Vitamin C: Manfaat Kesehatan, Dosis dan Efek Samping

Ilustrasi (www.Boldsky.com)

MALANGVOICE – Vitamin C selain disebut sebagai asam askorbat, yakni vitamin yang larut dalam air ini adalah antioksidan yang mencegah efek berbahaya dari radikal bebas dalam tubuh. Vitamin C biasanyaterdapat di berbagai sumber makanan seperti stroberi, bayam, paprika,

Vitamin C tidak lebih dari mencegah flu biasa; itu melindungi terhadap penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit mata, masalah kesehatan prenatal, masalah kulit dan sebagainya.

Vitamin ini juga memainkan peran utama dalam produksi kolagen, L-karnitin, dan beberapa neurotransmiter. Vitamin C membantu penyerapan zat besi yang lebih baik yang membantu memerangi anemia defisiensi zat besi.

BNN Kota Malang

Melansir dari laman Boldsky, MVoice merangkum beberapa manfaat kesehatan dari Vitamin C:

1. Mencegah Katarak
Menurut American Optometric Association, vitamin C mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula terkait usia. Ini mendukung kesehatan pembuluh darah di mata.

2. Melindungi Jantung
Vitamin C dapat mencegah penyakit jantung dengan memperkuat arteri dan mencegah penumpukan plak. Dosis harian vitamin C menghentikan aktivitas protein yang disebut endothelin-1, yang menyempitkan pembuluh darah kecil, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Jumlah vitamin C yang cukup juga menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah.

3. Mengatur Tekanan Darah
Salah satu manfaat vitamin C adalah membantu mengobati hipertensi (tekanan darah tinggi). Menurut sebuah penelitian, jumlah vitamin C yang dibutuhkan untuk mengurangi tekanan darah harus 500 miligram per hari. Selain itu, vitamin C melindungi kadar oksida nitrat dalam tubuh yang membantu melemaskan pembuluh darah.

4. Perkelahian Stres
Vitamin C bermanfaat bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah yang terjadi karena tingkat stres yang tinggi. Vitamin ini menurunkan efek psikologis dan fisik dari stres pada orang. Ketika tubuh sedang stres, hormon kortisol meningkat dengan cepat dan asupan vitamin C dikatakan menurunkan kadar kortisol.

5. Mencegah Kanker
Vitamin C adalah antioksidan yang dapat membantu dalam mengobati kanker karena melindungi tubuh terhadap stres oksidatif dan membantu mencegah oksidasi molekul lain. Menurut sebuah penelitian, vitamin C dosis tinggi telah ditemukan untuk menghambat pertumbuhan beberapa jenis jaringan kanker. Studi 2015 lainnya menunjukkan bahwa vitamin C dapat digunakan dalam pengobatan kanker.

6. Mengurangi Keparahan Pilek
Vitamin C tidak menyembuhkan pilek biasa, tetapi pasti mencegah keparahan pilek dan komplikasinya seperti infeksi paru-paru dan pneumonia. Menurut review 2013 di Finlandia, 1.000 hingga 2.000 mg dosis vitamin C setiap hari memperpendek durasi flu hingga 12% pada orang dewasa dan 21% pada anak-anak.

7. Membantu Manajemen Diabetes
Vitamin C membantu mengelola diabetes tipe 2. Studi penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin ini meningkatkan aliran darah dan melindungi arteri dari kerusakan yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi. Pasien dengan diabetes akan mengalami lebih sedikit kerusakan ginjal, mata dan saraf jika mereka mengkonsumsi banyak makanan yang kaya vitamin C.

8. Meningkatkan Kekebalan
Vitamin C merangsang sistem kekebalan tubuh dan memperkuatnya. Ini mempromosikan daya tahan tubuh terhadap patogen dan mendukung berbagai fungsi seluler dari sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin C menghasilkan kekebalan yang lemah dan membuat Anda sangat rentan terhadap infeksi. Selain itu, vitamin C mengurangi histamin, suatu zat yang menyebabkan peradangan dan alergi.

9. Mencegah Anemia
Vitamin C membantu penyerapan zat besi yang lebih baik dari makanan yang Anda konsumsi. Itu membuat zat besi lebih mudah diserap dari sumber makanan nabati. Akibatnya, vitamin C menurunkan risiko anemia di antara orang-orang yang rentan terhadap kekurangan zat besi.

10. Meningkatkan Daya Ingat
Vitamin C adalah antioksidan kuat dan kadar rendah vitamin ini telah dikaitkan dengan daya ingat dan kemampuan berpikir yang buruk. Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita demensia memiliki lebih sedikit vitamin C dalam darah mereka dan kadar vitamin C yang lebih tinggi melindungi otak yang terkait dengan memori dan berpikir.

Diketahui, asupan vitamin C harian yang direkomendasikan administrasi makanan dan obat-obatan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan bahwa pria harus mendapatkan 90 mg per hari dan wanita harus mendapatkan masing-masing 75 mg per hari vitamin C.

Efek jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi asupan vitamin C lebih dari 1.000 mg perhari maka dapat menyebabkan masalah pada pencernaan.

Cara untuk Menambahkan Vitamin C Lebih Banyak ke Dalam Diet Anda:

Makan makanan yang kaya akan vitamin C seperti paprika hijau, tomat, stroberi, buah jeruk, pepaya, semangka, mangga, kembang kol, kubis, dll. Tambahkan buah dan sayuran yang sudah diparut atau diparut dalam sup. Tambahkan selada gelap, tomat, dan brokoli di salad dan sandwich Anda. Masukkan buah segar ke pancake, sereal, dan muffin.(Der/Aka)