang dikunjungi seperti Omah Daster Bordir Khas Malang dan Nanda Collection. Omah Daster Bordir Khas Malang merupakan UKM yang fokus memproduksi aneka daster dengan sentuhan bordir. Tak main-main, pelanggan daster bordir Eva adalah kalangan pejabat Republik Indonesia (RI). Sedangkan Nanda Collection merupakan UKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan dengan bahan dasar kain. Nanda Collection tercatat telah mengikuti berbagai ajang pameran bertaraf nasional dan internasional.

Berbincang soal kendala yang dihadapi pelaku UKM. (Istimewa)
Berbincang soal kendala yang dihadapi pelaku UKM. (Istimewa)

“Wisata UKM ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha anak muda agar setelah lulus kuliah mereka dapat menjadi wirausaha dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan empati anak muda
terhadap pelaku UKM. Ternyata untuk terjun ke dunia UKM itu diperlukan mental, konsistensi dan persintensi yang kuat,” papar Kepala Hubungan Masyarat PT Beon
Intermedia dan #PahlawanDigital, Rizky Kurniawan Suhyar.

Selain itu, Ketua paguyuban AMR, Nanang Sugeng sangat mengapresiasi kegiatan yang baru dilaksanakan sekali oleh #PahlawanDigital ini.

“Kami sangat senang jika banyak anak muda yang tertarik belajar berwirausaha. Kami di sini memfasilitasi para peserta #PahlawanDigital agar mereka tahu semakin banyak tentang seluk beluk UKM,” tukasnya.

Salah seorang peserta, Septhian Cahya Nugraha, mengaku senang karena mendapat kesenpatan berinteraksi dengan banyak pelaku UKM. Menurutnya UKM di Malang punya potensi yang luar biasa. Akan lebih luar biasa jika pelaku UKM diakrabkan dengan dunia digital.(Der/Ak)

Puluhan Tahun Mengabdi, Ridwan Hisjam Raih Penghargaan dari ISHI

Anggota Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam (paling kanan). (Ist)
Anggota Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam (paling kanan). (Ist)

MALANGVOICE – Anggota Komisi X DPR RI, Ridwan Hisjam, mendapat penghargaan dari Ikatan Senior Hipmi Indonesia (ISHI), dalam acara bertajuk ‘Malam Sambung Rasa 2017’, di Hotel Stone, Kuta, Bali, Minggu (1/1).

Bersama Agung Laksono dan beberapa senior Hipmi lainnya, Ridwan diberi penghargaan atas dharma baktinya sebagau ‘pengusaha pejuang, pejuang pengusaha Indonesia’. Pengharhaan diserahkan langsung Ketua Umum ISHI, Dr Oesman Sapta.

Sejunlah pertimbangan melandasi pemberian apresiasi ini. Ridwan Hisjam sendiri sudah mendharma-baktikan diri sebagai Ketua Umum BPD Hipmi Jatim 1992-1995. Pengabdiannya terus berlanjut hingga saat ini sebagai Ketua ISHI Jatim.

Sebelumnya, dia menjabat Ketua DPD REI Jatim (1996 – 1999), Wakil Ketua Umum DPP REI (1998 – 2001), Bendahara Umum DPP REI (2001 – 2004), Ketua Kehormatan DPD REI JATIM (s/d sekarang), Badan Pertimbangan DPP REI s/d sekarang), dan Ketua Kompartemen Kadin Indonesia (2004 – 2014).

Selain itu, beragam kiprah juga sempat membuatnya menyabet penghargaan Adhiyasa Graha Tama dari Presiden RI, Oktober 1997 silam, di Istana Negara. Oesman Sapta sendiri mengaku kagum pada sosok Ridwan.

“Kami para senior Hipmi hanya ingin memperkuat ikatan tali silaturrahmi dan melakukan diskusi dengan komitmen bersama memberikan masukan – masukan terhadap Pemerintah RI,” ungkapnya di sela acara.

Sesuai permintaan Presiden RI, Jokowi, ISHI mendorong dan mendukung pelaksanaan Tax Amnesty. Selain itu, menurut Oesman, sudah saatnya senior Hipmi duduk di pemerintahan. “Ini juga dalam rangka melanjutkan dharma bhaktinya untuk bangsa dan negara,” tandasnya.

Komunitas Honda Indonesia Dapat Kejutan dari Marc Marquez di Ngoprek

Tangkapan layar Bincang santai secara virtual antara Marc Marquez bersama perwakilan Komunitas Honda Indonesia.

