Garam dan Madu Bisa Bikin Kulit Wajahmu Mulus?

masker madu dan garam mudah cara pengaplikasiannya. (Khabriye)
masker madu dan garam mudah cara pengaplikasiannya. (Khabriye)

MALANGVOICE – Siapa ya yang tak ingin kulit wajahnya mulus dan bersinar. Berbagai cara mulai dari perawatan alami hingga perawatan mahal di salon dilakukan demi mendapatkan wajah mulus. Namun, justru ada cara sederhana untuk mendapatkannya. Hanya dengan memanfaatkan madu dan garam, Anda bisa mendapatkan wajah mulus.

Menurut informasi yang dirangkum MVoice dari laman stylecraze.com, Rabu (14/2), madu dan garam bisa dicampur untuk digunakan sebagai masker alami kulit wajah. Cara membuatnya ternyata cukup sederhana.

Pertama, siapkan 2 sendok makan madu dan 1 sendok makan garam. Campur madu dan garam menjadi satu hingga rata. Jika sudah, oleskan secara merata ke kulit wajah. Bisa juga dioleskan ke bagian tubuh lainnya. Gosok-gosok dengan lembut menggunakan jari tangan. Diamkan kira-kira selama 15 menit kemudian bilas kulit menggunakan air hangat. Lakukan perawatan ini satu minggu sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Nutrisi yang terkandung di dalam madu dipercaya baik untuk menjaga kulit dari luar, menghaluskan dan melembabkan kulit secara alami. Sedangkan nutrisi yang terkandung dalam garam, ini bisa mengangkat sel kulit mati, membersihkan kulit dari kotoran dan membunuh kuman. Karena nutrisi pada kedua bahan alami ini begitu baik, inilah yang menjadikan keduanya sebagai bahan masker alami yang ampuh menghaluskan serta mencerahkan kulit.

Mudah bukan? Selamat mencoba. (Der/Ery)

Tangan dan Kaki Sering Kesemutan, Jangan Disepelekan

Kaki kesemutan jangan disepelekan. (Shutterstock)

MALANGVOICE – Kesemutan atau parestesia merupakan suatu kondisi terjadinya sensasi panas, seperti tertusuk-tusuk jarum, mati rasa atau kebas pada anggota tubuh yang umumnya terjadi pada tangan dan kaki. Meski semua orang pernah mengalaminya, kesemutan tidak boleh disepelekan, apalagi jika Anda terlalu sering mengalaminya.

Menurut dokter Lia Nur Amalina, parestesia ini dapat bersifat sementara (temporer) atau bersifat kronis. Parestesia temporer akan hilang secara sendirinya namun untuk parestesia yang kronis dapat disebabkan oleh penyakit lain yang terdapat pada tubuh.

“Kesemutan kronis bisa jadi disebabkan suatu penyakit,” katanya.

Dia menambahkan, jika durasi kesemutan yang Anda alami sudah selalu timbul berulang selama satu tahun terakhir, kondisi kesemutan ini dapat tergolongkan kedalam kesemutan yang kronis.

“Kesemutan kronis ini seringkali merupakan gejala suatu penyakit saraf atau akibat trauma pada jaringan saraf,” tambahnya.

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan parestesia atau kesemutan kronis adalah kekurangan vitamin, gangguan pada saraf akibat gerakan yang berulang, penyakit saraf lain, komplikasi penyakit lain seperti diabetes mellitus.

“Sebaiknya periksakan diri anda ke dokter atau dokter spesialis saraf agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” tutupnya.(Der/Yei)

Payudara Sering ‘Cenut-cenut’? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Payudara nyeri bisa disebabkan karena hal ini.(ilustrasi)

MALANGVOICE – Sebagian wanita mungkin pernah merasakan nyeri pada payudaranya. Ada yang merasa tak nyaman, bahkan khawatir terjadi sesuatu yang berbahaya. Namun ternyata, ada penyebab normal kenapa payudara sering terasa nyeri.

Berikut adalah empat alasan umum yang dirangkum MVoice dari laman WebMD, Selasa (12/12).

1. Anda PMS!

Penyebab paling umum kenapa payudara sering kali merasa nyeri adalah karena perubahan hormon selama menjelang datangnya waktu menstruasi (pre menstrual syndrome). Nyeri payudara menjelang menstruasi adalah nyeri yang normal dan hampir dialami oleh semua wanita. Saat PMS payudara terasa lebih keras dan sensitif daripada biasanya.

2. Ukuran Bra Salah

Ketika Anda mengenakan bra yang memiliki ukuran tidak sesuai dengan besar kecil payudara, hal ini akan mendorong rasa nyeri pada payudara. Tidak jarang, seseorang akan mengenakan bra yang ketat agar ia terlihat seksi dan menarik. Padahal, ukuran bra yang terlalu kecil dan ketat bisa saja memicu rasa nyeri dan sakit pada payudara.

3. Olahraga Terlalu Berat

Apakah Anda merupakan seseorang yang suka melakukan olahraga berat seperti angkat beban atau sejenisnya? Jika iya, cobalah untuk mengurangi kesukaan terhadap olahraga ini secara bertahap. Olahraga berat adalah salah penyebab utama kenapa payudara sering kali terasa nyeri dan tidak nyaman.

4. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Kopi dan teh merupakan dua minuman yang mengandung kafein di dalamnya. Tahukah Anda? Penelitian terbaru mengungkap jika kafein yang terkandung di dalam kopi maupun teh bisa memicu rasa nyeri pada payudara. Meski efek kafein pada payudara tidak secara langsung bisa dirasakan, konsumsi kafein berlebih bisa memicu nyeri dan adanya benjolan pada payudara yang sering kali menimbulkan rasa sakit.

Pada dasarnya, nyeri yang terjadi di payudara bukanlah tanda yang harus selalu diwaspadai. Namun, jika ada sesuatu yang terasa aneh pada payudara, memeriksakan diri ke dokter adalah langkah paling tepat.(Der/Yei)

Waduh! Jangan Hangatkan Lagi 3 Jenis Makanan Ini, Bakal Beracun

Kentang salah satu makanan yang tidak dianjurkan untuk dipanaskan lagi. (TVcook)

MALANGVOICE – Jika memasak terlalu banyak dan tidak segera dimakan, makanan akan menjadi dingin. Dan kalau sudah seperti ini, seringkali makanan jadi tidak enak. Kamu mungkin tergoda untuk menghangatkan kembali makanan yang sudah dingin.

Namun berhati-hatilah, karena beberapa makanan yang dihangatkan lagi bisa berbahaya untuk kesehatanmu. Beberapa ahli nutrisi mengungkapkan dalam Women’s Healths, Kamis (17/5) makanan yang tak seharusnya dipanaskan lagi adalah sebagai berikut:

1. Jamur
Jamur memang enak jika dimakan saat masih kenyal dan hangat, entah itu dimasak tumis atau digoreng krispi. Tapi sebaiknya kamu tidak memanaskan kembali masakan berbahan jamur karena meski tinggi vitamin B dan protein, tapi vitamin akan hilang dan protein berubah jadi racun jika dimasak lagi. Lebih baik buang jika tidak habis dimakan.

2. Kentang
Kentang bisa jadi pengganti nasi saat diet, tapi sebaiknya tidak memanaskan kembali kentang yang matang karena bisa memicu tumbuhnya bakteri botulism yang menyebabkan sakit perut. Konsumsilah kentang itu selagi hangat. Ini juga berlaku pada bahan makanan dari umbi-umbian lain.

3. Sayuran hijau
Sayuran hijau yang tak boleh dihangatkan lagi setelah matang seperti misalnya bayam, kangkung, brokoli dan sawi. Menurut ahli makanan, sayuran-sayuran ini akan melepaskan nitrat yang menyebabkan sayuran jadi beracun. Bahkan melepaskan senyawa karsinogenik yang memicu kanker. Jadi lebih baik langsung dimakan atau tidak dihangatkan jika sudah dingin. (Der/Ery)

Ingin Kulit Mulus dan Bening, Buat Sendiri Toner Ini di Rumah

toner alami dari bahan air beras dan timunm (shutterstock)
toner alami dari bahan air beras dan timunm (shutterstock)

MALANGVOICE – Pori-pori wajah yang membesar tentu dapat membuatmu kurang percaya diri. Kondisi kulit seperti ini juga rawan terkena jerawat dan komedo.

Simak ulasan berikut ini seperti yang dirangkum Malangvoice dari laman Stylecraze.com, Jumat (29/6) untuk mengetahui cara membuat toner beras yang efektif kecilkan pori-pori.

Untuk membuat DIY toner beras, kamu hanya membutuhkan 100 ml air , 2 sendok makan, beras putih, 1/2 buah ketimun ukuran sedang, dan seiris kecil jeruk nipis

Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Rebus 2 sendok makan beras dengan 100 ml air hingga mendidih. Dalam merebus beras, kamu hanya perlu merebusnya hingga mendidih saja. Jika sudah mendidih, sisihkan airnya dan dinginkan.

2. Sementara menunggu air rebusan beras mendingin, parutlah setengah buah ketimun. Kemudian peras airnya.

3. Campurkan air rebusan beras yang sudah dingin dengan air perasan ketimun.

4. Tambahkan air jeruk nipis sedikit saja.

5. Pindahkan ramuan toner ini ke dalam botol.

6. Simpan ke dalam kulkas.

Ramuan DIY toner beras ini akan bertahan selama 1 minggu apabila disimpan di dalam kulkas. Jika sudah lebih dari 1 minggu, segera buang toner ini.

Jika disimpan di dalam kulkas, akan terbentuk endapan pada DIY toner beras ini. Sebelum dipakai, sebaiknya kamu mengocoknya terlebih dahulu supaya air bercampur dengan endapan. Untuk memakainya, kamu bisa menuangkan sedikit toner pada kapas, kemudian usapkan kapas pada wajahmu.

Toner ini bisa kamu gunakan segera setelah kamu membersihkan wajahmu dengan facial foam favoritmu. Setelah menggunakan toner ini, kamu tidak perlu membilas wajahmu dengan air.(Der/Aka)

Dahi Menggelap? Atasi Dengan Masker Alami Ini!

ilustrasi. (Healthline)

MALANGVOICE – Saat liburan, terkadang kita mengabaikan kesehatan kulit kita, termasuk paparan sinar matahari. Alhasil, sebagian kulit menggelap.

Tak hanya bagian tubuh seperti tangan dan kaki saja, wajah juga ikut menggelap akibat paparan sinar matahari termasuk juga dahi atau kening.

Nah, untuk mengatasi masalah kulit tersebut, MVoice telah merangkum tips memutihkan dahi yang menghitam akibat paparan sinar matahari yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber.

1. Jeruk Nipis

Kandungan antioksidan dalam jeruk nipis dipercaya mampu untuk mencerahkan area dahi. Selain mencerahkan, jeruk nipis juga dapat membantu mengecilkan pori-pori pada kulit wajah.

Caranya, Anda dapat mengiris tipis jeruk nipis dan langsung tempelkan pada area dahi. Diamkan hingga 15 menit, lalu bilas dengan air dingin. Cara lain untuk memanfaatkan jeruk nipis adalah mencampurnnya dengan lemon dan aloe vera. Kemudian oleskan pada area dahi dan biarkan beberapa waktu kemudian bilas.

2. Madu

Madu memiliki beragam khasiat dan manfaat salah satunya untuk mencerahkan kulit. Anda bisa mencampurkan madu dengan pepaya segar. Blender kedua bahan hingga cair menyerupai pasta, campuran keduanya bisa Anda oleskan ke area dahi dan biarkan hingga mengering. Usai 20 menit, basuh menggunakan air dingin.

Selain itu, madu bisa dikombinasikan dengan jus nanas. Nanas yang memiliki kandungan hampir 80 persen vitamin C ini dipercaya dapat membantu mencerahkan wajah. Campurkan sendok teh madu dengan nanas lalu oleskan ke seluruh dahi Anda. bersihkan menggunakan air dingin setelah didiamkan selama menit.

3. Kentang

Kentang dipercaya mengandung senyawa aktif. Umbi-umbian ini berperan untuk menyamarkan flek hitam dan mencerahkan kulit. Tak jarang, kentang digunakan sebagai salah satu bahan alami dalam mengatasi area dahi yang menggelap.

Caranya cukup mudah, Anda hanya mencuci bersih kentang yang sudah dikupas dan blender dengan tambahan madu secukupnya. Kemudian campuran ini bisa Anda oleskan pada dahi dan diamkan hingga mengering. Bilas sisa campuran kentang tersebut hingga bersih.

4. Buttermilk dan Oatmeal

Buttermilk memiliki kandungan lactic acid yang tergolong sebagai kandungan AHA. Nah, untuk mencerahkan area dahi, Anda dapat mencampurkan sendok teh buttermilk dan oatmeal yang kemudian diaduk hingga campuran keduanya merata. Kemudian, oleskan campuran tersbeut ke area dahi Anda dan diamkan selama menit sebelum dibilas menggunakan air hangat. Anda bisa melakukan cara ini 3 sampai 4 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

5. Bubuk Almond dan Rose Water

Kandungan vitamin E dalam almond sangat efektif dalam membantu merawat kulit. Selain itu, vitamin E juga dapat meminimalisir kerusakan kulit yang terbakar. Untuk itu, almond juga dapat membantu mencerahkan area gelap pada dahi.

Anda dapat mencampurkan sendok teh bubuk almond dengan air mawar. Lalu oleskan ke seluruh dahi dan biarkan selama 20 menit. Kemudian bilas wajah menggunakan air dingin. Perawatan ini bisa Anda coba 2 sampai 3 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang sempurna.(Hmz/Aka)

Bahan Mudah dan Gampang Bikin Disinfektan Mandiri di Rumah

Ilustrasi disinfektan (shutterstock)
Ilustrasi disinfektan (shutterstock)

MALANGVOICE – Disinfektan dinilai bermanfaat untuk membersihkan peralatan atau benda yang ada di rumah terutama saat pandemi Covid-19.

Diketahui, virus Covid-19 dapat dengan mudah menyebar dari manusia ke manusia melalui interaksi secara langsung. Menurut studi ilmiah dari berbagai pihak menyatakan bila virus Covid-19 dapat hidup di permukaan benda maupun kulit manusia.

Oleh sebab itu, sebagai tindakan pencegahan untuk menekan laju penularan virus banyak pihak memaksimalkan fungsi dari disinfektan.

Namun, jangan khawatir sebagai tindakan pencegahan, Anda dapat membuat disinfektan sendiri di rumah. Sehingga, rumah terbebas dari virus berbahaya seperti Covid-19. Berikut bahan yang dapat Anda gunakan untuk membuat disinfektan sendiri di rumah.

1. Pemutih Pakaian

Salah satu produk rumah tangga yang dapat digunakan sebagai disinfektan adalah pemutih pakaian (bleach). Cara kerja pemutih pakaian sebagai disinfektan hampir sama dengan alkohol. Kandungan dalam pemutih pakaian akan mengurai protein pada bakteri sehingga mematikan bakteri tersebut.

Nah, untuk membuat disinfektan dari cairan pemutih pakaian, Anda perlu menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu.

Siapkan berbagai alatnya seperti botol sebagai wadah disinfektan, gelas ukur, sarung tangan karet, dan masker N95.

Sementara untuk bahannya, persiapkan cairan pemutih sebanyak 30 ml yang dapat diproduksi menjadi 1 liter disinfektan serta air bersih.

Kemudian, cara membuatnya pertama masukkan cairan pemutih ke dalam botol bersih dan steril yang telah Anda persiapkan. Tambahkan air bersih dan aduk hingga tercampur dengan baik.

Disinfektan Anda siap untuk digunakan. Semprotkan pada benda-benda yang sering tersentuh oleh aktivitas Anda maupun orang-orang di sekitar Anda.

2. Cuka

Cuka yang umum ditemui di dapur-dapur rumah tangga rupanya dapat dimanfaatkan menjadi disinfektan untuk menjaga kebersihan demi mencegah penyebaran virus corona.

Sebab, cuka mempunyai kandungan asam asetat sehingga mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme termasuk virus.

Untuk membuat cairan disinfektan dari cuka, pertama persiapkan alat dan bahan. Alat yang digunakan meliputi botol, sarung tangan karet, dan masker.

Kemudian juga persiapkan bahan lain seperti setengah cangkir gelas cuka, air bersih, dan beberapa minyak esensial seperti kayu putih dan lain sebagainya.

Cara membuatnya yakni pertama cuci tangan dan botol sebagai wadah hingga bersih. Lalu masukkan setengah cangkir gelas cuka ke dalam botol, air secukupnya, dan minyak esensial. Kocok hingga tercampur rata. Cairan disinfektan siap digunakan.

3. Cairan Pembersih Karbol

Cairan pembersih karbol ini memiliki senyawa yang dipercaya mampu membunuh kuman dan bakteri. Bahan ini dapat dijumpai pada cairan pembersih lantai yang sering Anda gunakan.

Bahan ini dapat dengan mudah ditemui dan dijual dengan harga yang terjangkau. Oleh sebab itu, Anda dapat membuat cairan disinfektan dari bahan ini.

Nah, untuk membuat cairan disinfektan ini, pastikan jarak Anda dengan tempat Anda membuat cairan disinfektan ini tidak terlalu dekat.

Langkah pertama persiapkan alat dan bahan seperti cairan pembersih karbol, air, botol, masker, dan sarung tangan. Gunakan masker dan sarung tangan terlebih dahulu sebelum mencampurkan bahan-bahan tersebut.

Setelah itu, tuangkan dua tutup botol cairan pembersih lantai ke dalam botol atau wadah yang akan Anda gunakan untuk menyemprotkan cairan disinfektan tersebut.

Lalu tambahkan dengan satu tutup botol air bersih. Kocok hingga tercampur dengan benar. Cairan disinfektan telah siap.(Der/Aka)

Ini Dampak Buruk jika Berlebihan Makan Mangga

Makan mangga berlebihan berisiko kegemukan hingga kanker.(amazon)
Makan mangga berlebihan berisiko kegemukan hingga kanker.(amazon)

MALANGVOICE – Buah mangga nampak dijual dimana-mana. Selain manis dan enak, buah ini memang kaya vitamin C dan menjaga kadar kolestrol. Pantas saja banyak orang menyukainya. Tapi waspadalah, karena makan buah mangga terlalu banyak punya dampak buruk untuk kesehatan. MVoice sudah merangkumnya dari laman Boldsky dan Healthline, Senin (18/11).

1. Kegemukan

Kalori normal mengonsumsi satu mangga matang berukuran sedang yaitu 135 kalori. Bila mengonsumsi mangga 30 menit sebelum sesi latihan, ini benar-benar bermanfaat, karena akan memberi kita jumlah energi yang dibutuhkan untuk sesi latihan yang berat. Jangan mengonsumsi mangga dalam bentuk jus karena akan mengurangi manfaat serat mangga. Apalagi jika jus itu ditambahkan gula pula.

2. Potensi Karsinogenik

Beberapa pedagang mangga menggunakan kalsium karbida untuk membuat mangga matang lebih cepat. Zat ini bisa menyebabkan masalah kesehatan dan berpotensi karsinogenik. Efek buruk kalsium karbida dapat mencakup sensasi kesemutan, mati rasa, dan neuropati perifer.

3. Masalah Perut

Konsumsi mangga berlebihan, terutama mangga mentah, bisa menjadi penyebab masalah gastrointestinal seperti gangguan pencernaan. Selain itu, infeksi Salmonella Serotipe Newport (SN) dilaporkan di Amerika Serikat selama tahun 1999 dan dilaporkan mangga segar menjadi penyebab samonellasis. Tujuh puluh delapan pasien dari 13 negara bagian terinfeksi dengan wabah strain. Lima belas pasien dirawat di rumah sakit, 2 meninggal. Di antara 28 pasien yang terdaftar, 50% melaporkan bahwa mereka makan mangga lima hari sebelum terserang penyakit.

4. Risiko reaksi alergi

Ada beberapa alergi yang berhubungan dengan makan mangga, yang sering muncul pada mereka yang sensitif terhadap buah. Gejalanya bisa bervariasi dari mata berair, pilek, masalah pernapasan, sakit perut, bersin, bahkan shock dalam kasus ekstrim.

Jika Anda suka mangga, konsumsilah dalam porsi normal tidak berlebihan. Selamat makan mangga!Der/Aka

Cobain Trik Ini Agar Lipstikmu Awet di Bibir

Ilustrasi. (Thecubecreative.com)
Ilustrasi. (Thecubecreative.com)

MALANGVOICE – Sebagai wanita, mempunyai bibir indah adalah impian. Segala cara pun dilakukan agar impian itu terwujud, salah satunya memakai lipstik. Akan tetapi, wanita merasa kurang pede ketika lipstik gampang pudar saat beraktivitas.

Dilansir dari more.com dan telah diuji oleh tim MVoice, ada tips yang bisa digunakan wanita agar lipstik bisa tahan lama di bibir.

Untuk memastikan lipstik Anda bertahan, pertama pastikan tidak ada serpihan kulit mati. Coba gunakan scrub bibir seperti e.l.f. Lip Exfoliator atau Bliss Fabulips, atau mungkin Anda juga bisa bikin scrub di rumah. Scrub ini ditujukan untuk pengelupasan kulit mati.

Selanjutnya, oleskan lip balm hidrasi dan non-berminyak. Pakailah sedikit foundation atau concealer di atas bibir sebelum Anda menggunakan lipstik. Jika Anda memiliki warna kulit gelap, ini juga membantu meningkatkan warna lipstik yang sebenarnya.

Apabila Anda menggunakan warna lipstik yang berani, berikan garis tepi bibir dengan concealer atau NYX Wonder Pencil yang akan menciptakan penghalang.

Kemudian mulailah menerapkan warna lipstik Anda secara selektif, bukan hanya menggesekkan seluruh bibir.

Terakhir, ambil tisu dan pisahkan menjadi dua bagian. Tempatkan satu lembar di bibir dan gunakan powder diatas tisu dengan menggunakan brush, ini untuk kesan matte.(Der/Aka)

Nah simpel bukan? Selam mencoba.

Bruntusan Hilang Sekejap dengan Bahan Alami ini, Apa Saja?

DIY masker alami cegah bruntusan ala Ijfina Amalia. (YouTube)

MALANGVOICE – Tak sedikit para wanita mengalami bruntusan, meski sepele bruntusan memang sangat menggangu penampilan.

Melansir dari Verywellhealth.com, jerawat papules atau bruntusan muncul ketika folikel rambut yang lebih sering disebut pori-pori tersumbat sel-sel kulit mati dan minyak berlebih. Sumbatan ini disebut komedo.

Minyak berlebih pada wajah merupakan ‘makanan empuk’ bagi bakteri propioni acnes penyebab bruntusan.

Nah, untuk menghilangkan bruntusan, kali ini MVoice bakal merangkum pembuatan masker alami untuk menghilangkan bruntusan ala YouTubers Ijfina Amalia. Berikut bahan yang dapat digunakan:

1. Teh hijau celup

Yang paling dibutuhkan adalah teh hijau, karena teh hijau mengandung katekin yang berguna untuk mengobati jerawat. Sebabnya katekin bersifat anti bakteri, membantu mengatur ketidakseimbangan hormon, dan anti inflamasi yang jadi penyebab timbulnya jerawat.

2. Tepung beras

Anda bisa menambahkan tepung beras sesuai dengan kebutuhan anda.

3. Madu

Banyak yang menyepelekan madu. Padahal madu kaya akan anti-oksidan yang ternyata banyak dibutuhkan oleh wajah.

4. Air mawar/air biasa

Bahan terakhir adalah air mawar. Bila Anda tidak memiliki air mawar di rumah, bisa menggunakan air biasa, bukan yang dingin atau yang hangat.

Cara membuat yakni, rendam teh ke dalam air selama kurang lebih 3 menit. Kemudian robek kantongnya, tuang serbuk teh yang telah direndam ke dalam wadah, tambahkan 1 sdt madu, lalu tepung beras secukupnya serta air mawar.

Sebelum menggunakan masker, pastikan muka Anda dibersihkan terlebih dahulu. Bisa gunakan masker selama 10-15 menit. Kemudian bilas, dan sekejap bruntusan akan hilang.(Der/Aka)