01 December 2022
01 December 2022
21.3 C
Malang
ad space

Jalan Ijen Banjir Peserta Pawai Budaya Apeksi 2017

Baju karnival Kota Tangerang (anja arowana)

MALANGVOICE – Pagelaran besar kota Malang, Rakernas Apeksi 2017 diramaikan dengan pawai budaya, Rabu (19/7) hari ini. Seperti dalam pantauan MVoice di lokasi, peserta pawai budaya sudah membanjiri di sepanjang jalan Ijen. Mereka bersiap menunjukkan pertunjukan seni budaya dari kota masing-masing.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Rina Hernaningsih, mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan 120 peserta pereakilan pawai Kota Tangerang selama 6 bulan.

“Kita tampilkan baju karnival, tarian akulturasi dan juga musik. Kami berharap budaya dan kesenian di Kota Tengerang bisa kami perkenalkan di Kota Malang,” kata dia saat ditemui MVoice di lokasi.

Dia menambahkan, tema baju karnival yang berwarna warni terinspirasi sekaligus mewakili 13 kecamatan Kota Tangerang.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan pawai budaya ini akan berlangsung di Ijen Boulevard, mulai dari depan Gereja Katedral Gereja Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel menuju ke arah Stadion Gajayana di jalan Semeru. Pawai Budaya ini juga akan menampilkan berbagai pertunjukan seni, sekitar 175 penari. Jumlah tersebut terdiri dari 50 penari Topeng dan 117 penari Gumredah Malang Gemilang Nusantara.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Rakernas Apeksi 2017 Angkat Tema Implementasi Perlindungan Hukum Bagi Pejabat Pemerintah Daerah

Delegasi Apeksi 2017. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Rakernas XII Apeksi 2017 resmi dilaksanakan di Hotel Savana, hari ini (19/7). Tahun ini, tema Apeksi adalah ‘Implementasi Pelindungan Hukum Bagi Pejabat Pemerintah Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Untuk Mendukung Pembangunan Nasional’.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Airin Rachmi Diany, mengatakan bahwa Rakernas merupakan forum satu tahunan, untuk menganalisa dan mengevaluasi kegiatan Apeksi.

“Dari forum ini diharapkan tersusun arahan program yang sesuai dengan kebutuhan anggota dan permasalahan yang sedang berkembang,” kata dia saat sambutan Pembukaan beberapa menit lalu.

Terkait dengan tema Rakernas XII Apeksi tahun 2017, Airin yang merupakan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) itu menjelaskan, dalam kurun waktu kurang lebih 10 tahun terakhir, para Aparatur Sipil Negra (ASN) dan penyelenggara pemerintahan lainnya seperti Gubernur, anggota DPRD, Walikota/Bupati masih diselimuti rasa ketakutan karena khawatir akan dikriminalisasi atau melakukan kesalahan administrasi yang kemudian dipidanakan.

“Bahwa sebenarnya sejak tahun 2014 telah lahir 3 paket Undang‐Undang yang didalamnya mengatur tentang pemberian perlindungan hukum dan kepastian hukum yang adil terhadap penyelenggara pemerintahan agar dapat bekerja dengan tenang dan nyaman,” paparnya.

Namun, lanjut Airin, dalam beberapa pasal baik dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN dan beberapa Pasal dalam UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan serta pasal‐pasal dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah belum banyak dipahami sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan baik oleh penyelenggara pemerintahan maupun oleh aparat penegak hukum.

Tema ini, kata Airin, dianggap penting untuk diangkat agar para peserta Rakernas yang tiada lain adalah para Walikota dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tingkat pemerintah kota akan memperoleh penjelasan kebijakan nasional pemerintah tentang tatalaksana pelindungan hukum untuk pemerintahan daerah yang terintegrasi dan memperoleh penjelasan kebijakan tentang tatalaksana Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan aspek‐aspek pelindungan lainnya.

Selain itu, Rakernas juga akan memacu inovasi Pemerintah Kota dalam hal pembangunan. Terutama percepatan pembangunan melalui sektor swasta dan peningkatan investasi.

“Sebagai sebuah kota yang percepatan penduduk dan laju pertumbuhan ekonominya begitu besar maka kalau kita mengandalkan APBD saja kita tidak akan bisa melakukan percepatan. Tapi bagaimana kita caranya bekerja sama dengan pihak swasta,” jelasnya.

