29 January 2023
29 January 2023
22.1 C
Malang
ad space

Jaga Berat Badan saat Liburan Panjang, Ini Caranya

Menjaga berat badan saat liburan. (Lifehack)

MALANGVOICE – Menjaga berat badan saat liburan jadi tantangan tersendiri. Apalagi selama liburan panjang, Anda cederung menghabiskan waktu bersama keluarga dan pastinya banyak hidangan nikmat membuat Anda gagal diet.

Oleh karena itu MVoice merangkum cara menjaga berat badan selama liburan, seperti yang dilansir dari laman Lifehack, Selasa (25/12) berikut ini:

1. Makan dulu sebelum jalan-jalan

Cara yang paling benar adalah Anda mengenyangkan perut sebelum pergi jalan-jalan, ke mall, atau ke acara makan-makan keluarga. Dengan demikian, Anda tidak akan tergoda makan berlebihan selama pesta atau kumpul bersama keluarga. Sebaiknya Anda makan tepat waktu agar tidak ‘kebablasan’ makan cemilan pesta.

2. Jeli memilih jenis camilan

Liburan panjang bukan berarti Anda seenaknya nyemil. Pilihlah cemilan sehat seperti buah-buahan atau biji-bijian yang direbus. Hindari cemilan manis dan gorengan.

3. Hindari soda dan minuman manis

Sudah pasti selama perayaan Natal atau tahun baru Anda akan banyak menemui minuman manis, jus, soda, bahkan alkohol. Sebaiknya Anda mengontrol jumlah minuman ini. Lebih baik jika Anda menghindari jenis-jenis minuman ini selama liburan.

4. Aktif bergerak

Sebagian orang menghabiskan liburan dengan traveling keluar rumah seperti mendaki, bersepeda dan sebagainya. Lalu bagaimana dengan Anda yang berlibur di rumah? Sebaiknya Anda kurangi menonton tv dan habiskan waktu Anda dengan bergerak dan beraktivitas seperti membersihkan rumah, mendekorasi taman, berdansa dan sebagainya.

5. Olahraga otot

Olahraga otot sangat penting untuk menjaga massa otot Anda. Berkurangnya massa otot berarti kemampuan tubuh membakar lemak juga akan berkurang. (Der/Ulm)

Bikin Komponen Motormu Awet, Begini Tips Teknik Berkendara yang Benar

Teknik berkendara yang benar. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menjaga komponen motor agar lebih tahan lama, ternyata ada caranya. Salah satunya dengan memahami teknik berkendara yang baik, selain agar berkendara yang aman dan nyaman juga bisa menunda pengeluaran untuk mengganti komponen part-nya.

Salah satu komponen kendaraan yang paling penting adalah rem atau brake. Baik rem depan dan rem belakang harus berfungsi secara optimal agar kendaraan bisa berfungsi dengan baik. Fungsi rem yang berjalan dengan baik merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh kendaraan bermotor, dalam hal ini adalah sepeda motor.

Bagi pengendara motor sendiri, rem merupakan hal yang sangat mudah dilakukan. Namun faktanya banyak pengendara menganggap penggunaan rem itu mudah, teknik pengereman yang baik dan benar masih belum dikuasai oleh kebanyakan dari pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Sutiaji Beri Pesan Khusus ke Caretaker Ketua KONI Kota Malang

Dewan Tak Ingin Penunjukan Pj Wali Kota Batu Tersandera Kepentingan Politik

Teknik berkendara yang benar. (Istimewa)

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Mizidianto memberikan tips teknik pengereman yang benar agar komponen rem tidak cepat aus.

1. Menggenggam Tuas Gas dengan Ke Lima Jari
Untuk memaksimalkan cara kerja gas dengan baik tentunya kita harus mengenggam tuas gas dengan kelima tangan kita dengan tidak terlalu kuat tapi juga tidak terlalu lemah alias pas. Tidak disarankan meletakkan salah satu atau beberapa jari kita di atas tuas rem depan dengan alasan apapun.

