Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelajar SMP di Kota Batu Meninggal

Ibu mendiang RKA menunjukkan rekaman video penganiayaan yang menimpa anaknya. (MVoice/istimewa).

MALANGVOICE– Potret kelam menyelimuti dunia pendidikan. Seorang pelajar SMPN 2 Kota Batu berinisial RKA (14) meninggal dunia. Ia diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh teman-teman sekolahnya.

Peristiwa tragis itu terjadi selepas kegiatan belajar kelompok di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada Rabu (29/5).

Imbas perlakuan itu, besoknya (Kamis, 30/5), korban sempat merasa pusing dan sakit di bagian kepala. Sehingga oleh pihak keluarga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun nahas, nyawa RKA tak terselamatkan. Dan akhirnya dinyatakan meninggal oleh rumah sakit pada Jum’at (31/5).

Baca juga:
SHM Dipinjam Oknum BPN, Tanah Milik Warga Batu Berpindah Tangan ke Pihak Bank

Satu Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa Unitri hingga Tewas Ditangkap di Gresik

Tanamkan Pendidikan HAM untuk Tangkal Kekerasan pada Anak

Kakek RKA, Sumari menuturkan, semula cucunya enggan mengungkapkan apa penyebab keluhan sakit. Hingga akhirnya pihak keluarga mencari informasi dari beberapa teman mendiang. Dan baru diketahui jika RKA menjadi sasaran penganiayaan. Diduga, korban dibawa naik motor dan dikeroyok di suatu tempat di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

“Baru tadi pagi korban mengaku dikeroyok, dipukul kepala bagian belakan sama teman-temannya. Kejadiannya setelah belajar keiompok diajak temannya kemudian dikeroyok,” tutur dia (Jum’at, 31/5).

Menyusul kejadian ini, keluarga telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo mengatakan jika pihaknya masih mendalami kasus ini.

“Masih kita dalami, jika ada perkembangan segera saya kabari,” pungkasnya.(der)