Usai PAW Pimpinan Dewan, Pemkot Malang Kebut RPJMD

Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto melantik dua anggota PAW di gedung DPRD Kota Malang, Senin (26/11). (Aziz Ramadani/MVoice)
Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto melantik dua anggota PAW di gedung DPRD Kota Malang, Senin (26/11). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Resmi terisi kursi pimpinan dewan disambut positif Pemkot Malang. Eksekutif bakal tancap gas penuntasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) menjadi Perda (peraturan daerah).

“Dalam waktu dekat (target) penuntasan RPJMD, karena penyusunannya dibatasi waktu dan ini juga dokumen penting sebagai landasan untuk melaksanakan tugas ke depan, baik eksekutif dan legislatif,” beber Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko ditemui awak media, Senin (26/11).

Baca juga: Akui Grogi, Bambang Heri Susanto Resmi Pegang Palu DPRD Kota Malang

Pria akrab disapa Bung Edi menegaskan, bahwa agenda RPJMD ini jadi skala prioritas harus didahulukan. Sebab, agenda tersebut kepentingan bersama demi melaksanakan roda pemerintahan sesuai aturan hukum, baik eksekutif maupun legislatif.

“Karena ini merupakan start melakukan program- program sesuai visi dan misi pasangan Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji- Sofyan Edi Jarwoko,” sambung dia.

Momentum ini, lanjut Bung Edi, tentu sangat dinantikan. Dengan sempurnanya kelembagaan DPRD Kota Malang, maka fungsi kemitraan sebagai pemerintah dapat dijalankan maksimal.

“Komposisi ini semakin komplit , ketua wakil dan anggota.Akan terus kami bangun fungsi kemitraan, cek and balance, termasuk peningkatan kinerja,” tutup politisi Golkar ini.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PAN Dito Arief Nurakhmadi. Pihaknya merespon baik PAW yang juga terjadi di jajaran anggota dewan, yakni Eko Hadi Purnomo PAW atau menggantikan anggota dewan Subur Triono dari Fraksi PAN akibat diberhentikan dari partai bersangkutan.

Lalu Arif Saptono Wahyudi mengantikan Priyatmoko Oetomo, anggota dewan Fraksi PDI Perjuangan juga akibat diberhentikan dari partai.

“Dengan resmi PAW (Subur Triono) akibat pindah partai ke Hanura, maka dilakukan pemberhentian atau pemecatan ( PAW ). Dengan ini maka terisi anggota (fraksi PAN) total empat dewan, yang sebelumnya sempat pincang,” beber Dito.

Dito optimistis, anggota dewan yang baru di-PAW tersebut dapat segera beradaptasi dengan baik.

“Karena beliau (Eko Hadi Purnomo) pengurus inti partai, sehingga sebagai kekuatan tambahan bagi fraksi. Kami optimistis banyak hal yang diberikan dan manfaat dapat diperjuangkan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(Hmz /Aka)

Read more