Sidak Layanan Publik Kota Malang

Sutiaji Evaluasi Sistem Layanan Dispendukcapil

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, memantau layanan publik di Dispendukcapil. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Membeludaknya permohonan di loket layanan publik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) menjadi perhatian Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji. Dalam inspeksi mendadak (Sidak) pada Senin (3/7), dia menilai, sejumlah sistem perlu dievaluasi.

“Kita bisa lihat dan tahu semua ini sudah overload,” kata mantan anggota DPRD Kota Malang ini kepada jurnalis di sela melaksanakan Sidak.

Salah satu poin evaluasi, yakni pemisahan loket antara berkas masuk dan keluar. Saat ini, warga yang mengajukan permohonan layanan masih melalui satu loket, baik saat memasukkan maupun mengambil berkas.

“Harus pindah supaya tidak menumpuk antreannya. Nanti bisa pinjam ruang milik Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) yang kosong,” imbuhnya.

Pria berkacamata ini menambahkan, fasilitas lain juga perlu disediakan untuk meningkatkan layanan. Dia menyebut, alat pemanggil yang saat ini belum ada, harus disediakan.

Hal tersebut diperlukan agar warga dapat menunggu di kursi tunggu dengan tenang. Menurutnya, berjubelnya warga di depan loket disebabkan mereka khawatir tidak mendengar saat dipanggil secara manual.

“Sehingga mereka memilih berdiri. Ini tidak baik, orang nunggu kan jenuh. Selain itu kalau ada kekurangan tenaga nanti akan saya koordinasikan dengan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) agar ditelaah,” pungkasnya.