05 February 2023
05 February 2023
21.6 C
Malang
ad space

Sebelas KK Dusun Brau Bersedia Direlokasi jika Tetap Berkumpul Satu Kampung

MALANGVOICE – Sebelas KK Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji terpaksa harus direlokasi secara permanen. Pasalnya rumah mereka bertempat di perengan rawan longsor.

Berdasarkan kajian dari BPBD Kota Batu, DPKPP Kota Batu, DPUPR Kota Batu serta Dinsos Kota Batu tanah tersebut sudah tak layak huni. Lantaran dapat menyebabkan longsor yang berpotensi meruntuhkan rumah yang ada di situ.

Bahkan pada pukul 20.00 WIB kemarin Selasa (03/01) terjadi longsor yang menimpa rumah warga hingga meruntuhkan kamar belakangnya. Adalah Rochman (45) yang memiliki rumah tersebut.

“Saya sejak lahir sudah tinggal di sini, sejak rumah ini gubug hingga sudah seperti ini saya di sini terus. Namun saat ini memang sudah saatnya pindah,” jelasnya.

Rochman menunjukan rumahnya yang tertimpa longsor (Aan)

Ia menunjukan kepada Malangvoice.com kamar belakang rumahnya yang runtuh tertimpa longsor. Barang-barang yang ada di sana belum sempat ia selamatkan.

Beruntung pada saat longsor terjadi keluarga yang tinggal di rumah tersebut sudah direlokasi sementara oleh BPBD Kota Batu. Sehingga tidak ada korban pada kejadian tersebut.

“Sementara ini rencananya kami pindah di tanah warisan orang tua saya yang ada di RT 1 Dusun Brau. Saat ini di tanah itu ditanami rumput gajah, kami masih menunggu kebijakan Pemkot Batu untuk pindah kesana,” jelas Rochman.

Sementara itu warga lain yang tinggal di tempat tersebut, Wulan Puspita mengatakan bersedia dipindah. Namun ia mengatakan bahwa warga yang ada di sana mau dipindah asal tetap berkumpul dalam satu kawasan di Dusun Brau.

“Tapi kalau dipisah-pisah kami tidak mau. Kalau memang dipindah, warga yang tinggal di kawasan rawan longsor ini kalau bisa tetap tetanggaan,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa jika relokasi ini menyebabkan pemisahan lebih baik tidak dipindah. Ia berharap tidak ada bencana susulan lagi.

“Kami sudah sejak lahir di sini, menikah di sini, mata pencaharian di sini. Sudah 25 tahun saya tinggal di rumah ini,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa mata pencahariannya sudah ada di sini. Sehingga jika dipindah ia bingung harus bekerja di mana.

“Saya punya lima sapi di sini dan mencari rumput di sini. Saya berharap jika dipindah tetap di sini dan dikumpulkan berdekatan dalam satu kawasan,” tandasnya.(Der)

Berita Terkini

Arikel Terkait