Karhutla Gunung Arjuno

Tim Gabungan Penanganan Karhutla Berharap Hujan Turun

Apel penanganan karhutla Gunung Arjuno. (Toski D).
Apel penanganan karhutla Gunung Arjuno. (Toski D).

MALANGVOICE – Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Malang, PMI, Tahura dan relawan yang sudah melaksanakan upaya pemadaman api secara manual sejak Kamis (10/10) kemarin, berharap hujan turun.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengimbau kepada para petugas dan relawan untuk berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan.

“Tadi kami jadwalkan berangkat ke atas waktu pukul 10 pagi. Namun kami pertimbangkan untuk keselamatan sampai mendung turun. Semoga saja turun hujan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Tahura Soerjo, Ahmad Wahyudi menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa luasan lahan yang terdampak di lereng Gunung Arjuno yang masuk area Kabupaten Malang.

“Sejak Kamis kemarin sampai sekarang kami fokus melakukan pemadaman. Kami berharap hujan turun. Belum bisa kami taksir karena kami harus melakukan evaluasi pasca kebakaran. Berapa luas yang terbakar. Kawasan yang terbakar adalah kawasan hutan lindung Perhutani,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Wahyudi, sebaran titik api sudah cenderung mengecil. Selama ini pihaknya telah melakukan pemadaman secara manual sembari berharap hujan turun. Medan yang dilalui cukup berat sehingga menjadi tantangan dalam memadamkan api.

“Kami melakukan pemadaman secara manual. Titik api cenderung sudah mengecil. Memang masih ada asap mengebul ya mungkin itu sisa pembakaran,” ungkapnya.

Wahyudi memastikan, kebakaran yang terjadi tak sampai merembet ke area permukiman warga. Karena jarak yang cukup jauh. Namun pihaknya sudah menginstruksikan untuk melakukan penyekatan agar api tak meluas.

“Tidak mengganggu pemukiman jarak cukup jauh. Hingga kini tim masih berupaya melakukan pemadaman. Semoga segera turun hujan,” pungkasnya. (Der/Ulm)