MALANGVOICE – Komunitas Honda di Indonesia mendapatkan kejutan atas hadirnya Pembalap dunia MotoGP, Marc Marquez di acara silaturahmi virtual atau Ngobrol Online Seputar Komunitas (Ngoprek) yang di inisiasi PT Astra Honda Motor (AHM) pada Kamis (12/8).

Di hadapan 80 bikers yang tergabung dalam komunitas Honda tersebut, Marc Marquez memberikan semangat saat menghadapi kondisi pandemi Covid-19, serta mengajak seluruh Bikers berjuang untuk meraih mimpi.

“Tetap semangat, jadilah komunitas Honda yang membanggakan dengan tidak pantang menyerah dalam mewujudkan mimpi-mimpimu,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang bertajuk ‘Keep The Dream Alive in Challenge Time’ itu Marc Marquez juga sempat menceritakan berbagai pengalaman dan tips dalam upaya terus menyemangati diri dan bersaing untuk menggapai mimpi di ajang MotoGP meski dalam kondisi yang penuh tantangan saat ini.

Kegiatan NGOPREK yang berlangsung secara virtual, (Ist).

Selain itu, juga turut hadir rekan satu tim Marquez, Pol Espargaro, mengajak perwakilan komunitas Honda yang hadir mulai dari Komunitas Honda Beat Club (HBC), Malang Supra Club hingga CBR Malang yang tersebar di Indonesia untuk terus memberikan kontribusi positif terhadap banyak orang dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di masa Pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi pandemi saat ini, tetaplah jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan. Lakukanlah banyak hal baik dan kontribusi-mu yang kuat untuk orang banyak. Kita bisa hadapi dan lakukan ini bersama-sama,” ucap Pol dihadapan Komunitas Honda Indonesia melalui virtual.

Hal senada juga disampaikan salah satu pembalap Astra Honda Racing Team yang sedang bersaing di ajang balap FIM CEV Moto3™ Junior World Championship, Mario Suryo Aji memberikan semangat kepada Komunitas Honda Indonesia di masa Pandemi Covid-19.

Sementara itu, salah satu perwakilan komunitas CBR Club Malang, Deny mengaku sangat senang karena mendapatkan kesempatan untuk berbincang langsung dengan beberapa pembalap top terutama Marc Marquez di kegiatan NGOPREK edisi spesial tersebut.

“Kami sangat senang sekali bisa ikut serta dalam kegiatan Ngoprek ini dan bisa bertemu dengan Marc Marquez dan juga teman – teman komunitas seluruh Indonesia,” kata dia.

General Manager Marketing Planning, and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan pihaknya mengadakan kegiatan semacam ini untuk memberikan wadah bagi komunitas Honda di Indonesia berekspresi dan bisa terus melakukan hal-hal positif di tengah keterbatasan saat ini.

“Kehadiran Marc Marquez dan pesan semangat dari Pol Espargaro kami harapkan dapat memberikan suntikan motivasi dengan semangat Satu Hati pada komunitas Honda agar tetap berkarya, meraih mimpi, dan berkontribusi positif di masyarakat,” harap dia.(der)

Pausephone Community, Ajak Masyarakat Kurangi Aktivitas Gadget

Kegiatan Pausephone Community (istimewa)
Kegiatan Pausephone Community (istimewa)

MALANGVOICE – Saat ini masyarakat tidak bisa lepas akan gadget seperti smartphone atau tablet. Selain sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan mencari informasi, gadget sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang sulit dipisahkan.

Kurangi Pakai Gadget (istimewa)
Kurangi Pakai Gadget (istimewa)

Namun, saat ini, takaran dalam memanfaatkan gadget dinilai terlalu berlebihan sehingga berkesan merugikan bahkan menjadi hambatan dalam interaksi sosial sebenarnya.

Hal itu mendasari Pandu Wicaksono mendirikan Pausephone Community, komunitas bagi masyarakat yang ingin mengikuti terapi kecanduan gadget/smartphone pada 23 September lalu.

Demikian, masih banyak orang belum memahami konsep komunitas ini sehingga masyarakat ragu untuk bergabung.

“Banyak yang salah paham dikiranya kami anti gadget. Kami bukan komunitas anti gadget, melainkan komunitas tempat untuk membantu orang-orang agar bisa mengurangi penggunaan smartphon sehari-sehari dan lebih bijak menggunakannya,” papar Pandu kepada MVoice.

Pausephone Community (istimewa)
Pausephone Community (istimewa)

Pandu menambahkan, ide mendirikan komunitas ini muncul dari rasa empatinya ketika melihat kejadian aneh gegara gadget.

“Contoh, pernah ada kecelakaan, tapi orang-orang sibuk ngefoto korbannya lalu dishare ke sosial media daripada nolongin. Lha ini nyawa lho, mbok ya ditolong dulu baru mainan gadget,” tandas Pandu yang juga aktif di komunitas Tabrak Warna ini.

Untuk itu, komunitas ini mengajak anggotanya mengikuti terapi gadget pada pertemuan setiap minggunya.

“Anggota membawa hape dan menghidupkan ringtone ke volume paling keras. Kalau ada pemberitahuan pesan baru dari Line, Wa, Facebook, mereka tidak boleh membukanya selama 1 jam. Tapi kalau telepon penting boleh diangkat,” kata Pandu.

Terapi itu, kata Pandu, mengajak anggota untuk membiasakan mereka tidak memegang gadget jika tidak terlalu penting. Jadi mereka tahu kapan harus menggunakan smartphone dan kapan tidak.

Selain terapi gadget, Pausephone Community juga selalu mengajak anggotanya berbagi ilmu apapun yang mereka punya. Jadi setiap pertemuan akan diisi oleh materi-materi yang bervariasi dan tidak membosankan.

Pandu berharap, komunitas ini bisa semakin memberikan kesadaran masyarakat agar lebih bijak menggunakan gadget.

Angkat Gerakan Wanita Berwirausaha, Rini Dinobatkan Jadi Puteri Smart Jatim

Rini saat penobatan Puteri Smart Jatim. (istimewa)

MALANGVOICE – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (Filkom UB) menorehkan prestasi di
tingkat Jawa Timur.

Ialah Yusrini Meidita Audrey mahasiswa angkatan 2014, dinobatkan sebagai Puteri Smart dalam ajang pemilihan Puteri Kampus Jawa Timur 2017 yang diselenggarakan di Untag Surabaya (10/12).

Ajang ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (ISWI) Jawa Timur dengan target peserta mahasiswi dari berbagai kampus yang ada di Jawa Timur.

Perempuan yang akrab disapa Rini ini bercerita, sebelum terpilih sebagai penyandang gelar Puteri Smart, dirinya harus melewati beberapa tahapan seleksi.

“Saat tahap awal saya bersaing dengan ratusan peserta lainnya dalam seleksi interview di Surabaya,” tukasnya.

Dari seleksi tersebut Rini terpilih dalam jajaran 20 besar finalis. Tahapan selanjutnya, para finalis harus menjalani karantina selama tiga hari. Pada tahap karantina tersebut selain dibekali berbagai materi, 20 finalis harus melewati beberapa tahapan tes antara lain presentasi tentang social project yang telah dilakukan dan juga kegiatan entrepreneur yang digeluti. Selain itu ada juga sesi leaderless group discussion (LGD) dan deep interview.hf

Tidak berhenti disitu, tahapan seleksi masih terus berlanjut hinggamalam grand final. Pada bagian ini dewan juri melakukan pemilihan finalis 10 besar, dilanjutkan seleksi pemilihan finalis 4 besar. Rini berhasil lolos dalam berbagai tahapan seleksi tersebut. Para finalis empat besar kemudian harus mengikuti sesi tanya jawab dengan para dewan juri.

“Juri yang hadir terdiri dari rektor, professor dan ada juga anggota DPR RI Arzeti Bilbina. Alhamdullilah, akhirnya saya bisa mendapatkan juara 2 Puteri Kampus Jawa Timur kategori Puteri Smart,” ungkap Rini.

Dengan terpilihnya sebagai salah satu juara, maka Rini memiliki masa jabatan selama satu tahun sebagai salah satu Puteri Kampus Jawa Timur. Dirinya harus menjalankan program kerja yang telah dibuatnya yaitu start up ‘Gerakan Wanita Berwirausaha’. Tidak hanya tanggung jawab saja yang didapat, para Juara Puteri Kampus Jawa Timur 2017 juga berhak atas beberapa hadiah berupa uang tunai, produk sponsor serta
paket umroh.

Rini mengaku senang bisa memiliki pengalaman berharga tersebut. Bertemu dengan banyak peserta yang memiliki latar belakang luar biasa membuatnya terpicu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Alhamdullilah, senang sekali karena pada awalnya tidak pernah menyangka bisa sampai sejauh ini. Mengingat semua finalis yang lain berasal dari background yang hebat-hebat juga. Mungkin kedepannya saya harus lebih baik lagi untuk menjalankan tugas saya sebagai mahasiswa dan juga Puteri Kampus Jatim,” pungkasnya.(Der/Yei)