01 February 2023
01 February 2023
22.8 C
Malang
ad space

Sering Bongkar Pasang Pejabat Akibatkan Lambannya Pelaksanaan Program

MALANGVOICE – Pergeseran pejabat cukup sering dilakukan di lingkungan Pemkot Batu. Dalam setahun, rata-rata pergeseran pejabat terjadi tiga hingga empat kali.

Terakhir, mutasi menimpa 50 pejabat administrator di lingkungan Pemkot Batu. Mereka dilantik bersama 4 kepala sekolah dan 4 kepala UPT Puskesmas oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko pada awal November lalu.

Seringnya gonta-ganti jajaran birokrasi secara massal mendapat sororan Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurrochman. Ia menilai, mutasi pejabat harus mengutamakan pada perbaikan kinerja. Menempatkan sosok yang tepat berdasarkan kompetensi. Agar program yang dicanangkan pemerintah dapat tercapai serta penggunaan anggaran tepat sasaran.

Baca juga: Muktamar Muhammadiyah di Gerbang Krisis di atas Krisis

Baca juga: PB Porwanas XIII Tegaskan Tugas LO Melalui Bimtek

Baca juga: Pasang WiFi Gratis di 551 RW, Diskominfo Pemkot Malang Dorong Masyarakat Internet dengan Baik

Baca juga: Mantan Competition Manager AFC Siap Bantu Pemulihan Tim Singo Edan

“Namun kalau dilakukan terlalu sering maka akan mengganggu produktivitasnya. Imbasnya tidak akan membuahkan perbaikan kinerja dan akselerasi menjalankan kebijakan,” ujar politisi PKB itu.

Ia berpendapat, pejabat yang terdampak pergeseran maka perlu menyesuaikan dengan tugas dan fungsi barunya. Dampaknya jalannya roda pemerintahan pun terhambat. Semisal, molornya pelaksanaan program rumah tidak layak huni (RTLH). Program ini diampu Dinas Sosial Kota Batu.

“Tak menutup kemungkinan, akibat itu didapat dari penggantian pejabat. Padahal RTLH bersentuhan langsung dengan masyarakat. Lebih fatal jika program yang sudah dianggarkan namun tidak terealisasi,” tegas Nurrochman.

Baca juga: Tujuh Fraksi DPRD Kota Batu Belum Setor Nama Pj Wali Kota

Baca juga: Desember Berakhir Masa Jabatan, Dewanti Mutasi Pejabat Pemkot Batu

Baca juga: Dewanti Klaim Indikator-indikator Keberhasilan Selama 5 Tahun Menjabat Wali Kota Batu

Saat memimpin pelantikan pada awal November lalu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan, ASN harus bisa menyesuaikan diri dengan segala situasi dan kondisi serta dinamika yang ada. Menurutnya tidak mudah menaruh pejabat yang memang tepat pada tempatnya.

“Tetapi bagaimana juga komitmen untuk menjalankan tugas harus tetap dilakukan sesuai dengan janji dan sumpah yang telah diucapkan. Tunjukkan loyalitas, dedikasi, kinerja untuk membangun Kota Batu. Pengabdian adalah hal utama,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait