MALANGVOICE – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SD Negeri wilayah Lowokwaru, Kota Malang, menuai sorotan. Puding stroberi yang dibagikan kepada siswa dilaporkan ditemukan belatung.
Temuan itu pertama kali disampaikan salah satu wali murid yang kemudian mengabarkan kepada orang tua lainnya. Setelah dicek, laporan tersebut dibenarkan.
“Kejadiannya hari ini. Awalnya ada wali murid japri saya, bilang pudingnya ada belatung. Setelah saya cek, ternyata benar,” ujar salah satu orang tua murid, Selasa (3/3).
Ia menyebut, kasus serupa tidak hanya terjadi di satu kelas. Informasi yang diterimanya, temuan ulat juga ditemukan di kelas lain.
“Banyak orang tua murid yang bilang. Ini bukan hanya kelas 6 saja, tapi juga kelas 3 dan lainnya,” tambahnya.
Menurutnya, belatung ditemukan di dalam puding stroberi yang tampak keruh. Ia menduga buah stroberi yang digunakan tidak dicuci bersih oleh pihak penyedia.
“Sepertinya itu tidak dicuci. Kelihatan kotor buah stroberinya,” imbuhnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak sekolah langsung merespons dengan mengumumkan melalui grup WhatsApp wali murid. Sekolah meminta agar puding stroberi tersebut tidak dikonsumsi dan segera dibuang karena tidak layak makan.
“Pihak sekolah sudah menginformasikan bahwa puding stroberi itu tidak layak konsumsi karena ada belatungnya. Jadi agar segera dibuang saja,” ungkapnya.
Diketahui, menu puding stroberi tersebut merupakan bagian dari program MBG yang disuplai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lowokwaru Tulusrejo 2 di Jalan Cengger Ayam.
Atas kejadian ini, orang tua murid berharap pihak penyedia segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kalau menunya seperti itu, lebih baik stop beroperasi saja. Kasihan anak-anak kalau sampai ada apa-apa,” pungkasnya.(der)