Wali Kota Malang, HM Anton mengungkapkan kebanggaannya karena Kota Malang bisa menjadi tuan rumah Rakernas ke-XII Apeksi. Ia berharap, Rakernas itu bisa menambah motivasi masing – masing daerah dalam meningkat kinerjanya.

“Harapannya semoga bisa memberikan rekomendasi khusus bagi daerah – daerah di Indonesia untuk kepentingan pembangunan nasional,” kata Anton dalam sambutannya.

Pembukaan Rakernas XII Apeksi 2017 juga sekaligus meluncurkan kampung tematik Kampung Glintung Go Green sebagai kampung konservasi air di Kota Malang.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Begini Harapan Wali Kota Bogor untuk Rakernas XII Apeksi 2017

Kesan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. (Anja Arowana)

MALANGVOICE – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyampaikan kesan dan harapannya sebelum pembukaan Rakernas XII Apeksi 2017 di Hotel Savanna, Kota Malang.

Bima mengatakan sangat terkesan dengan keramahan dan semangat masyarakat Kota Malang yang luar biasa.

“Secara teknis pelaksaan acara ini juga saya terkesan dengan penyambutan LO yang sopan dan santun pada tamu VIP,” kata dia saat ditemui awak media, beberapa menit lalu.

Selanjutnya dia juga berharap, subtansi dan hasil dari Apeksi tahun ini bisa memberikan rekomendasi untuk kota-kota lain supaya berkembang sekaligus menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan networking.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Percepatan Pembangunan Tinggi, Pemkot Tak Bisa Andalkan APBD

Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany, menyerahkan cenderama kepada Wali Kota Malang, HM Anton. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Airin Rachmi Diany, menilai, laju percepatan pembangunan di perkotaan cukup tinggi. Kondisi ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung mulai hari ini (19/7) hingga besok (20/7) di Hotel Savana, Kota Malang.

Karena itu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini berpendapat, Pemkot tidak bisa semata-mata mengandalkan APBD masing-masing daerah. “Dibutuhkan keterlibatan swasta, dalam hal ini investasi untuk mendukung program pemerintah,” ungkapnya.

Peluang investasi tersebut saat ini cukup lebar. Beragam regulasinya, lanjut dia, banyak yang mendukung kemudahan investasi di tataran pemerintah pusat hingga daerah.

Di sisi lain, dia mengimbau kepada seluruh wali kota agar tidak menghambat atau mempersulit investasi. Selain itu, dalam Rakernas kali ini dia berharap setiap daerah mampu memberikan sumbangsih.

“Ini momentum untuk saling berbagi pengalaman, satu kota bisa belajar ke kota lain tentang keberhasilan yang sudah dicapai. Begitu juga kalau ada masalah, solusi mengatasi itu perlu dicari di sini,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Tak Kunjung Ketemu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Foto korban hanyut semasa hidup dan Tim SAR gabungan mencari korban hingga hari ke tujuh. (istimewa)
Foto korban hanyut semasa hidup dan Tim SAR gabungan mencari korban hingga hari ke tujuh. (istimewa)

MALANGVOICE – Pencarian korban hanyut di Sungai Brantas bernama Eris Maulidina (13) terpaksa dihentikan. Tim SAR gabungan Malang Raya tidak berhasil menemukan jasad korban hingga hari ke tujuh sejak Rabu (12/7) lalu.

“Mulai hari ini dihentikan pencarian korban,” ujar salah satu tim Rescue Perindo, Agus Demit, Selasa (18/7).

Santri Ponpes Surya Rahmatullah, Jalan Terong, Bumiayu, Kedung Kandang ini terbawa arus sungai karena tak bisa berenang saat bermain bersama teman-temannya. Ia sempat ditolong salah satu teman, namun usahanya gagal.

Sejak saat itu tim SAR gabungan melakukan open SAR di lokasi kejadian dan menyusuri sungai. “Kami sudah melakukan penelusuran sungai sampai Dam Sengguruh, Kepanjen, Kabupaten Malang,” lanjut Demit.

