Diduga Berisi Bom, Ternyata Ini Isi Tas Travel di Kedung Kandang

Polisi bersama tas di Kedung Kandang. (istimewa)

MALANGVOICE – Masyarakat Jalan Ki Ageng Gribig, Kedung Kandang, dibuat geger, Kamis (13/7). Betapa tidak, warga melihat tas mencurigakan tanpa tuan di pinggir jalan.

Karena maraknya aksi terorisme yang terjadi. Warga takut tas travel warna hitam itu adalah bom. Tanpa pikir panjang, polisi pun dipanggil.

Tak lama, anggota Polsek Kedung Kandang yang mendapat laporan itu segera tiba. Petugas langsung memberi garis pengaman dan tidak membiarkan warga semakin mendekat karena penasaran sambil menunggu tim Gegana tiba.

Tas travel yang diduga berisi benda mencurigakan. (istimewa)

“Tas itu dilaporkan ke polsek pukul 16.30 WIB tadi di pinggir jalan. Petugas kami langsung meluncur dan mengamankan TKP,” ujar Kapolsek Kedung Kandang, Kompol Agus Eko.

Hingga malam, anggota Gegana akhirnya berhasil membuka ransel. Suasana di sekitar, kata Agus Eko, sempat mencekam. Namun hal itu tak lama ketika isi di dalam tas terlihat.

“Setelah dibuka ternyata isinya kosong. Tidak ada apa-apanya,” tambahnya.

Tas yang dikira isinya bom itu tadi seketika dibawa ke Polsek Kedung Kandang untuk diamankan. Sementara polisi masih mencari siapa pemilik tas itu.

“Ya intinya tidak ada apa-apa. Sekarang sudah di polsek tasnya,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Jalin Silaturahmi, Korem 083/Bdj Gelar Coffee Morning Bersama Media

Acara coffee morning TNI bersama awak media. (istimewa)

MALANGVOICE – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan insan pers di Malang Raya, Korem 083/Bdj menggelar Coffee Morning di aula Korem 083/Bdj, Kamis (13/7).

Kegiatan itu diikuti puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik. Menurut Danrem 083/Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono yang disampaikan Kepala Penerangan Korem 083/Bdj Mayor Inf M. Tohir, rutin diselenggarakan pada setiap triwulan guna meningkatkan sinergitas TNI dan insan pers terutama yang ada di wilayah Malang.

Media massa mempunyai peran dan fungsi strategis dalam kehidupan masyarakat. Terutama penyediaan berita dan informasi kepada publik. Media massa dianggap dapat mempengaruhi secara langsung terhadap suatu pokok permasalahan yang muncul di tengah masyarakat, baik negatif maupun positif.

Kapenrem 083/Bdj, Mayor Inf M Tohir. (deny rahmawan)

“Media massa sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia. Karena itu insan pers harus terus meningkatkan profesionalisme dan membangun Indonesia dengan karya positif,” katanya.

Dalam pertemuan itu, M Tohir juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi fokus peringatan HUT ke-72 TNI. Antara lain lomba karya tulis dan fotografi dengan tema “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.

Lomba itu mulai digelar sejak Juni dan berakhirnpada Agustus mendatang. Masyarakat umum pun dipersilakan mengikuti lomba dengan syarat yang ditentukan.

Tohir berharap keikutsertaan masyarakat untuk memeriahkan lomba itu. Pasalnya, hadiah yang disediakan hingga puluhan juta rupiah.

“Hasilnya nanti akan dikirim ke Puspen TNI dan diumumkan pemenang lewat website resmi. Penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada 5 Oktober di Cilegon,” tandas Tohir.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

200 Tenaga Kependidikan Ikuti Pelatihan Pemberdayaan Kepariwisataan

Pemberdayaan Kepariwisataan Bagi Guru di Savana Hotel & Convention. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang menggelar pelatihan bertajuk ‘Pemberdayaan Kepariwisataan bagi Guru’. Bertempat di Savana Hotel & Convention, acara ini diikuti guru-guru SMA/SMK/dosen berjumlah 200 orang berasal dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur, Kamis (13/07).

Wali Kota Malang, Moch Anton, membuka acara ini. Dia menyampaikan terima kasih kepada Kemenpar atas terpilihnya Kota Malang sebagai lokasi kegiatan.

“Kiranya kegiatan yang terbangun pada hari ini, akan menjadi penguat sekaligus memberikan satu kontribusi pemikiran positif bagi kemajuan pembangunan di bidang pariwisata,” ungkapnya.

Dia berharap kepada para guru untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu, mereka nantinya dapat menguasai dan memahami potensi wisata daerah. Selain itu, lanjut Anton, mereka juga akan menjadi kader sekaligus agen perubahan dalam pengembangan kepariwisataan tanah air.

“Mudah-mudahan mampu mencetak SDM profesional bagi pengembangan potensi pariwisata,” tambah suami Hj Dewi Farida Suryani itu.

Kebijakan Pembangunan Pariwisata Nasional menjadi materi yang disampaikan Drs Dewa Gde Ngurah Byomantara, Ketua STP Bali. Dia menyampaikan bahwa untuk mewujudkan pariwisata sebagai prioritas pembangunan nasional diperlukan keterlibatan kalangan sekolah sebagai salah satu unsur dalam Pentahelix (Academy, Business, Government, Community, Media).

”Pembangunan pariwisata dengan melibatkan sekolah akan menjadi sebuah gerakan efektif karena dipelopori guru sebagai kader/ agen perubahan,” ujar Dewa.

Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, menyampaikan, kunjungan wisatawan Kota Malang mancanegara mencapai 9.535 orang dan domestik mencapai 3.987.074 orang. Angka kunjungan wisatawan Kota Malang rata-rata meningkat 35 persen setiap tahunnya.

“Malang Menyapa menjadi sebuah sistem aplikasi informasi pariwisata Kota Malang berbasis Android sebagai sarana bagi pelaku industri pariwisata dalam penyampaian informasi. Ini juga sebagai promosi kegiatan usahanya yang dapat di akses oleh semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Pemkot Malang Upayakan Pendidikan Bahaya Narkoba Masuk Kurikulum

Wali Kota Malang, HM Anton, turut berikrar anti narkoba. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Upaya pemberantasan narkoba terus digencarkan segenap stakeholder Kota Malang. Wali Kota, HM Anton, menegaskan, pihaknya memiliki komitmen kuat memerangi ancaman barang haram itu.

Salah satu cara pencegahan adalah memberikan pengertian kepada para siswa sekolah tentang bahaya penggunaan narkoba. Sebab, kalangan remaja merupakan sasaran empuk peredaran narkoba.

“Kami akan programkan bagaimana pendidikan tentang bahaya narkoba bisa masuk ke dalam kurikulum,” ungkap suami Hj Dewi Farida Suryani itu, di sela peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2017, di halaman Kantor BNN Kota Malang, Kamis (13/7).

Pada kesempatan itu, Anton bersama Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan, Dandim 0833 Kota Malang Letkol (Arm) Aprianko Suseno, serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang AKBP Bambang Sugiharto, juga mengucapkan ikrar bersama melawan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Ikrar tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah bersama dengan berbagai jajaran untuk mencegah agar narkoba tidak masuk ke kota pendidikan ini sekaligus melawan peredarannya. “Kami dari Pemkot Malang, Polres Malang Kota dan BNN Kota Malang terus bersinergi dalam melawan narkoba,” tegas Anton.

Anton juga membacakan pidato Presiden Joko Widodo di hadapan masyarakat dan pegiat anti narkoba. Pada intinya, pemerintah saat ini terus melawan peredaran narkoba dengan berbagai cara, termasuk pencegahan masuknya bahan baku narkoba ke Indonesia.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiharto, menjelaskan, pihaknya terus menjalankan program anti narkoba termasuk dengan cara tes urine hingga rehabilitiasi. “Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan selalu mengawasi siswa sekolah agar tidak terjerat narkoba,” ungkapnya.

Saat ini, jenis narkoba yang perlu diwaspadai bagi anak usia sekolah yakni pil koplo dan penyalahgunaan obat batuk. Beberapa kejadian di berbagai daerah, lanjut Bambang, menjadikan pelajaran untuk melakukan pencegahan di Kota Malang.

“Termasuk bahan baku narkoba terus kita cegah agar tidak masuk ke Kota Malang,” kata imbuhnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Mahasiswi Bunuh Bayi Terulang, Ini Tanggapan Kak Seto

Kak Seto saat ditemui awak media (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Dalam kurun satu tahun terakhir, dua kasus pembunuhan terhadap bayi menggegerkan Kota Malang. Lebih mengagetkan lagi, para pelakunya merupakan mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi.

Mendengar kasus tersebut, Dr Seto Mulyadi MPsi atau akrab disapa Kak Seto, mengaku sangat prihatin. Dia menilai, pendidikan saja tidak cukup untuk mencegah seseorang melakukan tidak kejahatan seperti itu, namun perlu kontrol dan komunikasi yang berkesinambungan dari orangtua maupun para pendidik.

“Pendidikan itu menjadi percuma apabila tidak dimbangi dengan kontrol dan komunikasi dari orangtua. Saya mengkampanyekan gerakan 3B yaitu berdoa, berbicara, dan belajar bersama,” kata Kak Seto saat ditemui awak media, di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), hari ini.

Menurut dia, para pelaku pembunuhan bayi itu adalah korban dari kekerasan dan ketidakpedulian orangtua maupun orang disekitarnya dan korban bujuk rayu.

“Bukan cuma mahasiswa saja, bahkan ada kasus serupa yang pelakunya malah siswi SMP, SMA,” kata dia.

Kak Seto menegaskan agar orangtua dan pemerintah dapat mengontrol informasi-informasi berbau kekerasan. Menurutnya, media

“Orangtua harus mengontrol tayangan televisi, selalu jaga komunikasi dengan anak-anak,” tuturnya.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Ridwan Hisjam Siap Kembali Bertarung di Pilgub Jatim

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Ridwan Hisjam. (Istimewa)

MALANGVOICE – Politisi kawakan Partai Golkar, Ridwan Hisjam, menyatakan kesiapannya kembali bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018 mendatang. Hal ini akan dilakukan jika mendapat mandat langsung DPP partai berlambang beringin itu.

Ridwan Hisjam sendiri pernah mencalonkan wakil gubernur berpasangan dengan almarhum Sutjipto pada Pilgub 2008 lalu. “Jika partai memberikan amanah dan Ketua Umum, Setya Novanto, juga memberikan rekomendasinya kepada saya, maka saya siap,” tegas Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

Ridwan tidak mempermasalahkan akan diposisikan sebagai calon gubernur ataupun wakil gubernur. Begitu pula dengan pasangannya kelak.

“Kalau partai menginginkan saya dipasangkan dengan Saifullah Yusuf sebagai wakilnya. Saya siap. Begitu pula jika dipasangkan dengan Khofifah Indar Parawangsa,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa III (Jatim).

Tidak hanya nama Ridwan Hisjam, beberapa kader Partai Golkar juga disebut layak untuk maju Pilgub mendatang. Nama itu antara lain Adies Kadir, anggota DPR RI, Bupati Jombang, Nyono Suharli dan Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali.

“Tidak hanya menang Pilkada, tetapi bisa menjadikan kader Golkar sebagai kepala daerah. Bahkan, diharapkan lebih baik daripada Pilkada serentak 2015 yang dimenangi Golkar hingga 58 persen,” katanya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Asyik Main di Sungai, Seorang Santriwati Hanyut

Tim gabungan menyisir sungai mencari keberadaan korban. (Istimewa)

MALANGVOICE – Nasib apes menimpa Eris Maulidina,13, warga Boro Jambangan, Pakis, Kabupaten Malang. Bocah berjilbab ini hanyut di sungai saat bermain dengan sejumlah temannya, Rabu (12/7).

Informasi yang dihimpun MVoice, korban merupakan santriwati Ponpes Surya Rahmatullah, Jalan Terong, Kedung Kandang, Kota Malang. Insiden itu bermula ketika korban bermain di sungai kawasan Bumiayu RT 06 RW 03 Kedung Kandang.

Sekitar pukul, 13.00 WIB, korban bersama kurang lebih 10 rekannya melintasi beberapa arus sungai. Saat akan melompat di sebuah batu, korban terpeleset, sehingga rekan korban berusaha menolong tapi korban tak sempat terselamatkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, J Hartono, membenarkan kejadian ini. Dia pun langsung menerjunkan tim reaksi cepat untuk mencari korban. Hingga malam ini, korban belum ditemukan keberadaannya.

“Kami juga sudah mendirikan posko di sekitar lokasi untuk terus mencari korban. Sejumlah pasokan kebutuhan pokok yang diperlukan juga sudah disediakan,” ungkapnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Ditipu Mantan Karyawan, Bunga Property Merugi

Pengelola Bunga Property, Gangsar (43). (istimewa)

MALANGVOICE – Nasib sial dialami bos perumahan Bunga Property, Gangsar (43) karena ditipu mantan stafnya. Akibatnya perusahaan merugi ratusan juta rupiah.

Dijelaskan lebih lanjut, penipuan yang dilakukan hingga tiga kali itu dengan bentuk pengurusan site plan untuk proyeknya. “Ternyata site plan tidak selesai sehingga tak terdaftar karena palsu,” ujarnya pada wartawan.

Tidak beresnya pengurusan site plan berdampak pada pencairan pihak bank dalam mengucurkan dana KPR. Akibat lain, user juga banyak yang membatalkan pembelian rumah. “Padahal kalau ada yang batal harus kami dikembalikan uangnya,” lanjutnya.

Di salah satu kantor yang terletak di Jalan Kiyai Parseh Jaya, Gangsar mengaku memutar otak untuk mengembalikan perputaran uang di perusahaannya.

Ia dan beberapa karyawan yang tersisa harus kembali dari awal mengurus site plan dengan agar berjalan lancar.

“Sekarang masih fokus pengelolaan kembali sehingga semua lancar. Padahal kalau semua lancar, bank bisa mengucurkan dana. Estimasi waktu semuanya sekitar dua bulan,” paparnya.

Kendati menjadi korban karena banyak user atau calon pembeli yang melabrak serta meminta uangnya kembali, Gangsar enggan mengadukan masalah ini ke polisi.

“Kalau masalah ini sudah clear baru saya pikirkan cara lain. Yang penting perizinan harus tuntas,” tandasnya.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Mahasiswi Pembuang Bayi Bakal Dikeluarkan dari Kampus

Kepala Humas UIN Malang, H Sutaman. (istimewa)

MALANGVOICE – Mahasiswi UIN Malang, Nd (20) bakal dikeluarkan dari kampusnya. Hal itu menyusul kasus yang menjerat perempuan asal Madiun ini, yakni membuang jasad bayi di kos Jalan Kertorejo, Lowokwaru, Kota Malang.

Kepala Humas UIN Malang, H Sutaman, mengatakan, tindakan itu diberlakukan sebagai sanksi kepada Nd karena sudah masuk ranah kriminal dan termasuk pelanggaran berat.

“Dia akan kami kembalikan kepada orangtuanya karena menyalahi aturan kampus,” ujarnya saat dihubungi Mvoice, Rabu (12/7).

Sutaman membenarkan bahwa Nd saat ini memang aktif menjadi mahasiswi di UIN Malang. Namun keputusan sanksi terberat itu dilakukan menunggu hasil pemeriksaan polisi.

Selama ini sejak kasus itu mencuat pada Senin (10/7) lalu, pihak kampus tidak ada pembicaraan dengan polisi, dalam hal ini Polres Malang Kota.

“Kami menunggu kejelasan dari polisi. Kalau memang fix ya kami segera keluarkan dia,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, terkahir Nd mengikuti kegiatan PKM di fakultasnya sejak 4 Juli lalu. Acara sejatinya berakhir pada 4 Agustus, namun karena kasus itu, mahasiswi semester empat itu harus berhenti lebih awal.

Sutaman bersama pihak kampus sudah berusaha mencari keterangan dari keluarga. Akan tetapi, saat ditemui di RS Saiful Anwar, pihak UIN Malang kesulitan mendapat informasi alias tidak bertemu Nd.

“Kami cuma ketemu saudaranya. Orangtua dan Nd tidak bisa kami temui, mungkin masih shock,” lanjutnya lagi.

Atas kejadian ini, pihak UIN Malang akan melakukan evaluasi. Peristiwa yang menghebohkan sekaligus memalukan ini diharap menjadi yang pertama dan terakhir. Pasalnya, UIN Malang dikenal sebagai kampus yang mencetak lulusan muslim dengan dasar agama kuat.

“Ini pelajaran bagi kami. Selanjutnya pasti kami akan lebih mengawasi tindakan mahasiswa yang kos dan memberi pengetahuan pada orangtua wali,” tandasnya.

Seperti diketahui, Nd ditangkap polisi karena kedapatan membawa bungkusan berisi jasad bayi perempuan di dalam kos. Ia ditetapkan bersalah dan menjadi tersangka atas kasus ini.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Anton: Pemasangan Reklame Harus Perhatikan Estetika

Tim Satgas Reklame BP2D Kota Malang mencopot reklame. (Muhammad Choirul)
Tim Satgas Reklame BP2D Kota Malang mencopot reklame. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Langkah Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang mengarahkan fokus pada Pajak Reklame mendapat apresiasi Wali Kota, HM Anton. Sebab, beragam tindakan yang dilakukan selama ini juga sesuai seruan orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.

Bahkan, Anton telah menginstruksikan secara khusus kepada pihak BP2D, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) serta Satpol PP untuk melakukan penertiban reklame yang habis izin dan habis masa berlaku pajaknya.

Nyatanya di lapangan, dijumpai pula ada papan reklame yang tak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Ada pula reklame berbentuk banner yang sudah rusak dan terlihat kumuh, sehingga mengganggu estetika kota.

Suami Hj Dewi Farida Suryani itu menekankan pentingnya penertiban reklame. Terutama menyasar reklame yang tak layak, rusak dan berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan di wilayah Kota Malang.

Menurutnya, pajak itu bersifat mengedukasi. Dengan begitu, tak semata bicara berapa rupiah yang mampu disetor untuk negara, tetapi juga mengajarkan arti ketertiban.

“Seperti reklame, jangan sembarang pasang tanpa memperhatikan lingkungan. Jadi ada banyak aspek estetika yang harus diperhatikan,” seru pemilik kursi N1 ini.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria