Tangan dan Kaki Sering Kesemutan, Jangan Disepelekan

Kaki kesemutan jangan disepelekan. (Shutterstock)

MALANGVOICE – Kesemutan atau parestesia merupakan suatu kondisi terjadinya sensasi panas, seperti tertusuk-tusuk jarum, mati rasa atau kebas pada anggota tubuh yang umumnya terjadi pada tangan dan kaki. Meski semua orang pernah mengalaminya, kesemutan tidak boleh disepelekan, apalagi jika Anda terlalu sering mengalaminya.

Menurut dokter Lia Nur Amalina, parestesia ini dapat bersifat sementara (temporer) atau bersifat kronis. Parestesia temporer akan hilang secara sendirinya namun untuk parestesia yang kronis dapat disebabkan oleh penyakit lain yang terdapat pada tubuh.

“Kesemutan kronis bisa jadi disebabkan suatu penyakit,” katanya.

Dia menambahkan, jika durasi kesemutan yang Anda alami sudah selalu timbul berulang selama satu tahun terakhir, kondisi kesemutan ini dapat tergolongkan kedalam kesemutan yang kronis.

“Kesemutan kronis ini seringkali merupakan gejala suatu penyakit saraf atau akibat trauma pada jaringan saraf,” tambahnya.

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan parestesia atau kesemutan kronis adalah kekurangan vitamin, gangguan pada saraf akibat gerakan yang berulang, penyakit saraf lain, komplikasi penyakit lain seperti diabetes mellitus.

“Sebaiknya periksakan diri anda ke dokter atau dokter spesialis saraf agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” tutupnya.(Der/Yei)

BNN Kota Malang

Waduh! Jangan Hangatkan Lagi 3 Jenis Makanan Ini, Bakal Beracun

Kentang salah satu makanan yang tidak dianjurkan untuk dipanaskan lagi. (TVcook)

MALANGVOICE – Jika memasak terlalu banyak dan tidak segera dimakan, makanan akan menjadi dingin. Dan kalau sudah seperti ini, seringkali makanan jadi tidak enak. Kamu mungkin tergoda untuk menghangatkan kembali makanan yang sudah dingin.

Namun berhati-hatilah, karena beberapa makanan yang dihangatkan lagi bisa berbahaya untuk kesehatanmu. Beberapa ahli nutrisi mengungkapkan dalam Women’s Healths, Kamis (17/5) makanan yang tak seharusnya dipanaskan lagi adalah sebagai berikut:

1. Jamur
Jamur memang enak jika dimakan saat masih kenyal dan hangat, entah itu dimasak tumis atau digoreng krispi. Tapi sebaiknya kamu tidak memanaskan kembali masakan berbahan jamur karena meski tinggi vitamin B dan protein, tapi vitamin akan hilang dan protein berubah jadi racun jika dimasak lagi. Lebih baik buang jika tidak habis dimakan.

2. Kentang
Kentang bisa jadi pengganti nasi saat diet, tapi sebaiknya tidak memanaskan kembali kentang yang matang karena bisa memicu tumbuhnya bakteri botulism yang menyebabkan sakit perut. Konsumsilah kentang itu selagi hangat. Ini juga berlaku pada bahan makanan dari umbi-umbian lain.

3. Sayuran hijau
Sayuran hijau yang tak boleh dihangatkan lagi setelah matang seperti misalnya bayam, kangkung, brokoli dan sawi. Menurut ahli makanan, sayuran-sayuran ini akan melepaskan nitrat yang menyebabkan sayuran jadi beracun. Bahkan melepaskan senyawa karsinogenik yang memicu kanker. Jadi lebih baik langsung dimakan atau tidak dihangatkan jika sudah dingin. (Der/Ery)

BNN Kota Malang

Jerawat dan Bruntusan Hilang dengan Toner Buatan Sendiri

ilustrasi. (Naturalbeautytips)

MALANGVOICE – Saat ini, banyak kaum hawa membuat campuran skincare untuk menyembuhkan masalah kulit wajah. Bahkan, campuran-campuran dari produk skincare ini juga dirasa ampuh loh.

Seperti toner untuk menghilangkan jerawat, bruntusan, dan wajah berminyak ini. Anda cukup menggunakan dua produk skincare saja, masalah tersebut hilang dalam beberapa hari.

Seperti yang dirangkum MVoice dari akun YouTube Andrea Laksmirani, Anda bisa menggunakan Viva Green Tea dan Viva Astringent Cucumber.

Perlu diketahui, kandungan pada Viva Astringent Cucumber ini mencakup: Aqua, Ethanol, Witch Hazel (Hamamelis Virginiana) Distillate, Camphor, Cucumis Sativus Extract, CI 10020. Nah, ethanol ini merupakan sejenis alkohol yang digunakan untuk mengontrol produksi minyak pada kulit wajah.

Selain mampu mengontrol produksi minyak pada kulit wajah, Viva Astringent Cucumber ini mengandung pore tightening agent dan ekstrak ketimun yang mampu mengecilkan pori-pori di wajah sekaligus menjaga keseimbangan pH kulit wajah.

Sedangkan Viva Green Tea, dapat mengatasi jerawat dan bruntusan.

Cara membuatnya, pertama Anda siapakan botol spray, lalu tuang kedua produk viva tersebut dengan perbandingan 50:50. Namun, jika wajah Anda berminyak, gunakan dengan perbandingan 40:60, yakni Astringent lebih banyak.

Cara pengaplikaasiannya, yakni usai membersihkan wajah, Anda bisa menyemprotkan campuran toner tadi sebelum menggunakan moisturizer dan sunblock. Bagaimana mudah kan? (Der/Aka)

BNN Kota Malang

Payudara Sering ‘Cenut-cenut’? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Payudara nyeri bisa disebabkan karena hal ini.(ilustrasi)

MALANGVOICE – Sebagian wanita mungkin pernah merasakan nyeri pada payudaranya. Ada yang merasa tak nyaman, bahkan khawatir terjadi sesuatu yang berbahaya. Namun ternyata, ada penyebab normal kenapa payudara sering terasa nyeri.

Berikut adalah empat alasan umum yang dirangkum MVoice dari laman WebMD, Selasa (12/12).

1. Anda PMS!

Penyebab paling umum kenapa payudara sering kali merasa nyeri adalah karena perubahan hormon selama menjelang datangnya waktu menstruasi (pre menstrual syndrome). Nyeri payudara menjelang menstruasi adalah nyeri yang normal dan hampir dialami oleh semua wanita. Saat PMS payudara terasa lebih keras dan sensitif daripada biasanya.

2. Ukuran Bra Salah

Ketika Anda mengenakan bra yang memiliki ukuran tidak sesuai dengan besar kecil payudara, hal ini akan mendorong rasa nyeri pada payudara. Tidak jarang, seseorang akan mengenakan bra yang ketat agar ia terlihat seksi dan menarik. Padahal, ukuran bra yang terlalu kecil dan ketat bisa saja memicu rasa nyeri dan sakit pada payudara.

3. Olahraga Terlalu Berat

Apakah Anda merupakan seseorang yang suka melakukan olahraga berat seperti angkat beban atau sejenisnya? Jika iya, cobalah untuk mengurangi kesukaan terhadap olahraga ini secara bertahap. Olahraga berat adalah salah penyebab utama kenapa payudara sering kali terasa nyeri dan tidak nyaman.

4. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Kopi dan teh merupakan dua minuman yang mengandung kafein di dalamnya. Tahukah Anda? Penelitian terbaru mengungkap jika kafein yang terkandung di dalam kopi maupun teh bisa memicu rasa nyeri pada payudara. Meski efek kafein pada payudara tidak secara langsung bisa dirasakan, konsumsi kafein berlebih bisa memicu nyeri dan adanya benjolan pada payudara yang sering kali menimbulkan rasa sakit.

Pada dasarnya, nyeri yang terjadi di payudara bukanlah tanda yang harus selalu diwaspadai. Namun, jika ada sesuatu yang terasa aneh pada payudara, memeriksakan diri ke dokter adalah langkah paling tepat.(Der/Yei)

BNN Kota Malang

Ingin Kulit Mulus dan Bening, Buat Sendiri Toner Ini di Rumah

toner alami dari bahan air beras dan timunm (shutterstock)
toner alami dari bahan air beras dan timunm (shutterstock)

MALANGVOICE – Pori-pori wajah yang membesar tentu dapat membuatmu kurang percaya diri. Kondisi kulit seperti ini juga rawan terkena jerawat dan komedo.

Simak ulasan berikut ini seperti yang dirangkum Malangvoice dari laman Stylecraze.com, Jumat (29/6) untuk mengetahui cara membuat toner beras yang efektif kecilkan pori-pori.

Untuk membuat DIY toner beras, kamu hanya membutuhkan 100 ml air , 2 sendok makan, beras putih, 1/2 buah ketimun ukuran sedang, dan seiris kecil jeruk nipis

Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Rebus 2 sendok makan beras dengan 100 ml air hingga mendidih. Dalam merebus beras, kamu hanya perlu merebusnya hingga mendidih saja. Jika sudah mendidih, sisihkan airnya dan dinginkan.

2. Sementara menunggu air rebusan beras mendingin, parutlah setengah buah ketimun. Kemudian peras airnya.

3. Campurkan air rebusan beras yang sudah dingin dengan air perasan ketimun.

4. Tambahkan air jeruk nipis sedikit saja.

5. Pindahkan ramuan toner ini ke dalam botol.

6. Simpan ke dalam kulkas.

Ramuan DIY toner beras ini akan bertahan selama 1 minggu apabila disimpan di dalam kulkas. Jika sudah lebih dari 1 minggu, segera buang toner ini.

Jika disimpan di dalam kulkas, akan terbentuk endapan pada DIY toner beras ini. Sebelum dipakai, sebaiknya kamu mengocoknya terlebih dahulu supaya air bercampur dengan endapan. Untuk memakainya, kamu bisa menuangkan sedikit toner pada kapas, kemudian usapkan kapas pada wajahmu.

Toner ini bisa kamu gunakan segera setelah kamu membersihkan wajahmu dengan facial foam favoritmu. Setelah menggunakan toner ini, kamu tidak perlu membilas wajahmu dengan air.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Bahan Mudah dan Gampang Bikin Disinfektan Mandiri di Rumah

Ilustrasi disinfektan (shutterstock)
Ilustrasi disinfektan (shutterstock)

MALANGVOICE – Disinfektan dinilai bermanfaat untuk membersihkan peralatan atau benda yang ada di rumah terutama saat pandemi Covid-19.

Diketahui, virus Covid-19 dapat dengan mudah menyebar dari manusia ke manusia melalui interaksi secara langsung. Menurut studi ilmiah dari berbagai pihak menyatakan bila virus Covid-19 dapat hidup di permukaan benda maupun kulit manusia.

Oleh sebab itu, sebagai tindakan pencegahan untuk menekan laju penularan virus banyak pihak memaksimalkan fungsi dari disinfektan.

Namun, jangan khawatir sebagai tindakan pencegahan, Anda dapat membuat disinfektan sendiri di rumah. Sehingga, rumah terbebas dari virus berbahaya seperti Covid-19. Berikut bahan yang dapat Anda gunakan untuk membuat disinfektan sendiri di rumah.

1. Pemutih Pakaian

Salah satu produk rumah tangga yang dapat digunakan sebagai disinfektan adalah pemutih pakaian (bleach). Cara kerja pemutih pakaian sebagai disinfektan hampir sama dengan alkohol. Kandungan dalam pemutih pakaian akan mengurai protein pada bakteri sehingga mematikan bakteri tersebut.

Nah, untuk membuat disinfektan dari cairan pemutih pakaian, Anda perlu menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu.

Siapkan berbagai alatnya seperti botol sebagai wadah disinfektan, gelas ukur, sarung tangan karet, dan masker N95.

Sementara untuk bahannya, persiapkan cairan pemutih sebanyak 30 ml yang dapat diproduksi menjadi 1 liter disinfektan serta air bersih.

Kemudian, cara membuatnya pertama masukkan cairan pemutih ke dalam botol bersih dan steril yang telah Anda persiapkan. Tambahkan air bersih dan aduk hingga tercampur dengan baik.

Disinfektan Anda siap untuk digunakan. Semprotkan pada benda-benda yang sering tersentuh oleh aktivitas Anda maupun orang-orang di sekitar Anda.

2. Cuka

Cuka yang umum ditemui di dapur-dapur rumah tangga rupanya dapat dimanfaatkan menjadi disinfektan untuk menjaga kebersihan demi mencegah penyebaran virus corona.

Sebab, cuka mempunyai kandungan asam asetat sehingga mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme termasuk virus.

Untuk membuat cairan disinfektan dari cuka, pertama persiapkan alat dan bahan. Alat yang digunakan meliputi botol, sarung tangan karet, dan masker.

Kemudian juga persiapkan bahan lain seperti setengah cangkir gelas cuka, air bersih, dan beberapa minyak esensial seperti kayu putih dan lain sebagainya.

Cara membuatnya yakni pertama cuci tangan dan botol sebagai wadah hingga bersih. Lalu masukkan setengah cangkir gelas cuka ke dalam botol, air secukupnya, dan minyak esensial. Kocok hingga tercampur rata. Cairan disinfektan siap digunakan.

3. Cairan Pembersih Karbol

Cairan pembersih karbol ini memiliki senyawa yang dipercaya mampu membunuh kuman dan bakteri. Bahan ini dapat dijumpai pada cairan pembersih lantai yang sering Anda gunakan.