Hal ini sangat berbahaya karena reflek kita yang sering muncul saat kaget tentunya bisa membuat kita jatuh terpeleset ketika tuas rem depan mendapatkan tekanan ketika berada di tikungan.

2. Lakukan pengereman secara efektif dan efisien

Teknik pengereman yang baik adalah dengan menggunakan 4 jari, dan melepaskan tuas gas. Dengan begitu kamu bisa melalukan pengereman secara efektif dan efisien.

3. Gunakan rem depan dan belakang secara kombinasi dengan proporsional lebih banyak rem depan saat berhenti mendadak ketika sepeda motor dalam keadaan tegak, dan sebaliknya gunakan hanya rem belakang saat melakukan deselarasi di tikungan

“Dengan postur riding dan teknik berkendara yang benar bisa membuat beberapa komponen tetap awet seperti bohlamp rem yang tidak cepat putus, kampas rem yang lebih awet serta pulley tidak terbakar dan BBM yang lebih efisien. Dan yang paling penting tetap berkendara dengan #Cari_Aman seperti slogan berkendara dari Honda,” kata Mizi.(der)

6 Tips Gunakan PayLater Aman Gak Bikin Boncos

Ilustrasi uang, (Pixabay).

MALANGVOICE – Maraknya layanan paylater, dengan prinsip beli sekarang bayar belakangan, membuat masyarakat kian konsumtif. Pasalnya, paylater membuat transaksi secara online kian mudah.

Salah satu layanan paylater yang diminati penggunanya adalah Traveloka Paylater. Dengan berbagai keuntungan dari metode pembayaran ini, sebagian orang memilih untuk menggunakan layanan paylater saat transaksi.

Anda wajib mengetahui tips penting seputar pemakaian paylater supaya transaksi lebih aman dan lancar. Apa saja tipsnya? Simak penjelasan berikut ini!

1. Gunakan PayLater yang Terpercaya
Di antara sekian banyak layanan penyedia paylater di Indonesia, masih ada beberapa yang beroperasi secara ilegal. Oleh karena itu, Anda perlu tahu apakah paylater yang Anda gunakan sudah legal atau belum.

Ciri penting legalitas suatu layanan paylater adalah jika layanan paylater tersebut telah terdaftar di OJK. Pasalnya, seluruh organisasi yang berada dibawah pengawasan OJK sudah pasti resmi dan legal untuk beroperasi.

2. Perhatikan Bunga, Tenor, Limit, dan Denda
Setiap layanan paylater memiliki ketentuan yang berbeda-beda, termasuk perihal bunga dan tenor atau jangka waktu pelunasan. Biasanya, Anda akan mengetahui besaran bunga serta jangka waktu pelunasan ketika akan melakukan checkout suatu produk.

Pahami bahwa besaran bunga berbanding lurus dengan panjangnya jangka waktu pelunasan. Jadi, sesuaikan pilihan Anda dengan kemampuan dan kebutuhan Anda pribadi.

3. Manfaatkan Event Khusus
Dalam dunia platform belanja online, sering diadakan beberapa event khusus pada tanggal tertentu. Nah, coba perhatikan tanggal berapa saja event ini diadakan. Pasalnya, Anda bisa memperoleh berbagai penawaran terbaik jika melakukan transaksi di momen ini.

Beberapa event yang sering terlaksana adalah ketika tanggal kembar, hari raya, hingga harbolnas. Biasanya, terdapat promo berbeda-beda pada setiap metode pembayaran yang Anda pilih, termasuk PayLater. Dengan begitu, Anda bisa belanja dengan lebih hemat
Meski begitu, Anda perlu menghindari yang namanya kalap ketika ada event yang menawarkan promo besar-besaran. Pastikan Anda memang menggunakan promo tersebut untuk kebutuhan, bukan sekadar keinginan.

4. Manfaatkan Voucher
Selain saat event khusus, beragam e-commerce sering memberikan voucher khusus bagi penggunanya yang memilih metode pembayaran paylater di hari-hari biasa. Nah, Anda bisa menggunakan voucher ini supaya belanja kebutuhan makin hemat.

Jenis voucher tersebut pun ada banyak, mulai dari diskon, cashback, hingga gratis ongkir. Pilih sesuai kebutuhan Anda dan dapatkan harga lebih murah dibandingkan harga normal.

5. Hindari Denda
Saat menggunakan paylater, Anda harus membayar sejumlah denda apabila Anda terlambat membayar. Jadi, total pelunasan Anda juga akan makin besar. Hal ini akan memnyebabkan Anda merugi karena harus mengeluarkan dana lebih banyak.

Oleh karena itu, perhatikan baik-baik tenor sekaligus tanggal pelunasan tiap bulannya. Anda juga bisa mengaktifkan fitur pengingat pembayaran yang tersedia di beberapa layanan paylater.

Dengan begitu, Anda akan ingat untuk selalu membayar tepat waktu sehingga terhindar dari beban denda.

6. Gunakan Saat Keadaan Mendesak
Meskipun paylater memberikan penawaran yang menggiurkan dengan konsep bayar belakangan, Anda perlu mengontrol perilaku konsumtif Anda supaya tidak berakhir kalap dan boros.

Jaga kesehatan keuangan Anda dengan menggunakan layanan paylater hanya untuk kondisi tertentu yang mendesak. Misalnya, gunakan ketika Anda perlu membayar tagihan atau mengganti produk elektronik yang rusak.
Dengan begitu, Anda bisa lebih hemat dan cerdas dalam mengelola keuangan Anda sehingga menghindari kemungkinan terjebak dalam jeratan cicilan.

Dari sekian banyak layanan paylater di luar sana, Traveloka PayLater hadir dengan segala kemudahan dan keuntungan untuk para penggunanya. Dengan Traveloka PayLater, Anda bisa mendapatkan dana cepat dengan limit tinggi, bunga rendah, serta tenor yang lama.
Selain limit hingga 50 juta rupiah, Anda pun bisa mendapatkan tenor hingga setahun dengan bunga sebesar 2.25%-4.80% saja setiap bulannya.

Tak hanya itu, Traveloka PayLater bisa Anda gunakan untuk pembelian berbagai macam jenis produk, mulai dari tiket kendaraan, hotel, makanan & minuman, atraksi, hiburan, event, alat elektronik, dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda tak perlu was-was saat menggunakannya karena layanan ini beroperasi di bawah pengawasan OJK. dengan begitu, transaksi Anda dijamin aman.(der)

Begini Teknik #Cari_Aman Berkendara di Area Blackspot

Pelatihan cari aman berkendara MPM Honda Jatim. (istimewa)

MALANGVOICE – Area blackspot sering ditemui di beberapa kawasan jalan rawan kecelakaan. Hal ini bertujuan agar pengguna kendaraan bermotor lebih berhati-hati saat berkendara.

Seperti di Malang dan Blitar, ada beberapa kawasan blackspot seperti Jalan Raya Kanigoro kota Blitar dan Jalan Sudanco Supriadi Kota Malang serta beberapa kawasan lain yang bisa dilihat dari rambu – rambu peringatan yang terpasang.

Namun, jika harus melewati kawasan tersebut sebaiknya lebih bijak dan berhati hati dalam berkendara karena di lokasi tersebut merupakan tempat di mana sering terjadi kecelakana lalu lintas.

Baca Juga: Anugerah Humas Indonesia, Sutiaji Tekankan Fungsi Penting Peran Humas

Agar terhindar dari kecelakaan di jalan, berkendara yang aman wajib dilakukan setiap pengendara motor. Jangan sampai karena kehilangan fokus saat berkendara, bisa mencelakakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Untuk menghindari kejadian yang dapat berakibat buruk, ketahui 3 hal berikut:

1. Jenis Potensi Bahaya
Jenis potensi bahaya di jalan raya terbagi menjadi tiga jenis. Potensi bahaya yang terlihat oleh pengendara tanpa perlu diprediksi oleh para pengendara sepeda motor, potensi bahaya yang dapat menarik perhatian dan konsentrasi bikers dan potensi bahaya yang membutuhkan kemampuan prediksi bahaya tingkat yang lebih tinggi yakni potensi bahaya yang tidak terlihat secara langsung oleh mata bikers, seperti kendaraan yang muncul secara tiba-tiba saat di persimpangan jalan .

2. Sumber Potensi Bahaya
Sumber potensi bahaya di jalan sangat banyak. Namun dapat kita golongkan dalam tiga sumber. Pertama, faktor manusia tanpa sadar menimbulkan bahaya, seperti kelelahan yang menyebabkan kantuk, emosi yang tidak terjaga, dan juga tidak patuh rambu lalu lintas di jalan raya.

Kedua, potensi bahaya yang bersumber dari kendaraan yang digunakan. Hal ini sering terjadi karena kurangnya kesadaran pengendara untuk secara rutin melakukan perawatan kendaraan. Ketiga, potensi bahaya dari lingkungan seperti kondisi jalan yang tidak diketahui oleh pengendara seperti kondisi cuaca ataupun kondisi hujan yang menjadikan jalanan lebih licin.

3. Menanggulangi Potensi Bahaya
Untuk mengatasi potensi bahaya, pengendara dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya dan juga menguatkan teknik berkendara. Meningkatkan kemampuan prediksi bahaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan belajar dari pengalaman diri sendiri dengan menambah jam terbang di berbagai kondisi jalan.

Kedua, dapat juga belajar dari pengalaman orang lain dengan membaca atau mengikuti komunitas sepeda motor sebagai wadah dalam berbagi pengalaman berkendara. Ketiga, dapat belajar dari alat simulator berkendara sepeda motor seperti Honda Riding Trainer.

“Untuk itu, masyarakat yang ingin mempelajari teknik berkendara yang benar dapat mengikuti kelas Safety Riding ataupun menggunakan alat simulator berkendara seperti Honda Riding Trainer yang dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya di jalan serta meningkatkan kemampuan analisa kondisi jalan di MPM Safety Riding Centre,” Kata Mizidianto selaku Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim.(der)

Siku Hitam? Coba Masker ini yuk

Ilustrasi. (Miung.com)

MALANGVOICE – Siku hitam memang membuat semua orang nggak pede karena sangat mengganggu penampilan.

Dilansir dari berbagai sumber, siku hitam terjadi karena di bagian siku merupakan lipatan yang banyak di tumbuhi sel kulit mati dan menjadi penumpukan kulit sehingga daerah tersebut terlihat lebih gelap.

Untuk mengurangi warna hitam pada siku, kali ini MVoice telah merangkum tips masker dengan bahan yang sangat murah.

Caranya yakni dengan menyiapkan satu sendok makan madu dan seperempat atau seujung sendok bubuk kunyit, campurkan dalam satu wadah, dan aduk hingga merata. Jika sudah, oleskan ke bagian siku yang hitam dan diamkan selama kurang lebih 20 menit. Jika sudah, bersihkan menggunakan tisu basah. Untuk hasil yang sempurna, lakukan cara ini selama dua minggu berturut-turut.(Hmz/Aka)

Hal yang Harus Diketahui Sebelum Melaksanakan Puasa Rajab

Ilustrasi. (Pexels)

MALANGVOICE – Puasa Rajab merupakan ibadah berpuasa yang kurang lebih sama seperti puasa Ramadan. Namun, berbeda dengan Ramadan, puasa Rajab dilakukan pada Bulan Rajab pada kalender hijriah. Selain itu, ketentuan dan hukum melakukannya berbeda.

Banyak umat muslim yang melakukan puasa rajab sebagai pelengkap ibadahnya. Namun, ibadah ini tidak bisa sekedar dilakukan saja. Para umat muslim harus mengetahui hukum, ketentuan, dan juga waktu terbaik untuk melaksanakan ibadah puasa satu ini.

Hukum Berpuasa di Bulan Rajab
Ditilik dari hadistnya tidak ada hadist khusus yang merujuk untuk umat Islam berpuasa di Bulan Rajab. Namun, ada yang menyebutkan bahwa Bulan Rajab memang bulan yang istimewa.

Hal tersebut yang membuat ibadah puasa di bulan Rajab bersifat Fadilah pahala dan Sunnah. Berbeda dengan puasa Ramadhan yang dilakukan sebulan penuh sepanjang bulan. Hal tersebut malah dilarang dalam puasa di bulan Rajab.

Puasa sebulan penuh dibulan Rajab merupakan hal yang dilarang. Maksimal puasa di bulan ini adalah 3 sampai dengan 4 hari di tanggal-tanggal tertentu saja.

Waktu Terbaik untuk Berpuasa di Bulan Rajab
Seperti yang disebutkan sebelumnya, berpuasa selama sebulan penuh pada Bulan Rajab malah merupakan hal yang tidak dianjurkan. Ibadah puasa satu ini lebih dianjurkan untuk dilakukan beberapa hari saja pada Bulan Rajab.

Alasan mengapa tidak boleh berpuasa sebulan penuh di Bulan Rajab. Karena hal itu akan membuatnya menyerupai puasa di Bulan Ramadhan. Selain itu, pada Bulan Rajab sendiri, Nabi Muhammad SAW tidak pernah mencontohkan ibadah berpuasa sebulan penuh.

Jika dilakukan selama beberapa hari saja, hari apakah yang merupakan waktu terbaik untuk melaksanakannya. Apakah harus di awal bulan atau di akhir bulan Rajab itu sendiri.
Waktu yang terbaik untuk berpuasa di Bulan ini adalah pada hari-hari utama. Misalnya tanggal 13,14, dan 15 pada hari-hari ayyamul bidh. Kemudian, pada hari-hari seperti Senin, Kamis, dan juga Jum’at.
Para umat muslim boleh berpuasa selama 3 hari berturut-turut pada hari yang ditentukan. Namun, dianjurkan juga untuk tidak berpuasa terus-menerus pada bulan ini. Melainkan melakukannya secara selang-seling.
Seperti hari ini berpuasa dan keesokan harinya tidak berpuasa. Mungkin juga bisa dilakukan dengan cara berpuasa selama 3 hari kemudian tidak berpuasa lagi selama 3 hari. Artinya, Puasa di Bulan Rajab memang diperbolehkan namun tidak setiap hari.

Ketentuan Melaksanakan Puasa Rajab
Sama seperti puasa lainnya, untuk melaksanakan ibadah puasa di Bulan Rajab pun memiliki ketentuan tertentu. Sebagai ibadah yang bersifat sunnah ketentuan ibadah ini bisa dibilang jauh lebih ringan dibandingkan Bulan Puasa Ramadhan yang wajib. Berikut beberapa ketentuannya:

– Membaca niat puasa rajab Bulan Rajab baik dalam Bahasa Arab maupun Bahasa Indonesia.
– Dianjurkan untuk melakukan sahur terlebih dahulu sebelum berpuasa.
– Melakukan ibadah puasa di hari yang sudah dianjurkan.
– Jika wanita, harus dalam keadaan suci dan tidak sedang datang bulan.
– Menahan lapar dan haus serta amarah sepanjang hari ketika berpuasa.
– Tetap melakukan aktivitas seperti biasanya tanpa bermalas-malasan.
– Menahan Lisan dari perkataan yang menyakitkan dan tidak baik.

Itulah ketentuan untuk melaksanakan ibadah puasa di Bulan Rajab ini. Sebenarnya ketentuannya tidak jauh berbeda dengan ibadah puasa lain. Dengan sedikit adanya tambahan ketentuan.

Jika ingin melakukan ibadah puasa di Bulan Rajab. Pastikan untuk melakukan dan memperhatikan informasi yang dijelaskan ayovaksindinkeskdi.id. Dengan begitu, ibadah bisa lebih maksimal dan tidak sia-sia.