PJT I Tingkatkan Kompetensi Staf Milenial hingga Karyawan Purna Bakti

PJT I Tingkatkan Kompetensi Staf. (istimewa)

MALANGVOICE – Perum Jasa Tirta (PJT) I menggelar sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Pelatihan melibatkan para karyawan purna bakti, para milenial, hingga operator alat berat yang bertugas untuk kegiatan operasional di lapangan.

Direktur Keuangan, Pengeolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko PJT I, Mukhamad Taufiq mengatakan, berbagai pelatihan itu dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi staf PJT I.

Sedangkan karyawan purna bakti, pelatihan dilakukan untuk mempersiapkan masa pensiun pegawai agar lebih berdaya guna.

Baca Juga: Bangun Kepercayaan Bersama Masyarakat, Strategi PAN Dongkrak Elektabilitas di Pileg 2024

Waroeng Steak & Shake Urutan Pertama Top of Mind Brand Halal Awareness

“Pelatihan selama dua hari dilaksanakan sebagai pembekalan agar para karyawan yang akan purna memiliki kemampuan yang dapat digunakan selepas menyelesaikan pengabdian di PJT I. Acara dilakukan dengan pembekalan finansal hingga gaya hidup sehat bagi mereka saat memasuki purna tugas,” kata Taufiq, Ahad (24/12).

Para karyawan milenial diberikan pembekalan pelatihan sosial media dan editing video. Tak hanya sekedar teori, namun peserta juga diajak praktik menjadi konten kreator di Gardu Pandang, Bendungan Sutami.

“Para milenial perusahaan ini dibekali bagaimana cara pengelolaan media sosial dan cara-cara untuk menjadi seorang konten kreator. Mereka juga belajar tentang tata cara editing video. Setelah itu praktik dan dipresentasikan,” jelasnya.

Upaya meningkatkan kompetensi juga diberikan kepada 10 operator alat berat di lingkup PJT I. Pelatihan diberikan dalam bentuk teknik pembelajaran di kelas bertempat di kantor pusat PJT I.

“Peningkatan kompetensi ini penting untuk menambah ilmu dan literasi karyawan agar ke depan bisa lebih optimal dalam bekerja,” ungkapnya.

Ia berharap dari peningkatan kompetensi ini, pekerja purna hingga teman-teman milenial, lanjut dia, sebisa mungkin memenuhi kebutuhannya terkait upaya peningkatan kompetensi.

“Harapannya tentu saja kemampuan teman-teman semakin bertambah dan semakin percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Teman-teman semakin berilmu yang nantinya akan meningkatkan produktivitas dan kinerja,” ujarnya menutup pembicaraan.(der)