Bahan ini dapat dengan mudah ditemui dan dijual dengan harga yang terjangkau. Oleh sebab itu, Anda dapat membuat cairan disinfektan dari bahan ini.

Nah, untuk membuat cairan disinfektan ini, pastikan jarak Anda dengan tempat Anda membuat cairan disinfektan ini tidak terlalu dekat.

Langkah pertama persiapkan alat dan bahan seperti cairan pembersih karbol, air, botol, masker, dan sarung tangan. Gunakan masker dan sarung tangan terlebih dahulu sebelum mencampurkan bahan-bahan tersebut.

Setelah itu, tuangkan dua tutup botol cairan pembersih lantai ke dalam botol atau wadah yang akan Anda gunakan untuk menyemprotkan cairan disinfektan tersebut.

Lalu tambahkan dengan satu tutup botol air bersih. Kocok hingga tercampur dengan benar. Cairan disinfektan telah siap.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Ini Dampak Buruk jika Berlebihan Makan Mangga

Makan mangga berlebihan berisiko kegemukan hingga kanker.(amazon)
Makan mangga berlebihan berisiko kegemukan hingga kanker.(amazon)

MALANGVOICE – Buah mangga nampak dijual dimana-mana. Selain manis dan enak, buah ini memang kaya vitamin C dan menjaga kadar kolestrol. Pantas saja banyak orang menyukainya. Tapi waspadalah, karena makan buah mangga terlalu banyak punya dampak buruk untuk kesehatan. MVoice sudah merangkumnya dari laman Boldsky dan Healthline, Senin (18/11).

1. Kegemukan

Kalori normal mengonsumsi satu mangga matang berukuran sedang yaitu 135 kalori. Bila mengonsumsi mangga 30 menit sebelum sesi latihan, ini benar-benar bermanfaat, karena akan memberi kita jumlah energi yang dibutuhkan untuk sesi latihan yang berat. Jangan mengonsumsi mangga dalam bentuk jus karena akan mengurangi manfaat serat mangga. Apalagi jika jus itu ditambahkan gula pula.

2. Potensi Karsinogenik

Beberapa pedagang mangga menggunakan kalsium karbida untuk membuat mangga matang lebih cepat. Zat ini bisa menyebabkan masalah kesehatan dan berpotensi karsinogenik. Efek buruk kalsium karbida dapat mencakup sensasi kesemutan, mati rasa, dan neuropati perifer.

3. Masalah Perut

Konsumsi mangga berlebihan, terutama mangga mentah, bisa menjadi penyebab masalah gastrointestinal seperti gangguan pencernaan. Selain itu, infeksi Salmonella Serotipe Newport (SN) dilaporkan di Amerika Serikat selama tahun 1999 dan dilaporkan mangga segar menjadi penyebab samonellasis. Tujuh puluh delapan pasien dari 13 negara bagian terinfeksi dengan wabah strain. Lima belas pasien dirawat di rumah sakit, 2 meninggal. Di antara 28 pasien yang terdaftar, 50% melaporkan bahwa mereka makan mangga lima hari sebelum terserang penyakit.

4. Risiko reaksi alergi

Ada beberapa alergi yang berhubungan dengan makan mangga, yang sering muncul pada mereka yang sensitif terhadap buah. Gejalanya bisa bervariasi dari mata berair, pilek, masalah pernapasan, sakit perut, bersin, bahkan shock dalam kasus ekstrim.

Jika Anda suka mangga, konsumsilah dalam porsi normal tidak berlebihan. Selamat makan mangga!Der/Aka

BNN Kota Malang

Cobain Trik Ini Agar Lipstikmu Awet di Bibir

Ilustrasi. (Thecubecreative.com)
Ilustrasi. (Thecubecreative.com)

MALANGVOICE – Sebagai wanita, mempunyai bibir indah adalah impian. Segala cara pun dilakukan agar impian itu terwujud, salah satunya memakai lipstik. Akan tetapi, wanita merasa kurang pede ketika lipstik gampang pudar saat beraktivitas.

Dilansir dari more.com dan telah diuji oleh tim MVoice, ada tips yang bisa digunakan wanita agar lipstik bisa tahan lama di bibir.

Untuk memastikan lipstik Anda bertahan, pertama pastikan tidak ada serpihan kulit mati. Coba gunakan scrub bibir seperti e.l.f. Lip Exfoliator atau Bliss Fabulips, atau mungkin Anda juga bisa bikin scrub di rumah. Scrub ini ditujukan untuk pengelupasan kulit mati.

Selanjutnya, oleskan lip balm hidrasi dan non-berminyak. Pakailah sedikit foundation atau concealer di atas bibir sebelum Anda menggunakan lipstik. Jika Anda memiliki warna kulit gelap, ini juga membantu meningkatkan warna lipstik yang sebenarnya.

Apabila Anda menggunakan warna lipstik yang berani, berikan garis tepi bibir dengan concealer atau NYX Wonder Pencil yang akan menciptakan penghalang.

Kemudian mulailah menerapkan warna lipstik Anda secara selektif, bukan hanya menggesekkan seluruh bibir.

Terakhir, ambil tisu dan pisahkan menjadi dua bagian. Tempatkan satu lembar di bibir dan gunakan powder diatas tisu dengan menggunakan brush, ini untuk kesan matte.(Der/Aka)

Nah simpel bukan? Selam mencoba.

BNN Kota Malang

Jangan Sepelekan, Ternyata Kebiasaan Kecil Ini Pemicu Kanker

Menaruh smartphone di dekat tubuh saat tidur. (Daily express)

MALANGVOICE – Pemicu kanker bukan hanya merokok atau terlalu sering terpapar sinar matahari. Ternyata ada kebiasan-kebiasan sepele yang juga bisa memicu kanker. MVoice merangkumnya dari Huffington Post, Rabu (31/10) berikut ini:

1. Menyimpan Ponsel dekat Dada atau Bra

President dan pendiri Environmental Health Trust, Devra Davis, memiliki dokumen tujuh kasus perempuan muda yang menderita tumor kanker di tengah payudara. Posisi itu adalah tempat mereka kerap menyimpan ponselnya selama 10 tahun. Tak hanya wanita, pria yag sering menyimpan ponsel di saku dada pun berisiko terkena kanker payudara.

2. Duduk Terlalu Lama

Associate Director untuk Nutrition Programs, American Institute for Cancer Research (AICR), Alice G Bender, menyebutkan aktivitas fisik dapat menurunkan kanker setelah memasuki masa menopause. Sedangkan mereka yang minim aktivitas fisik lebih berisiko terkena inflamasi dan kanker.

3. Memakai Talcum Powder

Beberapa penelitian melaporkan bahwa ada hubungan antara penggunaan talcum powder dan kanker ovarium. Powder berbahan talc ini sering kita dapatkan di bedak bayi dan bedak-bedak lainnya.

4. Kurang Tidur

Sebuah penelitian menemukan, dari partisipan perempuan sebanyak 2.300 orang, mereka yang bekerja malam selama 30 tahun lebih berisiko terkena kanker tersebut. Hal ini pun bisa dipengaruhi oleh gangguan tidur, ritme tubuh yang terganggu, kurangnya vitamin D, dan perubahan gaya hidup.

5. Minuman Manis

Soda dan teh manis memiliki indeks glycemic yang tinggi. Saat mengonsumsi minuman itu, kadar gula dalam darah pun meningkat.
Ini akan meningkatkan risiko obesitas yang juga meningkatkan risiko kankerpayudara, penyakit ginjal, pankreas, endometrial, dan kanker ovarium.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Sering Nyeri Lutut Saat Malam, Waspadai Penyakit Ini

Kaku pada tulang lutut. (fitnessformen.com)

MALANGVOICE – Apabila Anda pernah mengalami keluhan nyeri pada lutut terutama saat malam hari, bisa jadi itu disebabkan karena cuaca yang dingin. Memang, udara yang dingin bisa menyebabkan keram pada otot. Biasanya keram akan hilang dengan sendirinya, dan berlangsung cenderung singkat. Namun ada penyakit lain yang harus diwaspadai selain itu.

Seorang dokter, dr Danny mengatakan, nyeri tulang lutut dapat juga disebabkan karena penyebab lainnya seperti rhematoid artritis. Rhematoid artritis merupakan suatu penyakit autoimun yang menyerang persendian.

“Biasanya persendian yang terkena lebih dari 1 sendi, rasa nyeri pada sendi yang terkena, muncul kemerahan pada sendi, dan biasanya terasa lebih nyeri pada saat bangun tidur,” katanya.

Dia menambahkan, penyakit asam urat/ artritis gout jarang menyebabkan rasa nyeri pada lutut. Biasanya asam urat terasa nyeri pada jempol kaki, terasa bengkak, kemerahan. Selain itu, biasanya artritis gout disebabkan karena kadar asam urat yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.

“Nyeri lutut bukan disebabkan asam urat,” tukasnya.

Nyeri lutut tersebut juga bisa jadi disebabkan kekurangan vitamin B12, infeksi sendi, dan jepitan saraf. Oleh karena itu, untuk menentukan penyebab pasti dari keadaan Anda, sebaiknya anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter.(Der/Yei)

BNN Kota Malang