MALANGVOICE – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) kembali menebar kebaikan dan kebahagiaan di momen Ramadan melalui program “Heppiee Menyapa Hati UIBU Berbagi”.
Kegiatan yang dilakukan di Kampus C UIBU Jalan Citandui, Kota Malang, Selasa (10/3) ini menghadirkan 250-an anak yatim dari berbagai panti asuhan di Malang Raya. Mereka kemudian diberikan santunan sekaligus doa bersama.
Selain menerima santunan, anak-anak juga mengikuti berbagai aktivitas kebersamaan yang dikemas dalam suasana ramah anak.
Ketua PWI Malang Raya Ajak Anggota dan Pengurus Sedekah Berbagi Makanan di Panti Asuhan
Rektor Universitas Insan Budi Utomo, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen kampus untuk terus menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kampus juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian.
“Melalui kegiatan Heppiee Menyapa Hati UIBU Berbagi ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Ini juga menjadi upaya menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial di lingkungan kampus,” ujar Nurcholis di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kehadiran ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan menjadi momentum bagi civitas akademika UIBU untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus mempererat kedekatan antara kampus dan masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus panti asuhan yang hadir. Salah satunya disampaikan Taufik Hidayatullah, pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Malang.
Ia mengapresiasi kepedulian yang diberikan kepada anak-anak panti melalui kegiatan tersebut.
“Donasi ini nantinya akan kami berikan langsung kepada anak-anak dan digunakan untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan,” kata Taufik.
Ia menjelaskan, Panti Asuhan Muhammadiyah Malang yang berada di kawasan Bareng saat ini mengasuh sekitar 56 anak. Sebanyak 25 anak tinggal di asrama laki-laki, sementara lainnya berada di luar asrama, termasuk sembilan anak perempuan.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, menjadi hal yang sangat berarti bagi keberlangsungan pengasuhan anak-anak di panti.
“Semoga kebaikan ini membawa keberkahan dan seluruh pihak yang terlibat diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya,” ujarnya.
Kegiatan santunan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan antara anak-anak panti, pengurus panti asuhan, serta civitas akademika UIBU yang terlibat dalam penyelenggaraan acara di Kampus C.
Selain penyerahan santunan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan interaksi dan kebersamaan yang dirancang untuk menghadirkan suasana hangat bagi anak-anak yatim yang hadir dari berbagai panti asuhan di Malang Raya.(der)