Karena tim SAR sudah berhenti mencari korban, pencarian kini diteruskan pihak keluarga dan warga sekitar. Ketua RT 6 setempat, Sahid, mengatakan, warga sekitar akan terus mencari Eris hingga ketemu.

“Kami mencari dengan kekuatan dan biaya sendiri. Warga sendiri sudah siap mencari dan membantu keluarga korban,” tutup Sahid.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Prajurit Korem 083/Bdj Dapatkan Pembinaan Mental dan Rohani

Pembinaan mental rohani di Makorem 083/Bdj. (istimewa)
Pembinaan mental rohani di Makorem 083/Bdj. (istimewa)

MALANGVOICE – Sebanyak 50 personel Korem 083/Bdj mengikuti pembinaan mental, di Masjid Bhaladhika Jaya, Selasa (18/7) siang.

Ustadz KH Anas Fauzie diundang khusus dalam pembinaan mental itu. Ia diharapkan bisa memberikan bermacam tambahan wawasan ilmu, akhlak dan keimanan bagi prajurit yang pada akhirnya dapat dimengerti dan dipahami manfaat yang disampaikan.

Sehingga prajurit atau anggota yang mengikuti bisa menerapkan pengetahuan dan ilmu yang didapat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Hal itu sesuai tema yang diangkat, yakni Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah YME.

“Dengan pembinaan mental rohani ini diharap prajurit dan ASN Makorem 083/Bdj bisa menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari lebih baik,” kata Kapenrem 083/Bdj, Mayor M Tohir, dalam siaran pers yang diterima MVoice.

Prajurit juga diharap bisa memahami nilai ketakwaan, jiwa nasionalisme dan menaati norma yang berlaku di lingkungan masyarakat maupun TNI.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Balon Asa Dilepas, Rakernas Apeksi Momentum Tuntaskan Persoalan Daerah

Pelepasan balon asa menandai pembukaan Welcome Dinner Rakernas Apeksi di Kota Malang. (Muhammad Choirul)
Pelepasan balon asa menandai pembukaan Welcome Dinner Rakernas Apeksi di Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Welcome Dinner Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2017 berlangsung meriah. Bertempat di Halaman Balai Kota Malang, Selasa (18/7) malam ini, pembukaan ditandai dengan pelepasan balon usai menyanyikan lagu Padamu Negeri.

Pelepasan balon yang disebut sebagai ‘Balon Asa’ ini sebagai simbol bahwa rangkaian Rakernas Apeksi merupakan harapan peningkatan pembangunan daerah. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang, HM Anton, memberikan cenderamata kepada beberapa perwakilan peserta Rakernas Apeksi.

Sebaliknya, Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany, juga memberikan cenderamata kepada orang nomor satu di Kota Malang ini. Dalam sambutannya, Anton menyatakan, malam Welcome Dinner ini menjadi pengantar keakraban antar wali kota.

Wali Kota Malang, HM Anton, memberikan cenderamata kepada perwakilan peserta Apeksi. (Muhammad Choirul)
Wali Kota Malang, HM Anton, memberikan cenderamata kepada perwakilan peserta Apeksi. (Muhammad Choirul)

Selain itu, dia menilai, ajang ini juga sebagai sarana mempererat kebersamaan. “Saya berharap Rakernas Apeksi tahun ini menjadi momentum luar biasa. Kita bersama akan berbagi pengalaman, diskusi bersama tentang persoalan di daerah,” urainya.

Suami Hj Dewi Farida Suryani itu itu menambahkan, hasil diskusi nantinya berdampak pada peningkatan kinerja setiap Pemkot. Dengan begitu, pembangunan kota menjadi lebih terarah.

“Saya berharap juga Rakernas Apeksi ini menghasilkan rekomendasi khusus dan mendasar untuk kepentingan nasional dan kinerja pemerintah kota masing-masing,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

‘Terselip di Koper’, Komedian Narji Ikut Welcome Dinner Apeksi

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany (kiri) bersama komedian Narji tiba di sekitar Balai Kota Malang. (Muhammad Choirul)
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany (kiri) bersama komedian Narji tiba di sekitar Balai Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Komedian kawakan nasional, Narji, turut hadir dalam ‘Welcome Dinner’ Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2017, Selasa (18/7). Pemilik nama lengkap Sunarji itu datang bersama rombongan delegasi Tangerang Selatan (Tangsel).

Sambil menampilkan senyum ramah, dia tak segan berjalan di samping Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, di atas karpet merah menuju Balai Kota Malang. Jebolan grup lawak Trio Cagur ini pun sempat berbincang sejenak dengan awak media.

Ditanya terkait kepentingannya hadir di kegiatan ini, dia menjawab dengan celoteh. “Ini tadi waktu di Tangsel saya terselip masuk koper, jadi ikut terbawa ke sini,” kelakarnya, diikuti gelak tawa orang-orang yang mendengarnya.

Sementara itu, di tempat sama, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, menyebut, keikutsertaan Narji merupakan inisiatifnya. “Kebetulan dia kan warga Tangsel, tokoh publik juga, jadi kami ajak ikut,” urai perempuan yang juga Ketua Dewan Pengurus Apeksi ini.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Songsong Pilwali Kota Malang, Golkar Punya Empat Rencana Koalisi

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Ridwan Hisjam (kuning). (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Hampir semua partai mulai menanaskan mesin, menyongsong perhelatan Pilwali Kota Malang pada 2018 mendatang. Hal tersebut juga dilakukan Partai Golkar.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Ridwan Hisjam, membeberkan sejumlah langkah agar partai berlambang beringin itu mampu memenangkan pesta demokrasi tingkat daerah. Kepada MVoice, dia menyebut, sedikitnya ada empat rencana dalam turun di ‘medan laga’.

Pertama, pihaknya masih memprioritaskan menjalin koalisi dengan PKB. Dalam hal ini, Golkar ingin menyandingkan petahana, HM Anton, dengan Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.

Jika upaya perjodohan itu tidak berjalan mulus, masih ada alternatif berikutnya, yakni merapatkan koalisi dengan PDIP. “PDIP ini kan partai pemenang Pemilu, kalau ada peluang bersama-sama kenapa tidak,” cetus anggota Komisi X DPR RI ini.

Pilihan ke-3, yakni menggandeng Wakil Wali Kota, Sutiaji. Sebagaimana diketahui, Sutiaji sendiri sudah mendaftar sebagai bakal calon wali kota melalui PDIP. Hanya saja, hingga saat ini rekomendasi PDIP belum turun.

“Kami juga buka kesempatan kepada Sutiaji, masalahnya saat ini dia tidak punya partai. Seandainya Sutiaji ternyata didukung oleh partai lain, dan butuh dukungan Golkar juga, ya tidak menutup kemungkinan kami buka peluang itu,” urainya.

Politisi kawakan ini menambahkan, pilihan terakhir adalah memajukan Sofyan Edi Jarwoko sendiri menjadi calon wali kota. Tentu saja, harus ada pendamping yang relevan.

Dalam hal ini, bisa jadi tokoh lain masuk bursa kesepakatan, seperti Ketua DPC Partai Hanura, Ya’qud Ananda Gudban. “Ini semua baru rencana, bagaimana terjadinya nanti itu garis tangan dan hak prerogative Tuhan,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Dinkes Siapkan Tenaga Medis di Semua Venue Rangkaian Rakernas Apeksi

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi Nuswantari. (Muhammad Choirul)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi Nuswantari. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Persiapan Pemkot Malang menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) benar-benar matang. Segala aspek diperhatikan, termasuk kesehatan para peserta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi Nuswantari, menegaskan, pihaknya sudah mengerahkan tenaga medis untuk kelancaran seluruh acara. Dia memastikan, tenaga medis tersebut bersiaga di setiap venue, sesuai agenda yang terjadwalkan.

“Mulai pembukaan tanggal 18 (hari ini, red) sampai acara selesai tanggal 23 nanti, sudah dibagi tenaganya,” ungkapnya.

Perempuan berkacamata ini menambahkan, 25 tim terlibat sebagai tenaga medis. Masing-masing tim terdiri dari dokter, perawat, dan sopir.

Selain melibatkan UPT P3K, tim medis yang dikerahkan juga berasal dari semua Puskesmas di Kota Malang. Tentu saja, mereka hanya fokus pada masalah kesehatan ringan.

“Jika ada hal darurat, bisa langsung dilakukan penolongan pertama kemudian dirujuk ke rumah sakit terdekat, semua rumah sakit di Kota Malang siap,” imbuhnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria