Puasa tapi Berat Badan Bertambah, Kok Bisa?

ilustrasi. (The Doctor Weighs In)

MALANGVOICE – Tak sedikit orang memanfaatkan bulan puasa untuk menurunkan berat badan, karena aktivitas makan dalam sehari jadi berkurang.

Meski hanya makan satu kali saat puasa, ternyata bisa menyebabkan berat badan naik, loh. Kok bisa?

Dikutip dari laman Health24, berikut penyebab berat badan naik saat puasa.

BNN Kota Malang

1. Makan Berlebih Saat Berbuka

Makanan yang mengandung karbohidrat serta kadar gula dan garam tinggi kerap menjadi pilihan pertama saat berbuka puasa. Dan kebanyakan orang Indonesia, saat berbuka makan berlebihan.

Karena itu, ketika waktu berbuka tiba, batalkan puasa dengan makanan yang ringan dulu, seperti buah, salad, atau sup. Pasalnya ketiga jenis makanan tersebut rendah kalori dan cukup membuat Anda kenyang.

2. Porsi Makan

Sebagian orang yang memang terbiasa makan dengan porsi besar, selera makan dan minum pada saat berbuka hingga sahur justru malah semakin meningkat. Nah, hal inilah yang membuat orang rentan mengalami kenaikan berat badan saat puasa.

3. Penurunan aktivitas fisik

Jika mengonsumsi kalori yang berlebih selama berbuka dan sahur, maka kalori tersebut akan tersimpan dan meningkatkan berat badan. Namun, dengan aktivitas fisik, kalori berlebih akan dimetabolisme sehingga mengurangi kalori yang tersimpan. Maka dari itu, selama puasa Anda perlu melakukan aktivitas fisik yang memungkinkan Anda tetap bergerak.

4. Kurang Tidur

Ketika seseorang mengalami gangguan tidur, hal ini berpengaruh terhadap hormon yang mengatur metabolisme tubuh dan kontrol nafsu makan, yaitu hormon leptin.

Hormon leptin ini berfungsi untuk menghasilkan rasa lapar serta membantu mengatur nafsu makan seseorang. Nah ketika hormon leptin seseorang terlalu tinggi, maka tubuhnya akan mengalami gangguan terhadap persepsi rasa kenyang.

5. Tidur Usai Sahur9

Ini yang harus diwaspadai, tak sedikit orang memilih melanjutkan tidurnya setelah makan sahur sebelum memulai aktivitas. Padahal tidur setelah makan memiliki beberapa efek negatif bagi kesehatan tubuh baik jangka pendek maupun jangka panjang. Apabila Anda tidur di bawah 2 jam setelah makan, saluran pencernaan belum sempat menggiling makanan yang dikonsumsi sebelum tidur.

Hal ini menyebabkan gangguan saluran pencernaan dan penyerapan nutrisi di dalam tubuh. Hasil akhirnya, makanan yang dimakan tidak mampu menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh dan menumpuk di dalam tubuh, sehingga menimbulkan lemak.(Der/Aka)