Sektor Pariwisata Berkembang, Bisnis Hotel OYO di Malang Tumbuh 240 Persen

Bayu Setyo, Region Head Java OYO Indonedia. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bisnis jaringan hotel OYO di Malang terus berkembang. Pertumbuhan itu ditunjukkan dengan mencapai 240 persen.

Dalam waktu 7 bulan, lebih dari 50 properti bergabung sebagai mitra OYO di Malang. OYO juga telah menjadi pilihan akomodasi favorit wisatawan, dengan pemesanan yang tumbuh signifikan, yaitu sebanyak 20.622 kali pemesanan di kuartal II, atau tumbuh dari kuartal I 2019 sebesar 328 persen. Ini berarti sebuah kamar OYO dipesan setiap 3 menit.

Region Head Java OYO Indonesia, Bayu Setyo, mengatakan, OYO memiliki misi untuk mentransformasi hotel lokal menjadi akomodasi berkualitas dengan harga kompetitif, serta menjamin tingkat kepuasan pelanggan dengan menghadirkan pengalaman menginap yang berkualitas dan terstandarisasi.

BNN Kota Malang

“Kami membantu mitra pemilik hotel kecil dan menengah untuk mengelola propertinya dari hulu sampai hilir meliputi aspek teknologi, bisnis, dan transformasi properti, dengan kemampuan operasional terbaik, mulai dari sistem manajemen pendapatan, teknologi pemesanan, kontrol kualitas, jangkauan pemasaran, hingga AI (kecerdasan buatan) yang efisien,” katanya.

Pertumbuhan itu dikatakan Bayu, juga seiring dengan upaya pemerintah daerah se Malang Raya dalam meningkatkan sektor pariwisata. Hal itu terbukti banyaknya wisatawan yang datang ke Malang membuat okupansi hotel OYO meningkat menjadi 95 persen.

“Dengan begitu rata-rata pendapatan hotel naik hampir 3 kali lipat. Kami membangun bisnis kami di Malang dengan sangat memperhatikan nilai-nilai lokal. Memahami dinamika dan kultur masyarakat lokal menjadi sangat penting untuk memastikan layanan terbaik bagi para tamu dan mitra kami,” jelasnya.

Di Jawa Timur, OYO telah hadir di 12 kota dengan total 162 hotel dan 3.571 kamar yang tersebar di seluruh wilayah timur pulau Jawa. (Der/Ulm)