Sosialisasi FSI 2021 Diawali di Malang, Bantu Pengusaha Kuliner Lebih Berkembang

Sosialisasi FSI di Malang. (deny rahmawan)
Article top ad

MALANGVOICE – Kemenparekraf mengawali agenda tahun 2021 ini dengan menggelar sosialisasi Food Startup Indonesia (FSI) di Malang, Rabu (17/2). Acara ini melanjutkan kesuksesannya tahun lalu.

Di Malang, FSI menggelar sosialisasi secara hybrid. Artinya acara dilakukan dengan dua cara, yakni offline dan online. Peserta offline sangat terbatas dengan penerapan protokol kesehatan lengkap di Hotel Santika Premiere. Sedangkan peserta online mengikuti serangkaian acara melalui Zoom meeting.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim. (deny rahmawan)

“Malang merupakan kota kuliner yang memiliki banyak pelaku usaha makanan dan produktif,” kata Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim.

Tahun lalu, FSI mengumpulkan total 6.499 peserta yang antusias mendaftar program tersebut. Apalagi, peserta dari Malang dengan produk olahan makanan dengan merek “Kato” jadi juara pertama atau yang terbaik tahun lalu.

Hanifah yakin berkembangnya usaha kuliner saat ini berdampak dengan banyaknya peserta yang mendaftar FSI tahun ini.

Hanifah menjelaskan, FSI adalah program kolaboratif antara pemerintah dengan investor untuk membantu pelaku usaha ekonomi kreatif di bidang kuliner di Indonesia.

“Melalui program ini, kami ingin menyampaikan bahwa pemerintah hadir membantu pelaku ekraf kuliner agar tetap tumbuh dan produktif meski pandemi Covid-19,” jelasnya.

Investor yang siap mendukung FSI berasal dari perbankan dan non perbankan seperti fintech. Para peserta diberi pelatihan atau coaching clinic mulai kapasitas building hingga distribusi.

Peserta yang terpilih nantinya berkesempatan dipertemukan langsung dengan investor agar mampu memaksimalkan potensi dan membuka akses pada sumber pembiayaan yang ada.

“Tentu besar harapan kami adalah subsektor kuliner di Indonesia bisa berkembang baik dan menjadi tuan rumah rumah di negeri sendiri,” lanjutnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Sugeng Santoso ikut memberi sambutan dalam sosialisasi FSI di Malang. Ia mengatakan pemerintah siap memaksimalkan usaha bidang subsektor kuliner.

“Sosialisasi ini dimaksud agar bertambah banyak generasi baru pelaku kuliner yang memanfaatkan FSI dalam meningkatkan aspek kapabilitas dan produktivitas mereka,” ucapnya.

Selain Malang, FSI akan mendatangi kota-kota lain selama Februari ini. Antara lain Bandung dan Makassar. Rencananya acara puncak FSI akan digelar di Yogyakarta pada September mendatang.(der)