Polemik Ojek dan Taksi Online di Kota Malang

Sutiaji Minta Semua Pihak Cooling Down

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama sopir online. (deny rahmawan)
Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama sopir online. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, menanggapi aksi solidaritas para sopir angkutan umum berbasis online, Sabtu (30/9). Hal itu menyusul adanya pengerusakan mobil sopir online saat berada di kantor Dishub.

Sutiaji mendatangi para sopir yang berkumpul di utara lapangan Rampal. Ia mengajak mediasi ratusan sopir online yang mengeluh tentang masalah ini.

“Saya minta waktu untuk bersabar sambil menunggu ada kepastian hukum. Kami tak ingin ada benturan terus,” katanya.

Sutiaji meminta kedua belah pihak, yakni sopir online dan konvensional untuk sama-sama cooling down serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Meski ia menyesalkan masih saja terjadi aksi seperti itu.

“Tadi saya dihubungi untuk ke sini karena ada yang dirusak mobilnya. Jadi harap tidak ada lagi tindakan seperti ini,” lanjutnya.

Ke depan, Pemkot Malang akan terus melakukan koordinasi dan mediasi dengan pihak terkait untuk menemukan jalan tengah bagi sopir online dan konvensional.

Sementara itu, salah satu sopir online, Riris, mengaku dirinya dan teman-teman memang masih beroperasi. Hal itu dilakukan karena permintaan konsumen yang banyak.

“Ya mau gimana lagi, karena konsumen,” tandasnya.(Der/Aka)